GENERATE FILE DXF, DWG SHEET METAL UNTUK PROSES FABRIKASI

Penggunaan fitur Sheet Metal di SOLIDWORKS sangat membantu para penggunanya untuk melakukan proses pembuatan 3D Desain Part yang akan diproduksi dari bahan awal sebuah lembaran Plat. Biasanya setelah membuat 3D Desain Sheet Metal para user akan masuk ke proses pembuatan 2D Drawing dengan memasukkan view Flat Pattern untuk dapat digunakan dalam proses fabrikasi part tersebut.  

Sebenarnya ada sebuah cara lain yang dapat digunakan untuk lebih cepat mengenerate 2D Drawing yaitu dengan melakukan Save-As kedalam tipe .Dxf. Selain lebih cepat, melakukan save kedalam .Dxf juga memudahkan kita dalam meng-edit tiap garis untuk kita masukkan atau ingin kita hapus. Caranya tinggal pilih “Save-As” lalu ganti Tipe File menjadi .DXF, maka akan muncul settingan DXF/DWG Output nya.

Di Settingan tersebut kita dapat mengatur yang mau kita Export adalah bentukan Sheet Metal, Surface / Garis dari part tersebut, atau Annotation Views-nya. Kemudian rekan-rekan dapat memilih bodies mana saja yang mau di Export, dan menentukan Entities apa saja yang mau di Export. Lalu, rekan-rekan menentukan Alignment hasil 2D-Drawing nya nanti serta memilih dari beberapa Bodies ingin di Generate dalam 1 file yang sama, atau beberapa file yang terpisah.

Yuk silahkan langsung dicoba dengan melihat video berikut ini :

Share

MEMBUAT MEKANISME GERAK SUATU ASSEMBLY DENGAN BELT CHAIN

Untuk rekan-rekan yang menggunakan SOLIDWORKS terutama dalam Assembly untuk membuat suatu alat yang bekerja / bergerak dengan menggunakan mekanisme sebuah Belt atau Rantai (Chain), fitur yang akan dibahas ini merupakan solusinya. Biasanya untuk membuat sebuah mekanisme kerja Belt/Chain rekan-rekan melakukan mating Parallel dengan mengambil acuan Plane dari tiap komponen-nya. Namun, hasilnya terkadang menjadi kurang sesuai dengan apa yang diharapkan.

baca juga : KONFIGURASI DAN SETTING MENAMPILKAN OPTION KONFIGURASI DIASSEMBLY

 Dengan menggunakan “Assembly Features” yaitu Chain/Belt rekan-rekan dapat dengan mudah melakukan mating untuk mendapatkan mekanisme kerja / gerak sebuah belt/rantai yang saling menghubungkan tiap komponen di Assembly. Cara-nya cukup mudah, tinggal akses Fitur Chain/Belt dari Menu “Assembly Features”, lalu pilih komponen yang akan disatukan dengan Belt/Rantai, tentukan besaran diameter lingkaran dari tiap komponen, tentukan juga untuk Panjang total Belt/Rantai dan Diameter dari Belt/Rantai -nya. Setelah itu rekan-rekan bisa memilih untuk men-create Part Belt nya atau tidak.

Untuk lebih jelasnya, silahkan lihat video berikut ini :

Share

MENGGUNAKAN ARC CONDITION UNTUK DIMENSI ANTAR LINGKARAN

Pernahkan rekan-rekan menemui atau mendapati sebuah gambar Sketsa, mungkin bisa dari Vendor atau dari Perusahaan rekanan, yaitu dimana Jarak dimensi yang digunakan antar 2 buah lingkaran, atau sebuah lingkaran dengan sebuah garis, namun pada dimensi tersebut mengambil ukuran titik terluar dari lingkaran atau titik terdalam-nya. Sehingga kita akan sedikit bingung dalam membuat Part tersebut di SOLIDWORKS

Mungkin bagi rekan-rekan yang belum mengetahui Arc Condition biasanya menambahkan sebuah Point pada titik terluar atau terdalam dari sketsa lingkaran. Atau menghitung ulang jarak ke titik tengah lingkaran-nya. Hal itu tidak perlu dilakukan apabila rekan-rekan melakukan setting pada Arc Condition dimensi-nya.

Arc Condition bisa digunakan hanya Ketika membuat / memberikan Dimensi dengan memilih langsung pada garis Lingkaran-nya, jadi bukan pada titik tengah lingkaran. Ketika pemilihan sudah sesuai, maka pada settingan “Leaders” dari Dimension yang muncul di sebelah kiri panel akan ada pilihan Arc Condition pada titik Minimal, Center, atau Maximal dari Sketsa Lingkaran tersebut. Sehingga kita dapat menyesuaikan pengukuran dimensi pada sketsa lingkaran-nya.

Untuk lebih jelasnya lagi silahkan simak video berikut ini :

Share

PENJELASAN SUB ASSEMBLY PADA SOLIDWORKS

Dalam Assembly didalam software cad SOLIDWORKS ada berbagai tipe komponen yang dapat diinsert, dimana hal tersebut berlaku sesuai dengan File yang diinsert pada Assembly, dapat berupa sebuah Part atau sebuah Assembly juga. Nah, Ketika kita memasukkan Assembly kedalam Assembly maka status nya dapat berubah menjadi Sub Assembly. Dan Sub Assembly ini memiliki beberapa fitur yang dapat diexplore untuk dapat kita pergunakan semaksimal mungkin. Hal apa Saja mari simak Artikel ini.

 Didalam Sub Assembly ada 2 kondisi yaitu Rigid dan Flexible, Ketika kondisi nya Rigid maka Sub Assembly tersebut akan dalam kondisi kaku artinya mate yang kita gunakan pada Sub Assembly tersebut tidak berfungsi, namun Ketika kondisi Flexible maka Sub Assembly tersebut dapat digerakkan sesuai dengan mate yang kita lakukan pada Sub Assembly tersebut. Lalu, kita dapat men-copy Sub Assembly tersebut secara langsung, dan Memecah Isian Part dari Sub Assembly tersebut sehingga tidak memiliki status sebagai Sub Assembly dan memudahkan kita dalam melakukan mating.

baca juga : REMOVING INTERFERENCE DALAM MULTI-BODY PART DAN DALAM PEMBUATAN ASSEMBLY

Selain itu kita dapat membuat sebuah Sub Assembly langsung dari part-part yang kita insert didalam Assembly, merubah nama Sub Assembly, dan langsung menyimpan Sub Assembly tersebut kedalam sebuah File Assembly yang terpisah.

Untuk penjelasan lebih Detail-nya, silahkan rekan-rekan bisa melihat video berikut ini :

Share

DIMENSION BOX DALAM SOLIDWORKS

Apakah rekan-rekan sudah mengetahui yang disebut Dimension Box pada SOLIDWORKS itu apa? Kebanyakan user SOLIDWORKS tidak sadar akan suatu Dimension Box pada ini adalah sesuatu yang selalu dan sering dijumpai dalam penggunaan SOLIDWORKS. Ya, Dimension Box adalah Suatu Kotak yang muncul Ketika kita melakukan pemberian Dimensi / merubah Dimensi pada proses Sketching.

Dimension Box memiliki beberapa Fungsi yang dapat kita gunakan untuk membantu kita. Seperti Merubah Nama pada tiap Dimensi yang kita buat, Merubah ukuran dengan langsung mengetik angka-nya atau melakukan klik pada tombol up-down increment atau juga merubah berdasarkan Ruler dibagian bawah dimension box tersebut. Lalu, kita dapat mengetik langsung angka dimensi dengan Perhitungan seperti +,-,: seperti di calculator, dan merubah satuan langsung dengan mengetik jenis satuannya seperti cm, in, mm.

Kita dapat merubah nilai + atau – dari dimensi yang kita input dengan Reverse Direction, mengisi angka dimensi dengan Equation / Global Dimension yang sudah disetting, serta menggunakan Mark For Drawing supaya dimensi tersebut otomatis akan muncul saat kita masuk kedalam proses Drawing.

Untuk lebih detail mengenai Dimension Box, silahkan simak pada Video ini :

jasa gambar , drafter, gambar teknik 2d dan 3d profesional

Share

MEMISAHKAN SOLID BODIES DENGAN FITUR SPLIT

Pernahkah rekan-rekan merasa kesulitan dalam memisahkan Single Bodies Part (Part yang hanya memiliki 1 Solid Bodies) menjadi beberapa Solid Bodies / Multi-Body Part. Atau rekan-rekan dalam kondisi dimana ingin memecah file imported Solid Bodies, menjadi Multi-Body dan men-save nya menjadi beberapa Part terpisah?

Jawabannya adalah Rekan-rekan bisa menggunakan Fitur Split dari command manager menu “Direct Editing” dengan terlebih dahulu membuat sebuah Surface atau Sketch untuk menjadi Acuan titik pemisah Single Bodies tersebut. Setelah Sketch atau  Surface terbentuk, rekan-rekan tinggal masuk kedalam fitur Split, memilih Titik pemisah yang sudah dibuat, lalu melakukan Cut Bodies. Setelah berhasil dirubah, dari setiap Solid Bodies bisa di save menjadi part terpisah dengan cara klik Kanan pada Bodies tersebut dan pilih “Insert into new part” pada solidworks anda.

 Untuk lebih Detailnya dan step-step nya silahkan simak video berikut ini :

Share

MENAMPILKAN PANJANG GARIS RADIUS DAN TOTAL PANJANG GARIS SKETCH

Dalam melakukan pembuatan Sketch pada SOLIDWORKS terkadang kita merasa penasaran pada Panjang aktual dari sebuah garis melengkung / radius line pada SOLIDWORKS karena biasanya yang muncul hanyalah ukuran besaran Radius nya. Lalu dalam membuat sketsa Garis yang panjang misalkan kita membuat sketch Profile sebuah Rantai, dan kita penasaran berapakah Panjang total dari garis tersebut. Biasanya para user SOLIDWORKS akan menggunakan fitur Measure untuk melihat Panjang dari garis-garis seperti yang disebutkan tadi. Tapi ada cara yang lebih cepat dibanding menggunakan fitur Measure. Bagaimana caranya? Simak Artikel Berikut ini.

Untuk menampilkan Panjang sebuah Radius Line di Sketsa, rekan-rekan tinggal menggunakan Fitur Smart Dimension, lalu melakukan pemilihan pada titik / point dari ujung-ujung garis Radius tersebut, biasanya akan muncul ukuran dimensi Linear karena kita memilih 2 buah point. Nah, langsung saja rekan-rekan memilih garis radius nya sesaat setelah dimensi Linear nya muncul. Maka, akan langsung muncul untuk ukuran Panjang sesuai dengan lekukan radius garis tersebut.

 Lalu, untuk melihat total Panjang dari garis di gambar Sketsa, rekan-rekan bisa menggunakan fitur “Path length Dimension” yang dapat dipilih dari opsi fitur Smart Dimension. Tinggal pilih garis Path nya dan Klik “OK” maka akan muncul Dimensi Total dari Garis Path tersebut, dan langsung bisa diedit juga untuk merubah total Panjang nya.

Simak pada Video Berikut untuk gambaran lebih Jelasnya :

Share

FITUR SWEPT DI SOLIDWORKS

Hai Sobat SOLIDWORKS,
Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai tutorial SOLIDWORKS untuk fitur SWEPT. FITUR SWEPT DI SOLIDWORKS BISA BUAT APA AJA SIH?

Fitur SWEPT di SOLIDWORKS memungkinkan untuk dapat membuat suatu Part yang memiliki Profil tertentu dengan Jalur (Path) tertentu. Biasanya sobat SOLIDWORKS menggunakan fitur Swept ini untuk membuat Pipa yang di tekuk atau Fitting-fitting Pipa. Tapi, sebenernya fitur Swept ini bisa membuat Part selain dari itu loh. Simak Artikel berikut ini:

  1. Membuat Lubang pada Part.
    Untuk membuat lubang yang memiliki bentuk kontur pada suatu part dapat
    menggunakan fitur Swept, khususnya adalah fitur Swept Cut. Jangan yang extrude Yaa.

2. Membuat Pegas

Sobat SOLIDWORKS biasanya suka kebingungan saat akan membuat sebuah Pegas dengan tekukan-tekukan yang cukup banyak. Nah, dengan fitur Swept ini dapat lebih memudahkan untuk membuat sebuah Part Pegas.

3. membuat ujung ulir

Yap, untuk membuat Ulir dengan Profile tertentu, bisa dengan menggunakan fitur Swept juga.

4. membuat besi puntir

Untuk membuat sebuah Part yang memiliki lekukan seperti Dipuntir, fitur Swept ini merupakan jawabannya.

Untuk selanjutnya simak pada video berikut ini : 

Share