Cara Custome Wire Pada Feature Draw Multiple Wire

Pada artikel kali ini kita akan membahas cara mengcustome Multiple Wire pada schematic SOLIDWORKS Electrical. Untuk caranya sebagai berikut :

  1. Pilih feature Draw Multiple Wire pada Ribbon Menu Schematic

2. Pada bagian Side Panel kiri untuk Command akan muncul Electrical wires. Pada bagian ini pilih titik-titik (bagian sebeleh kanan kolom name).

3. Pilih Manager… pada Wire style selector

4.Kemudian, akan muncul window Wire style manager. Kemudian pilih Add a numbering group.

5.Setelah mengklik Add a numbering group, akan muncul Pop up New numbering group, yang mana ini merupakan urutan nomor dari group numbering yang sudah ada sebelumnya. Kemudian klik, OK.

6.Kemudian, akan muncul Group : 3 dengan satu wire control. Kemudian klik Group :3, selanjutnya klik Multiple add.

7.Kemudian, akan muncul Multiple wire baru dengan nama F33. Untuk Multi wire baru memiliki 5 standard wire yakni Netral Wire, Phase 1 ( R), Phase 2 ( S ), Phase ( T ), dan Ground.

8.Dari wire yang ada pada group, kita dapat mengubah properties wire sesuai dengan standard yang berlaku pada perusahaan. Untuk masuk ke properties dari wire, klik wire dari group multiple. Kemudian pilih properties.

Kemudian, misalnya untuk merubah warna wire, kita dapat mengkllik titik-titik (…) pada bagian kanan dari kolom Line color. Pilih warna yang diinginkan kemudian klik OK.

Selain itu, anada juga dapat merubah jenis line sesuai dengan standard yang ada pada perusahaan. Klik pada bagian kolom Line type, kemudian pilih tipe line yang diinginkan. Bila semua properties sudah disesuaikan, klik OK.

9.Selain dapat merubah property dari wire, kita juga dapat merubah urutan wire. Caranya, klik wire yang akan kita rubah urutannya, kemudian klik Up ataupun Down (sesuai posisi yang dinginkan).

10. Untuk merubah nama Multiple wire, klik multiple wire kemudian klik Properties.

11.Ketik nama yang diingkan pada kolom Name. Kemudian klik OK.

Hasilnya, pada bagian name pada tiap wire dari Multiple wire akan berubah mengikuti nama yang sudah diberikan. Kemudian klik close.

12.Pada window Wire style selector, klik Multiple wire yang sebelumnya sudah dibuat. Kemudian klikSelect.

13.Pilih wire yang mana yang akan diinput kedalam schematic dengan cara mencentang kolom pada wire. Kemudian arahkan pada schematic. Klik kiri, kemudian wire yang sudah dicustome akan muncul.

Share

MENAMPILKAN CENTER OF MASS DIDALAM SOLIDWORKS

Sebagai seorang desainer / drafter, tentu dalam membuat sebuah desain 3D Part keakuratan menjadi salah satu fokus utama. Menentukan dimensi, membentuk kontur surface, dan semacam lainnya menjadi point-point penting, sehingga hasil dari part tersebut bisa sangat memuaskan. Salah satunya adalah dengan menentukan titik Center Of Mass dari desain yang dibuat. Biasanya kita melakukan perhitungan secara manual untuk dapat mengetahui titik center dari part yang dibuat.

Namun, didalam SOLIDWORKS kita dapat dengan langsung melihat Center Of Mass desain kita, yaitu dengan cara menghidupkan fitur Center Of Mass, bisa dilakukan pencarian pada Search Box dikanan atas. Setelah diaktifkan maka akan muncul logo-nya, dan bisa dilakukan pengecekan Angka titik koodinat Center Of Mass dari Fitur “Mass Properties”. Sehingga detail-nya dapat terlihat.

Untuk lebih jelasnya silahkan lihat video berikut ini : 

Share

MENGGUNAKAN FITUR DIMXPERT UNTUK MEMUNCULKAN DIMENSI PART

Pernahkan rekan-rekan diminta oleh atasan, oleh rekan kerja, atau oleh Client saat melakukan Presentasi terkait produk desain yang sudah dibuat, langsung dengan membuka file 3D. Dan mereka meminta untuk ditampilkan ukuran-ukuran dimensi-nya. Tentu kita akan kesulitan karena harus melakukan klik satu per satu, pada tiap sketch yang dibuat atau pada permukaan yang ingin dilihat, supaya dimensi-nya dapat muncul. Tenang, ada solusinya yaitu menggunakan fitur DimXpert, mari simak sampai habis artikel ini.

Fitur DimXpert dapat langsung digunakan dengan mengakses dari Tab Feature Manager di sebelah kiri, untuk letak tepatnya DimXpert ada disebelah kanan Tab Konfigurasi. Langsung pilih Icon “Auto Dimension Scheme” dan lakukan setting pada Part Type, Tolerance Type, Pattern Dimensioning sesuai dengan yang kita inginkan. Lalu pilih Primary, Secondary, dan Tertiary Datum sebagai lokasi Face untuk memunculkan Dimensi-nya.
Setelah semua tersetting, maka akan langsung otomatis muncul Dimensi keseluruhan Part-nya. Dan dari DimXpert ini kita tidak perlu mengklik pada sebuah Face, karena Dimensi DimXpert ini akan muncul terus, walaupun kita Rotate Part-nya. Dan saat masuk ke proses 2D Drawing, kita dapat langsung memunculkan dimensi dari DimXpert-nya. Sehingga tidak perlu lagi menggunakan fitur Model Items.

Silahkan lihat pada video di link berikut ini untuk cara penggunaannya :

Share

MEMBUAT WELDMENT PROFILE LIBRARY MENJADI LEBIH LENGKAP

Fitur SOLIDWORKS Weldment digunakan untuk membuat sebuah Structure Part dengan Profil tertentu. Tetapi, kendalanya adalah Profil-profil bawaan Solidworks Weldment itu cukup sedikit. Sehingga biasanya user akan melakukan Custom Profile, supaya dapat sesuai dengan keinginan-nya. Dengan cara Custom Profile maka akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk dapat menggunakan Profil-profil sesuai standard user tersebut.
Solusinya adalah kita dapat melakukan Download Profile Library dari tempat yang sudah disediakan oleh SOLIDWORKS. Letaknya dapat diakses pada “Design Library” lalu pilih folder “SOLIDWORKS Content”. Pilih sesuai standard yang ingin digunakan, namun jangan lupa sambil menekan tombol CTRL pada keyboard. Lakukan save pada lokasi yang sesuai.
Setelah didownload, copy isi file tersebut kedalam lokasi File Weldment Profile bawaan SOLIDWORKS, atau opsi lainnya ialah melakukan setting “File Location” untuk menambahkan lokasi Weldment Profile yang baru.
Silahkan Dicoba cara tersebut, dan bisa disimak step by step nya pada video disini :

Share

MEMBUAT VARIASI PART YANG SERUPA PADA ASSEMBLY

Terkadang dalam proses pembuatan sebuah desain kita ingin membuat didalam 1 File memiliki beberapa Variasi model, bentuk, ukuran, dan lainnya. Untuk memenuhi hal tersebut SOLIDWORKS memiliki beberapa opsi yang dapat dilakukan untuk membuat Part yang Serupa namun tidak sama didalam sebuah Assembly.

Pertama, tentunya ialah menggunakan fitur “Add Configuration” sama seperti didalam Part fitur ini berfungsi untuk membuat variasi bentuk atau tipe dari Part didalam Assembly. Kedua, menggunakan fitur “Make Independent” untuk membuat file yang dipilih memiliki atau menjadi nama baru sehingga Link nya akan terputus dengan part Asli-nya dan kita bisa memodifikasi untuk menjadikannya Variasi. Ketiga, masih dengan fitur “Make Independent” namun file yang digunakan ialah dari Toolbox Library sehingga dapat membuat variasi walaupun Part tersebut adalah Part dari Toolbox.
Untuk lebih detailnya dapat dilihat pada video berikut ini :

Share

Buku Gambar Teknik dari tahun 1919

Ada pepatah mengatakan “Buku adalah gudang ilmu”. Apapun bidang keilmuan sobat, pastilah perlu sumber ilmu yg bernama buku. Sayangnya di jaman sekarang ini banyak yang sudah meninggalkan buku dan lebih banyak memegang gadget.
Agar sahabat lebih tertarik lagi menghargai dan membaca buku, berikut ini akan kita kupas sekilas buku gambar teknik: Essentials of Drafting; aTextbook on Mechanical Drawing and Machine Drawing by Carl Lars Svensen yang diterbitkan pada tahun 1919. Pastilah dari sahabat pembaca Arisma’s Newsletter tidak ada yg sudah lahir pada masa itu…, seperti apa bukunya…. mari kita simak di bawah ini….

Sampul Depan
daftar isi

Download Trial CADCAM Software

Penjelasan tentang gambar proyeksi
Pembahasan penggambaran baut

Apa pendapat saya tentang buku ini?
Sungguh merasa campur aduk, takjub, angkat topi…. karena untuk buku di jaman itu (1919), sudah sangat lengkap di bahas tentang gambar teknik. Bahkan di saat Indonesia belum merdeka.

Share

MENGGUNAKAN FITUR DISPLAY STATE

Tidak banyak user SOLIDWORKS yang mengetahui fitur Display State ini, padahal kegunaannya dapat dimanfaatkan untuk mempermudah para user mengganti kondisi-kondisi Display dari tiap komponen pada Part atau Assembly.

Fitur Display State dapat ditemukan pada Feature Manager Configuration dibagian paling bawah-nya. Kegunaan fitur ini ialah, kita dapat memvariasikan kondisi Display dari tiap komponen tanpa harus merubahnya setiap saat, jadi kita dapat menjadikannya sebuah Standard Display.

Misalkan, dalam sebuah Part ada komponen A,B, dan C. pada Display state Default semua komponen dalam kondisi Display “Shaded With Edges”, lalu kita bisa menambahkan Display State 2 dan merubah salah satu komponen menjadi kondisi Display “Wireframe” Dan seterusnya. Sehingga Ketika kita ingin menampilkan semuanya dalam kondisi “Shaded With Edges” kita tinggal mengatifkan Display State Default, dan sebaliknya jika ingin menampilkan salah satu komponen dalam kondisi “Wireframe” kita tinggal memilih pada Display State yang sesuai.

Cara ini dapat menghemat waktu apabila kita sering melakukan perubahan kondisi display pada tiap komponen, dibanding selalu merubahnya setiap saat dan setiap komponen, tidak ada salahnya mencoba Fitur Display State ini.

untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada video berikut ini :

jangan lupa subscribe channel youtube solidworks agar tidak ketinggalan informasi

Share

Cara Export Report SOLIDWORKS Electrical ke Dalam Excel

Pada tutorial solidworks basic kali ini kita akan membahas cara meng-export report dari SOLIDWORKS Electrical ke Excel. Report yang dapat di-export pada excel dapat beragam, baik report Bill Of Material (BOM), List of the cable (panjang kabel), List of wire by line style (panjang wire) dan lainnya. Berikut tahap-tahap yang dapat dilakukan untuk proses export report SOLIDWORKS Electrical ke dalam Excel :

1.Pada bagian ribbon menu Project, pilih Report

2. Pilih Excel export pada bagian window Report manager.

3. Pilih pada bagian kolom kosong sebelah kiri (pada gambar bagian yang diberikan kotak berwarna merah)

Untuk report mana saja yang akan di export ke dalam excel. Untuk mengexport seluruh report, dapat langsung memilih kolom pada Explode all reports (kolom yang diberi kotak berwarna biru). Kemudian setelahnya, kita dapat memilih Next.

4. Pada bagian kolom Target folder, anda dapat menentukan pada folder mana report excel anda akan disimpan. Bila sudah, kemudian dapat memilih Finish.

Hasilnya, Report dalam file excel akan mendata keseluruhan report dari Bill Of Material, seperti pada gambar di bawah ini. Untuk keseluruhan report Bill Of Material digabungkan pada satu sheet pada excel.

Jika pada bagian sebelumnya anda mengklik atau mencentang kolom One sheet by break, seperti pada gambar di bawah ini,

Maka untuk hasil darireport excel nya, tiap sheet terwakilkan atas satu manufacture. Artinya dalam satu file excel untuk report Bill Of Material akan berisi beberapa sheet, sesuai dengan banyaknya manufacture.

Selanjutnya, apabila pilihan Add created file to project dipilih, maka report file excel akan masuk ke dalam project SOLIDWORKS Electrical.

Pada bagian ini, kita harus memilih terlebih dahulu posisi file excel pada bagian project yang sudah kita buat sebelumnya. Apabila posisi sudah ditentukan, kemudian dapat memilih OK.

Maka hasilnya file excel yang sudah kita export akan tersimpan pada project Electric yang sedang kita buka. Untuk penempatannya sesuai dengan posisi yang sebelumnya sudah kita pilih.

Share