Membuat drawing view sesuai dengan warna part

Apa kabar Sobat Engineer, Kembali lagi pada blog solidworks Arismadata. Kali ini kita akan membahas mengenai pembuatan gambar kerja atau sering disebut juga pembuatan detail drawing pada SolidWorks. Secara default, pembuatan detaul drawing pada SolidWorks, warna drawing view-nya adalah berwarna hitam, walaupun warna parts yang kita design menggunakan warna lainnya. Dan terkadang seorang engineer atau drafter ingin membuat tampilan drawing view tersebut mempunyai warna yang sama dengan tampilan warna pada parts-nya.

Lalu bagaimanakah caranya ? Silakan simak video berikut ini untuk tutorial cara membuat tampilan drawing view sesuai dengan tampilan warna pada parts.

Untuk Anda yang ingin mendapatkan lisensi SolidWorks original dan permanen licesne, untuk informasi harga silakan menghubungi nomer telfon berikut ini 0813 5000 4156, bisa secara call atau chat WA. Spesial untuk Anda di akhir tahun 2021 ini, Anda bisa mendapatkan Promo SolidWorks akhir tahun dengan harga solidworks terbaik.

Share

Tes Simulasi tekanan dengan Abaqus

simulasi simulia abaqus

Postingan artikel Tes Simulasi tekanan dengan Abaqus ini awalnya diterbitkan pada blogs.3ds.com dari seorang support engineer dan konsultan analisis dengan SSA, beliau bernama Slawomir Polanski. Anda dapat membaca posting asli di situs blogs.3ds.com Numerical Simulations.

Berdasarkan Pengalaman Dalam hidup beliau, “saya” memiliki begitu banyak hobi sehingga sulit untuk menghitungnya. Skateboard adalah olahraga yang menjadi olahraga favorit saya. olahraga / skateboard ini sangat keren sehingga saya sampai menulis Tesis Sarjana saya tentang hal itu. Dalam tugas akhir ini, saya melakukan simulasi komputer dari seorang skater yang mendarat di atas skateboard. Itu sangat menarik bagi saya karena saya bisa melakukan eksperimen di skateboard tanpa merusak skateboard itu secara fisik.

Disertasi ini dibagi menjadi tiga tahap dan kompleksitas modelnya juga semakin meningkat. pada artikel di blog ini, saya akan mencoba menggambarkan proses pembuatan model tanpa masuk ke detail. Secara rinci, maksud saya tidak memberikan persamaan, istilah, dan hal rumit apa pun yang dapat membingungkan orang awam yang tidak memiliki pengetahuan tentang simulasi.

Untuk tujuan artikel ini, saya menggunakan software simulasi Abaqus versi student, yang tersedia gratis untuk siswa, pendidik, dan peneliti untuk penggunaan pribadi dan untuk pendidikan.

Eksperimen spesimen sederhana

Menganalisa skateboard bukanlah pekerjaan yang mudah karena geometrinya yang cukup rumit dan bahan yang tidak biasa digunakan untuk membangun dek. Secara tradisional, produsen menggunakan bahan komposit yang terbuat dari lapisan Maple Kanada, biasanya terbuat dari 7 sampai 9 lapisan. Saya memutuskan untuk membuat model pelat sederhana di komputer untuk memahami perilaku komposit ini. Untungnya, di rumah saya menemukan skateboard tua dari mana saya memotong sampel nyata. Setelah itu, saya menggunakannya dalam uji tekuk yang dilakukan di laboratorium profesional yang dibuat dari perangkat gym di rumah.

https://blogs.3ds.com/simulia/

Ide utama dari tes fisik adalah untuk menemukan hubungan antara defleksi geladak dan nilai massa yang digunakan untuk menimbang geladak. Dalam istilah teknik yang lebih, saya mencoba mencari perpindahan di bawah pembebanan yang diberikan. Pengukuran dilakukan oleh penggaris, sehingga data yang diperoleh mungkin jauh dari akurat. Namun, hasil kasarnya cukup untuk menilai apakah model numerik saya dapat diterima.

Sebelum saya pindah ke proses pembuatan model, saya harus menemukan sifat material yang penting dalam Analisis Finite Elemen. Pada tahap itu, saya menemukan Buku Pegangan Kayu yang sangat berguna yang menyajikan data material Maple Kanada (dapat ditemukan di sini https://www.fpl.fs.fed.us/documnts/fplgtr/fpl_gtr190.pdf). Menggunakan data dari sumber ini, saya membangun geometri cangkang di Abaqus dan menerapkan model material lamina padanya. Setelah itu, saya menempatkan pengekangan dan beban yang sesuai untuk meniru perilaku tubuh dari tes fisik. Hasil dari percobaan bisa anda lihat pada gambar di bawah ini.

Plot warna-warni tidak menunjukkan perilaku non-fisik yang merupakan pertanda baik. Selain itu, melihat grafik gaya-perpindahan dapat dilihat bahwa hasil model numerik tidak jauh dari uji fisik. Hal ini menunjukkan bahwa model material lamina dan sifat material dapat dianggap benar untuk penyelidikan lebih lanjut. Pada titik ini, ada baiknya menunjukkan betapa mudahnya mendapatkan hasil untuk data material yang berbeda. Dalam hal tes fisik, saya harus memotong beberapa sampel berbeda untuk digunakan dalam percobaan. Untuk simulasi numerik, hanya masalah mengubah beberapa variabel.

Tes Simulasi tekanan pada skateboard

Tahap lainnya adalah melakukan simulasi uji tekanan pada skateboard. Itu memungkinkan untuk memeriksa kekuatan deck di bawah beban statis. Itu juga merupakan tahap ketika bentuk sebenarnya dari skateboard yang diciptakan. Saya ingat, saya butuh beberapa saat sampai saya menemukan cara untuk memodelkan geometri dengan benar. Untungnya, di blog ini saya menggunakan scan 3D.

Saat menulis tesis, saya menemukan beberapa data dari eksperimen fisik yang tampaknya tidak tersedia lagi. Untungnya, saya menyimpan foto uji laboratorium dan hasil aslinya (di sini https://spolanski.github.io/blog/images/skate_graph.jpg). Penulis melakukan uji kekuatan empat deck, namun dia tidak menyebutkan jenis skateboard yang dia gunakan. Akibatnya, saya harus berasumsi bahwa struktur komposit saya sama dengan miliknya.

Meskipun beberapa asumsi dibuat pada awal simulasi, dapat dilihat bahwa hasil dari uji nyata dan numerik cukup dekat untuk dek dengan 9 lapisan. Ini juga menunjukkan betapa berharganya komposit dari sudut pandang teknik. Perubahan kecil pada struktur dek memiliki dampak besar pada properti kekuatan, sementara hampir tidak berdampak pada beratnya.

Saya melangkah lebih jauh dan memeriksa apa yang terjadi jika saya menggunakan sifat bahan plastik-elastis. Dengan kata lain, saya mencoba menggunakan model material, yang seharusnya memberikan hasil yang lebih akurat, tetapi lebih sulit bagi perangkat lunak untuk melakukan simulasi. Seperti yang disajikan di bawah ini, model material baru lebih cocok untuk pengujian sebenarnya.

Simulasi Drop test / uji jatuh

Pada tahap akhir, geometri manusia ditambahkan ke model, jadi saya bisa memodelkan perilaku dek di bawah pembebanan dinamis. Saya berasumsi bahwa seorang pemain sakteboard / skater seberat 70 kg melompat dari ketinggian 1 meter dan mendarat di skateboard dengan cara yang paling merusak. Animasi di bawah ini menyajikan di mana skateboard akan patah.

Untuk kasus pemuatan khusus ini, saya tidak memiliki data eksperimen untuk memeriksa apakah model numeriknya benar atau tidak. tetapi, saya dapat membandingkan gaya reaksi yang diperoleh dengan nilai dari uji tekanan statis. Dari simulasi statis, saya tahu bahwa deck harus patah di bawah beban 3000-4000 N. Melihat plot di bawah, dapat dikatakan bahwa ini terjadi di sini. Tepat setelah 4000 N nilai Gaya Reaksi mulai berfluktuasi. Ini adalah saat ketika skateboard mulai rusak.

Kesimpulan

Saya mencoba untuk lebih tepat dalam posting pertama ini, tetapi saya tidak dapat membuatnya lebih pendek dari itu. mungkin Ketika anda membacanya saya merasa seperti saya masih menyembunyikan beberapa informasi dari anda. Saya pikir mungkin lebih baik bagi anda non-insinyur untuk diperkenalkan dengan cara bertahap Itu sebabnya, jika Anda merasa ingin tahu lebih banyak tentang simulia abaqus, bisa langsung menghubungi kami PT Arisma Data Setia

Share

3DEXPERIENCE Works, Solusi FEA dan CFD Industri Otomotif – SIMULIA

3dexperience works simulia

Transporasi dan Mobilitas (TM) atau Industri Otomotif mempengaruhi kehidupan kita sehari-hari dalam berbagai cara yang berbeda. Mulai dari yang berdampak langsung seperti keamanan (safety) dan kenyamanan (comfort) berlalu lintas hingga efek jangka panjang terhadap keberlangsungan dan masa depan plane ini, usaha untuk mendapatkan produk terbaik tidak parnah usai. Dalam konteks ini, simulasi dan virtual prototyping memiliki peran yang sangat penting, dari ide, desain, engineering dan diluarnya.
Pada blog dan presentasi ini, saya akan fokus pada subset dari solusi simulasi yang berkaitan dengan SOLIDWORKS kepada perusahaan yang bergerak dalam bidang Industri Otomotif, fokus kepada Finite Element Analysis (FEA) dan Computational Fluid Dynamics (CFD).

Analisis kekuatan struktural menggunakan FEA Simulation pada proses desain dan engineering sebagai contoh wheel rim dari sebuah mobil. Dimana analisis linier statik yang dikombinasikan dengan Design of Experiments (DoE) dan kemungkinan optimasi topologi dapat dilakukan dengan sangat mudah. Untuk analisis uji tabrak menggunakan analisisi nonliner dinamik menggunakan solver eksplisit (explicit solver) yang sangat powerful untuk durasi simulasi (real time) yang singkat. Disamping itu solusi menggunakan FEA Simulation untuk berbagai kasus lain diantaranya fatigue dan durability dari masing-masing komponen serta analisis getaran dan penerapan linier dinamik seperti respon harmonic dari mesin dalam range frekuensi tertent hingga random vibration sistem suspense yang berada dijalan dengan kondisi nondeterministik.

Menggunakan CFD, kita dapat melakukan simulasi aerodinamis pada sebuah body, tingkat level kenyamanan penumpang yang sedang duduk hinga manajemen aliran fluida dan termal pada sebuah engine, battery pack dalam sebuah Electrical Vehicle (EV). Plastic Injection Molding Simulation dapat membantu desainer dan mold-maker menghindari potensi defek seperti short shot, sink mark dan excessive warpage dan memperbaiki kualitas manufaktur dari desain yang dibuat. Simulasi yang bisa dilakukan dalam virtual testin diantaranya simulasi elektromagnetik, multi-body system dan kombinasi tipe anlisis yang berbeda-beda dalam multi-physics.

SOLIDWORKS Simulation Desktop menyediakan berbagai tool diantaranya FEA, CFD dan Plastics yang fully embedded di dalam CAD environment yang mempermudah pekerjaan desainer dan engineer. Tools tersebut sangat mudah dan open digunakan oleh orang yang belum pernah melakukan simulasi atau baru level basic. 3DEXPERIENCE Platform dibedakan berdasarkan skalabilitas, cloud dan power. Terstrukturisasi dalam berbagai roles yang dilengkapi dengan skalabilitas simulation tools dalam single cloud environment.
Membedakan SOLIDWORKS Simulation Desktop dan 3DEXPERIENCE Works cloud solutions, akan dibedakan dengan skala besar, skala kecil dan similaritas. Perbedaan terbesar adalah perbedaan antara vesi desktop dan versi platform dimana pada versi platform meliputi kolaborasi dan cloud. Dalam hal persamaan teknologi yaitu numerical method antara SOLIDWORKS Plastic Simulation dan Plastic Injection Engineer. Terakhir untuk CFD antara Flow Simulation dan Fluid Dynamics Engineer keduanya sama-sama menggunakan Navier-Stokes PDEs dan beberapa penerapan bidang yang sama namun terdapat perbedaan kecil seperti metodologi meshing, tipe elemen, boundary layer dan model turbulensi.

Masih dalam topik CFD, solusi lain yang ditawarkan oleh brand 3dexperience SIMULA adalah teknologi Lattice Boltzmann Method (LBM). Teknologi ini cocok digunakan untuk permasalahan transient yang tinggi dan juga komponen yang bergedak (moving parts). Gambar diatas merupakan salah satu dari brand SIMULIA yang Bernama Xflow.

Menjalankan FEA dan analisis stress, Structural Performance Engineer dikhususkan untuk meng-atasi permasalahan yang berkaitan dengan kasus nonlinieritas yang tinggi bisa disebabkan oleh material, kontak ataupun geometri. Dengan menerapkan teknologi dari ABAQUS yang memiliki solver yang efisien, material model yang beragam dan luasnya tipe elemen dengan berbagai perbedaan formulasi elemen. Untuk durasi yang singkat seperti impact, collision, drop test dan crash test, simulia ABAQUS explicit solver digunakan pada Structural Mechanics Engineer role.

Dari desain perspektif engineering, dan untuk semua role simulations, diagram alir proses desain dapat dilihat pada bagan diatas, sebagai contoh kasus exhaust design. Pembacaan geometri CAD dan melakukan beberapa preparasi model untuk simulasi, jika diperlukan kita bisa membuat scenario secara spesifik menggunakan kondisi batas yang sesuai; perintah untuk generate mesh; eksekusi job baik di local pada desktop atau remote pada cloud; menampilkan results melalui post processing. Untuk memperbaiki desain dan mempelajari alternatif, kita bisa melakukan perubahan dan program akan melakukan update setup secara otomatis, dilanjutkan dengan re-meshing, solving dan post processing. Kita bisa melakukan iterasi hingga tercapainya kepuasan dari desain yang dibuat.
Industri otomotif memiliki banyak kasus/permasalahan yang cocok diselesaikan menggunakan simulation, khususnya FEA dan CFD. Desainer, engineer dan analyst dapat menggunakan produk dari kami untuk berbagai tujuan baik dalam versi desktop ataupun dalam cloud. 3DEXPERIENCE Platform yang memiliki banyak role dalam satu environment dapat membantu untuk mencapai tujuan anda dengan melakukan simulasi realistik secara mudah, akurat dan efisien.

Share

Mengubah Penomoran Zona Title Block dari Numeric menjadi Alphabet

Halo Sobat SOLIDWORKS Electrical, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai cara merubah penomoran Zona Title Block di SOLIDWORKS Electrical dari yang awalnya Numeric (angka) menjadi Alphabet (huruf),

Sebelum kita masuk ke pembahasan cara merubahnya, kita harus paham dulu sebenarnya penomoran zona tersebut dibuat dengan cara manual atau secara sistematis, jadi penomoran zona tersebut didalam SOLIDWORKS Electrical dibuat menggunakan sistem yang memanfaatkan attribute dan juga formulasi khusus untuk bisa mengatur zona area pada sebuah drawing,
nah pada pembahasan sekarang ini kita cukup tau bahwa intinya zonasi tersebut dibuat menggunakan sistem, kalo dibahas sampai dalam jadinya Panjang nanti artikelnya hehehe, oke deh tanpa Panjang lebar lagi kita langsung bahas seperti ap acara merubahnya:

  1. Pada Ribbon Menu, masuk ke tab “Project”
  2. Klik menu “Configurations”
  3. Pada menu tersebut masuk ke tab “Mark”
  4. Kemudian lihat dibagian atas ada area “Formula to generate document marks” lalu fokus ke bagian “Row:” dan “Column:”
  5. Ganti formulasi dengan mengklik simbol “fx” pada deretan paling kanan dari “Row:” dan “Column:”
  6. Pada tab “Predefined Formula” pilih formula “Row Identified by letters.” Dengan cara diklik 2 kali
  7. Lalu Klik “OK” dibagian bawah
  8. Ulangi tahapan 6 & 7 untuk mengubah formula pada Column

Nah kemudian kita bisa cek apakah formulasinya berhasil atau tidak yaitu dengan membuka salah satu Drawing yang mana pada Title Blocknya berisi informasi Zonasi.

Demikian tutorial kali ini semoga bermanfaat, Salam

Share

3DPLAY DALAM 3DEXPERIENCE

Salam hangat untuk para Engineer di seluruh Indonesia. Salah satu tool hebat dan mudah digunakan di 3DEXPERIENCE Platform adalah 3DPlay. 3DPlay digunakan untuk melihat data di platform tetapi juga dapat melakukan lebih banyak hal.
Setiap orang yang memiliki peran sebagai Collaborative Business Innovator, peran dasar yang Anda perlukan untuk mendapatkan akses ke platform, memiliki akses ke aplikasi 3DPlay. Dapat diakses melalui kompas 3DEXPERIENCE dan dapat ditambahkan sebagai widget ke tab mana pun di dashboard Anda. Untuk melihat file itu cukup sederhana dengan hanya drag and drop dari jendela 3DSpace, jendela hasil Pencarian, Bookmark, atau banyak tempat lain di mana Anda dapat menelusuri / menemukan konten di platform.

Anda dapat menggunakannya untuk melihat model 3D serta file gambar, PDF, dan banyak lagi jenis file lainnya. Anda mendapatkan kemampuan zoom / pan / rotate “melihat” tetapi ada lebih dari itu. Apa saja? Mari kita simak.

Measure

Melakukan pengukuran dengan cepat pada Model 3D dan dapat membiarkan pengukuran tetap ditampilkan di layar. Anda dapat menambah atau menghapus pengukuran apa pun yang Anda inginkan.

Mark Up

Kemampuan untuk menambahkan catatan yang diketik atau ditulis tangan dan menggambar di layar dengan mouse, pena, atau jari Anda. Dengan semua jenis file yang dapat dilihat oleh 3DPlay, Anda memiliki kemampuan untuk menandai gambar, pdf, gambar, dan lebih dari sekadar Model 3D CAD.

Section View

3DPlay juga menyediakan tool yang dapat menampilkan section view dan mengatur plane untuk memotong model. Atur orientasi plane dengan alat pop up sederhana, lalu seret plane tersebut untuk melihat secara dinamis ke dalam bagian atau file assembly.
Anda dapat memasang plane ke lubang, tepi, atau titik, memutar plane dalam sumbu apa pun di sekitarnya, membalik tampilan ke arah yang Anda butuhkan. Ada juga alat untuk mengatur view orientasi Anda normal ke section plane dan kemudian menggunakan slider bar untuk memotong model.

Explode
Saat melihat di 3DPlay pada assembly, ada alat Explode dan slider bar untuk melakukan explode dan collapse semua komponen dalam assembly dan melihat apa yang ada di dalam assembly tersebut.

Collaboration / Design Review
Jadi, Anda telah menggunakan semua tool hebat di 3DPlay untuk mendapatkan apa yang Anda butuhkan dari file, tetapi bagaimana jika Anda ingin berbagi markup, section view, atau pengukuran dengan orang lain dalam proses development?

Solusi untuk hal tersebut adalah “Share to 3DSwym”. Ini akan memungkinkan Anda membuat postingan di salah satu komunitas Swym Anda dengan gambar yang tertanam di dalamnya sehingga orang-orang dapat melihat apa yang Anda bicarakan dan kemudian tentu saja memulai percakapan dan kolaborasi dengan membalas postingan Anda.

Aplikasi ini benar-benar hebat / menyenangkan untuk touch device, baik itu laptop touchscreen, tablet, atau ponsel, dan karena aplikasi ini berjalan di browser (seperti kebanyakan aplikasi di Platform 3DExperience) semua fungsi ini tersedia untuk siapa saja di perusahaan Anda, di mana pun mereka berada.
Salah satu dari banyak jenis file yang dapat dilihat pada 3DPlay adalah .SMG. Ini adalah tipe file keluaran standar untuk SOLIDWORKS Composer, alat untuk membuat assembly instruction. Daripada memiliki seseorang yang ingin Anda bagikan Composer output dengan semua masalah dan upaya untuk mengunduh Composer Player tool hanya untuk melihatnya, 3DPlay adalah alternatif yang hebat dan mudah.

Penggunaan 3DPlay yang lainnya adalah ketika file dibagikan dengan orang-orang di luar perusahaan / platform Anda melalui aplikasi dasar lain yang disebut 3DDrive, aplikasi 3DPlay secara otomatis include kedalamnya. Ini memberi seseorang yang tidak memiliki role dan bahkan tidak terkait dengan platform Anda dengan cara apa pun kemampuan untuk melihat file (dan bahkan menandainya) sebelum mengunduh atau menyetujuinya.
Kesimpulan dari yang disampaikan diatas, 3DPlay pada platform 3DEXPERIENCE menawarkan kepada user yaitu cara mudah untuk melihat, mengukur, dan hal yang lain pada sistem cloud. Gambar yang dihasilkan dari 3DPlay pun juga dapat dimanfaatkan untuk sharing kepada user yang lain sehingga dapat membuat seluruh organisasi Anda tetap berkolaborasi, terhubung, dan terupdate.
Demikian sharing terkait dengan 3DPlay. Semoga sharing kali ini dapat menambah wawasan, ide, dan kreatifitas serta bermanfaat untuk aktifitas desain anda.

Terimakasih,

Share

Forum Virtual 3DEXPERIENCE Asia Pacific South 2021

Kami mengundang Anda sobat SOLIDWORKS untuk bergabung dalam acara tahunan Dassault Systèmes, “Virtual 3DEXPERIENCE Forum 2021 – Asia Pacific South” yang akan diselenggarakan dari tanggal 20 mei sampai 21 Mei 2021.

Jangan lewatkan kesempatan baik ini untuk mengikuti forum virtual 3DEXPERIENCE, untuk belajar dan menemukan bagaimana Anda dapat berhasil bertransformasi untuk berkembang dalam ruang lingkup industri yang berubah dengan cepat pada saat ini yang akan di jelaskan oleh eksekutif senior dan pakar digitalisasi dari dassault systemes.

Registrasi gratis disini :
http://bit.ly/3dxvirtual

Rethinking Resilience, Accelerating Transformation

We would like to cordially invite you to Dassault Systèmes’ annual flagship event 3DEXPERIENCE Forum Asia Pacific South 2021, from May 20 to 21.

Register for the virtual event for an engaging line-up of activities to learn how businesses can become more resilient and sustainable. Here’s what you can expect:

Plenary session with Dassault Systèmes’ senior executives and digitalization experts who will share insights on the transformative drivers of growth in the experience economy.
Specialized breakout tracks on topics like supply chain management, cloud, virtual twin, workplace safety, smart planning, and more.
Virtual 3DEXPERIENCE Playground featuring groundbreaking innovations that are transforming industries.

Don’t miss out on virtual networking opportunities to learn and discover how you can successfully transform to thrive in today’s rapidly changing industrial landscape!

Join us Now!!

Share

Apa itu SOLIDWORKS xShape ?

SOLIDWORKS xShape adalah aplikasi yang berjalan di platform 3DEXPERIENCE. Ini adalah thin client, jadi selama Anda memiliki koneksi Internet, Anda dapat menjalankannya. Ini bermanfaat karena berbagai alasan, terutama sumber daya perangkat keras dan penerapan aplikasi. Ini juga bagus untuk dijalankan di perangkat MAC.

Selama bertahun-tahun, kami telah mencoba-coba banyak editor surface. untuk membuat bentukan wajah, manusia, mobil, dan geometri kompleks lainnya menghabiskan terlalu banyak waktu.

Mungkin, Anda tahu dari pengalaman, kelambanan dalam menciptakan sesuatu dengan surface yang tampak bagus dalam CAD, hanya untuk meraba-raba dalam bentuk yang solid sehingga bisa dicetak 3D. Dimulai dengan sketch, untuk membangun berbagai jenis surface atau hal-hal seperti network surface, edge surface, bondaries, knitting, triming, dan pengulangan. SOLIDWORKS xShape ada di depan kita, dan kemampuan untuk membuat bentuk yang kompleks dan non-prismatik dengan cepat dan intuitif.

Pilar social collaboration adalah cara baru yang menarik untuk berbagi, mendesain, dan berinteraksi dengan pengguna lain. Sebagai tes pertama dari aplikasi baru yang menarik ini, saya menggunakan sendok plastik sederhana sebagai patokan. Ini akan menjadi bentuk yang cukup sulit untuk diproduksi dengan cepat di lingkungan pemodelan design 3D CAD biasa.

Mengembangkan Bentuk

Dimulai dari xShape, kita mulai dengan pembuatan primitif design. Ini adalah perubahan paradigma dalam cara kami membuat bentuk kompleks. Primitif ini pada dasarnya adalah sepotong tanah liat yang dapat kita dorong dan tarik geometri dengan cepat dan mudah. Kami memiliki kontrol eksplisit atas bentuk kami menggunakan alat intuitif seperti menyeret pada tiga serangkai sehubungan dengan edge, face, sudut dan juga dapat dengan mudah beralih antara lengkungan dan bentukan tajam. Tidak perlu berjam-jam lagi untuk membuat perpaduan terbaik, menghapus permukaan, dan merekonstruksi permukaan untuk mendorong hal-hal seperti kontinuitas C1 atau C2.

saya masukkan dulu kotak primitif. Seperti yang Anda lihat pada grafik, ada berbagai bentuk yang bisa kita gunakan untuk memulai desain kita.
Setelah dimasukkan, pengguna dapat mengontrol jumlah elemen dalam tiga arah. Pikirkan spline 3D. Jika kami mencoba membuat kurva yang tepat seperti yang kami inginkan, kami memasukkan titik spline sehingga kami dapat memanipulasi besar dan arah titik kontrol tersebut pada spline. Ini mirip dengan apa yang kami kerjakan di sini. Dalam ruang 3D, mesh atau bagian face terbagi memungkinkan kontrol terpisah di area tertentu dari kotak

Setelah kami memasukkan kotaknya, maka kami dapat dengan mudah bekerja dengan quick view manipulation tool di kanan atas aplikasi. Ini membantu dalam mengontrol bentuk dari berbagai perspektif geometri kita.

Saya telah mengedit satu sisi kotak, menggunakan sketch quick align tool. Ini memungkinkan saya untuk menghasilkan tepi konseptual dengan cepat. Saya dapat membuat sketch dalam perintah untuk menggeser face ke lokasi yang saya inginkan. Saya dapat terus mengedit bentuk itu sampai saya mendapatkan kontur yang saya inginkan

Pengeditan lebih lanjut, dalam hal ini, dari tampilan sisi kanan memungkinkan saya untuk meninggikan sedikit sehingga saya bisa menghilangkan beberapa ketebalan untuk mencapai cekungan untuk sendok.

Inilah bentuk akhirnya. Seperti yang Anda lihat, ini hanyalah beberapa langkah untuk mendapatkan bentukan yang kompleks yang dapat saya print cetak 3D.

Membuat bentukan ini mudah dan natural. Setelah primitif dimasukkan, kami memiliki awal yang sangat baik. Pemodelan sub bagian memungkinkan kami untuk mengekstrak pergerakan face dan edge yang tepat dengan cara yang tidak membutuhkan lebih dari satu ide.

Sekarang, kita dapat membuat bentuk yang keren dan kompleks dengan cepat dan dalam hitungan menit, bukan hari atau minggu. Insinyur, desainer, dan pencipta sekarang dapat membuat produk unik mereka sendiri tanpa latar belakang yang melelahkan dalam desain industri. xShape telah menghilangkan kecanggungan dalam membuat produk yang menyenangkan.

Share

Solusi Mirror Body untuk xShape dalam 3DEXPERIENCE

Saat ini aplikasi pemodelan Sub-Divisional xShape pada Platform 3DEXPERIENCE tidak memiliki perintah ke Mirror Body. Ini adalah item yang sangat diminta, dan mudah-mudahan ada pembaruan yang akan datang tahun ini. Namun, sampai saat itu, Anda masih bisa mendapatkan hasil yang sama dengan menggunakan solusi ini untuk melakukan mirror pada body.

  1. Buat terlebih dahulu body yang akan yang ingin Anda mirror

2. Buat Insert ordered Geometrical Set

3. Copy dan pastekan  subdivisional body ke dalam Ordered Geometrical Set

4. Hide sub divisional surface yang asli sehingga Anda dapat mengerjakan “salinan” dalam ordered GeomtericalSet. Cara termudah untuk melakukannya adalah dengan meng hide  pada feature Knit Surfce  pada tree manager.

5. Edit hasil COPY dari bentuk Sub D (ordered geometrical set) dan Extrude facenya.

6. Translate  permukaan extrude sampai  melewati mirror plane

7. Aktifkan opsi Symmetry untuk mendapatkan bentuk mirror

8. Nonaktifkan opsi Symmetry  Jika tidak, anda tidak dapat melakukan langkah berikutnya.

9. Aktifkan filter  dan pilih  “face” kemudian  pilih semua face aslinya yang sudah disalin  dan “bridge”, lalu Hapus.

10. Beralih kembali ke filter “all entities”. Pilih  edge lubang yang terbuka dan pergunakan feature fill edges dari menu pop up untuk menutup bagian lubang. Anda dapat menggunakan filter “edge” jika Anda kesulitan mengambil bagian tepi.

11. knit semua face pada body yang sudah di mirror  menjadi satu untuk membentuk Solid.

12. Munculkan Kembali  Body aslinya dengan melakukan show pada  Knit Surface dari tree manager.

Semoga solusi ini bermanfaat bagi Anda di Platform 3DEXPERIENCE.

Share