MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PEKERJAAN MELALUI USER GROUP

Salam hangat untuk para Engineer di seluruh Indonesia. Sebelumnya kita telah membahas terkait dengan 3DEXPERIENCE. Dimana kita dapat mengolah data ataupun desain melalui system cloud, sehingga dimanapun, kapanpun, dan dalam kondisi apapun kita dapat melakukan aktifitas desain atau pekerjaan kita secara maksimal.

Dalam sebuah project yang kuat dan optimal, pastinya mengandalkan sebuah data dan ruang lingkup kerja yang baik. Sebuah ruang kerja yang baik yaitu memungkinkan rekan kerja dapat mengakses semua yang mereka butuhkan. Terkadang hanya lupa untuk membagikan sebuah dokumen dengan seseorang yang ada di tim, akan menyebabkan keterlambatan sebuah pekerjaan project.

Maka, untuk mengantisipasi beberapa kejadian yang dapat menghambat pekerjaan sebuah project. Pada 3DEXPERIENCE tersedia sebuah fitur yaitu User Group. User Group adalah layanan yang mempercepat kolaborasi dan meningkatkan produktivitas dengan mengurangi langkah-langkah yang diperlukan untuk berbagi konten atau mengundang pengguna baru ke aplikasi.

User Group adalah sebuah aplikasi dashboard yang tersedia di Social & Collaborative Apps yang memungkinkan Anda mengelola daftar grup yang dapat digunakan oleh aplikasi apa pun yang kompatibel dengan user group yang tersedia di platform 3DEXPERIENCE.

Setiap anggota platform 3DEXPERIENCE dapat membuat sebuah user group.

• Membuat user group untuk memiliki lebih banyak visibilitas pada akses ke setiap member yang berada di sebuah project. Sehingga kolaborasi berjalan dengan baik.
• Tanpa sebuah user group, kita harus menambahkan setiap user pada beberapa project secara satu per satu.
• Tidak ada batasan untuk menambahkan beberapa user kedalam sebuah project.

Hak Akses :
Anda dapat menambah, melihat, dan mengedit user group dengan memberikan hak sebagai Manajer atau Owner kepada anggota yang diperlukan. Seorang Manajer dapat menambah dan menghapus user. Owner memiliki hak yang sama dengan Manajer, dan juga dapat mengelola hak akses.

Dari yang disampaikan diatas, kita dapat mempelajari bahwa dengan User Group memungkinkan Anda dalam berkolaborasi melakukan aktifitas desain dan mengolah data secara cloud dengan rekan kerja Anda. Sehingga mempermudah aktifitas kerja anda, dan meminimalisir adanya mis-kolaborasi antara anggota satu dengan yang lain.

Demikian sharing terkait dengan User Group. Semoga sharing kali ini dapat menambah wawasan, ide, dan kreatifitas serta bermanfaat untuk aktifitas desain anda.

Terimakasih,

Share

Project Management pada sistem Cloud untuk semua user

Semua project manajer bertugas mengatur orang-orang di sekitar dalam sebuah project dan membutuhkan waktu banyak dalam melakukan rapat. Stereotip ini umum di beberapa perusahaan. Bisa ditanyakan kepada anggota tim desain apa yang dilakukan project manajer, dan mereka mungkin tidak akan dapat memberi tahu Anda dengan tepat.

Pada platform 3DEXPERIENCE peran project manajer ini dapat dilakukan pada role Project Planner. Sistem yang berbasis cloud, dimana dapat mengaplikasikan sebuah project manajemen dan memberikan visibilitas sebuah project dari awal sampai akhir sehingga dapat terpantau. Seorang Project Planner dapat menghubungkan data desain dengan tugas tertentu dan menentukan user yang akan mengerjakan tugas tersebut melalui interface yang berbasis cloud. Seorang stakeholders memiliki akses menuju project member, tugas, perubahan/revisi, komunikasi, desain, dan lain-lain.

Dalam lingkungan kolaboratif ini, anggota tim selalu melihat status terbaru karena mereka dapat mengakses data secara langsung. Mereka dapat melihat, melacak, dan mengelola satu atau beberapa project dengan mudah melalui dasbor mereka sendiri atau bersama. Ini memberikan komunikasi instan dan akurat ke seluruh tim dan meningkatkan produktivitas.

Kelola project anda secara Real-time

Project Planner menggunakan model kolaboratif berbasis tim yang secara dinamis membangun aktivitas tim sebuah project seiring progress dari rencana yang dilakukan.

Satu orang dapat menentukan keseluruhan project dan semua tugas, atau setiap tim dapat menentukan aktivitas mereka sendiri membuat subproject. Project Planner menggabungkan semua subproject dalam urutan kronologis berdasarkan tugas yang saling berbubungan dan membuat rencana project secara keseluruhan dengan jadwal yang jelas.

Semua stakeholders dapat melihat status project di dasbor, dari perangkat apa pun, baik di kantor, dalam perjalanan, atau bekerja dari rumah. Project Planner memberikan perubahan jadwal kepada stakeholders secara real-time dan semua anggota project dapat dengan mudah melacak status mereka secara online. Setelah tugas selesai, tim akan menerima pemberitahuan, dan bila tugas atau pencapaian terlambat pemimpin project juga akan menerima pemberitahuan.

Menyimpan semua data project di satu lokasi Aman

Project selalu aman. Project manajer dapat menetapkan tingkat hak akses yang berbeda ke seluruh stakeholders yang berbeda (Viewer, Penulis, atau Pemimpin). Project Planner mempertahankan hak akses ke tugas yang dikirimkan dan lampiran sesuai dengan definisi keamanan dari platform 3DEXPERIENCE.

Semua data yang dihasilkan selama project dilampirkan ke project Anda, memberikan jejak audit yang lengkap. Data ini juga dapat berfungsi sebagai alat pembelajaran yang berharga bagi tim pengembangan produk yang membantu mereka menemukan apa yang berjalan dengan baik dan apa yang perlu ditingkatkan.

baca juga: Developing shapes pada 3DEXPERIENCE

Berkomunikasi tanpa Email dan Panggilan Telepon

Sekarang anggota tim dan stakeholders dapat melihat posisi segala sesuatunya dalam skema besar. Jika bagian marketing perlu mengetahui apakah engineering telah melakukan tugas lebih dari 30 hari dari pengiriman untuk memenuhi kerangka waktu pembuatan konten, mereka dapat mencarinya sendiri. Tidak ada lagi waktu yang terbuang dalam panggilan berulang atau email ke Engineering.

Project Planner memungkinkan Anda untuk menghubungkan kepada user, tidak hanya dengan tugas mereka tetapi juga dengan hasil tertentu seperti file desain dan dokumentasi. Inilah nilai nyata dari platform 3DEXPERIENCE: menghubungkan user, ide, tugas, dan data. Selain itu, manajer dan eksekutif memiliki tampilan status project yang cepat dan real-time dengan akses ke hasil project. Bayangkan dapat meninjau desain CAD dan data lainnya secara online, bahkan saat dalam perjalanan, tanpa menggunakan sistem CAD tradisional atau alat lainnya.

Demikian sharing mengenai 3DEXPERIENCE, yang dapat mempermudah kita dalam melalukan pekerjaan terlebih mengelola pekerjaan tersebut, dengan berbasis system cloud. Semoga pengetahuan kali ini berguna dan bermanfaat bagi semua user SOLIDWORKS di Indonesia.

Terimakasih atas perhatian anda

Salam SOLIDWORKS

Share

Pengisian Sheet Format Otomatis Berdasarkan 3D Model Properties

Otomatisasi data pada SOLIDWORKS drawing adalah salah satu faktor besar dalam memprcepat proses desain. Manualnya kita melakukan pengisian di model properties pada drawing, seperti berat komponen, tidak hanya dilakukan manual namun juga riskan terjadi kesalahan. Informasi ini sudah ada di dalam 3D model part ataupun assembly, jadi kenapa tidak kita gunakan saja data yang sudah ada agar terisi otomatis?

SOLIDWORKS memberikan kemudahan pada pembuatan drawing sehingga Anda tidak perlu mengisi lagi secara manual data model pada drawing. Dalam contoh ini, kita akan melihat bagaimana menambahkan data “Weight” atau berat secara otomatis.
Anda bisa melakukannya dengan cara:


– Membuat contoh part file
– Input data ‘Weight’ pada file properties di 3D model
– Membuat drawing baru menggunakna contoh part yang telah dibuat
– Menambahkan note pada drawing yang akan dikoneksikan dengan ‘Weight’ pada
properties
– Menyimpan sheet format yang telah di-edit


Step 1) Buat part baru. Anda perlu menambahkan ‘Weight’ pada part properties. Untuk
melakukannya, akses ke ‘File > Properties’ dan klik pada ‘Custom’ tab. Gunakan drop down list dan pilih ‘Weight’, atau ketik manual pada kolom Property Name. Selanjutnya, klik dropdown ‘Value / Text Expression’ dan gunakan ‘Mass’ agar terkoneksi dengan mass properties part:

Setelah Anda selesai mengatur semua properties pada part, Anda bisa menyimpannya sebagai template dengan cara akses ke ‘File > Save As’ lalu ganti ‘Save as type’ ke ‘Part template’. Lokasi folder default ada pada C:\ProgramData\SOLIDWORKS\SOLIDWORKS 2020\templates.


Step 2) Buat contoh part dari template yang telah disimpan sebelumnya (sebagai contoh bisa buat box atau semacamnya), lalu simpan part tersebut.


Step 3) Buat drawing dari part contoh tadi, lalu masukan salah satu view dari contoh part. Edit sheet format ‘Edit > Sheet format’ lalu tambahkan note sesuai di tempat yang Anda inginkan‘Insert > Annotations > Note’


Step 4) Pada property manager fitur Note di tab kiri layar Anda, klik ikon yang menunjukan
symbol property dengan rantai yaitu ‘Link to Property’:

Step 5) Pada Link to Property dialog, ganti pilihannya ke ‘Model found here’. Klik dropdown
‘Property name’ untuk memilih ‘Weight’ property yang telah kita tambahkan pada contoh part sebelumnya:

Seharusnya Anda dapat melihat berat dari contoh part yang telah dibuat sebelumnya.
Step 6) Klik OK, lali exit sheet format melalui ikon pada sudut kanan atas graphic area:

Step 7) Simpan sheet format yang telah di-edit, ‘File > Save sheet format’ untuk menyimpan sheet format agar dapat digunakan pada lain waktu. Setelah tersimpan, tes template menggunakan drawing baru, dan pastikan Weight sudah ditambahkan pada part properties.

jika anda mengalami kesilita dalam desain 3d kami siap membantu anda

Share

Download SOLIDWORKS untuk Offline Install

Pastikan Anda telah memiliki akun Customer Portal SOLIDWORKS dan Serial Number sudah teregistrasi pada Customer Portal. Berikut cara download SOLIDWORKS Installer melalui Customer Portal SOLIDWORKS:

  1. Akses ke https://customerportal.solidworks.com
  1. Login menggunakan akun Customer Portal Anda. Pastikan lisensi sudah teregister dan aktif maintenance
  2. Klik Download and Updates pada panel Download

4. Klik versi SOLIDWORKS yang Anda butuhkan

5. Pilih (klik) Accept Agreement and Continue

  1. Klik pada link Download, simpan pada folder yang mudah diakses, lalu tunggu sampai proses download selesai
  1. Setelah download selesai, jalankan file SolidWorksSetup.exe dari Windows Explorer atau
    langsung dari browser
  2. Buat folder baru saat proses extraction, lalu klik Unzip. Cek gambar berikut
  1. Klik OK setelah proses unzip selesai. Jendela SOLIDWORKS Installer akan muncul setelah Anda klik OK
  2. Pilih “Download and share all files…”, lalu klik Next
  1. Masukan serial number SOLIDWORKS dan/atau multi product lainnya (jika ada), lalu klik Next
  2. Klik Change untuk mengganti lokasi download, atau klik Download Now untuk mulai download file installer.
  3. Tunggu proses download selesai (estimasi file 14-15 GB). Selanjutnya Anda bisa menggunakan file hasil download tersebut untuk install pada PC lain.

Share

Merge dan UnMerge Characteristics di SOLIDWORKS Inspection 2018

Berikut akan kami sampaikan mengenai feature terbaru di Solidworks Inspection 2018, yaitu Merge dan Unmerge karakteristik

Dimulai dengan SOLIDWORKS Inspection 2018 Standalone software, characteristics dapat di (gabung) merged: Ctrl-select bagian mana saja yg akan dimerge dan dari right-mouse-button shortcut menu select ‘Merge Characteristics
solidworks inspection 2018
Opsi ‘Karakteristik UnMerge ‘tersedia untuk karakteristik yang sebelumnya digabungkan (merge)
solidworks inspection 2018 b
Penasaran bagaimana SOLIDWORKS Inspection dapat melakukan hal-hal tersebut dan penasaran mengenai kelebihan-kelebihan yg lain ??

Silahkan undang kami untuk mempresentasikan tentang SOLIDWORKS Inspection yang dapat membantu anda dalam membuat report hasil Inspeksi anda secara cepat dan tentunya dapat menghemat waktu dan biaya

konsultasi gratis hubungi kami.

Share

Membuat kerangka kerja menggunakan Grid System

Jika Anda pernah mendesain furnitur, racking atau kerangka kerja untuk bentuk yang lebih kompleks, ada perintah geometri referensi yang akan menghemat waktu dan usaha Anda yang disebut SOLIDWORKS Grid System.

grid system solidworks

Ketika kita meluncurkan perintah SOLIDWORKS Grid System, itu menempatkan kita dalam mode sketsa di atas plane yang digolongkan sebagai level 0. Buat dan dimensi sketsa kita

grid system solidworks 2

Saat kita keluar dari sketsa, feature manajer akan meminta kita untuk menambahkan jumlah level yang kita inginkan dan jarak di antara mereka.

grid system solidworks 3
Grid System Property Manager

Sekarang kita akan melihat sketsa turunan yang sesuai dengan level dan jarak yang kita tetapkan sebelumnya. Sketsa 3D dibuat yang menghubungkan titik akhir atau sudut di antara semua sketsa.
grid system solidworks 4

Kita juga memiliki permukaan antara sketsa yang diturunkan. Gunakan thicken untuk menunjukkannya.
grid system solidworks 5
Dengan menggunakan geometri referensi ini, kita dapat membuat pekerjaan pendek dari proyek rak kami menggunakan weldment.
grid system solidworks 7
Ingat fitur SOLIDWORKS 2019 Grid System benar-benar dapat diedit dari jumlah dan jarak level untuk membuat sketsa geometri yang memungkinkan kita melakukan perubahan dengan mudah.

Share

Membuat Smart Component mengunakan SOLIDWORKS

SOLIDWORKS memiliki beberapa feature yang hebat untuk mengotomasi pembuatan fitur, komponen, dan perakitan. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas salah satu feature tersebut, Smart Component.  Smart Component digunakan dalam file assembly untuk mengotomasi penambahan bagian dan fitur lain ke perakitan. Memungkinkan pengguna untuk menambahkan dan menempatkan komponen dan feature seperti Bolt, Nut, Washer, Lubang ke dalam Assembly.

smart component

Langkah pertama dalam proses ini adalah menentukan komponen yang akan kita buat menjadi Smart Component. Untuk melakukan ini kita awalnya harus membuat Assembly yang berisi semua part dan feature yang diperlukan untuk digunakan dalam Smart Component. Contoh yang akan kita gunakan di blog ini, kita akan membuat smart Component pada pijakan kaki laci beserta baut, lubang baut dan mur nya.

smart compobnent solidworks 1

Lalu jalankan Feature Make Smart Component yang ada pada Tools >pilih Make Smart Component
smart compobnent solidworks 2
Kemudian pada properties smart component kita perlu menentukan komponen part mana yang ingin dijadikan Smart Component, di kolom Components pilih part terkait seperti Baut dan Mur dan di kolom Feature pilih semua feature lubangnya, jika sudah klik OK.
Anda juga dapat memasukkan part pijakan kaki laci ini ke dalam Design Library Solidworks sehingga jika kita memerlukannya kita bisa langsung Drag & Drop pada Assembly
smart compobnent solidworks 3
Menggunakan Smart Component
Drag & drop part pijakan kaki laci yang sebelumnya kita jadikan smart component dan sudah di masukkan ke design library solidworks, lalu tempatkan pada lubang kaki laci
smart compobnent solidworks 4
Kemudian klik kanan pada part pijakan kaki laci, pIlih Insert Smart Features
smart compobnent solidworks 5
Lalu pilih permukaan bawah meja sebagai referensi nya
smart compobnent solidworks 6
Dengan memasukkan semua komponen menggunakan Smart Component, pengguna telah menghemat banyak waktu dengan mengotomasi proses pembuatan assembly yang rumit dalam hitungan menit
smart compobnent solidworks 7
Editing Smart Component
Untuk mengedit Feature Smart Component, pengguna terlebih dahulu harus masuk ke part yang dijadikan Smart Component lalu klik kanan pada Folder Smart Feature, pilih Edit in Defining Assembly
smart compobnent solidworks 8
Menggunakan Smart Component membuat penambahan komponen dan fitur umum untuk assembly lebih cepat dan lebih mudah. Menggunakan metode ini akan menghemat waktu dan memungkinkan pengguna untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi.
Semoga penjelasan saya cukup jelas, bermanfaat dan dapat mempercepat pekerjaan, apabila ada yang ditanyakan dapat disampaikan melalui email berikut solidworks-support@arismadata.com

Share

Tutorial Membuat propeller menggunakan SOLIDWORKS

propeller solidworks

Tips and Trick sederhana cara membuat propeller dengan menggunakan software 3D CAD SOLIDWORKS,
OK kuuyy.. Langsung aja gaeeesss,…

Open SOLIDWORKS
Buka bagian baru dengan unit model yang diatur ke milimeter.
Create a new part
Buka: File> New> Parts part icon solidworks
new parts
Pilih 3 planes di feature tree (tahan
tombol Control) dan membuatnya terlihat dengan mengklik pada kacamata. icon solidworks kacamata

Buat part baru di Right plan
Klik ikon 2D Sketch untuk membuat sketsa baru icon sketsa solidworks
Klik pada opsi Normal Ke untuk memutar dan memperbesar model ke normal ke Plane yang dipilih icon normal

Gambarkan tiga garis lurus seperti yang ditunjukkan pada gambar. Garis 350mm harus ditempatkan pada sumbu tengah dari Bidang Kanan.
bidang kanan
Gambarkan spline seperti yang ditunjukkan pada gambar spline
Tambahkan hubungan singgung pada transisi antara garis horizontal dan spline
Pilih garis horizontal, tahan tombol Control dan pilih spline. Klik pada ikon Tangency
di bar Tambah Hubungan untuk menambahkan hubungan singgung antara garis dan spline.
propeller
Create a Revolve
Go to: Insert > Boss/Base > Revolve atau click on the revolve icon Axis of revolution : Pilih garis hijau seperti di tampilkan gambar dibawah ini, select OK
propeller 2
Buat Sketch baru di TOP Plane
Select the Top Plane in the Feature Manager klik on the 2D Sketch icon untuk membuat sketch

Buat 3 Point Corner Rectangle Go to Tools > Sketch Entities > 3 Point Corner Rectangle atau klik di 3 Point Corner Rectangle icon Draw the rectangle seperti tampilan gambar disamping propeller 3
Buat plane baru
Go to: Insert > Reference Geometry > Plane or click on the New Plane icon First Reference : Select the Top Plane ganti Offset Distance to: 360 mm.
solidworks poropeller
Buat sketch baru di plane 3 Point Corner Rectangle seperti tampilan gambar
propeller solidworks 5
Pilih feature loft
Go to: Insert > Boss/Base > Loft or click on the Loft icon icon loft
Klik di kotak Profil icon solidworks
Pilih Sketch2 dan Sketch3 seperti yang ditunjukkan pada gambar Pastikan bola-bola hijau berada di persegi panjang yang sama sudut seperti yang ditunjukkan pada gambar dan detail lingkaran biru Jika tidak, klik dan seret satu bola ke sudut lain persegi panjang
propeller solidworks 6
Buat 2 radius di sisi samping loft
Go to: Insert > Features > Fillet/Round or click on the Fillet icon
Pilih 2 edges seperti pada gambar
propeller solidworks 7
Berikan Radius 135 mm kemudian OK
Buat sketch baru circle di surface seperti gambar dibawah dengan dimensi 114
propeller solidworks 8
Kemudian select extrude cut dengan dimensi 210 seperti dibawah ini
propeller solidworks 9
Selanjutnya berikan radius/fillet dengan dimensi 30mm seperti ganbar dibawah ini
propeller solidworks 10
Selanjutnya berikan radius/fillet dengan dimensi 10mm seperti dibawah ini
propeller solidworks 11
Selanjutnya perbanyak bagian loft dengan circular pattern seperti dibawah ini
Total Angle : 360 deg Number of instances : 6 Select the “Equal Spacing” option. Features to Pattern : Loft1, Fillet1, Fillet2, Fillet3 Select the “Geometry Pattern” option.
propeller solidworks 12
and then.. jreengg.. jreenggg. maka hasilnya akan terlihat seperti gambar dibawah ini.. Mantabss pak ekooo 😛
propeller solidworks 2019

Share