PENJELASAN SUB ASSEMBLY PADA SOLIDWORKS

Dalam Assembly didalam software cad SOLIDWORKS ada berbagai tipe komponen yang dapat diinsert, dimana hal tersebut berlaku sesuai dengan File yang diinsert pada Assembly, dapat berupa sebuah Part atau sebuah Assembly juga. Nah, Ketika kita memasukkan Assembly kedalam Assembly maka status nya dapat berubah menjadi Sub Assembly. Dan Sub Assembly ini memiliki beberapa fitur yang dapat diexplore untuk dapat kita pergunakan semaksimal mungkin. Hal apa Saja mari simak Artikel ini.

 Didalam Sub Assembly ada 2 kondisi yaitu Rigid dan Flexible, Ketika kondisi nya Rigid maka Sub Assembly tersebut akan dalam kondisi kaku artinya mate yang kita gunakan pada Sub Assembly tersebut tidak berfungsi, namun Ketika kondisi Flexible maka Sub Assembly tersebut dapat digerakkan sesuai dengan mate yang kita lakukan pada Sub Assembly tersebut. Lalu, kita dapat men-copy Sub Assembly tersebut secara langsung, dan Memecah Isian Part dari Sub Assembly tersebut sehingga tidak memiliki status sebagai Sub Assembly dan memudahkan kita dalam melakukan mating.

baca juga : REMOVING INTERFERENCE DALAM MULTI-BODY PART DAN DALAM PEMBUATAN ASSEMBLY

Selain itu kita dapat membuat sebuah Sub Assembly langsung dari part-part yang kita insert didalam Assembly, merubah nama Sub Assembly, dan langsung menyimpan Sub Assembly tersebut kedalam sebuah File Assembly yang terpisah.

Untuk penjelasan lebih Detail-nya, silahkan rekan-rekan bisa melihat video berikut ini :

Share

komunitas pengguna SOLIDWORKS 3DEXPERIENCE

Yuk mari bergabung dengan komunitas pengguna SOLIDWORKS 3DEXPERIENCE Platform Users community di 3DSwym, tempat di mana semua orang dipersilakan untuk belajar, terlibat, menemukan, berbagi pengetahuan, dan berkomunikasi dengan pengguna lain dan anggota tim SOLIDWORKS, untuk semua hal yang berkaitan dengan SOLIDWORKS 3DEXPERIENCE. Mungkin timbul pertanyaan: “Apa itu 3DSwym? Dan, di mana saya bisa menemukan komunitas tersebut?”

3DSwym adalah cara untuk tetap terhubung dengan pengguna lain, sebuah aplikasi sosial dan kolaboratif didalam platform 3DEXPERIENCE. Anda dapat membuat konten, mengobrol dengan pengguna platform lain, dan bertukar file. 3DSwym juga menyertakan Wiki, survei, dan cara untuk berbagi ide yang anda miliki. Sebagai bagian dari platform, 3DSwym terintegrasi penuh dengan 3D Creator (xDesign), 3D Sculptor (xShape), 3DDrive, dan banyak aplikasi lainnya.

3DSwym juga merupakan pintu masuk untuk menemukan komunitas lain dan ribuan pengguna platform 3DEXPERIENCE, termasuk 3DEXPERIENCE Platform Users community, 3DEXPERIENCELab, dan SOLIDWORKS Top Ten List untuk 3DEXPERIENCE World. Kunjungi dan berinteraksi dengan SIMULIA Learning Community, lihat proyek baru di Madein3D, dan tawarkan desain yang anda di Open CodeX community.

Sedangkan untuk 3DEXPERIENCE Platform Users community yaitu bisa dikatakan saudara 3DSwym dari SOLIDWORKS Desktop community. Ini adalah tempat untuk mencari berita, update dan informasi terbaru tentang aplikasi desain digital SOLIDWORKS. Materi pelatihan, jalur pembelajaran, dan sumber daya baru sering dipublikasikan ke komunitas, dan bantuan datang dari anggota komunitas dan karyawan SOLIDWORKS. Ini adalah tempat untuk bertanya dan menjawab pertanyaan tentang aplikasi SOLIDWORKS 3DEXPERIENCE, untuk bertukar pengetahuan, dan berbagi tips dan trik yang telah Anda temukan.

Gunakan 3DPassport atau SOLIDWORKS ID anda untuk masuk dan menemukan semua yang ada di komunitas. Jika anda tidak memiliki akun, dapat membuat 3DPassport dengan membutuhkan waktu beberapa saat. Pastikan untuk menyimpan di bookmark, dan berlangganan community untuk menerima berita terbaru dan pembaruan konten. Untuk berlangganan, klik tanda sisipan di sebelah ikon filter konten di kanan atas, lalu pilih opsi berlangganan dari menu Fitur community.

Demikian sharing mengenai Community yang ada di Platform 3DEXPERIENCE, yang dapat mempermudah kita dalam melalukan komunikasi, berbagi pengetahuan dengan user lain. Semoga pengetahuan kali ini berguna dan bermanfaat bagi semua user SOLIDWORKS di Indonesia.

informasi selengkapnya tentang 3dswym : https://www.3ds.com/3dswym

Share

Jasa gambar desain 3d simulasi dan analisis

jasa gambar desain 3d

Dari jaman ke jaman dan seiring berjalannya waktu, Bisnis akan terus menuntut kita agar tetap berkarya dan berinovasi, dan taukah anda bahwa Setiap produk itu mempunyai apa yang disebut dengan “life cycle” atau kata lainnya yaitu “masa hidup”, dan ini yang menyebabkan harus selalu ada produk – produk baru dan seterusnya. Sulit membuat produk yang bisa terus-menerus memberikan keuntungan bagi perusahaan, akan ada masanya produk tersebut akan surut terlebih dengan adanya persaingan yang ketat saat ini apalagi dengan tidak adanya sumber daya manusia yang handal dan terlatih.

Dalam hal ini perkembangan dan permintaan produk-produk desain 3d untuk komponen otomotif, gambar teknik industri dan juga manufaktur kian meningkat, terkadang dengan semakin banyaknya permintaan anda atau perusahaan anda menghadapi kendala baik itu dari segi waktu, sumber daya manusia maupun software yang digunakan.

3D CAD DESIGN MODELING

Kami PT ARISMA DATA SETIA telah berkembang dan berpengalaman sejak tahun 1996 dan juga telah difasilitasi dan didukung oleh software 3d terbaik dan technical support yang bersertifikat internasional akan membantu anda atau perusahaan anda yang sedang mengalami kesulitan / kendala-kendala yang telah disebutkan sebelumnya.

Kami menyediakan jasa gambar desain 3D CAD Modeling (baik 2D maupun 3D), Drafting, Converting File, Rendering. juga jasa Analisa Structure (CAE), Simulasi Fluid Flow (CFD) dan pengolahan datanya, Sheet Metal forming dan Plastic Injection, dan juga Jasa training SOLIDWORKS dan DraftSight Enterprise mulai dari level basic hingga advance.

ANALISA DAN SIMULASI

Dengan dukungan fasilitas dan sdm yang handal kami siap membantu dalam membuat gambar desain produk, memvisualisasikan, menganalisis dll sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh klien kami, dan merealisasikan ide-ide kedalam bentuk nyata untuk menghindari kegagalan – kegagalan yang mungkin terjadi pada saat pembuatan suatu desain atau produk. Untuk memilih metode apa yang paling baik dan ekonomis dalam pembuatan produk. menentukan standarisasi atau spesifikasi produk yang akan dibuat. menghitung biaya dan menentukan harga produk yang dibuat. Untuk mengetahui kelayakan produk tersebut sebelum dilempar kepasaran apakah sudah memenuhi persyaratan atau masih perlu perbaikan kembali. sehingga produk yang akan dihasilkan sesuai dengan harapan dan berkualitas tinggi juga mempunyai nilai jual yang tinggi.

TRAINING DAN KURSUS

jadi jangan ragu untuk menghubungi kami atau konsultasikan masalah anda sekarang, gratiss!!.. team kami telah didukung oleh trainer yang berpengalaman didunia manufaktur dan bersertifikat dengan level internasional.

Share

Perbedaan Delete / Keep Body dan Delete Face

Pada tutorial solidworks kali ini, kami akan membahas mengenai perbedaan fitur Delete/Keep Body dan Delete Face.

Fitur Delete/Keep Body kita pakai saat kita membuat banyak bodies dalam 1
part, atau sering kali disebut dengan Multi Body part. Multi body part ini biasanya kita buat
untuk membuat semua komponen dalam 1 part terlebih dahulu, sebelum nantinya tiap part
bisa kita simpan menjadi masing-masing file, dan kita buat assembly-nya.

Misal pada gambar di bawah ini, dalam 1 part, kita mempunyai 10 bodies. Kita bisa klik kanan pada folder Solid Bodies, dan kita pilih fitur Delete/Keep Body.

Pada fitur Delete/Keep Body terdapat 2 type yang bisa kita pilih. Delete bodies,
artinya kita pilih bodies-bodies yang akan kita hapus, bodies yang lainnya
akan tetap ada. Sedangkan apabila kita pilih Keep Bodies, yang kita pilih adalah bodies
yang akan tetap kita pertahankan (tidak dihapus), dan bodies yang lainnya akan
otomatis terhapus.

Lalu, bagaimana fungsi dari fitur Delete Face ??

Fitur Delete Face mempunyai 3 pilihan fungsi. Yang pertama yaitu Delete, fungsinya yaitu untuk menghapus bidang atau face yang kita pilih, dan kemudian akan mengubah part dari solid bodies menjadi surface bodies.

Kedua, yaitu pilihan Delete and Patch, fungsinya untuk menghapus face yang kita pilih, dan mengembalikan seperti semula. Misal kita pilih face pada lubang, maka lubang tersebut akan terhapus.

Ketiga yaitu Delete and Fill, fungsinya yaitu menghapus bidang surface yang kita pilih, kemudian akan di isi atau digantikan dengan surface baru. Untuk beberapa bidang
surface, bisa untuk menghilangkan garis / edge pada face tersebut, seperti pada gambar di atas.

Demikian tutorial solidworks kali ini dan selamat mencoba. Apabila ingin request
materi weekly tips and trik yang lainnya dan jika anda menemui kesulitan kami juga menyediakan jasa gambar 3d dan analisa simulasi, silakan email ke solidworks-support@arismadata.com

Share

EXPLODE VIEW untuk membuat animasi part berputar

Salam untuk seluruh user SOLIDWORKS dimanapun berada. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai tutorial SOLIDWORKS, khususnya yaitu Tips untuk menggunakaan fitur Explode View dalam membuat sebuah animasi benda yang berputar (rotate).

Jika Rekan-rekan menggunakan Assembly di SOLIDWORKS, Rekan-rekan mungkin sudah terbiasa dengan beberapa fitur untuk membuat animasi suatu desain assembly. Ada Mate Controller, yang membantu membuat animasi dari jenis- jenis mate Distance atau Angle. Menggunakan Motion Study, tipe Animation, lalu menggerakkan / merubah lokasi komponen sesuai timeline, atau menggunakan fitur SOLIDWORKS Motion bagi rekan-rekan yang ingin melihat Contact antar 2 komponen yang bergesekan / bertabrakan namun hanya tersedia pada versi Premium dari SOLIDWORKS.

Di sinilah fitur Explode View dapat kita manfaatkan untuk membuat
animasi benda baik itu bergerak / berputar, walau memang tingkat keakurasian
pergerakan tidak akan seakurat menggunakan Motion, namun cara ini cukup
apabila tujuan kita hanyalah untuk keperluan presentasi terkait produk kita.

Pastikan terlebih dahulu Assembly sudah dalam status Fully Defined semua
component terpasang dengan baik (1), lalu pada Command Manager Assembly diatas
rekan-rekan dapat menemukan lokasi Fitur Explode View (2).

Rekan-rekan langsung dapat memilih komponen yang ingin diberikan
pemindahan lokasi (pergerakan) atau langsung perputaran (rotasi). Disini terlebih dahulu
pindahkan lokasi part karena kita akan membuat Animasi seperti pelepasan 1 komponen
tersebut dari komponen lainnya (1), lalu isikan nilai besaran perpindahan yang rekan-rekan
inginkan, pada settingan Explode disebelah kiri (2).

Lakukan pemindahan lagi untuk komponen yang
sama, sesuai dengan pergerakan Translasi dari Part yang ingin
dibuat Animasi nya nanti sesuai dengan tujuan dari rekan-rekan
sekalian. Pilih pada Logo Panah Triad yang muncul sesuai arah
sumbu yang diinginkan.

Selanjutnya, untuk dapat membuat perputaran
komponen part, terlebih dahulu rekan-rekan mengaktifkan opsi
Rotate About Each Component Origin, fungsinya adalah supaya
kita melakukan rotasi (perputaran) pada komponen sesuai
dengan titik origin komponen tersebut, sehingga perputaran
akan lebih sesuai.

Caranya yaitu, pilih Komponen, lalu pilih bagian logo Triad Rotasi (1), jangan

memilih Triad Panah seperti pemindahan translasi sebelumnya.

Lakukan kembali perpindahan Step Translasi, supaya kita dapat
mendapatkan pergerakan Animasi, yaitu Part nya akan ditaruh kembali di meja /
lantai kerja. Sesuaikan dengan jarak dan arah sumbu pergerakan (1).

Hasil Explode View, dapat dilihat
pada Menu Configurations. Untuk melihat hasil
Animasi, Klik kanan pada List Explode View, lalu
pilih Animate Explode atau Animate Collapse.

Selamat mencoba. Apabila ingin request materi weekly tips and trik

yang lain, silakan email ke solidworks-support@arismadata.com

Share

Mendeteksi Tabrakan Antar Solid Body pada Part

Tutorial singkat kali ini akan membahas mengenai fungsi dari fitur “Interferance Detection”. Awalnya Interferance Detection hanya ada pada saat pembuatan assembly, namun pada tahun 2019 SOLIDWORKS merilis fitur baru, yakni Interference Detection pada multibody part.

Dengan fungsi yang sama seperti pada assembly, Interference Detection pada multibody part juga berfungsi untuk mendeteksi tabrakan pada multibody part. Bagaimana cara menggunakan Interference Detection pada SOLIDWORKS ? Berikut tahapan cara menggunakan Interferece Detection.

  1. Kita buat atau open file multibody part pada SOLIDWORKS.

Pada gambar di atas, terdapat dua solid bodies. Kemudian kita akan coba mendeksi tabrakan antara dua solid bodies tersebut dengan menggunakan Interference Detection.

  1. Klik Interference Detection pada Comman Manager Evaluate, seperti pada gambar di bawah ini,
  1. Setelah Interference Detection diaktifkan (diklik), maka akan muncul property manager interference detection di bagian kiri. Pada property manager, klik Calculate, seperti pada gambar di bawah ini,
  1. Setelah calculate diklik, maka akan muncul results untuk bagian yang mengalami tabrakan. Pada bagian multibody part juga ditampilkan area mana saja yang mengalami tabrakan, seperti pada gambar di bawah ini.

Demikian Tutorial singkat design 3d menggunakan solidworks kali ini, semoga membantu dan bermanfaat.

Share

Pengisian Sheet Format Otomatis Berdasarkan 3D Model Properties

Otomatisasi data pada SOLIDWORKS drawing adalah salah satu faktor besar dalam memprcepat proses desain. Manualnya kita melakukan pengisian di model properties pada drawing, seperti berat komponen, tidak hanya dilakukan manual namun juga riskan terjadi kesalahan. Informasi ini sudah ada di dalam 3D model part ataupun assembly, jadi kenapa tidak kita gunakan saja data yang sudah ada agar terisi otomatis?

SOLIDWORKS memberikan kemudahan pada pembuatan drawing sehingga Anda tidak perlu mengisi lagi secara manual data model pada drawing. Dalam contoh ini, kita akan melihat bagaimana menambahkan data “Weight” atau berat secara otomatis.
Anda bisa melakukannya dengan cara:


– Membuat contoh part file
– Input data ‘Weight’ pada file properties di 3D model
– Membuat drawing baru menggunakna contoh part yang telah dibuat
– Menambahkan note pada drawing yang akan dikoneksikan dengan ‘Weight’ pada
properties
– Menyimpan sheet format yang telah di-edit


Step 1) Buat part baru. Anda perlu menambahkan ‘Weight’ pada part properties. Untuk
melakukannya, akses ke ‘File > Properties’ dan klik pada ‘Custom’ tab. Gunakan drop down list dan pilih ‘Weight’, atau ketik manual pada kolom Property Name. Selanjutnya, klik dropdown ‘Value / Text Expression’ dan gunakan ‘Mass’ agar terkoneksi dengan mass properties part:

Setelah Anda selesai mengatur semua properties pada part, Anda bisa menyimpannya sebagai template dengan cara akses ke ‘File > Save As’ lalu ganti ‘Save as type’ ke ‘Part template’. Lokasi folder default ada pada C:\ProgramData\SOLIDWORKS\SOLIDWORKS 2020\templates.


Step 2) Buat contoh part dari template yang telah disimpan sebelumnya (sebagai contoh bisa buat box atau semacamnya), lalu simpan part tersebut.


Step 3) Buat drawing dari part contoh tadi, lalu masukan salah satu view dari contoh part. Edit sheet format ‘Edit > Sheet format’ lalu tambahkan note sesuai di tempat yang Anda inginkan‘Insert > Annotations > Note’


Step 4) Pada property manager fitur Note di tab kiri layar Anda, klik ikon yang menunjukan
symbol property dengan rantai yaitu ‘Link to Property’:

Step 5) Pada Link to Property dialog, ganti pilihannya ke ‘Model found here’. Klik dropdown
‘Property name’ untuk memilih ‘Weight’ property yang telah kita tambahkan pada contoh part sebelumnya:

Seharusnya Anda dapat melihat berat dari contoh part yang telah dibuat sebelumnya.
Step 6) Klik OK, lali exit sheet format melalui ikon pada sudut kanan atas graphic area:

Step 7) Simpan sheet format yang telah di-edit, ‘File > Save sheet format’ untuk menyimpan sheet format agar dapat digunakan pada lain waktu. Setelah tersimpan, tes template menggunakan drawing baru, dan pastikan Weight sudah ditambahkan pada part properties.

jika anda mengalami kesilita dalam desain 3d kami siap membantu anda

Share

Menggambar Garis di SOLIDWORKS: Click-Click vs Click-Drag

Dalam tips and tricks blog SOLIDWORKS singkat ini, kami akan melihatkan cara
menggambar garis, bentuk paling mendasar di SOLIDWORKS. Ada dua teknik untuk
menggambar garis: Click-Click dan Click-Drag. Kami akan menunjukkan kepada Anda perbedaan antara kedua metode ini dan bagaimana mereka dapat menghemat waktu Anda, klik tambahan, feature di design tree Anda, atau rambut di kepala Anda. Mari kita mulai.

The Click-Click method

Untuk menggunakan metode Klik-Klik, mulai garis Line Anda di lokasi yang diinginkan
dengan klik (tekan dan lepaskan tombol mouse kiri). Pindahkan kursor ke tempat Anda ingin mengakhiri garis. Anda akan melihat pratinjau garis terbentang. Klik untuk menempatkan ujung segmen garis. Anda dapat merentangkan segmen garis lain dan klik untuk menempatkan ujung segmen garis. Melanjutkan metode ini akan membuat segmen garis tambahan. Tekan tombol Escape untuk keluar dari Tool Line.
Metode Klik-Klik ini menghasilkan polyline, serangkaian segmen garis yang terhubung
ujung-ke-ujung.

The Click-Drag method

Untuk menggunakan metode Click-Drag, mulailah baris Anda di lokasi yang diinginkan
dengan menekan dan menahan tombol kiri mouse. Seret kursor ke tempat Anda ingin
mengakhiri garis, Anda akan melihat pratinjau untuk direntangkan. Lepaskan tombol kiri mouse
untuk menempatkan ujung garis. Tekan tombol Escape untuk keluar dari alat garis.
Metode Klik-Tarik menghasilkan segmen garis tunggal.

Tahukah Anda bahwa Anda dapat melakukan transisi secara otomatis dari garis ke busur
tanpa mengubah alat sketsa? Teknik transisi otomatis dimulai dengan membuat garis
menggunakan metode Klik-Klik.

Ada delapan kemungkinan busur yang dapat dibuat dari titik akhir suatu garis.
Garis singgung positif atau negatif meluas ke kedua sisi garis.
Busur positif atau negatif normal memanjang ke kedua sisi garis.

Go to System Options>Sketch and CLEAR the “Enable on screen numeric input on entity creation” option.

Saya harap Anda menemukan tips SOLIDWORKS ini bermanfaat, jika anda atau perusahaan anda mengalami kesulitan untuk menggambar desain 3d, kami pt arisma data juga menyediakan jasa gambar 3d, 2d dan analisa simulasi.

Share