Sejarah Simulia Abaqus

Sejarah Nama Abaqus sendiri pada awal pertama kali diluncurkan dibaca sebagai ABAQUS, adalah perangkat lunak untuk analisis elemen dan CAE (Computer Aided Engineering) rekayasa berbantuan komputer, Produk Abaqus menggunakan bahasa pemograman open source Python untuk skrip dan kostumisasi. Abaqus CAE menggunakan fox-toolkit untuk pengembangan GUI, Abaqus sendiri pertama kali dirilis pada tahun 1978 dimana Nama dan logo perangkat lunak ini berdasarkan pada alat perhitungan tradisional kalkulator sempoa.

ABAQUS versi 1 diciptakan untuk klien tertentu seperti Westinghouse Hanford Company yang menggunakan perangkat lunak Abaqus ini untuk menganalisa rakitan batang bahan bakar nuklir. kemudian ABAQUS versi 3 dirilis pada bulan Juni tahun 1979, Pada awal mulanya ABAQUS hanya dirancang terutama untuk analisis statis dan dinamis nonlinier struktur, dan analisis stabil dan transien nonlinier dari masalah perpindahan panas atau konduksi. Awalnya didistribusikan melalui layanan Cybernet CDC. kemudian Versi paralel pertama ABAQUS yaitu versi 5.4, sudah tersedia untuk pengguna pada tahun 1995.

Abaqus sendiri mempunyai beberapa produk seperti:

1. Abaqus CAE, atau “Lingkungan Abaqus Lengkap” Aplikasi perangkat lunak ini digunakan untuk pemodelan dan analisa komponen mekanis dan assembly (pra pemrosesan) dan memvisualisasikan hasil analisis elemen. Subset Abaqus/CAE yang hanya mencakup modul pasca-pemrosesan bisa dijalankan secara independen dalam produk Abaqus/Viewer.

2. Abaqus Standard digunakan untuk menganalisa Finite Elemen yang menggunakan skema integrasi implisit tradisional.

3. Abaqus Explicit, digunakan untuk menganalisa Finite Elemen khusus yang menggunakan skema integrasi eksplisit untuk menyelesaikan sistem yang sangat nonlinier dengan banyak kontak kompleks di bawah beban transien.

4. Abaqus CFD adalah aplikasi perangkat lunak Computational Fluid Dynamics yang menyediakan kemampuan komputasi dinamis fluida yang canggih dengan dukungan ekstensif untuk prapemrosesan dan pascapemrosesan yang juga disediakan pada Abaqus CAE.

5. Abaqus Electromagnetic adalah aplikasi perangkat lunak Komputasi elektromagnetik yang memecahkan masalah elektromagnetik komputasi tingkat lanjut.

Rilis resmi pertama ABAQUS Explicit dikirimkan langsung ke MIT pada tahun 1992 dan Kemudian, nama perusahaan diubah menjadi ABAQUS Inc. pada akhir tahun 2002 untuk mencerminkan fokus perusahaan pada lini produk ini pada Oktober 2005, perusahaan dengan 525 karyawannya diakuisisi oleh Dassault Systèmes, Setelah itu, ABAQUS, Inc. menjadi bagian dari Dassault Systèmes Simulia Corp.

VersiRilis
1.0Sept. 1978
2.01979?
3.01979
4.51983?
4.81989?
5.41994/1995?
5.81998
?
6.12000
6.22001
6.32002
6.42003
6.52004
6.62006
6.72007
6.82008
6.92009
6.102010
6.112011
6.122012
6.132013
6.142014
20162015
20172016
20182018
20192019
2020 (6.20)2020
2021HF5 (6.21-6)2021-03

Share

3DEXPERIENCE Works – Cloud untuk Simulation

Jika anda merupakan seorang pengguna SOLIDWORKS Simulation yang sedang memaksakan komputasi dengan skala besar dan kasus yang kompleks, mungkin anda akan tertarik dengan 3DEXPERIENCE Works Simulation. Kenapa? 3DEXPERIENCE Works Simulation tidak hanya memfasilitasi teknologi SIMULIA Abaqus dan Simulia CST Solvers tetapi juga memfasilitasi untuk Cloud Access dan juga High Performance Computers (HPC) sebagai pendukung komputasi ekstra ketika dibutuhkan. Pengguna bisa memilih untuk melakukan komputasi secara local (menggunakan PC sendiri) atau secara cloud (menggunakan HPC).

Hasil dari simulasi impact yang diselesaikan pada cloud menggunakan Abaqus di 3DEXPERIENCE Works Simulation

Cloud Computing dapat Menghemat Waktu Anda

Ketika menjalankan simulasi pada cloud, Lokal PC anda akan terbebaskan dari proses komputasi, sehingga anda dapat melakukan aktivitas/pekerjaan yang lainya seperti membuat design menggunakan SOLIDWORKS tanpa harus menunggu terlebih dahulu simulasi yang sedang berlangsung.

Menjalankan beberapa komputasi sekarang yang menjadi banyak permbicaraan pengguna. Tujuanya sudah jelas, kita bisa membuat beberapa model scenario sebagai desain alternatif dan mengirimnya pada cloud untuk komputasi. Sekarang anda bisa melakukan pekerjaan lain atau bahkan mematikan komputer sepanjang hari. Semua hasil simulasi akan siap dilihat pada pagi berikutnya.

Untuk analisis struktural Finite Element Analysis (FEA) menggunakan Abaqus akan mereduksi waktu komputasi dibandingkan dengan SOLIDWORKS Simulation, bahkan dengan 8 CPU Core khususnya untuk kasus nonlinier kontak. Abaqus solver di 3DEXPERIENCE Works structural simulation memliki skalabilitas yang tinggi ketika menambahkan beberapa CPU core untuk masalah yang besar dan kompleks.

Real-World Simulation Tests

Berikut ini tiga contoh: testing penguat pada rubber bushing, drop test kamera dan bolting cylinder head pada engine block. Contoh tersebut akan menggambarkan waktu yang dipakai ketika menjalankan simulasi menggunakan cloud vs local (PC sendiri). Anda akan memperhatikan skalabilitas komputasi ketika penambahan CPU Core. Sebagai pengguna anda akan melihat dua benefit yaitu pengurangan waktu komputasi dan waktu luang yang bisa anda pakai pada PC anda untuk melakukan tugas lain.

Testing Penguat pada Rubber Bushing
Drop Test Camera
Bolting Cylinder Head pada Engine Block

Dari beberapa contoh diatas dapat disimpulkan semakin banyak jumlah core akan mereduksi waktu kalkulasi untuk kasus Rubber Bushing dengan menggunakan 18 Core akan mengurangi waktu komputasi sebesar 54%. Pada kasus Drop Test Camera  dengan menggunakan 36 Core akan mengurangi waktu komputasi sebesar 91% sedangakan untuk Bolting Cylinder Head pada Engine Block dengan menggunakan 144 Core akan mengurangi waktu komputasi sebesar 95%.

Cloud Computing Offers Flexible Scalable Compute Resources

SIMULIA terknini memperkenalkan satu kesatuan model lisensi untuk menghitung lisensi yaitu SimUnits. Itu berarti kita bisa memiliki 1 pool lisensi untuk dapat menjalankan berbagai analisa physics seperti Structure, Fluids, Plastics dan Electromagnetics. Berdasarkan projek yang dibutuhkan, kita bisa memilih diantara SimUnits Credits atau SimUnits Tokens dengan perbedaan seperti berikut:

1.SimUnits Credits : Biasa digunakan untuk jangka waktu yang jarang atau frekuensi penggunaan yang rendah. Dengan menggunakan tipe ini credits layaknya pulsa yang lama kelamaan akan habis jika sering digunakan. SimUnits juga bisa dibagikan kepada grup engineering yang membutuhkan untuk melakukan analisis.

2.SimUnits Tokens : Biasa digunakan untuk jangka pendek atau dengan intensitas yang sering/ berulang. Penggunaan tipe ini SimUnits tidak akan habis karena setiap selesai digunakan maka tokens akan kembali semula dan bisa digunakan kembali untuk melakukan analisis berikutnya.

Cloud Computing is Easier Than You Think

Komputasi Cloud tidak membutuhkan preparasi hardware yang kompleks dan mahal atau perawatan kluster High Performance Computing (HPC). Dengan menggunakan 3DEXPERIENCE Platform, HPC Clusters sudah tersedia di cloud dan siap digunakan untuk semua user yang sudah punya akses.

Sekarang, setiap 3DEXPERIENCE Works Simulation Role sudah termasuk kapasitas perhitungan komputasi baik Lokal maupun Cloud. Alur kerja untuk menjalankan local ataupun cloud mirip dan dapat diakses secara mudah pada user interface. Berikut ini ilustrasi diagram alir yang dimulai dari SOLIDWORKS.

Share

Forum Virtual 3DEXPERIENCE Asia Pacific South 2021

Kami mengundang Anda sobat SOLIDWORKS untuk bergabung dalam acara tahunan Dassault Systèmes, “Virtual 3DEXPERIENCE Forum 2021 – Asia Pacific South” yang akan diselenggarakan dari tanggal 20 mei sampai 21 Mei 2021.

Jangan lewatkan kesempatan baik ini untuk mengikuti forum virtual 3DEXPERIENCE, untuk belajar dan menemukan bagaimana Anda dapat berhasil bertransformasi untuk berkembang dalam ruang lingkup industri yang berubah dengan cepat pada saat ini yang akan di jelaskan oleh eksekutif senior dan pakar digitalisasi dari dassault systemes.

Registrasi gratis disini :
http://bit.ly/3dxvirtual

Rethinking Resilience, Accelerating Transformation

We would like to cordially invite you to Dassault Systèmes’ annual flagship event 3DEXPERIENCE Forum Asia Pacific South 2021, from May 20 to 21.

Register for the virtual event for an engaging line-up of activities to learn how businesses can become more resilient and sustainable. Here’s what you can expect:

Plenary session with Dassault Systèmes’ senior executives and digitalization experts who will share insights on the transformative drivers of growth in the experience economy.
Specialized breakout tracks on topics like supply chain management, cloud, virtual twin, workplace safety, smart planning, and more.
Virtual 3DEXPERIENCE Playground featuring groundbreaking innovations that are transforming industries.

Don’t miss out on virtual networking opportunities to learn and discover how you can successfully transform to thrive in today’s rapidly changing industrial landscape!

Join us Now!!

Share

Apa itu SOLIDWORKS xShape ?

SOLIDWORKS xShape adalah aplikasi yang berjalan di platform 3DEXPERIENCE. Ini adalah thin client, jadi selama Anda memiliki koneksi Internet, Anda dapat menjalankannya. Ini bermanfaat karena berbagai alasan, terutama sumber daya perangkat keras dan penerapan aplikasi. Ini juga bagus untuk dijalankan di perangkat MAC.

Selama bertahun-tahun, kami telah mencoba-coba banyak editor surface. untuk membuat bentukan wajah, manusia, mobil, dan geometri kompleks lainnya menghabiskan terlalu banyak waktu.

Mungkin, Anda tahu dari pengalaman, kelambanan dalam menciptakan sesuatu dengan surface yang tampak bagus dalam CAD, hanya untuk meraba-raba dalam bentuk yang solid sehingga bisa dicetak 3D. Dimulai dengan sketch, untuk membangun berbagai jenis surface atau hal-hal seperti network surface, edge surface, bondaries, knitting, triming, dan pengulangan. SOLIDWORKS xShape ada di depan kita, dan kemampuan untuk membuat bentuk yang kompleks dan non-prismatik dengan cepat dan intuitif.

Pilar social collaboration adalah cara baru yang menarik untuk berbagi, mendesain, dan berinteraksi dengan pengguna lain. Sebagai tes pertama dari aplikasi baru yang menarik ini, saya menggunakan sendok plastik sederhana sebagai patokan. Ini akan menjadi bentuk yang cukup sulit untuk diproduksi dengan cepat di lingkungan pemodelan design 3D CAD biasa.

Mengembangkan Bentuk

Dimulai dari xShape, kita mulai dengan pembuatan primitif design. Ini adalah perubahan paradigma dalam cara kami membuat bentuk kompleks. Primitif ini pada dasarnya adalah sepotong tanah liat yang dapat kita dorong dan tarik geometri dengan cepat dan mudah. Kami memiliki kontrol eksplisit atas bentuk kami menggunakan alat intuitif seperti menyeret pada tiga serangkai sehubungan dengan edge, face, sudut dan juga dapat dengan mudah beralih antara lengkungan dan bentukan tajam. Tidak perlu berjam-jam lagi untuk membuat perpaduan terbaik, menghapus permukaan, dan merekonstruksi permukaan untuk mendorong hal-hal seperti kontinuitas C1 atau C2.

saya masukkan dulu kotak primitif. Seperti yang Anda lihat pada grafik, ada berbagai bentuk yang bisa kita gunakan untuk memulai desain kita.
Setelah dimasukkan, pengguna dapat mengontrol jumlah elemen dalam tiga arah. Pikirkan spline 3D. Jika kami mencoba membuat kurva yang tepat seperti yang kami inginkan, kami memasukkan titik spline sehingga kami dapat memanipulasi besar dan arah titik kontrol tersebut pada spline. Ini mirip dengan apa yang kami kerjakan di sini. Dalam ruang 3D, mesh atau bagian face terbagi memungkinkan kontrol terpisah di area tertentu dari kotak

Setelah kami memasukkan kotaknya, maka kami dapat dengan mudah bekerja dengan quick view manipulation tool di kanan atas aplikasi. Ini membantu dalam mengontrol bentuk dari berbagai perspektif geometri kita.

Saya telah mengedit satu sisi kotak, menggunakan sketch quick align tool. Ini memungkinkan saya untuk menghasilkan tepi konseptual dengan cepat. Saya dapat membuat sketch dalam perintah untuk menggeser face ke lokasi yang saya inginkan. Saya dapat terus mengedit bentuk itu sampai saya mendapatkan kontur yang saya inginkan

Pengeditan lebih lanjut, dalam hal ini, dari tampilan sisi kanan memungkinkan saya untuk meninggikan sedikit sehingga saya bisa menghilangkan beberapa ketebalan untuk mencapai cekungan untuk sendok.

Inilah bentuk akhirnya. Seperti yang Anda lihat, ini hanyalah beberapa langkah untuk mendapatkan bentukan yang kompleks yang dapat saya print cetak 3D.

Membuat bentukan ini mudah dan natural. Setelah primitif dimasukkan, kami memiliki awal yang sangat baik. Pemodelan sub bagian memungkinkan kami untuk mengekstrak pergerakan face dan edge yang tepat dengan cara yang tidak membutuhkan lebih dari satu ide.

Sekarang, kita dapat membuat bentuk yang keren dan kompleks dengan cepat dan dalam hitungan menit, bukan hari atau minggu. Insinyur, desainer, dan pencipta sekarang dapat membuat produk unik mereka sendiri tanpa latar belakang yang melelahkan dalam desain industri. xShape telah menghilangkan kecanggungan dalam membuat produk yang menyenangkan.

Share

Solusi Mirror Body untuk xShape dalam 3DEXPERIENCE

Saat ini aplikasi pemodelan Sub-Divisional xShape pada Platform 3DEXPERIENCE tidak memiliki perintah ke Mirror Body. Ini adalah item yang sangat diminta, dan mudah-mudahan ada pembaruan yang akan datang tahun ini. Namun, sampai saat itu, Anda masih bisa mendapatkan hasil yang sama dengan menggunakan solusi ini untuk melakukan mirror pada body.

  1. Buat terlebih dahulu body yang akan yang ingin Anda mirror

2. Buat Insert ordered Geometrical Set

3. Copy dan pastekan  subdivisional body ke dalam Ordered Geometrical Set

4. Hide sub divisional surface yang asli sehingga Anda dapat mengerjakan “salinan” dalam ordered GeomtericalSet. Cara termudah untuk melakukannya adalah dengan meng hide  pada feature Knit Surfce  pada tree manager.

5. Edit hasil COPY dari bentuk Sub D (ordered geometrical set) dan Extrude facenya.

6. Translate  permukaan extrude sampai  melewati mirror plane

7. Aktifkan opsi Symmetry untuk mendapatkan bentuk mirror

8. Nonaktifkan opsi Symmetry  Jika tidak, anda tidak dapat melakukan langkah berikutnya.

9. Aktifkan filter  dan pilih  “face” kemudian  pilih semua face aslinya yang sudah disalin  dan “bridge”, lalu Hapus.

10. Beralih kembali ke filter “all entities”. Pilih  edge lubang yang terbuka dan pergunakan feature fill edges dari menu pop up untuk menutup bagian lubang. Anda dapat menggunakan filter “edge” jika Anda kesulitan mengambil bagian tepi.

11. knit semua face pada body yang sudah di mirror  menjadi satu untuk membentuk Solid.

12. Munculkan Kembali  Body aslinya dengan melakukan show pada  Knit Surface dari tree manager.

Semoga solusi ini bermanfaat bagi Anda di Platform 3DEXPERIENCE.

Share

Cara Custome Wire Pada Feature Draw Multiple Wire

Pada artikel kali ini kita akan membahas cara mengcustome Multiple Wire pada schematic SOLIDWORKS Electrical. Untuk caranya sebagai berikut :

  1. Pilih feature Draw Multiple Wire pada Ribbon Menu Schematic

2. Pada bagian Side Panel kiri untuk Command akan muncul Electrical wires. Pada bagian ini pilih titik-titik (bagian sebeleh kanan kolom name).

3. Pilih Manager… pada Wire style selector

4.Kemudian, akan muncul window Wire style manager. Kemudian pilih Add a numbering group.

5.Setelah mengklik Add a numbering group, akan muncul Pop up New numbering group, yang mana ini merupakan urutan nomor dari group numbering yang sudah ada sebelumnya. Kemudian klik, OK.

6.Kemudian, akan muncul Group : 3 dengan satu wire control. Kemudian klik Group :3, selanjutnya klik Multiple add.

7.Kemudian, akan muncul Multiple wire baru dengan nama F33. Untuk Multi wire baru memiliki 5 standard wire yakni Netral Wire, Phase 1 ( R), Phase 2 ( S ), Phase ( T ), dan Ground.

8.Dari wire yang ada pada group, kita dapat mengubah properties wire sesuai dengan standard yang berlaku pada perusahaan. Untuk masuk ke properties dari wire, klik wire dari group multiple. Kemudian pilih properties.

Kemudian, misalnya untuk merubah warna wire, kita dapat mengkllik titik-titik (…) pada bagian kanan dari kolom Line color. Pilih warna yang diinginkan kemudian klik OK.

Selain itu, anada juga dapat merubah jenis line sesuai dengan standard yang ada pada perusahaan. Klik pada bagian kolom Line type, kemudian pilih tipe line yang diinginkan. Bila semua properties sudah disesuaikan, klik OK.

9.Selain dapat merubah property dari wire, kita juga dapat merubah urutan wire. Caranya, klik wire yang akan kita rubah urutannya, kemudian klik Up ataupun Down (sesuai posisi yang dinginkan).

10. Untuk merubah nama Multiple wire, klik multiple wire kemudian klik Properties.

11.Ketik nama yang diingkan pada kolom Name. Kemudian klik OK.

Hasilnya, pada bagian name pada tiap wire dari Multiple wire akan berubah mengikuti nama yang sudah diberikan. Kemudian klik close.

12.Pada window Wire style selector, klik Multiple wire yang sebelumnya sudah dibuat. Kemudian klikSelect.

13.Pilih wire yang mana yang akan diinput kedalam schematic dengan cara mencentang kolom pada wire. Kemudian arahkan pada schematic. Klik kiri, kemudian wire yang sudah dicustome akan muncul.

Share

MENAMPILKAN CENTER OF MASS DIDALAM SOLIDWORKS

Sebagai seorang desainer / drafter, tentu dalam membuat sebuah desain 3D Part keakuratan menjadi salah satu fokus utama. Menentukan dimensi, membentuk kontur surface, dan semacam lainnya menjadi point-point penting, sehingga hasil dari part tersebut bisa sangat memuaskan. Salah satunya adalah dengan menentukan titik Center Of Mass dari desain yang dibuat. Biasanya kita melakukan perhitungan secara manual untuk dapat mengetahui titik center dari part yang dibuat.

Namun, didalam SOLIDWORKS kita dapat dengan langsung melihat Center Of Mass desain kita, yaitu dengan cara menghidupkan fitur Center Of Mass, bisa dilakukan pencarian pada Search Box dikanan atas. Setelah diaktifkan maka akan muncul logo-nya, dan bisa dilakukan pengecekan Angka titik koodinat Center Of Mass dari Fitur “Mass Properties”. Sehingga detail-nya dapat terlihat.

Untuk lebih jelasnya silahkan lihat video berikut ini : 

Share

Override Mass Properties

Dijendela Mass Properties kita bisa jumpai beberapa parameter lain seperti pusat keseimbangan (CenterofMass) dan juga Momen Inersia seperti pada gambar berikut:

Center of Mass merupakan lokasi titik keseimbangan suatu komponen terhadap titik kordinat sistem sedangkan Momen Inersia merupakan kelembaman suatu struktur untuk berotasi terhadap sumbu putarnya (porosnya).

Ketiga parameter tersebut seperti Massa, Center of Mass dan Momen Inersia merupakan parameter yang sangat mempengaruhi terhadap suatu analisa kekuatan struktur (FiniteElementAnalysis) dan analisa gerakan (MotionAnalysis) yang digunakan pada SOLIDWORKS Simulation dan SOLIDWORKS Motion.

Ketika mendesign suatu komponen yang harus memiliki berat sekian Kg, titik kese-timbangan (CenterofMass) diposisi tertentu dan harus memiliki Momen Inersia tertentu , kita mengalami kesulitan untuk mengubah bentuk ataupun mengubah Densitas Material yang digunakan. SOLIDWORKS mempunyai suatu pilihan yang disebut Override Mass Properties untuk mengatasinya.

Selanjutnya kita akan melakukan modifikasi ketiga parameter tersebut dengan mengklik Override Mass Properties seperti berikut:

Selanjutnya berikan centang pada Semua Parameters dan ubahlah semua parameter tersebut menjadi seperti berikut dan klik OK:

Selanjutnya dapat dilihat perubahan pada Mass Properties untuk komponen yang telah diubah propertiesnya menjadi seperti berikut:

untuk informasi seputar SOLIDWORKS mengenai Harga, support, training, jasa dan konsultasi bisa menghubungi kami PT Arisma data Setia – Reseller Resmi SOLIDWORKS Di Indonesia

Share