MEMBUAT MEKANISME GERAK SUATU ASSEMBLY DENGAN BELT CHAIN

Untuk rekan-rekan yang menggunakan SOLIDWORKS terutama dalam Assembly untuk membuat suatu alat yang bekerja / bergerak dengan menggunakan mekanisme sebuah Belt atau Rantai (Chain), fitur yang akan dibahas ini merupakan solusinya. Biasanya untuk membuat sebuah mekanisme kerja Belt/Chain rekan-rekan melakukan mating Parallel dengan mengambil acuan Plane dari tiap komponen-nya. Namun, hasilnya terkadang menjadi kurang sesuai dengan apa yang diharapkan.

baca juga : KONFIGURASI DAN SETTING MENAMPILKAN OPTION KONFIGURASI DIASSEMBLY

 Dengan menggunakan “Assembly Features” yaitu Chain/Belt rekan-rekan dapat dengan mudah melakukan mating untuk mendapatkan mekanisme kerja / gerak sebuah belt/rantai yang saling menghubungkan tiap komponen di Assembly. Cara-nya cukup mudah, tinggal akses Fitur Chain/Belt dari Menu “Assembly Features”, lalu pilih komponen yang akan disatukan dengan Belt/Rantai, tentukan besaran diameter lingkaran dari tiap komponen, tentukan juga untuk Panjang total Belt/Rantai dan Diameter dari Belt/Rantai -nya. Setelah itu rekan-rekan bisa memilih untuk men-create Part Belt nya atau tidak.

Untuk lebih jelasnya, silahkan lihat video berikut ini :

Share

MENGGUNAKAN ARC CONDITION UNTUK DIMENSI ANTAR LINGKARAN

Pernahkan rekan-rekan menemui atau mendapati sebuah gambar Sketsa, mungkin bisa dari Vendor atau dari Perusahaan rekanan, yaitu dimana Jarak dimensi yang digunakan antar 2 buah lingkaran, atau sebuah lingkaran dengan sebuah garis, namun pada dimensi tersebut mengambil ukuran titik terluar dari lingkaran atau titik terdalam-nya. Sehingga kita akan sedikit bingung dalam membuat Part tersebut di SOLIDWORKS

Mungkin bagi rekan-rekan yang belum mengetahui Arc Condition biasanya menambahkan sebuah Point pada titik terluar atau terdalam dari sketsa lingkaran. Atau menghitung ulang jarak ke titik tengah lingkaran-nya. Hal itu tidak perlu dilakukan apabila rekan-rekan melakukan setting pada Arc Condition dimensi-nya.

Arc Condition bisa digunakan hanya Ketika membuat / memberikan Dimensi dengan memilih langsung pada garis Lingkaran-nya, jadi bukan pada titik tengah lingkaran. Ketika pemilihan sudah sesuai, maka pada settingan “Leaders” dari Dimension yang muncul di sebelah kiri panel akan ada pilihan Arc Condition pada titik Minimal, Center, atau Maximal dari Sketsa Lingkaran tersebut. Sehingga kita dapat menyesuaikan pengukuran dimensi pada sketsa lingkaran-nya.

Untuk lebih jelasnya lagi silahkan simak video berikut ini :

Share

PENJELASAN SUB ASSEMBLY PADA SOLIDWORKS

Dalam Assembly didalam software cad SOLIDWORKS ada berbagai tipe komponen yang dapat diinsert, dimana hal tersebut berlaku sesuai dengan File yang diinsert pada Assembly, dapat berupa sebuah Part atau sebuah Assembly juga. Nah, Ketika kita memasukkan Assembly kedalam Assembly maka status nya dapat berubah menjadi Sub Assembly. Dan Sub Assembly ini memiliki beberapa fitur yang dapat diexplore untuk dapat kita pergunakan semaksimal mungkin. Hal apa Saja mari simak Artikel ini.

 Didalam Sub Assembly ada 2 kondisi yaitu Rigid dan Flexible, Ketika kondisi nya Rigid maka Sub Assembly tersebut akan dalam kondisi kaku artinya mate yang kita gunakan pada Sub Assembly tersebut tidak berfungsi, namun Ketika kondisi Flexible maka Sub Assembly tersebut dapat digerakkan sesuai dengan mate yang kita lakukan pada Sub Assembly tersebut. Lalu, kita dapat men-copy Sub Assembly tersebut secara langsung, dan Memecah Isian Part dari Sub Assembly tersebut sehingga tidak memiliki status sebagai Sub Assembly dan memudahkan kita dalam melakukan mating.

baca juga : REMOVING INTERFERENCE DALAM MULTI-BODY PART DAN DALAM PEMBUATAN ASSEMBLY

Selain itu kita dapat membuat sebuah Sub Assembly langsung dari part-part yang kita insert didalam Assembly, merubah nama Sub Assembly, dan langsung menyimpan Sub Assembly tersebut kedalam sebuah File Assembly yang terpisah.

Untuk penjelasan lebih Detail-nya, silahkan rekan-rekan bisa melihat video berikut ini :

Share

DIMENSION BOX DALAM SOLIDWORKS

Apakah rekan-rekan sudah mengetahui yang disebut Dimension Box pada SOLIDWORKS itu apa? Kebanyakan user SOLIDWORKS tidak sadar akan suatu Dimension Box pada ini adalah sesuatu yang selalu dan sering dijumpai dalam penggunaan SOLIDWORKS. Ya, Dimension Box adalah Suatu Kotak yang muncul Ketika kita melakukan pemberian Dimensi / merubah Dimensi pada proses Sketching.

Dimension Box memiliki beberapa Fungsi yang dapat kita gunakan untuk membantu kita. Seperti Merubah Nama pada tiap Dimensi yang kita buat, Merubah ukuran dengan langsung mengetik angka-nya atau melakukan klik pada tombol up-down increment atau juga merubah berdasarkan Ruler dibagian bawah dimension box tersebut. Lalu, kita dapat mengetik langsung angka dimensi dengan Perhitungan seperti +,-,: seperti di calculator, dan merubah satuan langsung dengan mengetik jenis satuannya seperti cm, in, mm.

Kita dapat merubah nilai + atau – dari dimensi yang kita input dengan Reverse Direction, mengisi angka dimensi dengan Equation / Global Dimension yang sudah disetting, serta menggunakan Mark For Drawing supaya dimensi tersebut otomatis akan muncul saat kita masuk kedalam proses Drawing.

Untuk lebih detail mengenai Dimension Box, silahkan simak pada Video ini :

jasa gambar , drafter, gambar teknik 2d dan 3d profesional

Share

MEMBUAT HOLE DIDALAM ASSEMBLY

Didalam Assembly pada SOLIDWORKS ada suatu fitur yang dapat memudahkan para penggunanya untuk dapat langsung membuat sebuah Hole dengan standard tertentu. biasanya rekan-rekan menggunakan fitur Hole Wizard didalam sebuah Part, namun untuk fitur ini seperti menggunakan Hole Wizard didalam Assembly. Dan, fitur ini dapat langsung mengidentifikasi pembuatan lubang pada 2 part lainnya atau lebih. Penasaran? Simak Artikel ini.

Didalam Assembly ada sebuah fitur yang diberi nama Hole Series, dimana dengan menggunakan Hole Series ini rekan-rekan dapat langsung membuat sebuah lubang dengan standard / jenis-jenis Hole seperti pada Hole Wizard. Pembuatan lubang dengan Hole Series ini juga dapat dilakukan langsung pada 2,3, atau lebih Part yang saling bertumpuk. Sehingga akan meminimalisir waktu pembuatan Hole.

 Rekan-rekan dapat langsung menemukannya dari Opsi Menu “Assembly Features”. Lalu seperti didalam Hole Wizard rekan-rekan bisa memilih tipe / jenis Hole apa yang akan dibuat.  Selanjutnya menentukan Spesifikasi pada Middle Part dari Assembly tersebut dan menentukan Spesifikasi Hole pada End Part nya. Tinggal klik “OK” dan hole sudah langsung terbentuk pada Assembly.

Untuk penggunaan fitur lebih jelasnya, simak video berikut ini :

Share

MEMISAHKAN SOLID BODIES DENGAN FITUR SPLIT

Pernahkah rekan-rekan merasa kesulitan dalam memisahkan Single Bodies Part (Part yang hanya memiliki 1 Solid Bodies) menjadi beberapa Solid Bodies / Multi-Body Part. Atau rekan-rekan dalam kondisi dimana ingin memecah file imported Solid Bodies, menjadi Multi-Body dan men-save nya menjadi beberapa Part terpisah?

Jawabannya adalah Rekan-rekan bisa menggunakan Fitur Split dari command manager menu “Direct Editing” dengan terlebih dahulu membuat sebuah Surface atau Sketch untuk menjadi Acuan titik pemisah Single Bodies tersebut. Setelah Sketch atau  Surface terbentuk, rekan-rekan tinggal masuk kedalam fitur Split, memilih Titik pemisah yang sudah dibuat, lalu melakukan Cut Bodies. Setelah berhasil dirubah, dari setiap Solid Bodies bisa di save menjadi part terpisah dengan cara klik Kanan pada Bodies tersebut dan pilih “Insert into new part” pada solidworks anda.

 Untuk lebih Detailnya dan step-step nya silahkan simak video berikut ini :

Share

MEMANFAATKAN FITUR MOVE FACE / MOVE COPY BODIES

Salam Semangat Sobat SOLIDWORKS,
Tentunya sobat SOLIDWORKS pernah merasa kesulitan ketika menerima File dari Ekstensi
aplikasi lain seperti .igs .stl .stp atau yang lainnya. Kesulitan dapat terjadi karena dari ekstensi file tersebut saat dibuka di SOLIDWORKS terlihat pada Design Tree hanya akan muncul 1 history, yaitu Imported. Ya, tentunya user akan merasa kebingungan saat melakukan editing pada file ini, atau biasanya yang dilakukan merubahnya menjadi Surface lalu mengeditnya. Tapi, sebelum melakukan opsi tersebut, kita bisa Memanfaatkan fitur-fitur dari Command Manager / Menu Direct Editing terutama ialah Move Face atau Move/Copy Bodies. Memang apasih bedanya? Simak artikel berikut ini.

  1. Move Face
    Fitur Move Face terdiri dari 3 pilihan yaitu Offset, Translate dan Rotate. Offset untuk
    menambahkan atau mengurangi Panjang dari sebuah Face pada bagian Part tersebut.
    Translate untuk memindahkan posisi sebuah bagian pada Part secara Linear. Rotate
    untuk memindahkan posisi sebuah bagian pada Part secara Circular.
  2. Move/Copy Bodies.
    Fitur Move/Copy Bodies terdiri dari 2 pilihan yaitu Constraint dan Translate. Constraint
    bekerja seperti mating tiap Part pada Assembly namun bedanya mating dilakukan dalam
    Template Part. Sehingga dari Multi-Body part yang terpisah dapat diedit dan
    digabungkan menjadi satu kesatuan Part. Translate digunakan untuk memindahkan atau
    merotasi tiap Bodies pada Multi-body Part, setiap memindahkan Bodies kita dapat memilih untuk membuat Duplikasi Bodies atau tidak.
    Untuk lebih jelasnya, mari lihat pada video berikut ini :

Masih menemukan kesulitan dalam design 2d ataupun 3d, kami siap membantu anda dengan jasa gambar 2d, 3d yang kami tawarkan.. konsultasikan masalah anda sekarang juga!!

Share

FITUR SWEPT DI SOLIDWORKS

Hai Sobat SOLIDWORKS,
Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai tutorial SOLIDWORKS untuk fitur SWEPT. FITUR SWEPT DI SOLIDWORKS BISA BUAT APA AJA SIH?

Fitur SWEPT di SOLIDWORKS memungkinkan untuk dapat membuat suatu Part yang memiliki Profil tertentu dengan Jalur (Path) tertentu. Biasanya sobat SOLIDWORKS menggunakan fitur Swept ini untuk membuat Pipa yang di tekuk atau Fitting-fitting Pipa. Tapi, sebenernya fitur Swept ini bisa membuat Part selain dari itu loh. Simak Artikel berikut ini:

  1. Membuat Lubang pada Part.
    Untuk membuat lubang yang memiliki bentuk kontur pada suatu part dapat
    menggunakan fitur Swept, khususnya adalah fitur Swept Cut. Jangan yang extrude Yaa.

2. Membuat Pegas

Sobat SOLIDWORKS biasanya suka kebingungan saat akan membuat sebuah Pegas dengan tekukan-tekukan yang cukup banyak. Nah, dengan fitur Swept ini dapat lebih memudahkan untuk membuat sebuah Part Pegas.

3. membuat ujung ulir

Yap, untuk membuat Ulir dengan Profile tertentu, bisa dengan menggunakan fitur Swept juga.

4. membuat besi puntir

Untuk membuat sebuah Part yang memiliki lekukan seperti Dipuntir, fitur Swept ini merupakan jawabannya.

Untuk selanjutnya simak pada video berikut ini : 

Share