MEMBUAT VARIASI PART YANG SERUPA PADA ASSEMBLY

Terkadang dalam proses pembuatan sebuah desain kita ingin membuat didalam 1 File memiliki beberapa Variasi model, bentuk, ukuran, dan lainnya. Untuk memenuhi hal tersebut SOLIDWORKS memiliki beberapa opsi yang dapat dilakukan untuk membuat Part yang Serupa namun tidak sama didalam sebuah Assembly.

Pertama, tentunya ialah menggunakan fitur “Add Configuration” sama seperti didalam Part fitur ini berfungsi untuk membuat variasi bentuk atau tipe dari Part didalam Assembly. Kedua, menggunakan fitur “Make Independent” untuk membuat file yang dipilih memiliki atau menjadi nama baru sehingga Link nya akan terputus dengan part Asli-nya dan kita bisa memodifikasi untuk menjadikannya Variasi. Ketiga, masih dengan fitur “Make Independent” namun file yang digunakan ialah dari Toolbox Library sehingga dapat membuat variasi walaupun Part tersebut adalah Part dari Toolbox.
Untuk lebih detailnya dapat dilihat pada video berikut ini :

Share

MENGGUNAKAN FITUR DISPLAY STATE

Tidak banyak user SOLIDWORKS yang mengetahui fitur Display State ini, padahal kegunaannya dapat dimanfaatkan untuk mempermudah para user mengganti kondisi-kondisi Display dari tiap komponen pada Part atau Assembly.

Fitur Display State dapat ditemukan pada Feature Manager Configuration dibagian paling bawah-nya. Kegunaan fitur ini ialah, kita dapat memvariasikan kondisi Display dari tiap komponen tanpa harus merubahnya setiap saat, jadi kita dapat menjadikannya sebuah Standard Display.

Misalkan, dalam sebuah Part ada komponen A,B, dan C. pada Display state Default semua komponen dalam kondisi Display “Shaded With Edges”, lalu kita bisa menambahkan Display State 2 dan merubah salah satu komponen menjadi kondisi Display “Wireframe” Dan seterusnya. Sehingga Ketika kita ingin menampilkan semuanya dalam kondisi “Shaded With Edges” kita tinggal mengatifkan Display State Default, dan sebaliknya jika ingin menampilkan salah satu komponen dalam kondisi “Wireframe” kita tinggal memilih pada Display State yang sesuai.

Cara ini dapat menghemat waktu apabila kita sering melakukan perubahan kondisi display pada tiap komponen, dibanding selalu merubahnya setiap saat dan setiap komponen, tidak ada salahnya mencoba Fitur Display State ini.

untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada video berikut ini :

jangan lupa subscribe channel youtube solidworks agar tidak ketinggalan informasi

Share

Fitur interference detection pada SOLIDWORKS 2021

Pada tutorial solidworks kali ini akan sharing tentang improvement apa yang baru dari SOLIDWORKS 2021 yaitu fitur interference detection.

jadi fitur ini berfungsi untuk mengetahui bodies yang bertabrakan di part dan di assembly pada fitur solidworks 2021 memiliki pembaharuan kemampuan untuk mengeksport hasil dari interference detection kedalam bentuk spreed sheet,

Pada video dibawah ini akan dicontohkan fitur terbaru interference detection yang ada pada SOLIDWORKS 2021 :

jangan lupa untuk subscribe chanel youtube kita untuk mengetahui informasi terbaru seputar SOLIDWORKS

Share

MENGGUNAKAN ARC CONDITION UNTUK DIMENSI ANTAR LINGKARAN

Pernahkan rekan-rekan menemui atau mendapati sebuah gambar Sketsa, mungkin bisa dari Vendor atau dari Perusahaan rekanan, yaitu dimana Jarak dimensi yang digunakan antar 2 buah lingkaran, atau sebuah lingkaran dengan sebuah garis, namun pada dimensi tersebut mengambil ukuran titik terluar dari lingkaran atau titik terdalam-nya. Sehingga kita akan sedikit bingung dalam membuat Part tersebut di SOLIDWORKS

Mungkin bagi rekan-rekan yang belum mengetahui Arc Condition biasanya menambahkan sebuah Point pada titik terluar atau terdalam dari sketsa lingkaran. Atau menghitung ulang jarak ke titik tengah lingkaran-nya. Hal itu tidak perlu dilakukan apabila rekan-rekan melakukan setting pada Arc Condition dimensi-nya.

Arc Condition bisa digunakan hanya Ketika membuat / memberikan Dimensi dengan memilih langsung pada garis Lingkaran-nya, jadi bukan pada titik tengah lingkaran. Ketika pemilihan sudah sesuai, maka pada settingan “Leaders” dari Dimension yang muncul di sebelah kiri panel akan ada pilihan Arc Condition pada titik Minimal, Center, atau Maximal dari Sketsa Lingkaran tersebut. Sehingga kita dapat menyesuaikan pengukuran dimensi pada sketsa lingkaran-nya.

Untuk lebih jelasnya lagi silahkan simak video berikut ini :

Share

PENJELASAN SUB ASSEMBLY PADA SOLIDWORKS

Dalam Assembly didalam software cad SOLIDWORKS ada berbagai tipe komponen yang dapat diinsert, dimana hal tersebut berlaku sesuai dengan File yang diinsert pada Assembly, dapat berupa sebuah Part atau sebuah Assembly juga. Nah, Ketika kita memasukkan Assembly kedalam Assembly maka status nya dapat berubah menjadi Sub Assembly. Dan Sub Assembly ini memiliki beberapa fitur yang dapat diexplore untuk dapat kita pergunakan semaksimal mungkin. Hal apa Saja mari simak Artikel ini.

 Didalam Sub Assembly ada 2 kondisi yaitu Rigid dan Flexible, Ketika kondisi nya Rigid maka Sub Assembly tersebut akan dalam kondisi kaku artinya mate yang kita gunakan pada Sub Assembly tersebut tidak berfungsi, namun Ketika kondisi Flexible maka Sub Assembly tersebut dapat digerakkan sesuai dengan mate yang kita lakukan pada Sub Assembly tersebut. Lalu, kita dapat men-copy Sub Assembly tersebut secara langsung, dan Memecah Isian Part dari Sub Assembly tersebut sehingga tidak memiliki status sebagai Sub Assembly dan memudahkan kita dalam melakukan mating.

baca juga : REMOVING INTERFERENCE DALAM MULTI-BODY PART DAN DALAM PEMBUATAN ASSEMBLY

Selain itu kita dapat membuat sebuah Sub Assembly langsung dari part-part yang kita insert didalam Assembly, merubah nama Sub Assembly, dan langsung menyimpan Sub Assembly tersebut kedalam sebuah File Assembly yang terpisah.

Untuk penjelasan lebih Detail-nya, silahkan rekan-rekan bisa melihat video berikut ini :

Share

MEMBUAT HOLE DIDALAM ASSEMBLY

Didalam Assembly pada SOLIDWORKS ada suatu fitur yang dapat memudahkan para penggunanya untuk dapat langsung membuat sebuah Hole dengan standard tertentu. biasanya rekan-rekan menggunakan fitur Hole Wizard didalam sebuah Part, namun untuk fitur ini seperti menggunakan Hole Wizard didalam Assembly. Dan, fitur ini dapat langsung mengidentifikasi pembuatan lubang pada 2 part lainnya atau lebih. Penasaran? Simak Artikel ini.

Didalam Assembly ada sebuah fitur yang diberi nama Hole Series, dimana dengan menggunakan Hole Series ini rekan-rekan dapat langsung membuat sebuah lubang dengan standard / jenis-jenis Hole seperti pada Hole Wizard. Pembuatan lubang dengan Hole Series ini juga dapat dilakukan langsung pada 2,3, atau lebih Part yang saling bertumpuk. Sehingga akan meminimalisir waktu pembuatan Hole.

 Rekan-rekan dapat langsung menemukannya dari Opsi Menu “Assembly Features”. Lalu seperti didalam Hole Wizard rekan-rekan bisa memilih tipe / jenis Hole apa yang akan dibuat.  Selanjutnya menentukan Spesifikasi pada Middle Part dari Assembly tersebut dan menentukan Spesifikasi Hole pada End Part nya. Tinggal klik “OK” dan hole sudah langsung terbentuk pada Assembly.

Untuk penggunaan fitur lebih jelasnya, simak video berikut ini :

Share

MEMANFAATKAN FITUR MOVE FACE / MOVE COPY BODIES

Salam Semangat Sobat SOLIDWORKS,
Tentunya sobat SOLIDWORKS pernah merasa kesulitan ketika menerima File dari Ekstensi
aplikasi lain seperti .igs .stl .stp atau yang lainnya. Kesulitan dapat terjadi karena dari ekstensi file tersebut saat dibuka di SOLIDWORKS terlihat pada Design Tree hanya akan muncul 1 history, yaitu Imported. Ya, tentunya user akan merasa kebingungan saat melakukan editing pada file ini, atau biasanya yang dilakukan merubahnya menjadi Surface lalu mengeditnya. Tapi, sebelum melakukan opsi tersebut, kita bisa Memanfaatkan fitur-fitur dari Command Manager / Menu Direct Editing terutama ialah Move Face atau Move/Copy Bodies. Memang apasih bedanya? Simak artikel berikut ini.

  1. Move Face
    Fitur Move Face terdiri dari 3 pilihan yaitu Offset, Translate dan Rotate. Offset untuk
    menambahkan atau mengurangi Panjang dari sebuah Face pada bagian Part tersebut.
    Translate untuk memindahkan posisi sebuah bagian pada Part secara Linear. Rotate
    untuk memindahkan posisi sebuah bagian pada Part secara Circular.
  2. Move/Copy Bodies.
    Fitur Move/Copy Bodies terdiri dari 2 pilihan yaitu Constraint dan Translate. Constraint
    bekerja seperti mating tiap Part pada Assembly namun bedanya mating dilakukan dalam
    Template Part. Sehingga dari Multi-Body part yang terpisah dapat diedit dan
    digabungkan menjadi satu kesatuan Part. Translate digunakan untuk memindahkan atau
    merotasi tiap Bodies pada Multi-body Part, setiap memindahkan Bodies kita dapat memilih untuk membuat Duplikasi Bodies atau tidak.
    Untuk lebih jelasnya, mari lihat pada video berikut ini :

Masih menemukan kesulitan dalam design 2d ataupun 3d, kami siap membantu anda dengan jasa gambar 2d, 3d yang kami tawarkan.. konsultasikan masalah anda sekarang juga!!

Share

Menghubungkan SOLIDWORKS ke cloud 3DEXPERIENCE

Menghubungkan SOLIDWORKS desktop anda ke cloud platform 3DEXPERIENCE sangat mudah berkat 3DEXPERIENCE PLM Services Connector. Konektor ini adalah add-in untuk SOLIDWORKS desktop sama seperti Toolbox, Routing, atau add-in lainnya.

Bagaimana anda mendapatkannya?

Jika anda sudah memiliki role 3D Creator (xDesign) atau role 3D Sculptor (xShape) yang ditetapkan kepada anda, anda juga memiliki akses ke konektor. Namun, anda mungkin hanya pengguna SOLIDWORKS “murni” yang tidak menggunakan produk desain “di cloud” (xDesign atau xShape). Anda masih dapat menghubungkan SOLIDWORKS desktop anda ke cloud 3DEXPERIENCE dengan diberi role sebagai “Collaborative Designer For SOLIDWORKS”.

Role ini dapat dibeli dan ditambahkan ke platform anda sama seperti role lainnya. Seperti yang dikatakan di atas, role ini tidak diperlukan oleh siapa pun yang memiliki role 3D Creator (xDesign) atau 3D Scluptor (xShape). Mereka sudah memiliki akses ke konektor. Untuk mengaktifkan konektor tersebut, anda dapat membuka “compass” dan mencari icon SOLIDWORKS di aplikasi yang tersedia.

Jika anda tidak melihat icon SOLIDWORKS, anda harus menghubungi administrator Platform 3DEXPERIENCE dan meminta mereka mengaktifkannya untuk anda.

Setelah konektor diaktifkan, anda dapat memasang icon SOLIDWORKS dari bawah compass dan add-in 3DEXPERIENCE PLM Services akan diaktifkan.

Bagaimana anda menggunakannya?

Di dalam SOLIDWORKS anda mengakses 3DEXPERIENCE PLM Services Connector dengan mengklik ikon ini pada tab panel (sisi kanan layar).

Alat ini akan memberi anda akses untuk mampu mencari semua data anda di cloud 3DEXPERIENCE, dan cara mudah untuk mendapatkan file SOLIDWORKS ke / dari cloud. Ketika anda dalam keadaan membuka part atau assembly di SOLIDWORKS, nama file akan muncul di jendela panel tugas dan icon “status” akan menunjukkan kepada anda jika file lokal anda belum ada di cloud, lebih baru dari, lebih tua dari, atau sama dengan versi di cloud.

Jika melakukan klik kanan pada file, akan memungkinkan anda menyimpannya ke cloud dan muncul beberapa perintah PLM lainnya.

Saat anda melakukan pencarian pada bagian panel tugas, anda memiliki akses ke semua alat pencarian yang sama seperti yang anda lakukan saat berada di halaman dasbor platform berbasis web, termasuk tag untuk memfilter hasil pencarian anda.

Mengklik kanan pada file akan memberi anda kemampuan untuk membuka file (di SOLIDWORKS) atau membukanya dengan salah satu aplikasi 3DEXPERIENCE lain dan juga kemampuan untuk melihat semua objek terkait file (referensi).

Anda juga dapat mengambil file dari sini dan drag & drop langsung ke Assembly SW yang ada. Saat melakukan hal tersebut, file akan didownload ke directory PLM lokal anda yang aktif (ditentukan saat anda menginstal konektor). Ini adalah fitur hebat dari sistem PLM karena anda tidak akan “bekerja di internet” (atau jaringan). Anda akan mengerjakan file secara lokal sepanjang waktu. Satu-satunya saat ada koneksi internet adalah jika anda memindahkan file dengan menarik ke bawah atau ke atas.

Apakah file akan tetap “terhubung”?

Fitur hebat lainnya dari mengakses file melalui Konektor Layanan PLM adalah SOLIDWORKS akan menggunakan fungsionalitas Interkoneksi 3D yang disematkan untuk membuka file dengan “tautan langsung” ke versi di cloud.

Panah hijau pada icon di bagian fitur manager design tree menunjukkan ini kepada kita. Sekarang anda dapat lanjut mengerjakan model di SOLIDWORKS untuk menambahkan bentukan shell, menambahkan ekstrusi atau pemotongan, membuat cetakan, dll. Menggunakan alat yang anda inginkan. Fitur hilir ini akan ditambahkan ke pohon di bawah model yang diimport.

Jika file pernah diubah di aplikasi cloud (xDesign atau xShape), icon status di panel tugas akan memberi tahu anda

Kemudian hanya dengan klik kanan akan memungkinkan anda “memuat ulang dari server” untuk mendapatkan versi terbaru dan memperbaruinya dalam sesi SOLIDWORKS anda.

Jika anda melakukan editing atau penambahan 3d modeling di SOLIDWORKS pada file, fitur downstream tersebut akan tetap ada dan diperbarui sesuai kebutuhan.

Begitulah cara mudah untuk menghubungkan SOLIDWORKS desktop anda ke cloud 3DEXPERIENCE dan bekerja dengan file bolak-balik antara xShape, xDesign, dan SOLIDWORKS.

Demikian sharing mengenai integrasi dari SOLIDWORKS dengan Platform 3DEXPERIENCE, yang dapat mempermudah kita dalam melalukan pekerjaan dalam mengelola pekerjaan tersebut, dengan berbasis system cloud. Semoga pengetahuan kali ini berguna dan bermanfaat bagi semua user SOLIDWORKS Indonesia.

Share