Xpress Products – SimulationXpress

Tips and Tricks singkat kali ini akan membahas mengenai penggunaan Xpress Product yang bernama SimulationXpress. Fitur ini berfungsi untuk melakukan analisis kekuatan dari produk yang dirancang apakah mampu menahan beban statis atau tidak. SimulationXpress memiliki beberapa tipe pembebanan diantaranya Force (N),Tekanan (Pa) dan untuk tumpuan memilki satu jenis yaitu Fixed Geometry. Pada kesempatan ini kita akan melakukan analisis sebuah batang dengan beban tekan sebesar 110000 N (11 Ton) dan dibagian lain dijepit dengan tumpuan Fixed. SolidWorks SimulationXpress hanya bisa digunakan pada single body. Untuk menjalankan “Static Analysis Single Part” ikuti langkah dibawah ini:

1. Buatlah sebuah part dengan dimensi seperti diatas

2. Aktifkan Xpress Product – SimulationXpress Klik Menu Tools → Pilih Xpress Products → Pilih SimulationXpress → Pilih Next untuk memulai a a Static Analysis Single

3. Menambahkan Tumpuan (Fixtures) Klik Add Fixtures → Pilih Face yang akan dijadikan tumpuan → Klik OK

4. Menambahkan Beban Klik Next → Pilih Add Force → Pilih Face, Referensi Top Plane, 110000 N (Reverse) → Klik OK

5. Menambahkan Material Klik Next untuk melanjutkan → Pilih Choose Material → Pilih Plain Carbon Steel → Pilih Apply → Klik Close

6. Menjalankan Running Klik Next untuk melanjutkan → Klik Run Simulation

7. Postprocessing Tegangan Klik Stop Animation untuk menghentikan animasi → Klik kanan pada Stress (-vonMises-) dan pilih Show untuk menampilkan teggangan Dari hasil simulasi part yang disimulasikan memiliki nilai tegangan maksimum 1,015e+04 MPa melebihi nilai Yield Strength sebesar 2,206e+02 Mpa yang dapat dikatakan tidak aman (not safe)

8. Postprocessing Deformasi Klik Kanan pada Displacement (-Res disp-) dan pilih Show a b, Dapat dilihat nilai deformasi maksimum sebesar 3,38e+02 mm (338 mm) pada ujung tip part

 

Share

ANALISA POROUS MEDIA pada FLOW SIMULATION

kita akan mencoba menganalisa medium berporous atau medium yang memiliki lubang-lubang kecil yang berfungsi menghambat laju aliran fluida yang berguna untuk meredam suara di SOLIDWORKS Flow Simulation. Sebagai contoh konverter exhaust pada kendaraan bermotor yang memiliki porous media untuk meredam bunyi dari mesin motor bakar.

Jalankan Flow Simulasi

Pembuatan wizzard setup

  • Project Name: Porous Media Analysis
  • Unit System: SI (MKS)
  • Analysis Type: Internal
  • Default Fluid –> Air (gass) sebagai domain fluida
  • Wall Condition, Default wall thermal condition –> adiabatic
  • Initial Condition –> Default

pembuatan material porous

Untuk membuat material porous secara custom dapat dilakukan dengan menggunakan engineering database sebagai berikut:
Klik Tools –> Pilih Flow Simulation –> Pilih Tools –> Pilih Engineering Database

Pada engineering database –> Pilih Porous Media –> Pilih user defined –> Klik kanan –> Pilih New Item

Pada Porous Media Database berikan nilai porosity sebesar 0,5 –> Pada Resistance calculation formula Pilih Dependency on velocity –> Berikan nilai A sebesar 57 kg/m2.

Boundary Condition

Untuk mendefinisikan fluida yang bergerak diperlukan kondisis batas dimana harus memiliki minimal 1 inlet dan 1 outlet. Pada kasus ini fluida udara bergerak dengan kecepatan 12 m/s dan untuk outlet menggunakan static pressure dengan besar tekanan atmosfir 1 bar.


Note : Boundary Condition untuk Inlet

Note : Boundary Condition untuk Outlet

Pendefinisian Porous Media

Setelah database material dibuat, selanjutnya adalah pendefinisian untuk komponen yang akan dijadikan porous media. Berikut ini langkahnya:
Klik Tools –> Pilih Flow Simulation –> Pilih Insert –> Pilih Porous Medium

Pada jendela porous medium pilih dua komponen monolith seperti pada gambar berikut –> Pilih porous medium isotropic –> klik OK

Disabel komponen monolith setelah mendefinisikan porous medium karena jika masih terdapat komponen monolith maka akan dianggap solid body dan jadi penghalang (tidak ada fluida yang lewat). Berikut cara mendisable komponen:
Klik kanan Input Data –> Pilih Component Control –> Hilangkan centang pada komponen monolith (porous medium) –> Klik OK

Global Goal

Untuk mencapai keadaan steady state parameter yang diamati yaitu inlet pressure, outlet pressure, overall pressure drop (inlet – outlet), converter drop (mid pressure – outer pressure)

Mesh

Mesh yang digunakan adalah mode Automatic dengan Setting Level: 3

Running

Klik Run untuk proses kalkulasi dan untuk mencapai konvergensi

Result

Setelah proses running kita dapat melihat hasil flow simulasi. Berikut ini beberapa parameter result flow simulasi.

  • Velocity Flow Result, Kecepatan subdomain fluida Refrigerant-R123

Terdapat penurunan kecepatan didaerah porous material yang semula kecepatanya 12 m/s dibagian porous menjadi 2 m/s

Goal Plot

Klik kanan goal plot –> pilih semua parameter goal –> Klik Show

Dari goal plot dapat dilihat terjadi penurunan pressure drop sebesar 164 Pa yang dihitung dari inlet pressure – outlet pressure, sedangkan penurununan konverter drop yang dihitung dari inlet monolith2 pressure – outlet pressure sebesar 83 Pa, hal tersebut sesuai dengan prinsip kerja konverter.

jika ada pertanyaan seputar software solidworks jangan ragu untuk menghubungi kami kami siap membantu anda

Share

MERUBAH TIPE ELEMEN DALAM SOLIDWORKS SIMULATION

Pernahakah ketika kita melakukan running menggunakan SolidWorks Simulation terasa lama dikarenakan jumlah elemen serta nodal yang sangat banyak padahal kasus analisa sangat sederhana?

Hal tersebut dikarenakan ketidakefisien dari jenis elemen yang digunakan untuk melakukan running simulasi. Untuk memudahkan serta menghemat waktu kalkulasi pada saat melakukan simulasi pada SolidWorks Simulation untuk jenis analisa baik statik, dinamik, linear dan nonlinear diperlukan pemilihan tipe elemen yang tepat.

Pada dasarnya pemilihan elemen untuk jenis analisa sangat penting untuk mengoptimalkan simulasi. Tipe-tipe elemen yang ada di SolidWorks Simulation:

1. Elemen Beam Elemen ini terdiri dari dua nodal dan satu penghubung dan biasa digunakan untuk jenis profil yang seragam seperti struktur baja.

2. Elemen Shell Elemen ini terdiri dari tiga nodal dan tiga penghubung biasa digunakan untuk anlisa pelat tipis yang mempunyai tebal yang tidak terlalu besar.

3. Elemen Solid Elemen ini terdiri dari empat nodal dan empat penghubung biasa digunakan untuk analisa dengan bentukan yang sangat kompleks seperti bentuk engine block, dies.

Adapun cara untuk merubah tipe elemen didalam SolidWorks Simulation sebagai berikut: A. Merubah elemen solid menjadi elemen beam Pada kasus ini kita akan meruba elemen dari elemen solid ke elemen beam – Jalankan analisa (Contoh: Analisa Statik) – Klik kanan pada part yang akan dirubah elemenya – Pilih Treat as Beam

B. Merubah elemen beam/shell menjadi elemen solid Pada kasus ini kita akan meruba elemen dari elemen beam ke elemen solid – Jalankan analisa (Contoh: Analisa Statik) – Klik kanan pada part yang akan dirubah elemenya – Pilih Treat as Solid

C. Merubah elemen solid menjadi elemen shell Pada kasus ini kita akan meruba elemen dari elemen solid ke elemen shell – Jalankan analisa (Contoh: Analisa Statik) – Klik kanan pada part yang akan dirubah elemenya – Pilih Define Shell by Selected Face

– Pilih Tipe shell (Contoh: Thin) – Pilih Face yang dijadikan base/dasar permukaan shell – Masukkan besarnya ketebalan (Contoh: 3 mm)

 

Share

ANALISA HEAT EXCHANGER PADA SOLIDWORKS FLOW SIMULATION

Pada tutorial solidwoks simulation kali ini kita akan mencoba menganalisa perpindahan panas pada Heat Exchanger dimana suatu sumber panas (Heat Source) dipindahkan melalui fluida yang bergerak dalam saluran (Refrigerant-R123) dan perpindahan konveksi pada permukaan luar (udara) Heat Exchanger. Adapun skematik dan properti dari fluida dapat dilihat pada gambar berikut:

HEAT EXCHANGER

Jalankan Flow Simulasi

Pembuatan wizzard setup
• Project Name : Heat Exchanger Analysis
• Unit System : SI (MKS)
• Analysis Type : Internal
Include > Heat Conduction in Solid
Gravity (Y = -9.81 m/s2)
• Default Fluid > Air (gass) sebagai domain utama
Refrigerant-R123 (subdomain)
• Default Solid > Aluminum
• Wall Condition > Default
• Initial Condition > Default

HEAT EXCHANGER 2
HEAT EXCHANGER 3

Subdomain Fluida
Untuk mendefinisikan domain fluida yang berbeda (Refrigerant-123) pada region tertentu diperlukan subdomain condition.
Pilih Face domain kemudian pilih Fluid Type > Refrigerant R-123
HEAT EXCHANGER 4
Boundary Condition
Untuk mendefinisikan fluida yang bergerak diperlukan kondisis batas dimana harus memiliki minimal 1 inlet dan 1 outlet. Pada kasus ini fluida sub domain bergerak dengan kecepatan 0,001 kg/s.

HEAT EXCHANGER 5
HEAT EXCHANGER 6

Heat Source
Sumber panas (Heat Source) merupakan sumber termal yang akan dipindahkan ke fluida baik yang diam (udara) atau yang bergerak (Refrigerant-R123). Sumber panas (Heat Source) sebesar 200W pada permukaan Heat Exchanger seperti berikut:

HEAT EXCHANGER 7
HEAT EXCHANGER 8
HEAT EXCHANGER 9
Klik Run untuk proses kalkulasi dan untuk mencapai konvergensi
HEAT EXCHANGER 10
Note : Grafik Konvergensi untuk Global Goal (Temperatur fluida dan Temperatur solid)

Result
Setelah proses running kita dapat melihat hasil flow simulasi. Berikut ini beberapa parameter result flow simulasi.
• Velocity Flow Result
Kecepatan subdomain fluida Refrigerant-R123

HEAT EXCHANGER 11
• Cut Plot Temperature Result
Pada cut plot dibawah ini dapat dilihat distribusi temperatur untuk region fluida dan solid dapat dilihat untuk temperatur solid berada pada 100 oC dan temperatur udara lingkungan berada pada settingan 25 oC.
HEAT EXCHANGER 12
• Flux Plot
Klik kanan Flux Plot  Insert  pilih semua komponen
Dapat dilihat laju perpindahan dari heat source menuju fluida udara dan R123.

HEAT EXCHANGER 13

Share

Analisa Statik SolidWorks Simulation

Mendeteksi Singularity pada Analisa Statik SolidWorks Simulation Menggunakan Stress Hot Spot Diagnostics.

Pernahakah ketika kita melakukan anlisa struktur khususnya anlalisa statik menjumpai adanya kejanggalan terhadap hasil yang kita simulasikan. Kejanggalan tersebut berupa singularity, pada saat kita melakukan simulasi semakin kecil ukuran mesh nilai maksimum stress (von mises) semakin tinggi dan nilai tersebut berujung infinity (singular) sehingga konvergensi hasil tidak tercapai yang menyebabkan hasil simulasi menjadi tidak valid. singularity bisa terjadi akibat adanya keruncingan pada sudut tertentu seperti terlihat pada gambar dibawah ini.

Analisa Statik1

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas Stress Hot Spot Diagnostics, fitur ini merupakan fitur terbaru di SolidWorks Simulation 2019 dimana untuk mengetahui apakah terdapat adanya singularity pada saat melakukan analisa statik.

Jalankan analisa statik
Pada kasus dibawah ini ujung L-bracket dijepit dengan tumpuan fixed geometry dan diberi beban sebesar 900 N ke arah vertikal.

Mesh
Mesh yang digunakan pada analisa statik ini yaitu coarse dan medium yang dapat dilihat pada gambar berikut
mesh coarse
meshmedium
Result Stress (Von Mises)
Bisa dilihat hasil stress (von mises) terdapat perbedaan yang signifikan nilai maksimum stress antara mesh kasar (52 MPa) dan mesh medium (65 MPa) hal tersebut dikarenakan adanya singularity dibagian corner L-Bracketnya, semakin kita kecilkan lagi ukuran meshnya maka nilai maksimum stressnya semakin naik. Untuk mengetahui adanya singularity dapat didiagnosis dengan menggunakan Stress Hot Spot Diagnostics.
mesh coarse result
meshmedium result
Stress Hot Spot Diagnostics
Stress Hot Spot Diagnostics memudahkan kita untuk menemukan adanya singularity sehingga kita dapat memperbaiki geometri yang ditemukan adanya singularity, untuk menampilkan Stress Hot Spot Diagnostics yaitu:
klik kanan pada results  Klik Stress Hot Spot Diagnostics  masukkan nilai sensitivitas (semakin besar nilainya semakin detail)  Klik Run Stress Hot Spot Diagnostics.
hotspot
Jika ditemukan adanya kejanggalan (singularity) maka akan muncul notifikasi seperti berikut.
simulation
Lokasi singularity dapat dilihat pada gambar berikut dimana warna abu-abu menunjukkan lokasi elemen yang menunjukkan singularity
singularity
Modifikasi
Untuk memperbaiki singularity dapat dilakukan pemberian fillet untuk mengurangi ketajaman siku pada L-Bracket dan kemudian kita lakukan Stress Hot Spot Diagnostics dan diperoleh tidak adanya singularity.
fillet

Share

Fitur Interference Detection pada SOLIDWORKS 2019

Fitur Interference Detection pada SOLIDWORKS 2019 dapat digunakan langsung pada multibody part. Ini sangat berguna untuk memeriksa bagian-bagian pengelasan (atau bagian lembaran logam multibody) untuk setiap gangguan potensial yang perlu ditinjau. Jika di versi sebelumnya membutuhkan solusi lain seperti menggabungkan part tersebut dengan feature combine atau memasukkan ke dalam sebuah Assembly.
solidworks interface
gambar : SOLIDWORKS 2019 Multibody Interference Detection

SOLIDWORKS Simulation Interference Detection Ini juga berguna ketika menjalankan studi Simulasi pada multibody parts. Studi simulasi akan gagal dengan adanya interference pada body. Tools ini akan membantu menemukan daerah bermasalah.
interface detection solidworks 2
Gambar: SOLIDWORKS Simulation Interference Detection

interface detection solidworks 3
Gambar: SOLIDWORKS Simulation Interference Detection for Simulation Studies

Optionnya mirip dengan Interference Detection yang ada pada Assembly. Ada opsi untuk ‘Skip interferences inside inserted parts’. Jika Anda memasukkan part lain ke part ini, Bagian yg interference apa pun yang ada di dalam part yang dimasukkan diabaikan. Namun jika keseluruhan part yang dimasukkan memiliki interference pada komponen Anda, ini masih akan muncul.
interface detection solidworks 4
Gambar: SOLIDWORKS 2019 Multibody Interference Detection Options

Share

Membuat Produk Plastik, Mulai dari Awal

Tahap pengisian adalah tahap penting dalam siklus injection Mold. Mulai dari Resin sebagai bahan, dalam hopper, disampaikan oleh sekrup di dalam ruangan, hingga injeksi termoplastik ke dalam rongga, tahap pengisian adalah salah satu faktor utama dalam proses produksi plastik. Dalam industri saat ini, tingkat produksi yang tinggi adalah penting. Untuk menjadi vendor cetakan custom yang baik, Anda harus memiliki kemampuan untuk memenuhi permintaan dari pelanggan dan pasar plastik.
solidworks plastic
Pada setiap hari awal saya memecahkan masalah mold, kami harus melakukannya dengan tangan dan dykem blue. Grinding di sana-sini untuk memaksa mold ke dalam produksi. Sekarang Anda dapat memotong waktu dengan menganalisis tahap pengisian; penentuan adalah suatu keharusan untuk meningkatkan tingkat produksi tanpa mengabaikan kinerja kualitas produk yang dihasilkan. Elemen ini dapat memberikan manfaat bagi industri untuk mencapai profitabilitas dan bertahan dalam industri plastik yang menantang ini. SOLIDWORKS Plastik dapat membantu Anda melakukan analisis ini.

Banyak faktor yang harus dipertimbangkan, seperti biaya mold, waktu ruang alat, dan waktu tunggu. Bahan dipilih dan waktu siklus mempengaruhi tingkat produksi dan kualitas produk. Parameter yang harus dipertimbangkan termasuk suhu yang digunakan untuk memanaskan resin, tekanan untuk memaksa lelehan dan waktu siklus untuk memandu proses pada tahap ini. Sebagai tahap pertama dari proses injeksi mold, tahap pengisian harus memberikan menuju ke tahap berikutnya, pengepakan. Pentingnya tahap ini adalah untuk mengontrol proses lari yang baik dengan pertimbangan dalam tahap pendinginan dan tahap ejeksi di garis lurus. Tinjauan tahap pendinginan dan tahap ejeksi menjadi penting untuk analisis ini. Akhirnya, analisis tahap pengisian dalam cetakan injeksi harus akurat untuk mencapai tingkat kualitas produksi yang baik tanpa meningkatkan biaya.
solidworks plastic 2
Mensimulasikan cacat bagian yang tidak diinginkan seperti Short shot, weld line, dan air trap adalah kunci untuk apa yang kami cari dengan tahap pengisian. SOLIDWORKS Plastik akan membantu pada tahap ini untuk menemukan cacat part dan membantu menghilangkannya sebelum menjadi masalah produksi.
Short Shot adalah bagian cetakan yang tidak lengkap karena bahan tidak cukup disuntikkan ke dalam cetakan. Udara yang terperangkap dapat menyebabkannya, tekanan injeksi yang tidak mencukupi (yang dihasilkan dari ketahanan lelehan tinggi dan jalur aliran terbatas), pemadatan polimer meleleh yang pra-matang, dan kerusakan mekanis. SOLIDWORKS Plastik akan membantu dengan melihat short shot, vent, tekanan injeksi bersama dengan semua opsi panas yang Anda perlukan.
Weld line mungkin merupakan cacat cetakan injeksi yang paling umum dan sulit untuk dihilangkan. Hal itu terjadi ketika bagian depan aliran leleh bertabrakan dalam rongga cetakan. Weld line yang buruk hanya dapat menyebabkan cacat tampilan, atau secara signifikan dapat melemahkan integritas struktural suatu bagian. Kekuatan pada weld line dapat sedikitnya 20 persen dari kekuatan nominal bagian — atau bisa 100 persen lebih kuat, tergantung pada sejumlah variabel. Weld line yang lemah memiliki asal-usul dalam pemilihan material, desain part, tool, dan pemrosesan. Beberapa material kurang lebih “memaafkan” dalam hal weld line.
Desain produk penting karena ketebalan dinding yang tidak seragam dapat memvariasikan laju geser dan aliran dari lelehan depan, menghasilkan jalur aliran yang terbagi. Efek tool termasuk beberapa gerbang ke dalam rongga dan proyeksi dalam cetakan seperti bos dan tulang rusuk, serta lubang atau depresi, yang semuanya dapat mengganggu dan membagi aliran lelehan menjadi bidang yang terpisah. Variasi suhu di satu bagian permukaan cetakan juga dapat membuat aliran depan yang tidak seragam.
solidworks plastic 3
Udara yang terperangkap muncul di bagian rib, misalnya, di beberapa produk, rib sangat dalam, dan kemudian udara tidak dapat didorong keluar ketika plastik mengalir di daerah itu. Dan pada beberapa produk, ketebalannya sangat bervariasi. Selain itu, udara yang terperangkap juga berada di tempat plastik bertemu di ujung pengisian. Fenomena udara yang teperangkap atau air trap : produk tidak dapat mengisi dengan bahan penuh; Part menjadi putih, lebih buruk lagi, menjadi hitam. Dan dalam beberapa plastik transparan, ada gelembung kecil.
solidworks plastic 4
Untungnya, ada solusi untuk udara yang terperangkap di cetak injeksi: Membuat ventilasi udara di bagian tempat perangkap udara. Buat sisipan atau pin, maka udara akan melewati celah, tetapi sangat penting untuk menjaga dimensi yang akurat. Kalau tidak, akan ada flash. Penyesuaian parameter cetakan: kita dapat memperlambat kecepatan injeksi. Dengan demikian udara bisa didorong keluar oleh aliran material. Dan untuk material transparan, kita dapat meredakan atau memecahkan masalah keran udara dengan meningkatkan tekanan balik alat berat.
Dengan semua informasi di depan Anda selama analisis dari desainer injection proses, Engineer, perusahaan, dan pelanggan dapat mengandalkan SOLIDWORKS Plastik untuk memberikan informasi yang sangat berharga. Ketahuilah bahwa menemukan Short shot, weld line, dan perangkap udara sendiri memberi Anda keunggulan awal pada part yang siap produksi. Mengisi mungkin salah satu bagian terpendek dari total waktu siklus tetapi bisa menjadi yang paling penting.
solidworks injection mold
Temukan area yang menyebabkan Anda paling banyak masalah dalam produksi dan gunakan SOLIDWORKS Plastik untuk membantu menyelesaikan masalah itu. Lihatlah ventilasi Anda, weld line, dan pola pengisian untuk kembali membantu memecahkan masalah dalam cetakan produksi yang telah berjalan bertahun-tahun untuk memotong beberapa detik untuk produksi yang lebih banyak.

Tanya Jawab & Konsultasi gratis bisa hubungi kami di no : (021) 25681188
atau disini : CONTACT US

Share

Sertifikasi SOLIDWORKS

sertifikasi cswp solidworksBerdasarkan Pencarian dan penelitian baru baru ini di website penyedia lowongan pekerjaan seperti indeed dan semacamnya, menemukan lebih bahwa dari sekitar 7.000 lowongan pekerjaan profesional CAD di perusahaan tertentu pasti memerlukan persyaratan untuk sudah melakukan “Sertifikasi SOLIDWORKS

Pada dunia kerja yang kompetitif saat ini, untuk para profesional CAD membutuhkan setiap keuntungan yang bisa mereka dapatkan, dan Program Sertifikasi SOLIDWORKS ini dapat memberikan siswa Anda keunggulan yang sudah pasti terbukti.

Dengan Sertifikasi SOLIDWORKS, siswa Anda dapat memperlihatkan keahlian dan keungulan mereka dengan pemodelan 3D SOLIDWORKS, desain konsep, assembly modeling, surfacing, desain sheet-metal dan sustainable desain.

Sekolah ataupun universitas yang merupakan Penyedia Sertifikasi Akademik berhak mendapatkan ujian Sertifikasi  SOLIDWORKS secara gratis. dengan adanya Sertifikasi SOLIDWORKS ini merupakan salah satu persyaratan yang diakui oleh industri untuk menilai keterampilan bagi siswa yang mungkin sedang mencari pekerjaan tetap saat ini.

Taukah anda ada Lebih dari 11 Sertifikasi SOLIDWORKS termasuk ujian CSWA-Akademik dan CSWP-Akademik. keuntungan mengikuti Sertifikasi SOLIDWORKS dapat membantu siswa lebih percaya diri untuk membuktikan kepada calon pemberi kerja / peusahaan bahwa mereka tidak hanya mahir dengan perangkat lunak SOLIDWORKS, tetapi juga tahu bagaimana merancang dan menganalisis ide-ide terbaik mereka menggunakan praktik terbaik berstandar industri.

Kabar gembiranya adalah Baru ditahun 2019 ini para Siswa dapat mengikuti ujian CSWA-Additive Manufacturing secara gratis, Dengan adanya sertifikasi CSWA-Additive Manufacturing ini, para perusahaan menjadi lebih yakin bahwa seseorang yang sudah berertifikasi ini sudah memahami prinsip-prinsip dari pasar 3D  print yang saat ini sedang berkembang.

Dengan meng Akses ke My SolidWorks Professional for Students dapat memberikan siswa platform yang sempurna untuk membangun karier mereka dengan ribuan video tutorial produk yang mencakup berbagai topik SOLIDWORKS.

Kursus persiapan ujian CSWA dan CSWP un juga disertakan, Siswa dapat mempelajari SOLIDWORKS sesuai jadwal mereka sendiri, dengan kecepatan mereka sendiri, kapan saja, di mana saja, dan pada perangkat apa pun.

Siswa dapat memperoleh keterampilan ini dengan Pelatihan & Sertifikasi DriveWorksXpress secara gratis. DriveWorksXpress adalah tambahan otomatisasi desain yang disertakan di dalam semua lisensi SOLIDWORKS. Pelatihan dan sertifikasi DriveWorksXpress ini gratis. Hanya perlu tiga langkah, dalam tiga jam, untuk menjadi Associate DriveWorksXpress Bersertifikat. Ambil sertifikasi dan buat resume teknik Anda lebih baik dari orang lain.

* Siswa dapat mengikuti ujian ini secara gratis jika sekolah mereka adalah Penyedia Sertifikasi Akademik SOLIDWORKS dan mengikuti Layanan Berlangganan.

HUBUNGI Kami untuk mempelajari lebih lanjut tentang program Sertifikasi Akademik SOLIDWORKS dan MySolidWorks.

Sertifikasi SOLIDWORKS

Share