SolidWorks – Fillet Techniques

Dalam pembuatan product dengan solidworks, terutama pembuatan product design atau cunsomer product, kita pasti tak luput dari pembuatan fillet atau radius pada setiap sudut dari product tersebut. Berikut ini adalah beberapa teknik dalam pembuatan fillet.

  1. 1.     Constant Fillets

Merupakan pembuatan fillet paling basic. Kita bisa pilih edge atau face untuk memberikan bidang radiusnya. Dan juga kita bisa buat beberapa ukuran sekaligus, untuk setiap edge/face yang berbeda.

2. Variable Fillets

Pada dasarnya hampir sama dengan constant fillets, namun pada variable fillets kita bisa membuat variasi ukuran dari setiap edge yang kita pilih. Sebagai contoh di bawah ini, dari 1 edge, terdapat 3 ukuran fillets, yaitu 12 mm pada ujung atas, 6mm pada bagian tengah, dan 4 mm pada ujung bawah.

3. Full-round Fillets

Adalah cara pembuatan fillets secara otomatis dari pemilihan 3 face yang secara berurutan dari suatu product dengan ketebalan, contohnya seperti gambar di bawah ini.

4. Face Fillets

Kita bisa gunakan face fillets untuk mebuat bidang radius dengan bidang face yang terpisah / tidak menyatu, seperti di bawah ini. Dalam face fillets ini perlu diperhatikan besarnya radius yang memungkinkan dari pertemuan face tersebut.

5. Profile Radius

Untuk mendapatkan profil radius yang lebih ergonomis, kita bisa gunakan radius dengan pilihan beberapa profile seperti di bawah ini.

6. Asymmetric Fillets

Selain bentukan fillets dengan pilihan profile, kita bisa gunakan juga bentukan asymmetric, dimana ukuran fillet berbeda dari ujung 1 dan ujung lainnya.

Demikian, Selamat Mencoba, semoga bermanfaat bagi anda solidworks user indonesia.

Warm Regards,

Team Technical Support SolidWorks Arismadata.

 

Share

Surface Modelling pada solidworks

Surface Modelling pada solidworks, Surface adalah bagian dari solid bodies itu sendiri, karena setiap solid bodies pasti memiliki beberapa face sekaligus, misalnya sebuah balok, balok memiliki 6 buah face yang tergabung menjadi 1. Namun surface berbeda dengan solid bodies, karena surface tidak memiliki ketebalan dan juga volume.

Berikut ini adalah beberapa contoh penggunaan fitur dalam surface modelling :

Fitur Extrude Surface dan Revolved Surface ini hampir sama dengan fitur pada Extrude Boss / Base, namun yang dihasilkan disini masih dalam bentuk surface, tidak ada ketebalan.

Planar Surface digunakan untuk menutup bidang surface yang berlubang, namun bidang tersebut harus berbentuk datar, tidak berupa bidang melengkung.

Pada fitur Surface Swept ini, selain kita bisa pilih Path dan Profile, kita bisa gunakan guide curves untuk mendapatkan profil surface yang kompleks.

Boundary Surface ini mirip dengan Lofted Surface, yaitu kita bisa pilih 2 edge sebagai profile, dan juga edge ketiga sebagai guide curve’nya.

Untuk menggantikan permukaan yang kurang beraturan seperti di atas, kita bisa gunakan Filled Surface, dimana hasil dari fill surface tersebut nantinya juga akan menyatu dengan surface di sekelilingnya secara smooth.

Kita bisa gunakan fitur Freeform seperti di atas, untuk mendapatkan permukaan surface yang seperti gelombang, dengan cara menarik dari point yang kita berikan pada kurva yang membagi permukaan surface.

Pada saat kita menggunakan surface modelling, hasilnya masih berupa bidang yang saling bertabrakan satu dengan yang lainnya, kemudian kita bisa gunakan trim surface untuk memotong dari surface tersebut, dan kita bisa pilih bagian yang ingin kita pertahankan ataupun kita bisa pilih bagian yang akan kita delete / remove.

Offset surface adalah fitur untuk membuat copian surface dengan jarak tertentu, namun apabila kita isikan nominal 0, surface akan ter-copy di posisi yang sama.

Pada SolidWorks 2015, terdapat fitur terbaru, yaitu Surface Flatten (di SolidWorks Premium), dimana dengan fitur tersebut, kita bisa melihat bentangan dari profile surface.

Demikian beberapa penjelasan mengenai Surface Modelling pada SolidWorks. Dimana dengan fitur-fitur di atas kita bisa membuat product yang bentuknya unik, ergonomis, dan dengan estetika yang bagus untuk digunakan oleh konsumen. Namun selain itu, kita bisa juga gunakan Surface Modelling di atas untuk memodifikasi dari mold atau dies sesuai dengan keinginan kita.

 

Selamat Mencoba.

Warm Regards,

Team Technical Support SolidWorks Arismadata
(reseller solidworks sejak 1996)

Share

solidworks 2015 launching – indonesia

Hai apa kabar? Semoga sehat selalu ya.. masih dalam rangkaian SolidWorks Innovation Day 2015 kami mengadakan roadshow di The Hills Hotel Batam dan Miyana Hotel Medan pada tanggal 09 dan 11 Desember 2014 yang disponsori oleh Dell dan Panasonic Toughbook.

Acara dihadiri oleh Engineer, IT, Design Engineer dan lain-lain. Tidak hanya seminar dan launching SolidWorks 2015 namun kami juga mengadakan semi workshop. Semi workshop mengusung tema “Let’s Go Design” yang terdiri dari beberapa kelompok dan lomba desain menggunakan SolidWorks. Dengan hadiah voucher belanja dan doorprize 1 smartphone.

Terlihat kekompakan dari kelompok yang menggambar menggunakan SolidWorks. Walaupun ada beberapa peserta yang belum pernah menggunakan SolidWorks, namun hal ini tidak begitu menjadi masalah dikarenakan  SolidWorks sangat mudah digunakan.

Dari beberapa kelompok yang sudah menyelesaikan menggambar, kami juga memberikan hadiah menarik!

Jangan lewatkan seminar kami berikutnya dan tunggu kami di kota Anda. Untuk update komunitas kami, silakan gabung di : Komunitas SolidWorks Indonesia, Bogor SolidWorks User Group, Tangerang City SolidWorks User Group, Bekasi Area SolidWorks User Group, twitter dan lainnya..

Untuk informasi mengenai SolidWorks,
bisa menghubungi kami di 021 25681199 atau
email info@solidworks.com

Share

Sketching – solidworks 2015

Sebelum kita membuat geometry atau 3D model pada SolidWorks, hal pertama yang kita lakukan yaitu membuat suatu Sketch pada plane yang kita tentukan. Nah, berikut ini ada beberapa hal mengenai pembuatan sketch pada SolidWorks :

1. Shortcut Sketch

Untuk mempercepat pemilihan fitur pada Sketch, kita bisa membuat shortcut, dimana ada 2 pilihan shortcut yang kita bisa pakai :

–          Dengan tekan tombol “s” pada keyboard

–          Menggunakan mouse gestures, tekan klik kanan dan geser mouse ke arah kanan.

Untuk set up shortcut di atas, kita bisa lakukan di dalam Customize, yaitu dari toolbar tools à Customize.

2. Pemberian Dimensi langsung

Ketika membuat entities / garis pada sketch, terdapat pilihan apakah kita akan memberikan dimensi’nya secara sekaligus atau nanti setelah kita selesai membuat entities tersebut. Yaitu dengan kita ceklist pada pilihan di Option, Enable on screen numeric input.

Hasilnya adalah seperti ini :

3. Fully Define Sketch

Kita bisa menggunakan pilihan fully define sketch, yaitu untuk memberikan dimensi secara langsung untuk semua sketch yang sudah kita buat.

4. Selection

Kita bisa menggunakan Box selection atau Lasso Selection, untuk memilih beberapa sketch sekaligus.

5. Mid Line Sketch

Untuk mempercepat dalam pembuatan sketch, pada SolidWorks 2015 sudah ditambahkan fitur terbaru yaitu Mid Line Sketch dan Mid point rectangle.

6. Style Spline

Untuk membuat spline yang lebih smooth, kita bisa menggunakan Style Spline seperti gambar di bawah ini.

7. Dimensi Ujung Radius

Untuk membuat dimensi seperti di bawah ini, kita bisa memberikan dimensi pada radius dengan menekan tombol shift pada keyboard.

8. Select Contour

Kita bisa buat beberapa contour sketch sekaligus, dan pada pilihan Extrude kita bisa pilih bagian contour mana yang akan kita buat extrude tersebut.

9. 3D Sketch

Untuk pembuatan sketch yang cukup kompleks, kita bisa menggunakan 3D sketch. Dimana arah dari sketch yang kita buat berdasarkan Triad, yaitu XY, YZ, ZX. Untuk mengubah arah sketch tersebut kita bisa tekan tab pada keyboard.

10. Copy Paste Sketch

Untuk membuat sketch yang sama, dari satu plane ke plane yang lain, kita bisa gunakan perintah copy paste, yaitu kita pilih sketch awal dan tekan ctrl + c , kemudian pilih plane yang akan kita buatb sketch yang sama, kemudian tekan ctrl + v .

Selamat Mencoba.

Warm Regards,

Team Technical Support SolidWorks Arismadata.

(Reseller SolidWorks Since 1996)

Share

Linear Pattern – SolidWorks 2015

SolidWorks 2015, Linear pattern adalah cara yang biasa kita gunakan untuk meng-copy beberapa fitur ke bagian yang lain dengan mengikuti alur berupa edge (sebagai arah pattern), dimana arah pattern tersebut bisa kita buat dalam 1 atau 2 arah.

Dalam SolidWorks 2015, fitur Linear Pattern tersebut sudah ditingkatkan lagi, sehingga pattern tersebut bisa lebih fleksible, jumlah pattern bisa menyesuaikan dengan panjang / pendeknya rail yang kita buat.

Misalnya Rail di bawah ini. Apabila kita tambahkan panjang dari Rail di bawah ini, ataupun kita jadikan lebih pendek, jumlah pattern dari lubang counterbor pasti akan menjadi rancu, dan fitur pattern pun jadi error.

Untuk mengatasi error tersebut, kita bisa gunakan cara di bawah ini :

–          Kita klik pada pilihan Up to reference

–          Kemudian kita pilih face dari ujung rail untuk referensi panjang dari rail tersebut.

–          Dan pada ukuran Offset Distance, kita isi dengan link, yaitu kita ketik tanda sama dengan (=) dan kita pilih ukuran 25 dari ujung pertama rail tersebut.

Kita bisa langsung coba dengan membuat rail tersebut menjadi lebih pendek, yaitu dengan klik face pada ujung rail, sehingga muncul anak panah, dan bisa kita drag anak panah tersebut untuk membuat rail tersebut menjadi lebih panjang atau pendek. Dan Pattern pun mengikuti panjang rail tersebut.

Hasil dari Pattern di atas adalah, jarak antar lubang tetap sama, namun jumlah lubang hasil pattern akan berbeda, yaitu mengikuti panjang / pendek Rail.

Apabila kita ingin membuat jumlah lubang tetap sama, namujn jarak lubang yang berbeda, kita bisa gunakan pilihan Set Number of Instances, seperti di bawah ini.

Demikian, selamat mencoba.

Warm Regards,

Team Technical Support Arismadata.
(Reseller SolidWorks Since 1996)

 

Share

Apakah Team Anda Masih Membuka File SolidWorks dari Network Drive?

Solidworks EPDM,?Seiring berjalanya waktu Team Support kami sering mendapat laporan hal yang sama, lagi dan lagi. Masih banyak user SolidWorks yg masih bekerja dgn metode yg paling tidak efisien. Apa itu?  Bekerja langsung dengan file melalui network drive. Saya tidak akan berbicara terlampau detil mengenai sisi IT nya, namun akan berbicara mengenai alasan mengapa membuka file SolidWorks dari network drive tidak bagus.                                                               

  Mari kita mulai dengan alasan mengapa banyak orang bekerja dari shared folder.

  • Ini adalah hal yg paling cocok yg memungkinkan beberapa user mengakses data yg mereka butuhkan. Ketika project sudah selesai kita perlu menyimpan data tersebut di suatu lokasi dan ketika seseorang membutuhkan data tersebut, mereka dapat mengakses nya di shared folder itu.
  • Gampang untuk mem-backup. Tidak ada perusahaan yg membiarkan file data intelektual property nya tanpa melakukan backup berkala.

Sekarang mari kita bahas mengapa hal ini tidak bagus untuk user SolidWorks.

  1. 1.       Lambat

Tak peduli seberapa cepat speed dari jaringan network, loading suatu file dari local hard drive tetap jauh lebih cepat. Jangan lupa bahwa saat membuka suatu file assembly pastinya juga perlu loading file komponen referensinya di saat yg bersamaan.

  1. 2.       Tidak stabil

Ingat, di saat kita membuka file SolidWorks dari network drive paling tidak melibatkan dua hardware, yaitu computer kita dan server. Ada juga kemungkinan peralatan lain yg terlibat misalnya switch. Jika terjadi suatu bottlenecks atau kegagalan pada salah satu hardware tersebut saat kita sedang membuka atau menyimpan file besar kemungkinan file akan menjadi corrupt. Pada kondisi ini, SolidWorks Support dapat mencoba me-recover file tersebut. Namun jika tidak memungkinkan maka kita perlu mencari backup file nya atau terpaksa menggambar ulang.

Karena hal di atas, user harus menunggu lama sampai file assembly nya dapat terbuka, menunggu icon “jam pasir” hilang bisa membuat frustasi. Anda bisa mencoba sendiri mengcopy file dari server ke local hard drive dan pastinya akan mendapatkan speed yg lebih cepat dibanding dari server. Copy – Paste dapat dilakukan dgn fitur Pack&Go di SolidWorks.

Namun bekerja di local hard drive juga menimbulkan beberapa ketidaknyamanan yaitu: sulit untuk membackup data dari semua user, jika ada banyak perubahan design diperlukan copy-paste ke server yg terlampau sering, kesulitan untuk menentukan file yg ingin dicopy atau dihapus.

Seharusnya ada cara yg lebih baik lagi, dan itu ada. Jawabanya adalah Product Data Management (PDM). PDM dapat mengatasi permasalahan tersebut dengan cara: Automatic copy file dari server ke local hard drive dan mengcopy balik perubahan yg terjadi ke server. Selain itu memastikan bahwa di waktu yg sama hanya boleh ada satu orang yg mengedit suatu file.

Jika Anda pikir bahwa PDM dapat menjadi solusi, Anda dapat mulai menggunakan PDM system terbaik untuk SolidWorks yaitu SolidWorks Enterprise PDM (SW EPDM). hubungi kami  (reseller solidworks) untuk mengundang kami untuk mendemokan SW EPDM atau ingin mendapatkan Free CD Demo SW EPDM.

Share

SolidWorks Explode View

Tampilan Explode View suatu assembly pada solidworks adalah gambar pecahan parts yang  menyebar ke segala penjuru untuk menunjukkan bagaimana parts-parts tersebut bisa dirakit bersamaan secara berurutan. Kita dapat membuat explode view tersebut dengan cara memilih parts sejumlah 1 atau lebih, kemudian kita drag berdasarkan arah sumbu yang kita inginkan.

Tampilan explode view tersebut bisa kita pakai juga untuk menunjukkan detail parts dengan penunjukkan berupa baloon di dalam SolidWorks Drawing.

Dalam explode view kita bisa membuat beberapa jenis :

1. Tampilan linear Explode view

2. Radially explode components

3. Explode view pada multibody part

4. Menambahkan explode line

Dengan tampilan explode view di atas, Anda bisa dengan mudah menunjukkan cara perakitan parts dalam suatu assembly, sehingga memudahkan bagian produksi atau bagian perakitan dalam memasangkan antar komponen dalam suatu produk design.

Demikian, selamat mencoba.

Warm Regards,

Team Technical Support Arismadata.
(Reseller Solidworks Since 1996)

 

 

Share

SolidWorks Assemblies – Mates

Setelah kita membuat parts atau komponen-komponen untuk membentuk suatu mesin, dies, jig, tooling, ataupun yang lainnya, kita bisa merakit parts atau komponen-komponen tersebut menjadi suatu assembly atau gambar rakitan. Dimana suatu assembly bisa terdiri dari puluhan atau bahkan sampai ribuan parts. Dalam menyatukan parts tersebut, kita menggunakan fitur yaitu Mates, dimana fitur mates ini setiap tahunnya terus di improve oleh SolidWorks untuk mendapatkan proses assembly yang semakin praktis dan cepat.

Berikut ini adalah beberapa proses mates yang bisa kita pakai untuk mempercepat proses assembly :

1. Tekan CTRL pada keyboard

Klik face 1, tekan CTRL, kemudian klik face 2. Perhatikan pergerakan mouse, kemudian pilih standart mates yang tersedia dalam Flyout Icon.

2. SmartMates

Aktifkan SmartMates, kemudian double klik face pertama, kemudian pilih face / edge yang dituju.

3. Tekan ALT pada keyboard

Tekan ALT (tahan) kemudian drag and drop face / edge part ke face / edge part yang dituju.

4. Lock Rotation

Untuk parts dengan mates concentric, bisa sekaligus dipilih Lock Rotation, supaya parts tersebut tidak berputar.

5. Slot Mates

Untuk parts dengan pertemuan berupa slot, kita bisa menggunakan Slot Mates, dengan memilih face silindris dan face lurus dari slot tersebut.

6. Angle Mate dengan reference

Untuk mate parts yang ada batasan sudutnya, bisa menggunakan Angle Mate atau Limit Angle Mate, dimana sekarang dilengkapi dengan reference, yaitu semacam kuadran untuk pemilihan arah mate’nya, sehingga kita dimudahkan dalam menentukan arah dari Angle Mate.

7. Profil Centre Mate

Merupakan fitur terbaru dari SolidWorks 2015, dimana kita dimudahkan untuk memposisikan parts langsung pas di tengah-tengah.

8. Width Mate

Untuk parts posisinya berada di tengah-tengah face parts yang lain, kita bisa menggunakan width mate, dimana sudah di improve untuk constraints / batasan dari pergerakan parts tersebut

Demikian beberapa tips dalam menggunakan fitur mates di Assembly, yang mana setiap versi SolidWorks terus di improve untuk menghasilkan proses design yang semakin efektif dan cepat, sehingga membuat aktivitas Anda akan semakin produktif.

 

Warm Regards,

Team Technical Support SolidWorks Arismadata
(reseller solidworks)

Share