MERUBAH TIPE ELEMEN DALAM SOLIDWORKS SIMULATION

Pernahakah ketika kita melakukan running menggunakan SolidWorks Simulation terasa lama dikarenakan jumlah elemen serta nodal yang sangat banyak padahal kasus analisa sangat sederhana?

Hal tersebut dikarenakan ketidakefisien dari jenis elemen yang digunakan untuk melakukan running simulasi. Untuk memudahkan serta menghemat waktu kalkulasi pada saat melakukan simulasi pada SolidWorks Simulation untuk jenis analisa baik statik, dinamik, linear dan nonlinear diperlukan pemilihan tipe elemen yang tepat.

Pada dasarnya pemilihan elemen untuk jenis analisa sangat penting untuk mengoptimalkan simulasi. Tipe-tipe elemen yang ada di SolidWorks Simulation:

1. Elemen Beam Elemen ini terdiri dari dua nodal dan satu penghubung dan biasa digunakan untuk jenis profil yang seragam seperti struktur baja.

2. Elemen Shell Elemen ini terdiri dari tiga nodal dan tiga penghubung biasa digunakan untuk anlisa pelat tipis yang mempunyai tebal yang tidak terlalu besar.

3. Elemen Solid Elemen ini terdiri dari empat nodal dan empat penghubung biasa digunakan untuk analisa dengan bentukan yang sangat kompleks seperti bentuk engine block, dies.

Adapun cara untuk merubah tipe elemen didalam SolidWorks Simulation sebagai berikut: A. Merubah elemen solid menjadi elemen beam Pada kasus ini kita akan meruba elemen dari elemen solid ke elemen beam – Jalankan analisa (Contoh: Analisa Statik) – Klik kanan pada part yang akan dirubah elemenya – Pilih Treat as Beam

B. Merubah elemen beam/shell menjadi elemen solid Pada kasus ini kita akan meruba elemen dari elemen beam ke elemen solid – Jalankan analisa (Contoh: Analisa Statik) – Klik kanan pada part yang akan dirubah elemenya – Pilih Treat as Solid

C. Merubah elemen solid menjadi elemen shell Pada kasus ini kita akan meruba elemen dari elemen solid ke elemen shell – Jalankan analisa (Contoh: Analisa Statik) – Klik kanan pada part yang akan dirubah elemenya – Pilih Define Shell by Selected Face

– Pilih Tipe shell (Contoh: Thin) – Pilih Face yang dijadikan base/dasar permukaan shell – Masukkan besarnya ketebalan (Contoh: 3 mm)

 

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.