BOUNDING BOX – Memberikan dimensi P x L x T di Bill of Material

Tutorial solidworks singkat kali ini akan membahas mengenai penggunaan Bounding Box yang di peruntukan membuat dimensi P x L x T di Bill of Material di Drawing.

Open Part / Edit Component di Assembly dan berikan Bounding Box

Buat Drawing nya, berikan Bill Of Material dan tambahkan kolom di BOM nya seperti di bawah ini

Klik di atas DIMENSI dan pilih Equation

Masukan Formula seperti ini dibawah ini atau Total Bounding Box Length ” “”x”” ” Total Bounding Box Width ” “”x”” ” Total Bounding Box Thickness

Hasil nya seperti di bawah ini

Bill Of Material bisa di save menjadi BOM Template untuk nantinya bisa digunakan secara otomatis untuk memunculkan dimensi P x L x T.

Jika anda mengalami kesulitan dalam desain 3d , kami PT Arisma Data Setia siap membantu anda

Share

Pengisian Sheet Format Otomatis Berdasarkan 3D Model Properties

Otomatisasi data pada SOLIDWORKS drawing adalah salah satu faktor besar dalam memprcepat proses desain. Manualnya kita melakukan pengisian di model properties pada drawing, seperti berat komponen, tidak hanya dilakukan manual namun juga riskan terjadi kesalahan. Informasi ini sudah ada di dalam 3D model part ataupun assembly, jadi kenapa tidak kita gunakan saja data yang sudah ada agar terisi otomatis?

SOLIDWORKS memberikan kemudahan pada pembuatan drawing sehingga Anda tidak perlu mengisi lagi secara manual data model pada drawing. Dalam contoh ini, kita akan melihat bagaimana menambahkan data “Weight” atau berat secara otomatis.
Anda bisa melakukannya dengan cara:


– Membuat contoh part file
– Input data ‘Weight’ pada file properties di 3D model
– Membuat drawing baru menggunakna contoh part yang telah dibuat
– Menambahkan note pada drawing yang akan dikoneksikan dengan ‘Weight’ pada
properties
– Menyimpan sheet format yang telah di-edit


Step 1) Buat part baru. Anda perlu menambahkan ‘Weight’ pada part properties. Untuk
melakukannya, akses ke ‘File > Properties’ dan klik pada ‘Custom’ tab. Gunakan drop down list dan pilih ‘Weight’, atau ketik manual pada kolom Property Name. Selanjutnya, klik dropdown ‘Value / Text Expression’ dan gunakan ‘Mass’ agar terkoneksi dengan mass properties part:

Setelah Anda selesai mengatur semua properties pada part, Anda bisa menyimpannya sebagai template dengan cara akses ke ‘File > Save As’ lalu ganti ‘Save as type’ ke ‘Part template’. Lokasi folder default ada pada C:\ProgramData\SOLIDWORKS\SOLIDWORKS 2020\templates.


Step 2) Buat contoh part dari template yang telah disimpan sebelumnya (sebagai contoh bisa buat box atau semacamnya), lalu simpan part tersebut.


Step 3) Buat drawing dari part contoh tadi, lalu masukan salah satu view dari contoh part. Edit sheet format ‘Edit > Sheet format’ lalu tambahkan note sesuai di tempat yang Anda inginkan‘Insert > Annotations > Note’


Step 4) Pada property manager fitur Note di tab kiri layar Anda, klik ikon yang menunjukan
symbol property dengan rantai yaitu ‘Link to Property’:

Step 5) Pada Link to Property dialog, ganti pilihannya ke ‘Model found here’. Klik dropdown
‘Property name’ untuk memilih ‘Weight’ property yang telah kita tambahkan pada contoh part sebelumnya:

Seharusnya Anda dapat melihat berat dari contoh part yang telah dibuat sebelumnya.
Step 6) Klik OK, lali exit sheet format melalui ikon pada sudut kanan atas graphic area:

Step 7) Simpan sheet format yang telah di-edit, ‘File > Save sheet format’ untuk menyimpan sheet format agar dapat digunakan pada lain waktu. Setelah tersimpan, tes template menggunakan drawing baru, dan pastikan Weight sudah ditambahkan pada part properties.

jika anda mengalami kesilita dalam desain 3d kami siap membantu anda

Share

Variasi Background bisa di lakukan di SOLIDWORKS

Tutorial solidworks singkat kali ini kita akan membahas mengenai Custome Background di SOLIDWORKS. Dimana yang sering kita di gunakan untuk background saat ini berupa warna-warna yang sudah di sediakan di SOLIDWORKS, tetapi sebenarnya bisa kita lakukan custome background sesuai keinginan kita. Contohnya background ruangan tempat kerja , atau pemadangan atau mungkin yang lain. Disini tampilan background biasanya di SOLIDWORKS.

Custome Background di Options – Colors – Image file (.jpg .png dll file gambar) pada solidworks

Maka setelah di custome background nya seperti di bawah ini.

Share

SOLIDWORKS xDesign – Design Guidance

Salam hangat untuk semua user SOLIDWORKS di seluruh Indonesia, bagaimana kabarnya?
Semoga selalu sehat dan tentunya aktifitas desain lebih inovatif dengan SOLIDWORKS.
Pada kesempatan kali ini kami ingin membahas tentang salah satu produk dari
SOLIDWORKS yang bernama SOLIDWORKS xDesign.

Saat ini tren yang berkembang saat ini adalah system cloud, tidak perlu melakukan
installasi tetapi cukup hanya mengakses file desain menggunakan web browser. Inilah hal
yang bisa anda dapatkan melalui SOLIDWORKS xDesign dari segi sketch, part, assembly,
dan lain – lain. Salah satu kehebatan yang kita dapatkan adalah dari fitur Design Guidance.
Pada gambar dibawah ini bisa anda lihat, xDesign memberikan beberapa panduan
tentang bagaimana merancang bracket untuk mobile camera. Kita dapat menempatkan
beberapa titik pemasangan yang diketahui dan beberapa ide tentang bagian beban yang ingin
ditahan.

Kemudian pada tahap selanjutnya, kita juga dapat memberikan beberapa obstacle atau
pembatas dari desain yang kita ingin buat. Bisa dilihat SOLIDWORKS xDesign dapat
membuat semacam perkiraan desain yang nantinya akan terjadi, dengan membentuk
semacam blok biru yang membentuk sebuah desain dari bracket untuk kamera tersebut.

Akhirnya, anda dapat menggunakan bentuk itu sebagai panduan dan bahkan hingga sampai membuat desain akhir yang anda inginkan.

Demikian sharing mengenai SOLIDWORKS xDesign, yang dapat mempermudah kita dalam
melalukan pekerjaan terlebih mengelola pekerjaan tersebut, dengan berbasis sistem cloud.

Terimakasih atas perhatian anda
Salam SOLIDWORKS

Share

Cara memanfaatkan appearances and display states dan menghindari masalah potensial

Penampilan dalam file bagian adalah cara terbaik untuk memberi “kehidupan” pada desain
kita; hidup yang berarti bagaimana bagian/parts akan terlihat setelah proses mesin, dipoles,
dicat, dll. Menggunakan penampilan dalam hubungannya dengan status tampilan dalam file
bagian memberikan pengguna kebebasan untuk menyampaikan desain yang sama dengan
penampilan yang berbeda semua dalam file bagian/parts yang sama. Namun, ketika bekerja
dengan fungsi-fungsi SOLIDWORKS ini, sangat penting untuk memverifikasi bahwa perubahan pada file bagian/parts disebarkan dengan benar ketika digunakan dalam tipe file lain (assembly atau drawing).

Pipa itu sendiri terbuat dari stainless steel, tetapi ada beberapa versi bagian ini yang
telah dicat agar sesuai dengan desain keseluruhan yang digunakan:

Ada beberapa tingkatan di mana penampilan dapat diterapkan seperti yang ditunjukkan di bawah ini:

Sekarang, penampilan yang diterapkan pada bagian ini ada pada level face. Ada beberapa
masalah potensial ketika menerapkan penampilan pada face individu bagian/part.
Yang pertama adalah bahwa ukuran file bagian bisa jauh lebih besar daripada jika
penampilan diterapkan pada feature atau part level. Ini terutama benar jika file bagian/part
memiliki geometri yang kompleks.
Masalah potensial lainnya adalah kondisi tampilan yang salah yang ditunjukkan dalam file
gambar. Perhatikan gambar awal:

Kita memiliki gambar standar dengan tampilan isometrik dan dua tampilan depan. Tampak
depan bawah digunakan untuk membuat tampilan bagian, menampilkan ketebalan dinding yang seragam.

Kita dapat melihat bahwa di dalam Section View PropertyManager, kondisi tampilan dalam
pratinjau tidak cocok dengan yang dari tampilan Depan yang merujuk.

Mengakses Section View PropertyManager setelah ditempatkan, keadaan tampilan yang dirujuk sudah benar. Tetapi representasi grafis tidak cocok. Ini dapat terjadi dengan semua jenis tampilan gambar yang menggunakan data dari tampilan yang ada (Tampilan Detail, Tampilan Bagian, Tampilan Bagian Rusak, dll.)
Sekarang, apa yang terjadi pada tampilan bagian yang sama yang diterapkan pada tampilan
depan yang sama, hanya kali ini dengan penampilan di tingkat bagian / badan / fitur? Kita
melihat perbedaan drastis dalam pratinjau dan hasil:

Kali ini, baik di pratinjau alat tampilan bagian dan setelah tampilan bagian ditempatkan, kondisi tampilan yang dirujuk dalam tampilan induk menyebar dengan benar ke tampilan yang dihasilkan. Kesimpulannya, tampilan bagian dan kondisi tampilan berguna dalam menyampaikan desain yang serupa semua dalam file bagian yang sama. Namun, ketika penampilan diterapkan pada face model, masalah potensial dapat muncul. Jika Anda ingin memanfaatkan penampilan dalam suatu bagian, terapkan pada feature / body/part level

Share

DUPLIKASI PROJECT ASSEMBLY PADA SOLIDWORKS

Salam untuk seluruh user SOLIDWORKS di Indonesia dan dimanapun berada. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tips and trick pada SolidWorks, khususnya yaitu cara-cara untuk duplikasi suatu project assembly keseluruhan dengan lebih mudah dan cepat.

Sesuatu yang diinginkan oleh semua desainer dan engineer adalah membuat suatu proyek baru yang didasarkan, seringkali, pada iterasi desain yang sebelumnya. Jika anda sudah menggunakan SOLIDWORKS, anda akan menyadari bahwa ada referensi hubungan antara keseluruhan assembly dan komponennya. Jadi jika kita hanya men-copy satu set file komponen di windows explorer lalu merubah nama file komponennya akan menjadi masalah pada keseluruhan assembly-nya.

Jadi, metode apa yang bisa digunakan untuk menyalin, mengganti nama, dan memindahkan keseluruhan assembly? Mari kita bahas!

Save As
Jika anda bekerja hanya dengan satu file, anda dapat menggunakan opsi “save-as copy and continue” dan “save-as copy and open” untuk menggandakan file.
assembly solidworks
‘Save as Copy and Continue’ menyimpan file dengan nama baru tetapi meninggalkan yang lama tetap terbuka di layer.
‘Save as Copy and Open’ menyimpan file yang saat ini terbuka ke nama baru (menutup file lama) namun ini juga akan memperbarui semua referensi ke file baru. Jadi harus berhati-hati!
Dengan melakukan 2 opsi diatas, metode penyalinan akan tetap bisa dilakukan, tapi akan meninggalkan referensi yang merujuk ke file asli nya. Untuk mengatasinya, kita bisa mengaktifkan opsi “include all referenced components”.
assembly solidworks 2
Ini akan menyimpan semua bagian sub-part dari keseluruhan assembly pada waktu yang bersamaan. Dalam dialog “save-as” anda akan mendapatkan beberapa pengaturan penggantian nama atau anda bisa meng-klik ‘Advance’ jika anda membutuhkan pengaturan lebih lanjut atau jika file baru itu memerlukan untuk disimpan di lokasi yang berbeda.

assembly solidworks 3

Pack and Go
Jika anda tidak ingin repot-repot membuka aplikasi SOLIDWORKS dengan tujuan untuk menduplikasi file part. Anda bisa menggunakan fitur ”Pack and Go”. Fitur ini tersedia pada windows Explorer, dengan cara melakukan klik kanan mouse, dengan tempat kursor di file part yang ingin kita duplikasi.
assembly solidworks 4
Atau jika file tersebut sudah terbuka di SOLIDWORKS di list File menu.
“Pack and Go” terlihat seperti “save-as Advance” menu. Anda bisa menambahkan awalan atau akhiran ke semua file dan memilih kemana anda ingin menyimpan file tersebut.

assembly solidworks 5
Namun, anda juga dapat memilih untuk menyimpan file kedalam ZIP dan anda dapat mengklik dua kali pada ‘save to name’ atau pada ‘save to folder’ dan sesuaikan nama baru/lokasi baru.
assembly solidworks 6
Jika anda mengingikan project baru terhubung langsung dengan file aslinya, anda bisa men-uncheck file nya di list file, dan duplikasi project anda akan tetap terhubung dengan file aslinya, ini sangat berguna apabila part anda adalah part standar yang biasa digunakan.
assembly solidworks 7
Copy Tree
Jika anda memiliki SOLIDWORKS PDM standard atau Professional, anda bisa menggunakan fitur bawaan yang bernama ‘Copy Tree’.

assembly solidworks 8
Fitur ini bekerja dengan cara yang sama seperti ‘Pack and Go’ namun dengan peningkatan di interface tatap muka, yang memungkinkan visibilitas lebih baik dari apa yang telah anda konfigurasikan, dan juga membuat lebih mudah dalam perubahan ke sub-file dengan menggunakan ‘filter Display’.
assembly solidworks 9
Ada keuntungan lebih, dalam pengaturan untuk menduplikasikan part yang direferensikan atau versi terakhir dari part tersebut. Dan secara otomatis memberikan penamaan gambar setelah model nya.
Jika anda memiliki PDM Professional, anda juga dapat menggunakan fitur tambahan yaitu “Rename with serial number”. Jadi, hanya dengan meng-klik pada sebuah tombol, anda dapat membuat penomoran serial number ulang pada seluruh komponen assembly sehingga lebih cepat.
assembly solidworks 10
Sekian 3 metode yang bisa digunakan, unuk membuat duplikasi project pada SOLIDWORKS. Semoga informasi ini bermanfaat, dan dapat mempercepat waktu dalam pembuatan project-project baru.

Share

Setingan performa terbaik SOLIDWORKS Composer

solidworks composer explodePada tutorial solidworks singkat kali ini, kita akan membahas terkait dengan SOLIDWORKS Composer. SOLIDWORKS Composer bekerja sama dengan SOLIDWORKS CAD dengan mengonversi file part dan assembly menjadi model yang bisa dikerjakan untuk dokumentasi seperti assembly instruction atau manual book.

Akan tetapi terkadang saat menggunakan SOLIDWORKS Composer kita mengalami kurang maksimalnya performance pada saat menggunakannya, seperti contoh :
• Saat mengarahkan kursor ke bagian dalam assembly composer, tujuannya ingin menyorot satu bagian, composer memulai semacam pergerakan dan menyorot seluruh bagian.
• Waktu yang dibutuhkan lebih lama untuk mengimpor file SOLIDWORKS ke Composer
• Pada saat melalukan rotate atau zoom in/out model, tampilan pada model tersendat atau patah – patah.
Semua masalah di atas dan masalah terkait lainnya adalah karena masalah Grafik dan dapat diselesaikan dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini :

Application Preferences – Quality :
Pastikan dalam SOLIDWORKS Composer profile sudah disetting ke High Quality.
solidworks composer
Untuk melakukan settingan tersebut yaitu dengan cara buka File > Preferences > kemudian terbuka Application Preferences window > General > Profile > Pilih High Quality > Klik Apply dan OK. Di SOLIDWORKS 2019 profile sudah tersetting High Quality by default.

Graphic Card settings :
Tambahkan juga SOLIDWORKS Composer kedalam daftar program NVIDIA Control untuk memastikan menggunakan graphic card sudah terpasang, bukan menggunakan graphic card bawaan dari intel machine.
Untuk melakukannya, bisa dengan cara klik kanan pada area kosong di desktop > NVIDIA Control Panel > Manage 3D settings > Program settings > Add > search Dassault Systemes Composer > klik Apply dan OK.
solidworks composer 2
Demikian kira – kira tips & tricks mengenai apa yang dilakukan jika anda ingin memaksimalkan penggunaan SOLIDWORKS Composer. Semoga dapat bermanfaat untuk aktivitas desain Anda dan meningkatkan performa dan mempercepat proses dalam pengerjaan desain anda dengan SOLIDWORKS Composer.

Share

fitur cavity untuk assembly

Tutorial solidworks singkat kali ini akan membahas mengenai pembuatan sebuah Cetakan atau Rongga. Feature ini bisa digunakan hanya di Assembly dengan sebuah komponen/part di potong dengan komponen atau part yang lain. Seperti contoh dibawah ini.

1. Masukan 2 buah komponen. Contoh : Stiper & Punch seperti dibawah ini
cavity solidworks
2. Edit komponen / part yang akan di buat rongga atau di potong. (Edit Component Striper)
cavity solidworks 2
3. Pilih Feature Cavity, atau Insert > Mold > Cavity
cavity solidworks 3
4. Muncul Properties seperti dibawah ini:
cavity solidworks 4
5. Pilih Ok maka part striper tadi akan berongga seperti punch nya.
cavity solidworks 5
Demikian tutorial solidworks singkat kali ini, semoga membantu dan bermanfaat

Share