Cara manual Backup Solidworks PDM Database

Saat memecahkan masalah SOLIDWORKS PDM, atau saat melakukan Software Upgrade, anda mungkin perlu membackup secara manual Database SOLIDWORKS PDM di luar Schdule maintenance yang biasanya dijadwalkan.

Cara backup ini dapat dijalankan sebagai task di Microsoft SQL Server Management Studio.
Langkah 1: Pada SQL Server Management Studio, klik kanan pada database PDM yang ingin di backup, kemudian klik pada flyout Tasks dan pilih “Backup

Langkah 2: Di kotak dialog Backup, di General Page, pastikan bahwa tipe Backup diatur ke Full dan Backup Component diatur ke Database. Di Destination area, periksa kembali bahwa opsi Backup diatur ke Disk. Anda mungkin perlu memilih existing destination yang ada dan kli Remove“, lalu klik “add“.

Backup the SOLIDWORKS PDM Database

Langkah 3: Dalam dialog Select Backup Destination, klik “…” dan pilih folder tempat file backup yang sudah dibuat. Masukkan nama termasuk ekstensi “bak”. Klik Ok pada dialog Select Backup Destination  untuk kembali ke Layar General pada backup dialog.

Select Backup Destination

Langkah 4: Pada Media Options di jendela dialog Backup, atur Overwrite media option ke Overwrite all existing backup sets, lalu centang opsi di bawah Reliability ke Verify backup when finished.

Overwrite media option

Compress backup

Langkah 5 (Opsional): Ukuran file backup tergantung pada ukuran vault. File ini bisa sangat besar, mungkin beberapa gigabytes. Namun ketika dikompresi ukuran file akan berkurang secara dramatis. Jika ukuran file akan sangat besar, pada halaman Opsi backup dari jendela dialog backup, Anda mungkin ingin mengatur tindakan Kompresi ke compress backup. Atau, file .bak dapat dikompres menggunakan kompresi Windows atau program pihak ketiga.

Share

Toolbox dalam Vault SOLIDWORKS PDM

Pada tutorial solidworks basic ini akan dibahas Bagaimana cara Mengelola SOLIDWORKS Toolbox dalam Vault SOLIDWORKS PDM

Ketika SOLIDWORKS PDM digunakan untuk mengelola SOLIDWORKS Toolbox, ia dapat melakukan beberapa fungsi otomatis:

• Menambahkan komponen Toolbox yang hilang ke Vault PDM
• Membuat referensi antara komponen Toolbox dan Assembly SOLIDWORKS
• Proses Check out dan check in komponen Toolbox dan membuat version baru dari komponen Toolbox

Untuk Setup SOLIDWORKS PDM untuk mengelola SOLIDWORKS Toolbox :
1. Copy Toolbox data folder “SOLIDWORKS Data” ke dalam vault
2. Lakukan Check in pada folder SOLIDWORKS Toolbox

3. Pada SOLIDWORKS Administration Tool, checklist “Manage SOLIDWORKS Toolbox in the vault” and checklist “Allow clients to change SOLIDWORKS Toolbox components option”
4. Dibawah Toolbox root folder path, klik pada “…” (browse button), Cari folder root Toolbox yang sudah dimasukkan ke SOLIDWORKS PDM Vault yang sudah di buat pada step 1 & 2

5. Setelah step di atas selesai, Buka program SOLIDWORKS, “System Options”> “Hole Wizard / Toolbox”, modifikasi bagian folder dan browse ke Vault toolbox
6. Pastikan untuk mengaktifkan “Make this folder the default search location for Toolbox Components”. Opsi ini akan secara otomatis mengupdate path SOLIDWORKS Toolbox Comonent setelah mereka di check in

 

Share

DUPLIKASI PROJECT ASSEMBLY PADA SOLIDWORKS

Salam untuk seluruh user SOLIDWORKS di Indonesia dan dimanapun berada. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tips and trick pada SolidWorks, khususnya yaitu cara-cara untuk duplikasi suatu project assembly keseluruhan dengan lebih mudah dan cepat.

Sesuatu yang diinginkan oleh semua desainer dan engineer adalah membuat suatu proyek baru yang didasarkan, seringkali, pada iterasi desain yang sebelumnya. Jika anda sudah menggunakan SOLIDWORKS, anda akan menyadari bahwa ada referensi hubungan antara keseluruhan assembly dan komponennya. Jadi jika kita hanya men-copy satu set file komponen di windows explorer lalu merubah nama file komponennya akan menjadi masalah pada keseluruhan assembly-nya.

Jadi, metode apa yang bisa digunakan untuk menyalin, mengganti nama, dan memindahkan keseluruhan assembly? Mari kita bahas!

Save As
Jika anda bekerja hanya dengan satu file, anda dapat menggunakan opsi “save-as copy and continue” dan “save-as copy and open” untuk menggandakan file.
assembly solidworks
‘Save as Copy and Continue’ menyimpan file dengan nama baru tetapi meninggalkan yang lama tetap terbuka di layer.
‘Save as Copy and Open’ menyimpan file yang saat ini terbuka ke nama baru (menutup file lama) namun ini juga akan memperbarui semua referensi ke file baru. Jadi harus berhati-hati!
Dengan melakukan 2 opsi diatas, metode penyalinan akan tetap bisa dilakukan, tapi akan meninggalkan referensi yang merujuk ke file asli nya. Untuk mengatasinya, kita bisa mengaktifkan opsi “include all referenced components”.
assembly solidworks 2
Ini akan menyimpan semua bagian sub-part dari keseluruhan assembly pada waktu yang bersamaan. Dalam dialog “save-as” anda akan mendapatkan beberapa pengaturan penggantian nama atau anda bisa meng-klik ‘Advance’ jika anda membutuhkan pengaturan lebih lanjut atau jika file baru itu memerlukan untuk disimpan di lokasi yang berbeda.

assembly solidworks 3

Pack and Go
Jika anda tidak ingin repot-repot membuka aplikasi SOLIDWORKS dengan tujuan untuk menduplikasi file part. Anda bisa menggunakan fitur ”Pack and Go”. Fitur ini tersedia pada windows Explorer, dengan cara melakukan klik kanan mouse, dengan tempat kursor di file part yang ingin kita duplikasi.
assembly solidworks 4
Atau jika file tersebut sudah terbuka di SOLIDWORKS di list File menu.
“Pack and Go” terlihat seperti “save-as Advance” menu. Anda bisa menambahkan awalan atau akhiran ke semua file dan memilih kemana anda ingin menyimpan file tersebut.

assembly solidworks 5
Namun, anda juga dapat memilih untuk menyimpan file kedalam ZIP dan anda dapat mengklik dua kali pada ‘save to name’ atau pada ‘save to folder’ dan sesuaikan nama baru/lokasi baru.
assembly solidworks 6
Jika anda mengingikan project baru terhubung langsung dengan file aslinya, anda bisa men-uncheck file nya di list file, dan duplikasi project anda akan tetap terhubung dengan file aslinya, ini sangat berguna apabila part anda adalah part standar yang biasa digunakan.
assembly solidworks 7
Copy Tree
Jika anda memiliki SOLIDWORKS PDM standard atau Professional, anda bisa menggunakan fitur bawaan yang bernama ‘Copy Tree’.

assembly solidworks 8
Fitur ini bekerja dengan cara yang sama seperti ‘Pack and Go’ namun dengan peningkatan di interface tatap muka, yang memungkinkan visibilitas lebih baik dari apa yang telah anda konfigurasikan, dan juga membuat lebih mudah dalam perubahan ke sub-file dengan menggunakan ‘filter Display’.
assembly solidworks 9
Ada keuntungan lebih, dalam pengaturan untuk menduplikasikan part yang direferensikan atau versi terakhir dari part tersebut. Dan secara otomatis memberikan penamaan gambar setelah model nya.
Jika anda memiliki PDM Professional, anda juga dapat menggunakan fitur tambahan yaitu “Rename with serial number”. Jadi, hanya dengan meng-klik pada sebuah tombol, anda dapat membuat penomoran serial number ulang pada seluruh komponen assembly sehingga lebih cepat.
assembly solidworks 10
Sekian 3 metode yang bisa digunakan, unuk membuat duplikasi project pada SOLIDWORKS. Semoga informasi ini bermanfaat, dan dapat mempercepat waktu dalam pembuatan project-project baru.

Share

Understanding PDM Workflows – Bagian Pertama

pdm workflow
SOLIDWORKS PDM adalah solusi yang tepat untuk Anda yang tengah mempertimbangkan solusi file management ataupun electronic approval management untuk perusahaan Anda.
SOLIDWORKS PDM Workflow merupakan alur kerja internal yang diimplementasikan di perusahaan Anda. Workflow dapat mengontrol siklus dari dokumen, project, atau proses dengan menentukan permission untuk setiap pengguna atau grup berdasarkan folder, state, step, hingga condition.
Sebagai contoh, workflow dapat menentukan bahwa tim Engineering memiliki akses penuh ke dokumen engineering pada tahap Design, sedangkan tim QA hanya memiliki akses read-only setelah dokumen memiliki status “Released”. Selain pada status “Released” tersebut, tim QA tidak dapat melihat dokumen sama sekali.
Workflow dapat digunakan untuk mengotomasikan tugas-tugas seperti:
• Memperbarui informasi data card saat dokumen memiliki status tertentu
• Memberitahu pengguna dan grup saat dokumen telah melewati sebuah step pada history
• Menetapkan nomor revisi ke dokumen yang disetujui
Dengan menggabungkan alur kerja dengan tools tambahan yang ada pada SOLIDWORKS PDM Dispatch atau lainnya, Anda dapat mengotomatiskan penerbitan dokumen dan data tiap dokumen. Misalnya, membuat file PDF atau mendistribusikan informasi ke server intranet ketika dokumen bergerak melewati bagian dari workflow.
Anda disarankan untuk menentukan seluruh alur kerja sebelum menambahkan file yang terkait ke vault/penyimpanan. Namun, Anda juga dapat merevisi alur kerja yang aktif dan akan terupdate secara otomatis untuk setiap client.
Saat Anda membuat vault baru, SOLIDWORKS PDM membuat workflow default untuk Anda bernama Default Workflow. Anda dapat memodifikasi workflow ini atau membuat yang baru untuk mencocokkan proses yang digunakan di perusahaan Anda.
Anda dapat menentukan workflow sesuai dengan kebutuhan perusahaan seperti gambar di atas, workflow yang cukup kompleks seperti contoh di bawah, ataupun membuat lebih dari satu workflow yang saling terintegrasi.
pdm workflow 2
Workflow Permission
Anda dapat menentukan hak akses setiap user ataupun setiap grup melalui workflow, ataupun User/Group Permission. Anda disarankan melakukan konfigurasi tersebut pada workflow jika Anda baru saja membuat workflow dengan bagan yang sederhana.
pdm workflow 3
Selain itu Anda dapat juga menggunakan metode if clause untuk menentukan sebuah dokumen apakah bisa melalui sebuah transisi atau tidak seperti contoh berikut:
pdm workflow 4
Masih banyak fitur-fitur pada Workflow yang bisa kita gunakan untuk menyempurnakan alur kerja di perusahaan yang akan kita bahas pada artikel-artikel selanjutnya.

Share

MENGELOLA AKSES KE FILE DENGAN OPSI “READ-ONLY”

Taukah anda? dasar-dasar penggunaan opsi “Read Only” dalam mengakses sebuah file Solidworks
Kita semua pasti pernah mendapati suatu kondisi, dimana kita sudah membuat part yang susah yang memakan waktu sangat lama, kita ambil contoh kita membuat sebuah part dengan memakan waktu selama 8 Jam. Cukup Lama Bukan? Namun dalam beberapa waktu saja, kita mendapati kalau part yang sudah kita buat dengan kerja keras tersebut, berubah tidak seperti terakhir saat kita tinggalkan atau bahkan parahnya hilang.

Siapapun yang mengalami ini pasti akan merasakan perasaan jengkel, kesal, sedih, dan semacamnya yang membuat kita ingin menangis rasanya. Nah, penggunaan opsi Read-Only yang tepat dapat mengurangi sedikit masalah yang dapat terjadi. Kalau mau yang mengurangi banyak masalah ya gunakan Solidworks PDM.

Oke langsung saja kita masuk ke pembahasan. Bagi yang belum tahu, opsi Read-Only digunakan untuk mencegah file tidak diubah atau ditimpa. Bisa dilakukan pada saat membuka file Solidworks dengan menggunakan dropdown menu pada opsi Open, dan gunakan Open Read-Only.
read only 1
Penting untuk diketahui bahwa membuka file SolidWorks dengan metode ini tidak akan mencegah dalam pembuatan perubahan atau penimpaan file. Hanya akan memunculkan pesan dialog saat anda memilih untuk menyimpan file, dimana pesan tersebut memberi peringatan tentang dokumen file yang berstatus Read-Only.
read only 2
Mengklik OK pada pesan dialog ini akan memunculkan window penyimpanan file seperti biasa, dan memungkinkan untuk menyimpan file seperti biasanya. Ini masih berbahaya, terutama jika pengguna lain telah melakukan perubahan desain dan menyimpan file seperti biasa. Jika ragu saat membuka file kita bisa menggunakan perintah File – Reload. Untuk memeriksa apakah pengguna lain memiliki akses atas file tersebut dan perintah ini akan memberitahu jika ada versi file yang lebih baru. Ini akan menunjukkan bahwa file tersebut sudah diperbarui oleh seseorang sejak terakhir kali anda membukanya, dan menyimpan perubahan atau menimpa perubahan yang dilakukan oleh pengguna lainnya.
read only 3
Jika anda adalah seseorang yang pelupa, termasuk saya juga. Pertimbangkan untuk mengaktifkan pengaturan pada system agar secara otomatis memeriksa dokumen Read-Only yang sudah kadaluarsa/usang. Bisa dilakukan pengaturan pada System options – Collaboration, lalu aktifkan “Enable multi-user environment” lalu aktifkan juga “Add shortcut menu items for multi-user environment” dan “Check if files opened read-only have been modified by other users” dan pilih interval waktu pengecekan file yang sesuai. Jika system mendeteksi perubahan ke Read-Only dokumen, akan muncul window permberitahuan dan dialog window terbuka kembali untuk memperbarui file yang dipermasalahkan. Atau anda juga bisa menggunakan perintah “Check Read-Only File” untuk memeriksa secara manual.
read only 4
Penting juga untuk dipahami bahwa ketika membuka dokumen induk “Read-Only” seperti file Assembly atau Drawing, komponen anaknya tidak akan terbuka “Read-Only” secara default. Untuk secara otomatis membuka komponen anak dapat dilakukan setting pada Sytem Options – External Reference lalu aktifkan “Open referenced documents with read-only access”. Selain itu, juga pertimbangkan untuk mengaktifkan opsi “Don’t prompt to save read-only referenced documents (discard changes)” untuk menghindari penyimpanan file yang berlebihan.
read only 5
Disamping dari semua opsi “Read-Only” yang dijelaskan diatas, kita semua tahu bahwa pasti ada saja seorang yang akan mengabaikan peringatan dan tetap menimpa file “Read-Only”. Harus diingat kembali, bahwa mengaktifkan opsi-opsi “Read-Only” diatas tidak akan mencegah sepenuhnya penimpaan atau perubahan file yang dilakukan oleh pengguna lain. Untuk dapat memastikan kembali file tidak ditimpa, kita bisa mengaktifkan opsi “Read-Only” pada Windows explorer. Cukup klik kanan pada file, lalu pilih Properties dan aktifkan opsi “Read-Only”.
read only 6
Ketika pengguna mencoba untuk menimpa file yang sudah kita buat, mereka akan diperingati dengan munculnya dialog ini, mencegah mereka untuk mengubah file asli yang sudah kita buat.
read only 7
Jika semua cara-cara ini terlihat seperti banyak sekali yang harus dilakukan, ya kamipun setuju. Jenis manajemen file kolaboratif seperti ini dapat disederhanakan secara siginifikan dengan penggunaan SolidWorks PDM di perusahaan anda. Alur kerja dan praktik manajemen file dapat dikustomisasi dan di standarisasi sesuai dengan perusahaan anda, memastikan bahwa data-data desain dan teknik anda tetap aman dan terlindungi.
Sekian tutorial solidworks kali ini, semoga bermanfaat.

Share

Menangani duplikasi file di SOLIDWORKS PDM

Duplicate file name di SOLIDWORKS PDM? apakah anda pernah atau sering mengalaminya ?
File dengan nama terduplikasi bisa menjadi masalah di kemudian hari untuk file-file desain Anda. SOLIDWORKS PDM memiliki beberapa pilihan untuk menangani duplikasi file, semua pilihan bisa diakses dari:

• Administration Tool > [Vault Name] > File Types > [Right-Click] > ‘Duplicate file name settings’
solidworks pdm
Mari kita bahas lebih mendalam satu-persatu…

Allow duplicate file names in this file vault
Pilihan ini membebaskan user dengan penamaan tanpa batasan duplikasi. Vault bisa memiliki file dengan nama yang sama (selama bukan di folder yang sama).
solidworks pdm 2
Do not allow duplicate file names in this file vault
Pilihan ini untuk mencegah adanya duplikasi nama file untuk semua file dengan ekstensi apapun. Sebagai contoh, user tidak bisa membuat dan melakukan check in file dengan nama lightbulb.sldprt dan lightbulb.slddrw.
solidworks pdm 3
Do not allow duplicate file names of files with these extensions
Pilihan ini untuk mencegah adanya duplikasi nama file dengan ekstensi atau jenis file tertentu. Catatan; Ekstensi harus diketik per line tanpa ada penambahan prefix ataupun suffix.
solidworks pdm 4
Dalam contoh di atas, users tidak diperbolehkan membuat file dengan nama lightbulb.sldasm atau lightbulb.slddrw dalam folder manapun yang ada pada PDM vault (file dengan ekstensi lain masih bisa dibuat dengan nama file yang sama).
Solusi alternatif SOLIDWORKS PDM Duplicate file name
Solusi alternatif untuk mencegah check in file dengan nama file yang sama berdasarkan grup atau per user:
• Administration Tool > Groups > [Group Name] > Warnings
o Affected Operation = Check In
• Check ‘File name is not unique’

solidworks pdm 5
Block check in file dengan status “File name is not unique” berdasarkan grup atau user

Share

PDM PROFESSIONAL pada SOLIDWORKS ELECTRICAL

Hai para sobat  SOLIDWORKS User khususnya bagi anda yang mengunakan SOLIDWORKS PDM,giman nih kabarnya???smoga dalam keadaan sehat dan performa terbaik dalam pekerjaan.

tahukah kalian PDM PROFESSIONAL tidak hanya bisa berkalaborasi dengan SOLIDWORKS saja loh!!! Tapi bisa juga berkalaborasi dengan SOLIDWORKS ELECTRICAL.

Mau buktinya!!!

Berikut tampilan yang ada di SOLIDWORKS ELECTRICAL

solidworks pdm profesional

Dan link PDM Professional dari SOLIDWORKS ELECTRICAL ini dapat di setting loh sesuai dengan kebutuhan kita,berikut tampilan settingannya:

pdm pada solidwoks electrical

pdm di sw electrical

Dengan Fitur Link To PDM  pada SOLIDWORKS Electrical, file-file SOLIDWORKS Electrical dapat termanage dengan baik.

Demikian share dari saya mengenai PDM professional pada SOLIDWORKS Electrical semoga bermanfaat,sekian dan terima kasih.

 

Share

Sertifikasi SOLIDWORKS

sertifikasi cswp solidworksBerdasarkan Pencarian dan penelitian baru baru ini di website penyedia lowongan pekerjaan seperti indeed dan semacamnya, menemukan lebih bahwa dari sekitar 7.000 lowongan pekerjaan profesional CAD di perusahaan tertentu pasti memerlukan persyaratan untuk sudah melakukan “Sertifikasi SOLIDWORKS

Pada dunia kerja yang kompetitif saat ini, untuk para profesional CAD membutuhkan setiap keuntungan yang bisa mereka dapatkan, dan Program Sertifikasi SOLIDWORKS ini dapat memberikan siswa Anda keunggulan yang sudah pasti terbukti.

Dengan Sertifikasi SOLIDWORKS, siswa Anda dapat memperlihatkan keahlian dan keungulan mereka dengan pemodelan 3D SOLIDWORKS, desain konsep, assembly modeling, surfacing, desain sheet-metal dan sustainable desain.

Sekolah ataupun universitas yang merupakan Penyedia Sertifikasi Akademik berhak mendapatkan ujian Sertifikasi  SOLIDWORKS secara gratis. dengan adanya Sertifikasi SOLIDWORKS ini merupakan salah satu persyaratan yang diakui oleh industri untuk menilai keterampilan bagi siswa yang mungkin sedang mencari pekerjaan tetap saat ini.

Taukah anda ada Lebih dari 11 Sertifikasi SOLIDWORKS termasuk ujian CSWA-Akademik dan CSWP-Akademik. keuntungan mengikuti Sertifikasi SOLIDWORKS dapat membantu siswa lebih percaya diri untuk membuktikan kepada calon pemberi kerja / peusahaan bahwa mereka tidak hanya mahir dengan perangkat lunak SOLIDWORKS, tetapi juga tahu bagaimana merancang dan menganalisis ide-ide terbaik mereka menggunakan praktik terbaik berstandar industri.

Kabar gembiranya adalah Baru ditahun 2019 ini para Siswa dapat mengikuti ujian CSWA-Additive Manufacturing secara gratis, Dengan adanya sertifikasi CSWA-Additive Manufacturing ini, para perusahaan menjadi lebih yakin bahwa seseorang yang sudah berertifikasi ini sudah memahami prinsip-prinsip dari pasar 3D  print yang saat ini sedang berkembang.

Dengan meng Akses ke My SolidWorks Professional for Students dapat memberikan siswa platform yang sempurna untuk membangun karier mereka dengan ribuan video tutorial produk yang mencakup berbagai topik SOLIDWORKS.

Kursus persiapan ujian CSWA dan CSWP un juga disertakan, Siswa dapat mempelajari SOLIDWORKS sesuai jadwal mereka sendiri, dengan kecepatan mereka sendiri, kapan saja, di mana saja, dan pada perangkat apa pun.

Siswa dapat memperoleh keterampilan ini dengan Pelatihan & Sertifikasi DriveWorksXpress secara gratis. DriveWorksXpress adalah tambahan otomatisasi desain yang disertakan di dalam semua lisensi SOLIDWORKS. Pelatihan dan sertifikasi DriveWorksXpress ini gratis. Hanya perlu tiga langkah, dalam tiga jam, untuk menjadi Associate DriveWorksXpress Bersertifikat. Ambil sertifikasi dan buat resume teknik Anda lebih baik dari orang lain.

* Siswa dapat mengikuti ujian ini secara gratis jika sekolah mereka adalah Penyedia Sertifikasi Akademik SOLIDWORKS dan mengikuti Layanan Berlangganan.

HUBUNGI Kami untuk mempelajari lebih lanjut tentang program Sertifikasi Akademik SOLIDWORKS dan MySolidWorks.

Sertifikasi SOLIDWORKS

Share