Apakah file Step dan IGES Anda pada saat diimpor ke SOLIDWORKS memiliki problem?

SOLIDWORKS menambahkan opsi impor “3D Interconnect” ke program Solidworks pada tahun 2017,Fitur 3D Interconnect memungkinkan data CAD yang dibuka dalam format aslinya,dan menjaga tautan atau history pembuatan tetap dalam aslinya. kemampuan Fitur 3D Interconnect juga untuk bekerja secara baik dengan file CAD pihak ketiga di dalam Solidworks.

yaitu jika dalam satu depatemen memiliki beberapa software 3D design selain Solidworks,dengan Fitur 3D Interconnect file tersebut tanpa di convert bisa langsung digunakan di Solidworks. Tetapi, untuk file STEP dan IGES, pengaturan ini dapat menyebabkan beberapa hasil yang tidak diinginkan.

Berikut adalah beberapa contoh masalah yang mungkin anda hadapi:
# Anda dapat menjalankan “Impor Diagnostik” pada model SOLIDWORKS yang bukan
asli, tetapi Anda tidak dapat memperbaiki geometri buruk atau rusak. Memodifikasi
(memperbaiki) geometri mana pun dapat mengubah pengidentifikasi file tersebut. Itu
tentunya, akan memutus kemampuan pembaruan “3D Interconnect”.
# Tidak dapat menjalankan ” Feature Recognition ” pada bagian yang diimpor yang tidak
dikonversi ke format file SOLIDWORKS.
# File STEP atau IGES yang dibuka sebagai assembly/rakitan dalam format aslinya tidak
akan memungkinkan masing-masing komponen dibuka di jendela terpisah.
# File STEP atau IGES yang jika di gunakan pada assembly/rakitan dapat memiliki kendala
saat melakukan mates file terhadapat mates file lain.
Ada Dua Cara untuk Memperbaiki Masalah di Atas

  1. Anda dapat mematikan “3D Interconnect” dengan memilih Tools> Options>
    System Options> Impor dan unceklis fitur “Enable 3D Interconnect”. Lihat capture
    di bawah ini
  1. Jika Anda tidak ingin mematikan opsi “3D Interconnect”, ada cara yang lebih cepat
    untuk mengubah file ke format file asli SOLIDWORKS. Di sebelah kiri solidwoks
    pada desain fitur manajer, klik kanan file CAD asli atau file STEP atau IGES yang
    dimasukkan di part /assembly pada Solidworks dan klik “Dissolve Feature”. Lihat
    pada capture di bawah ini.

Note: setelah anda mengunakan fitur “Dissolve Feature”, file anda tidak dapat di
kembalikan kembali ke tautan asli, Anda harus mengimpor kembali file dengan
opsi “3D Interconnect” yang diaktifkan, jika ingin kembali ke tautan asli.
Demikian tips & tricks mengenai cara mengatasi problem pada saat import file STEP dan IGES pada SOLIDWORKS. Semoga dapat bermanfaat untuk aktivitas 3d desain Anda dan meningkatkan performa dalam pengerjaan desain di Solidworks.

Terimakasih
Technical Support Arismadata

Share

Merge dan UnMerge Characteristics di SOLIDWORKS Inspection 2018

Berikut akan kami sampaikan mengenai feature terbaru di Solidworks Inspection 2018, yaitu Merge dan Unmerge karakteristik

Dimulai dengan SOLIDWORKS Inspection 2018 Standalone software, characteristics dapat di (gabung) merged: Ctrl-select bagian mana saja yg akan dimerge dan dari right-mouse-button shortcut menu select ‘Merge Characteristics
solidworks inspection 2018
Opsi ‘Karakteristik UnMerge ‘tersedia untuk karakteristik yang sebelumnya digabungkan (merge)
solidworks inspection 2018 b
Penasaran bagaimana SOLIDWORKS Inspection dapat melakukan hal-hal tersebut dan penasaran mengenai kelebihan-kelebihan yg lain ??

Silahkan undang kami untuk mempresentasikan tentang SOLIDWORKS Inspection yang dapat membantu anda dalam membuat report hasil Inspeksi anda secara cepat dan tentunya dapat menghemat waktu dan biaya

konsultasi gratis hubungi kami.

Share

Copy Settings Wizard

Sebelum masuk ke topik pembahasan, saya ingin bertanya. Apakah anda pernah melakukan pemindahan SOLIDWORKS dari komputer lama ke komputer yang baru? Apakah setelah anda melakukan pemindahan SOLIDWORKS, banyak settingan yang harus dilakukan? Seperti Template, Shortcut Key, ataupun settingan option yang lain.
Pada tutorial solidworks singkat kali ini, kita akan membahas terkait dengan SOLIDWORKS Copy Settings Wizard. Dimana fitur ini dapat membantu anda dalam penyimpanan semua settingan yang sudah ada, hal ini bisa anda gunakan jika mengalami pemindahan SOLIDWORKS dari komputer lama ke komputer yang baru.
Langsung saja kita lihat langkah – langkah dari penggunaan SOLIDWORKS Copy Settings Wizard :Copy Settings Wizard
Copy Settings Wizard
Keterangan :
1. Pilih Windows kemudian search dengan nama Copy Settings Wizard
2. Pilih Save Settings untuk penyimpanan settingan SOLIDWORKS
3. Pilih Browse untuk menentukan folder penyimpanannya, kemudian tentukan juga settingan apa saja yang ingin disimpan
4. Settingan akan tersimpan dalam bentuk seperti pada gambar, kemudian bisa anda copy ke komputer yang baru lalu anda buka file tersebut di komputer yang baru (SOLIDWORKS harus sudah terinstall di komputer yang baru)
5. Restore Setting from File, pilih beberapa settingan yang akan digunakan
6. Kemudian pada Select the Destination, pilih Current User
7. Finish Operation
8. Copy Setting Wizard sudah berhasil

Demikian cara melakukan Copy Setting Wizard pada SOLIDWORKS. Semoga dapat bermanfaat untuk aktivitas desain Anda

Share

SOLIDWORKS 2019 Hole Wizard Update

kali ini kita akan membahas mengenai Hole wizard yg ada di Solidworks 2019. Sama seperti ketika SOLIDWORKS membuat dimensi sketsa pertama, kita secara otomatis skala seluruh bagian kita kembali pada tahun 2014, dengan rilis SOLIDWORKS 2019, mereka telah menambahkan fitur lain yang telah meminta pengguna yang membuat pemodelan desain kita lebih mudah bahkan jika itu seperti pembaruan kecil di pandangan pertama.

Jika kita berubah pikiran tentang pilihan hole pada SOLIDWORKS 2019 Hole Wizard Tool, kita tidak perlu lagi mengingat dan memasukkan kembali spesifikasi hole kita! Apakah itu merupakan perubahan desain di akhir proses desain kita, atau perubahan ketika pertama kali mendefinisikan part, itu akan menjadi lebih mudah dengan tidak perlu mendefinisikan ulang pengaturan Hole wizard kita setiap kali perubahan dilakukan.

Fitur ini dapat dikonfigurasi, jadi jika metode sebelumnya dari setiap jenis lubang yang memiliki pengaturan default lebih disukai, pengaturan dapat diubah dalam system option di bawah ‘hole wizard / tool box’ setting.
Mari kita melihat cara kerjanya

Untuk melihat perubahan pada Hole Wizard, kita akan menggunakan rak ini yang saat ini memiliki counter bored hole untuk menerima pan head machine screw untuk memasang bilah. Sebuah design review telah mengungkapkan bahwa konsumen jauh lebih suka counter sunk flat head screw pada bilah rak mereka, dan Anda telah ditugaskan untuk beralih konfigurasi untuk menggunakan counter sunk fastener.
hole wizard
Meskipun ini adalah penyederhanaan yang berlebihan, masih membutuhkan modifikasi definisi lubang, dan ketika diubah menjadi gaya counter sunk, pengaturan lubang saat ini sebelumnya akan hilang.
Dengan SOLIDWORKS 2019, pengaturan yang digunakan untuk counter bored hole akan dipertahankan ketika beralih ke counter sunk hole.
hole wizard 2
hole wizard 3
Fitur ini dapat dikonfigurasi, jadi jika metode sebelumnya dari setiap jenis lubang yang memiliki pengaturan default lebih disukai, setting dapat diubah dalam system option di bawah setting ‘hole wizard / tool box’.

Share

SOLIDWORKS Manage: Project Management

SOLIDWORKS Manage mampu menangani project Anda. Seorang project manager yang nantinya akan fokus dalam penanganan project, sangat membutuhkan fitur Project Management yang ada di SOLIDWORKS Manage. Mari kita lihat bagaimana SOLIDWORKS Manage memberikan solusi yang sangat tepat untuk project Anda.
solidworks manage
SOLIDWORKS Manage – Project Properties
Saat pertama kali membuka project di SWM, Anda akan disuguhkan dengan layar properties yang berisikan attribute dari project Anda. Pada layar ini Anda mampu mengenali dan memahami apa yang ada di dalam project dari list attribute yang bisa Anda customize sesuai dengan kebutuhan.

solidworks manage properties

SOLIDWORKS Manage – Project Planning

Hal yang terpenting dari sebuah project planning adalah stage, schedule, dan task. Planning pada SOLIDWORKS Manage memungkinkan kita untuk mengatur secara keseluruhan proses dari tiap stage/step, hingga task/job desk dari masing masing staff atau orang yang berperan di dalam project. SOLIDWORKS Manage menjawab kebutuhan Project Manager dalam penanganan planning dari sebuah project.

project planing

SOLIDWORKS Manage – Bill of Material

Termasuk di dalamnya adalah Bill of Material, sebuah solusi dari SWM yang memungkinkan kita membuat BOM se-fleksibel mungkin yang terintegrasi dengan file CAD Anda. Selain itu BOM dalam SWM mampu memungkinkan kita untuk membuat record atau item BOM dengan mengetik manual sehingga kita dapat leluasa menambahkan item-item yang tidak ada di dalam data CAD ke dalam BOM. Item yang bisa ditambahkan selain teks, juga bisa gambar, warna, dan item-item yang bisa Anda customize sesuai kebutuhan.

Beberapa fitur di atas hanya sebagian kecil dari fitur-fitur yang ada pada SWM – Project Management. Masih banyak fitur yang akan sangat membantu Anda mengolah project menjadi lebih mudah dan tersistem.

Konsultasi gratis bisa langsung hubungi kami
Jakarta : (021) 25681188
Cikarang : (021) 2961 9225
Surabaya : (031) 807 4179

Share

Auto Check-In di SOLIDWORKS PDM Pro menggunakan Dispatch

Pada saat menggunakan Solidworks PDM, kami hampir selalu menemukan user yang lupa memeriksa dokumen di Vault. Ini membuat dokumen-dokumen itu hanya tersedia untuk pengguna yang menempatkannya di Vault. Dengan menggunakan Dispatch, Admin PDM dapat memastikan bahwa dokumen-dokumen penting secara otomatis Check in ketika pengguna melakukan drag/drop atau Copy / Paste dokumen ke dalam Vault.

Mulai dengan mengakses Dispatch melalui menu Tools> Administrative Actions menu di dalam vault.
Dispatch

1. Tetapkan Action Name (tidak ada yang akan melihat ini tetapi itu membantu ketika mengelola skrip).
2. Berikan deskripsi (lihat di bawah).
3. Karena kami mencoba mencegah drag / drop, kami akan menggunakan opsi “During Add”.
4. Berikan Path dan ekstensi file yang ingin Anda capture. Saya hanya akan mengunakannya pada JPG yang di drag user ke folder ECs pada contoh di bawah ini.

Dispatch 2
Saat mendefinisikan tindakan “Check-in”, Anda hanya perlu memasang pada “Path ke file yang dipilih.”
Dispatch 3
Lengkapi Check In Syntax dengan comment sehingga history muncul secara otomatis pada saat check in.
Dispatch 4
Dispatch script komplitnya.

Share

Cara Membuat potongan pada surface yang Melengkung

Salam hangat untuk para user SOLIDWORKS Indonesia, Pada kesempatan ini saya mau membahas mengenai fitur surface pada permukaan benda yang melengkung.

Para user solidworks semua, apakah anda Kadang-kadang menemukan diri Anda dalam situasi di mana Anda perlu membuat pemotongan pada permukaan yang melengkung.

Jika belum mengetahui mengenai fitur surface di solidworks tentu itu akan berangapan sulit.tetapi sebenarnya itu mudah kok.

Saya akan mencoba memandu dan menshare bagaimana langkah dalam pemotongan pada permukaan melengkung.
Mari kita gunakan gambar berikut sebagai contoh:
surface solidworks
Dari gambar diatas kita dapat melihat ada 3 bidang utama yang menjadi dasar sketsa 2D untuk potongan.
Tantangannya adalah untuk membuat potongan ke dalam model tapi tetap mempertahankan bentuk face asli sebelum dipotong.
Pada tahap ini, tentu ada pertanyaan-pertanyaan sebelum melanjutkan:

• Dalam arah apa pemotongan harus dilakukan?
• Apakah potongan harus tegak lurus dengan salah satu bidang utama bagian itu?
• Apakah Anda memerlukan potongan untuk memotong model dengan kedalaman yang tidak jelas?
• Apakah potongan perlu memiliki konsep?
• Apakah ini melewati ‘semua’?

Menjawab pertanyaan-pertanyaan ini akan membantu melakukan teknik yang tepat untuk digunakan.
Ada banyak pendekatan untuk bagian seperti ini. Di sini kita akan fokus menggunakan perintah LAINNYA daripada perintah ‘ extrude-cut ‘ untuk menyelesaikan pekerjaan.

Pertama-tama mari kita buat garis besar potongan pada face model.
Langkah pertama adalah menggunakan TOP Plane untuk membuat sketsa beberapa splines dan tangent
top plane
Selanjutnya gunakan perintah ‘projected curve’ untuk mendapatkan bentuk slot 2D yang baik, lalu memproyeksikan, lalu pilih bagian bawah surface:
surface solidworks 3
Selanjutnya kita hanya akan mengcopy surface yang ingin kita potong dengan menggunakan perintah offset surface dengan nilai offset 0,perintah tersebut akan berubah menjadi ‘copy surface’. Hasilnya adalah surface akan menjadi 2 bagian yang satu surface original sedangkan yang satu surface hasil copy surface.
surface solidworks 4
Pada surface ini kita akan menggunakan perintah ‘surface trim‘. lalu select curve yang dibuat sebelumnya, dan suface dibuat pada langkah copy surface itu dipertahankan dengan menggunakan ‘keep selections’. Hasilnya ditunjukkan seperti dibawah ini:
surface solidworks 6
Kemudian jalankan perintah pada fitur ‘offset surface’.
inputkan kedalaman surface sekitar 6mm karena kedalaman lubangnya ,ini akan menghasilkan 2 surface:
surface solidworks 7
Jalankan surface loft dari top body down ke bottom body, lalu pilih knit untuk menyatukan 3 surface body,setelah di knit otomatis surface akan terconvert menjadi solid body seperti terlihat pada gambar dibawah ini:
surface solid body
NOTE: Pastikan untuk melihat folder ‘solid bodies’ di feature manager tree – beberapa bodies part mungkin disembunyikan, dan beberapa benda mungkin ditampilkan sebagai surface body, pastikan ‘Try to Form Solid’ terceklis agar surface terconvert menjadi solid body.
surface solidworks 9
Tahap Akhir, gunakan perintah ‘combine’’ dengan opsi ‘subtract’ untuk ‘CUT’ pada body baru kedalam body sebelumnya agar lebih jelas prosesnya,dapat dilihat seperti gambar dibawah ini:
surface solidworks 10
Hasil part akhirnya seperti dibawah ini:
surface solidworks 11
Demikian tutorial solidworks basic singkat dari kami PT Arisma Data Setia mengenai fitur Surface. semoga bermanfaat.

Share