Memberikan dimensi sketch tanpa menggunakan feature Smart Dimension

Tutorial solidworks singkat kali ini akan membahas mengenai fungsi option “Enable on screen numeric input on entity creation ”. Lihatlah gambar center rectangle dibawah ini. Berapa kali anda klik mouse anda untuk melakukan pembuatan sketch seperti pada gambar dibawah jika menggunakan feature Smart Dimension?

Jawabannya adalah 8x klik mouse yang akan anda lakukan. Bagaimana jika pada Option “Enable on screen numeric input on entity creation ” kita aktifkan? Jawabannya hanya 2x klik mouse saja. Anda akan menghemat waktu pendesainan 75% dalam pembuatan sketch diatas. Untuk mengaktifkan option “Enable on screen numeric input on entity creation ” ikuti langkah dibawah ini

  1. Klik kiri Option pada SolidWorks

2. Pilih tab System Options lalu pilih Sketch

  1. Checklist Enable on screen numeric input on entity creation
  2. Checklist Create dimension only when value is entered
  1. Klik OK
  2. Klik Center rectangle dan klik untuk meletakkan center rectangle. Maka ketika kursor ditarik akan keluar inputan dimensi untuk panjang vertical seperti pada gambar dibawah. Pastikan saat memasukkan dimensi mouse tidak tergeser. Ketika dimensi panjang vertical sudah dimasukkan tekan enter dan otomatis akan langsung untuk memasukkan panjang horizontal.

Demikian tutorial solidworks singkat kali ini, semoga membantu dan bermanfaat, jika anda mengalami masalah mengenai solidworks silahkan konsultasikan dengan kami PT Arisma Data Setia reseller solidworks di indonesia.

Share

Apakah file Step dan IGES Anda pada saat diimpor ke SOLIDWORKS memiliki problem?

SOLIDWORKS menambahkan opsi impor “3D Interconnect” ke program Solidworks pada tahun 2017,Fitur 3D Interconnect memungkinkan data CAD yang dibuka dalam format aslinya,dan menjaga tautan atau history pembuatan tetap dalam aslinya. kemampuan Fitur 3D Interconnect juga untuk bekerja secara baik dengan file CAD pihak ketiga di dalam Solidworks.

yaitu jika dalam satu depatemen memiliki beberapa software 3D design selain Solidworks,dengan Fitur 3D Interconnect file tersebut tanpa di convert bisa langsung digunakan di Solidworks. Tetapi, untuk file STEP dan IGES, pengaturan ini dapat menyebabkan beberapa hasil yang tidak diinginkan.

Berikut adalah beberapa contoh masalah yang mungkin anda hadapi:
# Anda dapat menjalankan “Impor Diagnostik” pada model SOLIDWORKS yang bukan
asli, tetapi Anda tidak dapat memperbaiki geometri buruk atau rusak. Memodifikasi
(memperbaiki) geometri mana pun dapat mengubah pengidentifikasi file tersebut. Itu
tentunya, akan memutus kemampuan pembaruan “3D Interconnect”.
# Tidak dapat menjalankan ” Feature Recognition ” pada bagian yang diimpor yang tidak
dikonversi ke format file SOLIDWORKS.
# File STEP atau IGES yang dibuka sebagai assembly/rakitan dalam format aslinya tidak
akan memungkinkan masing-masing komponen dibuka di jendela terpisah.
# File STEP atau IGES yang jika di gunakan pada assembly/rakitan dapat memiliki kendala
saat melakukan mates file terhadapat mates file lain.
Ada Dua Cara untuk Memperbaiki Masalah di Atas

  1. Anda dapat mematikan “3D Interconnect” dengan memilih Tools> Options>
    System Options> Impor dan unceklis fitur “Enable 3D Interconnect”. Lihat capture
    di bawah ini
  1. Jika Anda tidak ingin mematikan opsi “3D Interconnect”, ada cara yang lebih cepat
    untuk mengubah file ke format file asli SOLIDWORKS. Di sebelah kiri solidwoks
    pada desain fitur manajer, klik kanan file CAD asli atau file STEP atau IGES yang
    dimasukkan di part /assembly pada Solidworks dan klik “Dissolve Feature”. Lihat
    pada capture di bawah ini.

Note: setelah anda mengunakan fitur “Dissolve Feature”, file anda tidak dapat di
kembalikan kembali ke tautan asli, Anda harus mengimpor kembali file dengan
opsi “3D Interconnect” yang diaktifkan, jika ingin kembali ke tautan asli.
Demikian tips & tricks mengenai cara mengatasi problem pada saat import file STEP dan IGES pada SOLIDWORKS. Semoga dapat bermanfaat untuk aktivitas 3d desain Anda dan meningkatkan performa dalam pengerjaan desain di Solidworks.

Terimakasih
Technical Support Arismadata

Share

Pack and Go – Duplikasi file-file project secara aman

Jika anda tidak ingin repot-repot membuka aplikasi SOLIDWORKS dengan tujuan untuk
menduplikasi file part. Anda bisa menggunakan fitur ”Pack and Go”. Fitur ini tersedia
pada windows Explorer, dengan cara melakukan klik kanan mouse, dengan tempat kursor
di file part yang ingin kita duplikasi.

Atau jika file tersebut sudah terbuka di SOLIDWORKS di list File menu.
Pack and go terlihat seperti “save-as Advance” menu. Anda bisa menambahkan awalan
atau akhiran ke semua file dan memilih kemana anda ingin menyimpan file tersebut.

Namun, anda juga dapat memilih untuk menyimpan file kedalam ZIP dan anda dapat
mengklik dua kali pada ‘save to name’ atau pada ‘save to folder’ dan sesuaikan nama
baru/lokasi baru.

Jika anda mengingikan project baru terhubung langsung dengan file aslinya, anda bisa
men-uncheck file nya di list file, dan duplikasi project anda akan tetap terhubung dengan
file aslinya, ini sangat berguna apabila part anda adalah part standar yang biasa
digunakan.

Semoga tutorial solidworks singkat ini bermanfaat, dan dapat mempercepat waktu dalam pembuatan project-project baru.

Share

membuat ketebalan, memotong dan merotate dengan pemilihan face

Tutorial solidworks basic kali ini akan membahas mengenai penggunaan Move Face yang di peruntukan membuat / menambahkan ketebalan, mengurangi atau merotate dengan hanya memilih face yang sudah ada tanpa membuat sketch terlebih dahulu. Feature ini bisa di gunakan di file SOLIDWORKS atau pun Imported file. Dari bentukan di bawah ini akan di rubah geometri nya hanya dengan memanfaatkan face nya.

Feature Move Face sendiri terletak di Direct Editing seperti di bawah ini.
Metode nya sendiri nanti ada 3 : Offset , Tranlate , Rotate

  1. Offset
    – pilih Face yang akan di tambahakan ketinggian atau ketebalan – dan berikan panjang berapa
    – Ceklis Flip direction apabila akan mengurangi /cutting dari face tadi
  1. Translate
    – pilih Face yang akan di tambahakan ketinggian atau ketebalan – dan berikan panjang berapa.
    – Parameter untuk metode arah ketebalan atau pemotongan Blind, Up to Vertex, Up to Surface, Offset
    from Surface, Up to Body.
    – Menentukan direction referensi Plane, Edge, Planar Face , Axis.
    – Menentukan panjang ketebalan nya berapa.
  1. Rotate (ini di gunakan untuk body surface)
    – Ceklis Copy apabila face mau di copy
    – Paramenter Axis sebagai pusat rotate
    – Parameter derajat kemiringan
    – Ceklis Flip direction untuk membalik arah kemiringan

Demikian tips & trick solidworks kali ini , semoga bisa membantu dan bermanfaat.

Share

SOLIDWORKS xDesign – Design Guidance

Salam hangat untuk semua user SOLIDWORKS di seluruh Indonesia, bagaimana kabarnya?
Semoga selalu sehat dan tentunya aktifitas desain lebih inovatif dengan SOLIDWORKS.
Pada kesempatan kali ini kami ingin membahas tentang salah satu produk dari
SOLIDWORKS yang bernama SOLIDWORKS xDesign.

Saat ini tren yang berkembang saat ini adalah system cloud, tidak perlu melakukan
installasi tetapi cukup hanya mengakses file desain menggunakan web browser. Inilah hal
yang bisa anda dapatkan melalui SOLIDWORKS xDesign dari segi sketch, part, assembly,
dan lain – lain. Salah satu kehebatan yang kita dapatkan adalah dari fitur Design Guidance.
Pada gambar dibawah ini bisa anda lihat, xDesign memberikan beberapa panduan
tentang bagaimana merancang bracket untuk mobile camera. Kita dapat menempatkan
beberapa titik pemasangan yang diketahui dan beberapa ide tentang bagian beban yang ingin
ditahan.

Kemudian pada tahap selanjutnya, kita juga dapat memberikan beberapa obstacle atau
pembatas dari desain yang kita ingin buat. Bisa dilihat SOLIDWORKS xDesign dapat
membuat semacam perkiraan desain yang nantinya akan terjadi, dengan membentuk
semacam blok biru yang membentuk sebuah desain dari bracket untuk kamera tersebut.

Akhirnya, anda dapat menggunakan bentuk itu sebagai panduan dan bahkan hingga sampai membuat desain akhir yang anda inginkan.

Demikian sharing mengenai SOLIDWORKS xDesign, yang dapat mempermudah kita dalam
melalukan pekerjaan terlebih mengelola pekerjaan tersebut, dengan berbasis sistem cloud.

Terimakasih atas perhatian anda
Salam SOLIDWORKS

Share

Developing Shapes – 3DExperience

Di xShape, kita mulai dengan bentuk primitif. Ini adalah
perubahan paradigma dalam cara kita menciptakan bentuk yang
kompleks. Primitif ini pada dasarnya adalah sepotong tanah liat
yang dapat kita dorong dan tarik geometri dengan cepat dan
mudah. Kami memiliki kontrol eksplisit terhadap bentuk seta
menggunakan alat intuitif seperti menarik pada triad yang
berhubungan dengan tepi, permukaan, simpul dan dapat dengan
mudah beralih antara lengkungan campuran dan benda tajam.
Tidak perlu waktu berjam-jam untuk membuat campuran terbaik,
menghapus wajah dan merekonstruksi permukaan untuk
mendorong hal-hal seperti kontinuitas C1 atau C2.

Untuk bentuk sendok, saya pertama kali memasukkan kotak
primitive (sub-D). Seperti yang dapat Anda lihat dalam grafik, ada
berbagai bentuk yang dapat kita gunakan untuk memulai desain
kami.

Setelah dimasukkan, pengguna dapat mengontrol jumlah elemen
dalam tiga arah. Pikirkan spline 3D. Jika kami mencoba membuat
kurva persis seperti yang kami inginkan, kami menyisipkan titik
spline sehingga kami dapat memanipulasi besarnya dan arah titik
kontrol itu pada spline. Ini mirip dengan apa yang kami kerjakan
di sini. Dalam ruang 3D, permukaan yang dibagi memungkinkan
untuk kontrol terpisah di area tertentu dari kotak sub-D.

Setelah kami memasukkan kotak, maka kami dapat dengan
mudah bekerja dengan alat yang ada di xShape di kanan atas
aplikasi Ini membantu dalam mengontrol bentuk dari berbagai
perspektif geometri kami.

Saya telah mengedit satu sisi kotak, menggunakan sketch quick
align tool. Ini memungkinkan saya untuk menghasilkan tepi
konseptual dengan cepat. Saya dapat membuat sketsa di perintah
untuk memindahkan permukaan ke lokasi yang tepat yang saya
inginkan. Saya dapat terus mengedit bentuk itu sampai saya
mendapatkan kontur yang tepat yang saya inginkan.

Pengeditan lebih lanjut, dalam hal ini, dari tampilan sisi kanan
memungkinkan saya untuk mendapatkan sedikit bagian dasar
sendok sehingga saya dapat menghapus beberapa ketebalan
untuk mencapai sendok kami untuk sendok.

Ini bentuk akhirnya. Seperti yang Anda lihat, itu hanya beberapa
langkah untuk mendapatkan bentuk solid, kedap air dan padat
sehingga saya dapat mencetak di 3D Printer.

Pengeditan mudah dan alami. Setelah primitive/sub-D
dimasukkan, kami memiliki awal yang sangat baik. Pemodelan
subdivisi memungkinkan kita mengekstraksi mengerakan
permukaan dan tepi yang tepat dengan cara yang tidak
membutuhkan lebih dari sekadar ide.
Sekarang, kita dapat membuat bentuk yang keren dan kompleks
dengan cepat dan dalam beberapa menit, bukan beberapa hari
atau minggu. Para Engineer, perancang, dan pencipta sekarang
dapat membuat produk unik mereka sendiri tanpa latar belakang
yang melelahkan dalam desain industri. xShape telah
menghilangkan kecanggungan membuat produk-produk yang
menyenangkan secara estetika.

Share

Cara memanfaatkan appearances and display states dan menghindari masalah potensial

Penampilan dalam file bagian adalah cara terbaik untuk memberi “kehidupan” pada desain
kita; hidup yang berarti bagaimana bagian/parts akan terlihat setelah proses mesin, dipoles,
dicat, dll. Menggunakan penampilan dalam hubungannya dengan status tampilan dalam file
bagian memberikan pengguna kebebasan untuk menyampaikan desain yang sama dengan
penampilan yang berbeda semua dalam file bagian/parts yang sama. Namun, ketika bekerja
dengan fungsi-fungsi SOLIDWORKS ini, sangat penting untuk memverifikasi bahwa perubahan pada file bagian/parts disebarkan dengan benar ketika digunakan dalam tipe file lain (assembly atau drawing).

Pipa itu sendiri terbuat dari stainless steel, tetapi ada beberapa versi bagian ini yang
telah dicat agar sesuai dengan desain keseluruhan yang digunakan:

Ada beberapa tingkatan di mana penampilan dapat diterapkan seperti yang ditunjukkan di bawah ini:

Sekarang, penampilan yang diterapkan pada bagian ini ada pada level face. Ada beberapa
masalah potensial ketika menerapkan penampilan pada face individu bagian/part.
Yang pertama adalah bahwa ukuran file bagian bisa jauh lebih besar daripada jika
penampilan diterapkan pada feature atau part level. Ini terutama benar jika file bagian/part
memiliki geometri yang kompleks.
Masalah potensial lainnya adalah kondisi tampilan yang salah yang ditunjukkan dalam file
gambar. Perhatikan gambar awal:

Kita memiliki gambar standar dengan tampilan isometrik dan dua tampilan depan. Tampak
depan bawah digunakan untuk membuat tampilan bagian, menampilkan ketebalan dinding yang seragam.

Kita dapat melihat bahwa di dalam Section View PropertyManager, kondisi tampilan dalam
pratinjau tidak cocok dengan yang dari tampilan Depan yang merujuk.

Mengakses Section View PropertyManager setelah ditempatkan, keadaan tampilan yang dirujuk sudah benar. Tetapi representasi grafis tidak cocok. Ini dapat terjadi dengan semua jenis tampilan gambar yang menggunakan data dari tampilan yang ada (Tampilan Detail, Tampilan Bagian, Tampilan Bagian Rusak, dll.)
Sekarang, apa yang terjadi pada tampilan bagian yang sama yang diterapkan pada tampilan
depan yang sama, hanya kali ini dengan penampilan di tingkat bagian / badan / fitur? Kita
melihat perbedaan drastis dalam pratinjau dan hasil:

Kali ini, baik di pratinjau alat tampilan bagian dan setelah tampilan bagian ditempatkan, kondisi tampilan yang dirujuk dalam tampilan induk menyebar dengan benar ke tampilan yang dihasilkan. Kesimpulannya, tampilan bagian dan kondisi tampilan berguna dalam menyampaikan desain yang serupa semua dalam file bagian yang sama. Namun, ketika penampilan diterapkan pada face model, masalah potensial dapat muncul. Jika Anda ingin memanfaatkan penampilan dalam suatu bagian, terapkan pada feature / body/part level

Share

System Requirements SOLIDWORKS 2020

Berikut ini adalah detail mengenai rekomendasi hardware dan sistem untuk SOLIDWORKS 2020. Secara keseluruhan sistem baik hardware harus dirancang agar sesuai dengan software yang akan dioperasikan pada hardware tersebut. Kinerja optimal dari suatu software berpengaruh dari hardware dan sistem operasi yang digunakan pada media operasinya. Berikut rekomendasi system requirements untuk SOLIDWORKS 3D CAD:

Bagaimana dengan Minimum Requirements SOLIDWORKS?
Minimum system requirements bisa diakses dari link berikut: link.arismadata.com/SWRequirements


Sistem Operasi
SOLIDWORKS saat ini mendukung sistem operasi Windows® 10 Pro 64 bit dan Windows® 7 Sp1 64 bit. Namun untuk Windows® 7 hanya akan support sampai dengan versi SOLIDWORKS 2020 Service Pack 5. Untuk itu kami lebih merekomendasikan Windows® 10 Pro 64 bit.


Processor
Processor bekerja sebagai jembatan penghubung dan eksekutor dari berbagai perangkat seperti storage device, RAM, graphic card, piranti output ataupun input. Terutama untuk proses 3D design mengharuskan processor mampu mengolah data secara cepat. SOLIDWORKS merekomendasikan processor dengan kecepatan proses 3.3GHz atau lebih tinggi.


Storage yang Direkomendasikan
Kami merekomendasikan tipe SSD dikarenakan SSD memiliki kinerja 3 – 5 kali lebih cepat
dibandingkan dengan HDD. Harga yang cukup mahal jika dibandingkan dengan HDD, maka dari itu kami merekomendasikan SSD 240GB untuk sistem operasi dan software dipadukan dengan 500GB atau 1TB HDD untuk penyimpanan data pekerjaan.


Bagaimana dengan network drive/share folder?
Untuk kinerja optimal baik segi performance ataupun stabilitas software, kami
merekomendasikan local drive sebagai penyimpanan saat Anda bekerja. Namun jika perusahaan

Anda memaksa untuk menyimpan semua file kerja di dalam network drive, Anda bisa melakukan copy/duplicate project pada local drive Anda selanjutnya bisa Anda upload kembali ke network drive jika pekerjaan telah selesai. SOLIDWORKS PDM Professional menangani kendala tersebut secara baik. Sistem pada SOLIDWORKS PDM akan secara otomatis membuat local cache dan akan menyimpan secara synchronized dengan vault pada network system PDM. Sehingga Anda tidak perlu lagi khawatir dengan bekerja secara networked.

Graphic Card
Terdapat beberapa fitur pada SOLIDWORKS yang memerlukan graphic card dengan tipe
workstation. Seperti halnya RealView Graphic bisa digunakan jika Graphic Card officially
supported dan bertipe workstation. Performa grafik SOLIDWORKS seperti pan, move, and zoom akan sangat berpengaruh dari pemilihan graphic card. NVidia memiliki Quadro Series, dan AMD memiliki Radeon Pro Workstation series sebagai pilihan.

Kapasitas RAM

RAM berfungsi seperti “berapa program yang dapat saya jalankan dalam waktu yang
bermsamaan?”. Rekomendasi kapasitas RAM tergantung dari penggunaan SOLIDWORKS Anda. Seperti contohnya, jika Anda hanya menggunakan SOLIDWORKS sebagai basic mechanical design dengan komponen assembly kurang dari 500 komponen, kami merekomendasikan 16 GB RAM (tanpa komponen dengan surface yang kompleks). Jika Anda membuat desain dengan >1000 komponen dalam 1 assembly, kami merekomendasikan 24GB RAM atau 32GB RAM agar ruang kerja lebih lapang untuk multitasking.

Virtual Environment
Terdapat beberapa virtual environment yang didukung oleh SOLIDWORKS. Akes link di
SOLIDWORKS Virtual Environment Support untuk lebih jelasnya.
Bagaimana dengan Windows® Home Editions?
SOLIDWORKS tidak dapat digunakan pada Windows® Home Editions. Mungkin Anda bisa
menggunakan Windows® Home Editions untuk penggunaan SOLIDWORKS, namun
SOLIDWORKS tidak menjamin bahwa program dapat berjalan dengan baik di operating system Anda.

Share