SOLIDWORKS Large Design Review mode

SOLIDWORKS Anda “lag” saat buka file desain? Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan Large Design Review mode salah satu fitur yang jarang digunakan namun bisa menambah produktifitas Anda.

“Ingin mengukur satu part di assembly, lebih lama buka assembly-nya daripada ngukurnya.” Pernahkah Anda mengalami hal tersebut? Saat Anda membuka file assembly dan ingin melihat semua komponen dan mungkin melakukan pengukuran tanpa perlu membuka semua fitur yang ada di dalam part/assembly, kami menganjurkan Anda menggunakan Large Design Review Mode (LDR). Dirilis di SOLIDWORKS 2012 fitur ini hanya membuka sedikit data pada assembly Anda, namun tetap menyediakan fitur-fitur yang berguna.

Note: artikel ini menggunakan singkatan LDR untuk Large Design Review, bukan Long Distance Relationship. J

Cara mengakses Large Design Review Mode:

Untuk membuka assmebly dalam Large Design Review mode, klik Open (Standard toolbar) atau File > Open .

Pada dialog box, pilih file assembly yang akan Anda buka, lalu pada Mode, pilih Large Design Review. Selanjutnya klik Open.

gambar Large Design Review Mode Open Dialog

solidworks large design1

LDR mode membuka assembly Anda hanya dalam beberapa detik dan mengefesiensikan waktu Anda, dengan LDR mode Anda tetap bisa melakukan:

  • Mengakses FeatureManager design tree
  • Membuka Components
  • Melakukan pengukuran
  • Membuat Section View
  • Hide dan show components
  • Membuat, edit, dan mengecek walk-throughs
Gambar Large Design Review Features.

solidworks large design2

Saat LDR mode aktif akan ada toolbar khusus di CommandManager dan ikon mata di FeatureManager design tree pada setiap part dan sub-assembly sebagai penAndaan LDR mode:

Gambar Large Design Review Mode Active

solidworks large design 3

SOLIDWORKS Large Design Review membuat Anda lebih produktif dan mengefisiensikan waktu Anda dengan hanya menampilkan graphic dari data model yang Anda buka.

Jika Anda ingin keluar dari LDR Mode tanpa keluar dari assembly, klik kanan pada FeatureManager design tree dan pilih Set All to Resolved atau Set All to Lightweight.

solidworks large design4

Best Regards,

Panji Kusmanto | Technical Support
Arisma Data Setia | Authorized SolidWorks reseller since 1996

Share

3D Interconnect SOLIDWORKS 2017

SOLIDWORKS 2017 memiliki satu fitur baru yang memungkinkan kita bekerja menggunakan file CAD dari software lain. 3D Interconnect memungkinkan kita bisa menggunakan file part/assembly dari software CAD lain tanpa harus melakukan konversi terlebih dahulu. Cukup gunakan “Insert Components” seperti biasa, browse dan pilih file part/assembly yang akan digunakan.

Tentunya, sebelum anda dapat menggunakan fitur ini anda harus mengaktifkannya terlebih dahulu. Untuk mengaktifkannya, masuk ke Options dari menu Tools.

Pada “Import”, ganti File Format menjadi “Inventor/Catia V5/Creo/NX/Solid Edge”. Selanjutnya cek list “Enable 3D Interconnect”.

3d interconnect 1

Untuk software yang support dengan 3D Interconnect sendiri:

3d interconnect 2

Untuk contoh filenya kita gunakan file PTC:

3d interconnect 3

3d interconnect 4

3D Interconnect juga bisa digunakan jika ada revisi pada file yang digunakan. Caranya klik kanan pada part yang diimport sebelumnya, pilih “Update Model”.

3d interconnect 5

3d interconnect 7

Hasilnya tidak ada error pada referensi baik sketch/plane saat ditambahkan fitur cut, dan di assembly juga tidak terdeteksi error untuk referensi mate-nya.

3d interconnect 8

semoga tutorial solidworks kali ini dapat membantu..
Note: Khusus untuk file Catia® V5 hanya support pada SOLIDWORKS versi Premium.

 

Best Regards,

Panji Kusmanto | Technical Support
Arisma Data Setia | Authorized SolidWorks reseller since 1996

Share

Konfigurasi Dengan DriveWorksXpress

ApakahPernah Mengalami Mengambar Selalu Berulang?

Padahal Part Yang Didesign Sama Cuma Banyak Tipe ? Mager Banget Nggak !!!

Salam hangat untuk para user SOLIDWORKS Indonesia, oh ya masih di bulan puasa nih, tak lupa saya mengucapkan selamat berpuasa, bagi yang menjalankan. Para SOLIDWORKS user, pernah ngak ngalami part yang sama, namun memiliki banyak tipe. Karena ketidak tahuan akan fitur konfigurasi pada solidworks, jadinya selalu mengambar ulang deh part tersebut..he..he.. Mager (malas gerak) banget nggak kalau begitu.

Pada kesempatan kali ini, saya akan sharing mengenai konfigurasi pada SolidWorks, salah satunya mengenai DriveWorksXpress. Ada yang pernah coba???? kalau belum tentu bisa bikin kepo..he..he..

Konfigurasi dengan menggunakan DriveWorksXpress sangat cocok sekali jika mempunyai gambar Part atau assembly yang memiliki banyak variasi atau tipe yang berbeda. Hal ini tentunya sangat cocok digunakan di banyak industri dari trailer ke konveyor, furnitur, mesin, jendela, pintu dan lain-lain. Gokil banget kan DriveWorksXpress..he..he..

Kemampuan DriveWorksXpress apa aja sih??? dibawah gan penjelasannya..

  • Dapat menggunakan kembali Design yang sudah ada
  • Drive SOLIDWORKS geometry (Part and Assembly Dimensions, Features dan Custom Properties)
  • Dapat meng-create form input sesuai dengan kebutuhan
  • Dapat mengkonfigurasi Part yang sudah dengan mengunakan form
  • RUN – Generate new SOLIDWORKS Part, Assembly dan Drawing files

Dari kemampuan diatas tentunya DriveWorksXpress memiliki benefit,antara lain:

  • Save Time: karena tidak mengulang gambar
  • Reduce Costly Errors : meminimalkan kesalahan dan biaya kesalahan pengguna
  • Design yang dibuat jadi lebih cepat dan lebih spesifik

Mudah dalam meng-custom

Berikut adalah tampilan dari DriveWorksXpress, dan cara pengunaannya :

  1. Fitur DriveWorksXpress ada pada menu tools,lalu pilih Xpress Product

driveworks

Tampilan Lokasi dari Driveworksxpress

2. Kemudian jika sudah masuk ke menu DriveWorksXpress,kita tinggal menginputkan saja pada form DriveWorksXpress,sesuai dengan drawing yang ingin kita buat.

drivework2

Tampilan dari DriveWorksXpress

3. Berikut contoh tampilan yang telah di input,setelah di input lalu klik create.
driveworks3

Tampilan Dari Driveworksxpress Setelah Di Input

4. Setelah klik create, maka DriveWorksXpress akan membuat drawing secara otomatis sesuai dengan parameter yang di inputkan

driveworks4

Tampilan Dari Driveworksxpress Hasil Setelah Di Input

Gimana Bro…Gokil banget kan DriveWorksXpress, tentunya kalau bro smua pas gambar pasti GC (gerak cepat) banget.

Selamat mencoba ya…

Regards,

Andryansius

Technical Support – PT Arisma Data Setia – SOLIDWORKS

Share

CONFIGURASI DAN SETTING MENAMPILKAN OPTION CONFIGURASI DIASSEMBLY

Halo pengguna SolidWorks , kali ini saya akan memberikan sedikit tips cara menggunakan features configurasi di solidworks  dan cara settingannya untuk menampilkan configurasi di Assembly….
OKlangsungsaja!!!!

  1. Cara configurasi.

Langkah 1.

Pada Features manager ,pilih Configuration Manager.

assembly

Langkah 2

assembly2

langkah 3

assembly3

Setelah configurasi di Configuration Manager muncul tampilan

assembly4

Configuration selesai.

Setelah melakukan proses configurasi kemudian part yang sudah di configuration akan di assembly.

Buka template Assembly kemudian masukan part part yang sudah ada configurasinya.

Jika part yang ada configurasinya di klik lalu dibagian kanan atas tidak muncul option configurasi seperti yang dibawah ini

assembly5

 

 

Sekarang mari kita coba menampilkan configurasi .

2.    Setting memunculkan optionconfigurasinya

Langkah 1.

assembly6

Langkah 2.

Setelahpilih customize akan muncul tampilan seperti dibawah ini.

assembly7

Kemudian OK setting selesai.

Untuk hasilnya akan seperti gambar yg dibawah ini.

assembly8

semoga bermanfaat

Technical support Arisma data setia
(Reseller SolidWorks Indonesia)

 

Share

SolidWorks Simulation – Mempersiapkan model untuk analisa pembebanan

SolidWorks Simulation – Dalam membuat suatu product, entah dalam bentuk consumer product ataupun product berupa alat untuk membantu dalam proses produksi, kita pasti perlu untuk menganalisa kekuatan dari product kita tersebut. Hal pertama yang kita lakukan yaitu proses 3D desainnya terlebih dahulu, baru kemudian kita lakukan design validation, yaitu kita analisa kekuatannya. Ketika masih dalam proses desain, product sudah kita buat detail atau dalam bentuk mendekati sempurna, namun untuk kebutuhan analisa pembebanan, kita juga dituntut untuk proses analisa yang cepat, supaya product kita bisa segera turun ke workshop atau produksi.

Berikut ini adalah beberapa persiapkan yang kita bisa lakukan untuk mendapatkan proses analisa yang cepat :

1. Simplify Assemblies Model

solidworks simulation

Menyederhanakan model ini sangat penting, karena apabila semakin banyak detail dalam product kita, proses analisa akan semakin lama. Kita bisa pilih beberapa fitur / parts yang benar-benar penting atau memberi dampak signifikan dalam proses analisa, sehingga fitur / parts yang lain bisa kita sederhanakan.
Kita bisa juga membuat suatu konfigurasi, yaitu konfigurasi untuk analisa pembebanan dan konfigurasi product detailnya.

2. Interference Detection

Interference Detection

Hal yang perlu diperhatikan berikutnya yaitu kita harus cek tabrakan antar komponen / parts yang mungkin ada dalam assembly product yang kita buat. Selain itu kita juga perlu untuk kondisi parts yang saling besentuhan satu dengan yang lainnya (Touching Face). Untuk mengeceknya kita bisa gunakan fitur Interference Detection, karena apabila masih ada tabrakan antar komponen, assembly tidak bisa kita proses untuk analisa pembebanan.
Untuk mengatasi apabila assembly masih terdapat tabrakan / interference, kita bisa editing / modifikasi parts tersebut, atau bisa gunakan fitur cavity yang ada pada solidworks untuk membuat potongan antar parts yang bertabrakan tersebut.

3. Symmetry

Symmetry, solidworks simulation

Kita bisa gunakan fitur simetri untuk membuat model / product menjadi sangat sederhana dalam proses analisa, yaitu dengan membagi model menjadi 2 atau sebagian kecil dari parts / model utuhnya.

4. Optimizations

Optimizations - simulation

Optimasi adalah fitur yang sangat membantu dalam SolidWorks Simulation, yaitu kita bisa mendapatkan ukuran atau model product yang sesuai, dengan batasan beban yang masih sesuai dengan yang kita kehendaki, dan tentunya dengan penggunaan material yang paling kecil atau paling ringan.

5. Mid-Surface

Mid-Surface in solidworks

Apabila model / product yang kita analisa adalah berupa sheet metal parts atau komponen yang cukup tipis, kita bisa menggunakan jenis analisa Shell elements atau Shell Mesh, yaitu model / product hanya dalam bentuk surface / lembaran yang kita berikan ketebalan dalam Shell Manager.

Setelah melakukan beberapa persiapan di atas, berikut adalah ceklist yang bisa kita gunakan untuk proses analisa pembebanan dengan SolidWorks Static Simulation :

assembly

Proses tersebut adalah proses secara umum dalam SolidWorks Static Simulation, untuk proses analisa yang lain bisa bervariasi lagi.

Demikian beberapa tips mengenai analisa pembebanan di SolidWorks Simulation, yang mana kita bisa melakukan proses analisa dari model atau product kita terlebih dahulu, sebelum kita buat prototype dari product tersebut, sehingga kita bisa lebih hemat biaya dan waktu.

Warm Regards,
Team Technical Support SolidWorks Arismadata.
Reseller SolidWorks Indonesia Since 1996

Share

Rename File SolidWorks – Tutorial

Hallo SolidWorks User Indonesia, Berbicara mengenai file name SolidWorks, pernahkan anda melakukan rename dari file design yg sedang anda kerjakan?

Contohkasus :

Ketika kita sedang melakukan sebuah proses design dengan SolidWorks dimana kita membuat design berupa assembly dan dengan satu alasan ada sebuah part yg kita rename. Tetapi yg terjadi adalah Part tersebut tidak lagi link dengan assy yg ada.

Biasanya setelah kita rename akan muncul pop up message seperti ini.

Hal ini terjadi dikarenakan proses rename file SolidWorks yg kurang tepat, Proses rename file SolidWorks yg tepat bisa dilakukan dengan cara seperti dibawah ini.

Pada windows explorer silahkan klik kanan di file solidworks yg akan di rename

Kemudian silahkan pilih menu SolidWorks lalu pilih rename

Maka akan muncul sebuah jendela baru, dimana pada jendela yg muncul kita disediakan kolom untuk melakukan rename part yg kita inginkan dan juga ada kolom informasi mengenai dibagian mana saja part tersebut digunakan.

Maka pada windows  Explorer file tersebut sudah berganti nama

Maka setelah melakukan proses rename diatas, tidak akan terjadi error yg mengharuskan kita mencari file yg hilang karna proses rename tersebut.

 

Semoga solidworks tutorial yang sedikit ini bisa bermanfaat bagi sobat solidworks
(Nugroho – Technical)

Share

Interference Detection pada Weldment

Di dalam pembuatan structure ataupun hanya berupa frame sederhana yaitu pada SolidWorks kita gunakan fitur-fitur Weldment, kita bisa dengan mudah membuat part multibody yang bisa kita generate secara otomatis untuk membuat daftar potong (Weldment Cutlist) dari profil-profil atau structural member yang kita gunakan. Namun, sering kali kita dihadapkan pada kondisi dimana kita tidak bisa memastikan structural member atau profil-profil yang kita gunakan tersebut apakah bertabrakan satu terhadap yang lainnya. Yang mana kalau hal ini sampai terjadi, pasti akan sangat bermasalah ketika profil tersebut sudah dipotong dan siap untuk dirakit pada bagian produksi.

Kalau di dalam Assembly kita bisa menggunakan interference
detection, yaitu fitur pada assembly untuk mengecek apakah dari part-part
yang kita assembly masih ada yang bertabrakan dengan part yang lainnya.
Lalu bagaimana dengan part weldment yang kita punya? Apakah bisa dicek
dengan Interference Detetction?

Jawabannya adalah Bisa!! Lalu bagaimana caranya??

Yang pertama yaitu kita perlu memasukkan part weldment yang sudah kita buat ke dalam assembly. Kemudian dari assembly tersebut kita aktifkan Interference Detection. Karena part weldment yang kita punya termasuk dalam multibody part, maka untuk pengecekan interference detectionnya kita pilih pada ceklist “Include multibody part interferences”. Dengan pilihan ini kita bisa melihat tabrakan yang terjadi di dalam part yang terdiri dari multibody solid.

Semoga dengan solidworks tutorial inibisa bermanfaat bagi anda.. selamat mencoba..

-Saiful-

 

Share

6 cara Exploded Views dengan Part Multi Body pada SolidWorks

Ketika anda sedang merancang suatu desain pada solidwork, saat ini mungkin sangat bermanfaat untuk membuat bagian-bagian yang memiliki lebih dari satu benda padat, dengan aplikasi seperti weldments, sheet metal, atau mold tools. Ini juga mungkin diperlukan untuk menunjukkan bagaimana bagian-bagian atau part bersama-sama menggunakan fungsi exploded view, ini memungkinkan untuk menyimpannya sebagai file part terpisah dalam assembly dan melakukan exploded view di sana, mungkin akan lebih mudah dan lebih cepat untuk melakukan exploded view pada bagian multi-body. Fungsi ini telah diperkenalkan pada SolidWorks 2012.

Proses ini akan dijelaskan dalam langkah-langkah di bawah ini, mirip dengan menciptakan exploded views dengan assembly.

1. Buat Konfigurasi Baru
Mengelola exploded views dengan menempatkan mereka dalam konfigurasi sendiri. Klik pada tab Konfigurasi > Right click below > klik “Add Configuration”> Tambah Nama “Exploded View”.

2. Membuat Exploded View
Buka menu Insert dan klik pada “Exploded View”. Anda juga dapat menemukan Exploded View menggunakan command search di pojok kanan atas pada jendela SolidWorks.

3. Langkah Explode
Ini akan memunculkan Property Manager dari Exploded View. Pilih body untuk explode kemudian tarik pegangan manipulasi ke arah yang diinginkan. Anda dapat memilih suatu body atau beberapa body untuk explode dalam langkah yang telah diberikan. Langkah-langkah ini ditambahkan pada sisi kiri berjudul “Langkah Explode”. Di bawah “Pengaturan” itu adalah body yang telah dipilih, arah, dan jarak. Untuk menambahkan langkah-langkah tambahan, cukup pilih body yang berbeda dan drag.

4. Komponen Auto-Space
Mengklik “Solid body Auto-space setelah didrag” pilihan akan mengambil semua komponen yang dipilih dan ruang mereka sama terpisah satu dengan yang lainnya.

5. Mengedit langkah Explode
Klik kanan pada langkah yang dimaksud dan pilih Edit memungkinkan Anda untuk melakukan penyesuaian dengan komponen, arah, dan jarak yang dipilih. Komponen dapat ditambahkan atau dihapus. Arahnya dapat diedit dengan memilih panah dan Toggling tombol reverse. Anda dapat menyelaraskan pegangan drag ke entitas tertentu dengan mengklik kanan drag dan memilih : Align to, Align to Komponen Asal, atau Pindah ke Seleksi. Setelah menyelaraskan drag, pilih panah untuk arah. selanjutnya Anda dapat menentukan jarak yang berbeda ke field “D1” . Setelah selesai, klik “apply” dan kemudian “Done”. Anda dapat melanjutkan mengedit langkah yang ada atau menambahkan yang baru. Klik tanda check berwarna hijau ketika selesai.

6. Finished Exploded View
Untuk kembali antara collapsed dan exploded state, buka tab Configuration Manager dan expand konfigurasi “Exploded View”, didalam adalah konfigurasi turunan yang memegang exploded view dengan langkah exploded. Klik kanan pada derived configuration untuk collapse atau explode part.

keterbatasan:

Ada beberapa keterbatasan untuk perintah ini. Anda mungkin tidak bisa kembali menggunakan explode multi-body dalam assembly exploded view, Juga, Anda tidak dapat membuat animasi explode atau collapse atau menyimpannya sebagai file video atau avi.. Terakhir, anda tidak bisa menahan alt untuk bergerak dan menyelaraskan panah drag seperti assembly explode.

BR
Technical Team | PT. Arisma Data Setia | Reseller Solidwork Indonesia

Share