CONFIGURASI DAN SETTING MENAMPILKAN OPTION CONFIGURASI DIASSEMBLY

Halo pengguna SolidWorks , kali ini saya akan memberikan sedikit tips cara menggunakan features configurasi di solidworks  dan cara settingannya untuk menampilkan configurasi di Assembly….
OKlangsungsaja!!!!

  1. Cara configurasi.

Langkah 1.

Pada Features manager ,pilih Configuration Manager.

assembly

Langkah 2

assembly2

langkah 3

assembly3

Setelah configurasi di Configuration Manager muncul tampilan

assembly4

Configuration selesai.

Setelah melakukan proses configurasi kemudian part yang sudah di configuration akan di assembly.

Buka template Assembly kemudian masukan part part yang sudah ada configurasinya.

Jika part yang ada configurasinya di klik lalu dibagian kanan atas tidak muncul option configurasi seperti yang dibawah ini

assembly5

 

 

Sekarang mari kita coba menampilkan configurasi .

2.    Setting memunculkan optionconfigurasinya

Langkah 1.

assembly6

Langkah 2.

Setelahpilih customize akan muncul tampilan seperti dibawah ini.

assembly7

Kemudian OK setting selesai.

Untuk hasilnya akan seperti gambar yg dibawah ini.

assembly8

semoga bermanfaat

Technical support Arisma data setia
(Reseller SolidWorks Indonesia)

 

Share

Data 3D CAD untuk Menghasilkan Instruksi perakitan manufaktur Kelas Dunia

solidworks-composer

SolidWorks Composer, World-Class Manufacturing Assembly Instructions

Mempergunakan data 3D CAD untuk Menghasilkan Instruksi perakitan manufaktur Kelas Dunia

Apakah Instruksi perakitan manufaktur yang efektif penting untuk keberhasilan bisnis Anda?

Jika ya, SolidWorks Composer video ini akan menunjukkan kepada Anda bagaimana perusahaan terkemuka memanfaatkan data 3D CAD yang ada untuk segera membuat aset visual, yang dapat dipublikasikan sebagai dokumentasi berbasis 2D, dan animasi 3D bahkan sepenuhnya interaktif.
• Lihat bagaimana kombinasi yang kuat dari SolidWorks Premium dan SolidWorks Composer komunikasi teknis dapat membantu perusahaan Anda.
• Mulai petunjuk perakitan cepat, memperbarui mereka lebih cepat, dan lengkap bersamaan dengan desain produk.
• Menghasilkan perakitan petunjuk visual yang jelas yang tidak meninggalkan ruang untuk kebingungan, interpretasi atau ambiguitas.
• Mengurangi manufaktur pelatihan personil persyaratan waktu dan mengurangi biaya lokalisasi.
• Dapatkan manufaktur perakitan yang tepat untuk pertama kalinya, dengan kesalahan yang lebih sedikit.

lihat videonya disini : http://goo.gl/z2QDXj

Share

Store, akses, dan berbagi file desain Dengan SolidWorks EPDM

solidworks epdm

Store, akses, dan berbagi file desain Anda untuk menghindari hilangnya data penting

Tidak peduli ukuran organisasi Anda secara efektif mengelola data adalah sangat penting. Namun hal ini dapat dianggap sebagai proses yang membosankan yang mengambil banyak waktu dari pekerjaan anda. Namun, solusi manajemen data yang tepat bisa membantu Anda: untuk mengelola data Anda secara otomatis dan membiarkan Anda lebih fokus pada pekerjaan yang Anda.

Hanya dalam 22 menit, Anda dapat menemukan cara untuk mengelola data Anda secara otomatis. dengan SolidWorks Enterprise PDM, tim Anda dapat:

– Cari dan repurpose file, suku cadang, dan gambar
– Mudah dan aman berbagi informasi desain
– Mengotomatisasi alur kerja untuk memastikan tim selalu memiliki versi yang tepat
– Menghilangkan hilangnya file penting

Lihat video untuk belajar bagaimana untuk menghindari hilangnya data penting dan mengotomatisasi proses rekayasa Anda. http://goo.gl/LwlnCC

Share

SolidWorks Electrical – Merubah tebal garis Cable pada Schematic

Pernah mencoba editing ketebalan line / wire pada SolidWorks Electrical 2014 tetapi kesulitan?? Tenang solusi tersebut kini teratasi pada SolidWorks Electrical 2015, mengapa?? Karna di SolidWorks Electrical 2015 fitur – fitur untuk mempermudah drawing sistem kelistrikan lebih disempurnakan lagi sehingga lebih memudahkan bagi kita para Electrical engineer untuk melakukan proses drawing

reason to use solidworks electrical

mau tau bagaimana cara melakkannya pada SolidWorks Electrical 2015 silahkan cek pada tutorial berikut.

langkah 1

solidworks electrical langkah 1

langkah 2

solidworks electrical3

Kemudian pada bagian samping kiri muncul Wire style selection, option tersebut merupakan pemilihan jenis garis yang ingin kita pilih untuk menjadi garis pada Schematic

langkah 3

Pilih style wire yang diinginkan (contoh pilih pada bagian NL1L2L3)

solidworks electrical4

Sekarang coba tarik garis untuk melihat ketebalan dari garis tersebut

solidworks electrical5

Sekarang kita akan coba untuk mempertebal garis yang merupaka wire pada schematic

langkah 4

Silahkan ulangi tahapan pada Step 1 dan Step 2 tetapi pada Step 2 silahkan klik tab Manager

solidworks electrical6

pemilihan tab Manager ini bertujuan untuk mengatur properties dari wire tersebut.

langkah 5

solidworks electrical7

Selanjutnya silahkan anda ubah Line width sesuai dengan yang anda inginkan

solidworks electrical8

Maka ketebalan dari garis sebagai wirenya sudah berubah

solidworks electrical9

Warm Regards,
Team Technical Support SolidWorks Arismadata.
Reseller SolidWorks Indonesia Since 1996
Share

SolidWorks Simulation – Mempersiapkan model untuk analisa pembebanan

SolidWorks Simulation – Dalam membuat suatu product, entah dalam bentuk consumer product ataupun product berupa alat untuk membantu dalam proses produksi, kita pasti perlu untuk menganalisa kekuatan dari product kita tersebut. Hal pertama yang kita lakukan yaitu proses 3D desainnya terlebih dahulu, baru kemudian kita lakukan design validation, yaitu kita analisa kekuatannya. Ketika masih dalam proses desain, product sudah kita buat detail atau dalam bentuk mendekati sempurna, namun untuk kebutuhan analisa pembebanan, kita juga dituntut untuk proses analisa yang cepat, supaya product kita bisa segera turun ke workshop atau produksi.

Berikut ini adalah beberapa persiapkan yang kita bisa lakukan untuk mendapatkan proses analisa yang cepat :

1. Simplify Assemblies Model

solidworks simulation

Menyederhanakan model ini sangat penting, karena apabila semakin banyak detail dalam product kita, proses analisa akan semakin lama. Kita bisa pilih beberapa fitur / parts yang benar-benar penting atau memberi dampak signifikan dalam proses analisa, sehingga fitur / parts yang lain bisa kita sederhanakan.
Kita bisa juga membuat suatu konfigurasi, yaitu konfigurasi untuk analisa pembebanan dan konfigurasi product detailnya.

2. Interference Detection

Interference Detection

Hal yang perlu diperhatikan berikutnya yaitu kita harus cek tabrakan antar komponen / parts yang mungkin ada dalam assembly product yang kita buat. Selain itu kita juga perlu untuk kondisi parts yang saling besentuhan satu dengan yang lainnya (Touching Face). Untuk mengeceknya kita bisa gunakan fitur Interference Detection, karena apabila masih ada tabrakan antar komponen, assembly tidak bisa kita proses untuk analisa pembebanan.
Untuk mengatasi apabila assembly masih terdapat tabrakan / interference, kita bisa editing / modifikasi parts tersebut, atau bisa gunakan fitur cavity yang ada pada solidworks untuk membuat potongan antar parts yang bertabrakan tersebut.

3. Symmetry

Symmetry, solidworks simulation

Kita bisa gunakan fitur simetri untuk membuat model / product menjadi sangat sederhana dalam proses analisa, yaitu dengan membagi model menjadi 2 atau sebagian kecil dari parts / model utuhnya.

4. Optimizations

Optimizations - simulation

Optimasi adalah fitur yang sangat membantu dalam SolidWorks Simulation, yaitu kita bisa mendapatkan ukuran atau model product yang sesuai, dengan batasan beban yang masih sesuai dengan yang kita kehendaki, dan tentunya dengan penggunaan material yang paling kecil atau paling ringan.

5. Mid-Surface

Mid-Surface in solidworks

Apabila model / product yang kita analisa adalah berupa sheet metal parts atau komponen yang cukup tipis, kita bisa menggunakan jenis analisa Shell elements atau Shell Mesh, yaitu model / product hanya dalam bentuk surface / lembaran yang kita berikan ketebalan dalam Shell Manager.

Setelah melakukan beberapa persiapan di atas, berikut adalah ceklist yang bisa kita gunakan untuk proses analisa pembebanan dengan SolidWorks Static Simulation :

assembly

Proses tersebut adalah proses secara umum dalam SolidWorks Static Simulation, untuk proses analisa yang lain bisa bervariasi lagi.

Demikian beberapa tips mengenai analisa pembebanan di SolidWorks Simulation, yang mana kita bisa melakukan proses analisa dari model atau product kita terlebih dahulu, sebelum kita buat prototype dari product tersebut, sehingga kita bisa lebih hemat biaya dan waktu.

Warm Regards,
Team Technical Support SolidWorks Arismadata.
Reseller SolidWorks Indonesia Since 1996

Share

SolidWorks plastics – injection molding

SolidWorks Plastics – Pernahkah Anda menjumpai kata-kata defect, short shot, shink mark, weld line dsb. ???
Yups,… bagi para mold maker tentu sudah tidak asing lagi dengan kata-kata itu, rework,
overtime menjadi hal wajib dilakukan..

Selain faktor settingan mesin ataupun faktor lain yang perlu dimodifikasi, tanpa Anda sadari
bahwa kebutuhan suatu alat yang bisa menunjang dan menganalisa suatu produk sebelum dimachining
sangatlah penting. Selain itu, design engineering dituntut cepat dan akurat dari
penggunaan software analisa yang mudah pula..

Tahukah Anda “SolidWorks Plastics adalah Solusinya”, mengapa demikian ? Jadi software addon
ini bekerja dan mensimulasikan aliran plastik selama proses injeksi..

Caranya cukup mudah :

1. Open file model produk yang akan di simulasi
2. Tentukan jenis material yang ingin dipakai (tersedia lebih dari 4000 jenis material)
3. Tentukan posisi gate
4. Running program
5. Show the result

silakan Anda simak video tutorial dibawah ini

Gimana, mudah bukan menjalankan software ini ?? Sekian tips & trik dari kami, jika ada hal
yang ingin ditanyakan lebih lanjut silakan hubungi (021) 2568 1188 dengan Harry atau via email
solidworks-support@arismadata.com

Yours Respectfully,
Tim Technical Support SolidWorks PT. Arisma Data Setia

Share

Solidworks 2015 – Assembly Envelopes

Hallo apakabar sobat solidworks indonesia,.. Tahun baru semangat baru!!..  tutorial solidworks pertama nih di tahun 2015.. Tentu kita tidak asing dengan kata amplop, dan dalam SolidWorks pun juga terdapat istilah tersebut, yaitu assembly envelopes, yang merupakan salah satu special komponen di dalam assembly.

Envelope ini diabaikan ketika kita menghitung berat, Center Of Gravity dan juga dalam perhitungan di Bill Of Materials. Apabila kita menggunakan perintah copy, mirror dan juga pattern, hasilnya akan berupa part envelope juga.

Fungsi dari envelope ada 2 macam, yaitu sebagai reference components dan sebagai selection tools.

1. Penggunaan Envelope sebagai Reference Components

Kita dapat menggunan envelope sebagai komponen yang hanya berfungsi sebagai referensi dari design assembly kita, yaitu misalnya untuk membayangkan kondisi assembly kita berdasarkan posisi dan ukuran terhadap komponen envelope tersebut.

Misalnya dalam design bantalan rel berikut ini, yang akan dibuat yaitu hanya bantalan relnya saja. Namun supaya memudahkan dalam design bantalannya, kita perlu menampilkan relnya juga. Namun rel tersebut tidak ikut muncul dalam perhitungan berat, Centre of Gravity, dan juga Bill Of Material.

Cara menampilkan atau membuat rel menjadi sebagai envelope adalah seperti ini :

2Penggunaan Envelope sebagai selection tools

Dengan envelope memungkinkan kita untuk select, show, or hide components berdasarkan posisi mereka terhadap volume envelope (di dalam, di luar, atau dalam posisi crossing). Kita juga dapat menggunakan bidang envelope tersebut untuk mengubah visibility dari komponent assembly, atau memilih parts / komponen untuk dilanjutkan dengan perintah suppress, copy atau delete.

Dalam gambar di bawah ini, contoh part dalam bentuk envelope untuk menunjukkan area kerja dari operator.

Kita bisa gunakan envelope tersebut sebagai selection tool atau kita bisa gunakan untuk show / hide komponen seperti gambar di bawah ini.

Dengan menggunakan assembly envelope tersebut, memudahkan kita dalam mengolah parts yang kita buat dalam Assembly yang berisi cukup banyak komponen. Selamat Mencoba.

Warm Regards,

Team Technical Support SolidWorks Arismadata.

Share

SolidWorks – Fillet Techniques

Dalam pembuatan product dengan solidworks, terutama pembuatan product design atau cunsomer product, kita pasti tak luput dari pembuatan fillet atau radius pada setiap sudut dari product tersebut. Berikut ini adalah beberapa teknik dalam pembuatan fillet.

  1. 1.     Constant Fillets

Merupakan pembuatan fillet paling basic. Kita bisa pilih edge atau face untuk memberikan bidang radiusnya. Dan juga kita bisa buat beberapa ukuran sekaligus, untuk setiap edge/face yang berbeda.

2. Variable Fillets

Pada dasarnya hampir sama dengan constant fillets, namun pada variable fillets kita bisa membuat variasi ukuran dari setiap edge yang kita pilih. Sebagai contoh di bawah ini, dari 1 edge, terdapat 3 ukuran fillets, yaitu 12 mm pada ujung atas, 6mm pada bagian tengah, dan 4 mm pada ujung bawah.

3. Full-round Fillets

Adalah cara pembuatan fillets secara otomatis dari pemilihan 3 face yang secara berurutan dari suatu product dengan ketebalan, contohnya seperti gambar di bawah ini.

4. Face Fillets

Kita bisa gunakan face fillets untuk mebuat bidang radius dengan bidang face yang terpisah / tidak menyatu, seperti di bawah ini. Dalam face fillets ini perlu diperhatikan besarnya radius yang memungkinkan dari pertemuan face tersebut.

5. Profile Radius

Untuk mendapatkan profil radius yang lebih ergonomis, kita bisa gunakan radius dengan pilihan beberapa profile seperti di bawah ini.

6. Asymmetric Fillets

Selain bentukan fillets dengan pilihan profile, kita bisa gunakan juga bentukan asymmetric, dimana ukuran fillet berbeda dari ujung 1 dan ujung lainnya.

Demikian, Selamat Mencoba, semoga bermanfaat bagi anda solidworks user indonesia.

Warm Regards,

Team Technical Support SolidWorks Arismadata.

 

Share