Structural Professional Engineer

Structural Professional Engineer merupakan sebuah platform dari 3DExperience yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan analisis khusus untuk material Nonlinier seperti karet/rubber. SPE mengadaptasi solver dari Abaqus SIMULIA yang merupakan platform analisis terbaik yang ada di Dassault Systemes. Perbedaan antara SolidWorks Simulation dan Strucutural Pofessional Engineer (SPE) terletak pada kemampuan menganalisis suatu masalah seperti grafik dibawah ini dimana untuk kasus yang sederhana  dapat diselsaikan dengan menggunakan SolidWorks Simulation, sedangkan untuk kasus yang kompleks dapat diselesaikan dengan menggunakan SIMULIA. Structural Professional Engineer (SPE) sebagai jembatan antara SolidWorks Simulation untuk dapat memaikai sebagian teknologi dari SIMULIA. SPE memiliki pilihan menjalankan simulasi berbasis Local Computer atau berbasis Cloud dimana user bisa memilih apakah running simulasi pada komputer pribadi atau dengan Cloud.

Kombinasi Antara SolidWorks dan Structural Professional Engineer (SPE)

Structural Professional Engineer dapat dikombinasikan dengan SolidWorks dimana SolidWorks berperan sebagai CAD Designer dan SPE sebagai Simulation Analysis. Untuk menghubungkan kedua mentransfer data dari SolidWorks kedalam SPE cukup menggunakan konektor 3DExperience Simulation Connector seperti gambar dibawah ini. Selain dapat mentransfer data, konektor ini dapat mentransfer preprocessor dari SolidWorks Simulation dimana semua konstrain seperti fixtures, loads, material dan mes.

Keunggulan dari Structural Professional Engineer

Sama seperti SolidWorks Simulation, SPE memiliki tiga jenis analisis utam diantaranya: structure, thermal dan thermal stress. Beberapa fitur advance dari SPE yang tidak ada pada SolidWorks simulation diantaranya SPE sudah dapat menggunakan Hexahedral mesh dibandingkan SolidWorks Simulation yang hanya dapat menggunakan Tetrahedral mesh dimana mempunyai waktu komputasi yang lebih cepat. Sebagai contoh untuk melakukan analisis karet dibutuhkan waktu 21 jam dengan menggunakan SolidWorks Simulation – Nonlinear Analysis dan hanya 60% dari load yang dijalankan, sedangkan dengan menggunakan SPE cukup membutuhkan waktu 40 menit dan mencapai kondisi 100% untuk loadnya.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.