Tutorial SolidWorks – Membuat arsir berwarna pada model drawing

Tutorial SolidWorks – Kembali lagi weekly tips mengenai penggunaan SolidWorks menyambangi anda semua hari ini. pada kali ini weekly tips akan membahas mengenai pembuatan arsir pada Drawing SolidWorks, dimana pada arsir yang akan dibuat kali ini akan diberikan warna untuk membedakan antara arsir pada satu bodi satu dengan yang lainnya.

Fungsi dari pemberian warna pada arsir ini adalah untuk memberikan kemudahan pembacaan informasi kepada user untuk membedakan antara arsir pada area satu dengan yang lainnya. Untuk lebih jelasnya dalam penggunaan arsir ini silahkan bisa dilihat pada animasi berikut ini.


Terlampir pula video penggunaan
 tersebut, atau bisa Download Disini, monggo….

Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua, apabila ada hal yang ingin ditanyakan silakan hubungi kami melalui email ke solidworks-support@arismadata.com

Regards,

Tim Technical Support SolidWorks  PT. Arisma Data Setia

Share

SOLIDWORKS 2015 Mengatasi masalah desain anda

SOLIDWORKS 2015 memberikan kemampuan teknis terbaru yang mendukung beragam industri dan pasar. Solusi ini disesuaikan dan dapat membantu Anda untuk mengatasi rekayasa industri yang spesifik dan tantangan desain yang dihadapi perusahaan Anda setiap hari.

Yang baru pada SolidWorks 2015

Pakaian, alas kaki, pelapis, Pembangunan Kapal dan Meningkatkan manufakturabilitas produk dengan senyawa kelengkungan


Secara otomatis dapat meratakan Model 3D untuk mengidentifikasi bahan dan masalah manufaktur.

  • Membuat profil tata letak yang lebih akurat dan mengurangi masalah fit perakitan
  • Menerima feedback pada deformasi yang dibutuhkan relatif terhadap bentuk yang dimaksudkan
  • Mudah untuk mengeksport profil untuk produksi

Consumer, Kedokteran, High-Tech – Meningkatkan estetika produk dan fungsi, Membuat fillet asimetris untuk suku cadang, perakitan, dan permukaan.

Meningkatan fleksibilitas permukaan untuk model desain yang lebih ergonomis dan stylist

  • Pengaturan rendering lebih cepat
  • Dapat Beralih antara simetris / asimetris fillet setiap saat
  • Menjaga kontrol tepi bentuk / Bias yang lebih tepat sesuai maksud desain Anda

AEC, Building Infrastructure – Mengintegrasikan komponen untuk ulasan dan pengambilan keputusan

Desain HVAC dan layout kabel tray untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur pendukung.

  • Menciptakan routing assemblies dengan segmen persegi panjang, didukung sepenuhnya dalam BOMs dan gambar
  • Menghasilkan dan mengelola model digital untuk Building Information Modelling (BIM) dengan file yang dapat ditukar atau
  • jaringan untuk mendukung ulasan kolaboratif dan pengambilan keputusan
  • Mengembangkan perpustakaan kustom sesuai dengan produk / kebutuhan proyek

Konstruksi Mesin, Peralatan Mesin – secara akurat mensimulasikan komponen mesin untuk membantu memastikan operasi dan kegunaan

Mengembangkan mesin konstruksi dan peralatan mesin akurat dengan rantai roller otomatis.

  • Secara otomatis mengembangkan sistem rantai / linkage untuk terbuka atau jalur tertutup untuk mensimulasikan roller rantai, rantai energi, dan komponen transmisi listrik
  • Melihat gerakan dinamis untuk animasi dan gangguan pemeriksaan
  • Secara otomatis update dengan perubahan

Untuk trial & demo bisa menghubungi kami
PT Arisma Data Setia
Reseller Resmi SolidWorks sejak tahun 1996

Share

Replace Entity pada SolidWorks

Dalam pembuatan design product, kita pasti akan sangat memperhatikan estetika atau tampilan visual dari product yang kita design tersebut. Pergantian bentuk pun terkadang tidak dapat kita hindari. Misal dari product yang sudah kita buat, kemudian ada geometry yang akan kita ganti, kita edit sketch, delete dan kita ganti dengan sketch yang baru. Hal tersebut akan sangat beresiko, karena akan membutuhkan proses rebuild yang terkadang akan membuat error sketch atau fitur yang kita gunakan.

Untuk mengatasi hal tersebut, kita bisa menggunakan replace Entity, yang merupakan salah satu fitur terbaru pada SolidWorks Indonesia 2014. Cara penggunaan fitur ini cukup mudah, yaitu sebagai berikut:

1. Edit Sketch dan buat sketch yang baru


2. Klik pada entities yang akan diganti


3. Pilih entities pengganti pada Property Manager Replace Entity

Dan mari kita lihat hasilnya di bawah ini :

Jadi, dengan fitur Replace Entity yang bisa kita gunakan tersebut, kita bisa terhindar dari warning atau error message yang disebabkan oleh sketch yang rusak karena kita delete sketch lama dan kita ganti sketch yang baru. Atau bisa kita gunakan kedua entities tersebut untuk menunjukkan hasil geometry product yang berbeda.

Selamat Mencoba.

 

Regards,

Tim Technical Support SolidWorks  PT. Arisma Data Setia

Reseller resmi SolidWorks Sejak 1996

Share

Title Block di SolidWorks Electrical

Cara memasukan logo perusahaan pada Title Block di SolidWorks Electrical.

SolidWorks Electrical adalah salah satu add on module dari SolidWorks yang membantu ANDA dalam membuat electrical diagram dan layout 3D wiring.

Dimana kali ini akan membahas bagaimana cara memasukan logo perusahaan pada Titile Block sesuai dengan kebutuhan perusahaan ANDA. Nah untuk lebih jelasnya silakan lihat video yang ada di bawah ini dengan cara :

Semoga tips diatas bermanfaat bagi anda yang selama ini bingung cara untukmemasukan logo perusahaan pada Title Block SolidWorks Electrical anda.

 

Semoga informasi ini dapat berguna bagi kita semua, apabila ada hal ingin ditanyakan silakan hubungi kami.

Salam

Tim Technical Support SolidWorks 

PT. Arisma Data Setia
Reseller Resmi SolidWorks Sejak 1996

Share

Menghitung Volume Internal Fluida

Menghitung Volume Internal Fluida

Dalam membuat design product dengan SolidWorks, terkadang kita di hadapkan dengan penentuan volume dari part / product yang kita design tersebut. Nah, dalam kesempatan kali ini kami akan share mengenai penghitungan volume dari sebuah product dengan menggunakan salah satu fitur terbaru pada SolidWorks 2013 yaitu Intersect Tool.

Fitur intersect ini pada dasarnya dapat kita gunakan yaitu untuk menyederhanakan beberapa proses sekaligus pada saat kita menggunakan beberapa fitur surface modelling, diantaranya yaitu Trim, Knit, dan Thicken, dimana kita dapat menghasilkan solid bodies dari sebuah ruang negatif, atau mungkin beberapa orang menyebutnya dengan nambah daging pada bidang solid.

Berikut ini adalah contoh sebuah teko yang akan kita hitung berapa volume air di dalamnya, dengan ketinggian air yang kita tentukan.

Kita lanjutkan dengan membuat plane, dengan referensi permukaan paling bawah dari teko tersebut.

Kemudian kita gunakan fitur intersect tool, untuk membuat sebuah bidang solid dari bawah permukaan plane yang sudah kita buat tadi.

Pada fitur intersect ini, kita pilih bodies yang terbentuk antara plane dan body teko, yaitu dengan ceklist pada pilihan region to exclude untuk bodies yang lain (selain body volume dalam teko).

Setelah mendapatkan bodies yang terbentuk dengan intersect tool, yaitu bagian dalam bidang kaca dengan batasan atas berupa plane, kita bisa menampilkan hanya solid bodies tersebut yang terlihat yaitu dengan fitur isolate. Kemudian kita bisa menggunakan mass properties untuk menghitung volume / isi dari solid bodies tersebut.

Untuk selanjutnya Anda bisa membuat tanda batasan untuk menentukan posisi volume isi dari teko tersebut. Atau Anda ingin menghitung volume untuk yang lebih banyak atau lebih sedikit, Anda tinggal mengedit posisi plane yang sudah dibuat sebelumnya. Selamat mencoba.

Regards,

Tim Technical Support SolidWorks  PT. Arisma Data Setia
Reseller Resmi Solidworks Indonesia

Share

Cara membuat animasi spring dengan SolidWorks

Haii semua User SolidWorks Indonesia, Apa kabarnya nihh??Pastinya baik-baik saja bukan??

Pada kesempatan ini di Tutorial SolidWorks, saya ingin membagikan cara membuat animasi spring. Beberapa User SolidWorks ada yang bertanya – tanya seperti ini, “Bagaimana cara membuat animasi spring yang bisa bergerak seperti ditekan atau ditarik pak??” dan juga ada pertanyaan seperti ini, “Apakah perlu menggunakan SolidWorks yang tingkat nya lebih tinggi untuk membuat animasi tersebut?”

Nahh jangan khawatir sobat. . .hanya dengan SolidWorks Standard saja kita sudah bisa membuat animasi spring seperti pertanyaan diatas. Ingin tau cara membuatnya?penasaran? Yukk. . .ikuti langkah – langkahnya dibawah ini.

  1. Kita akan membuat Spring terlebih dahulu dengan menggunakan Swept( Twist along Path ) Silakan anda buat 2 buah sketch, yaitu sketch sebuah garis lurus dan sketch lingkaran seperti gambar dibawah ini.

    2. jika sudah selesai membuat 2 sketch nya, silakan anda pilih feature Swept lalu setting Options seperti pada gambar dibawah ini.


    3. Setelah jadi bentuk spring yang dibuat.  Pada bagian kedua ujung nya kita potong menjadi rata.  Sebelum dipotong, kita buat terlebih dahulu plane untuk bagian ujung atas. Cara nya bisa anda lihat dibawah ini.

    4. Setelah jadi plane untuk bagian ujung atas spring. Langkah yang selanjutnya adalah memotong kedua ujung spring menggunakan Cut with Surface. Untuk pemotong kedua ujung spring, menggunakan top plane dan plane 1( plane baru ). Arah pemotongan disesuaikan dengan bagian yang ingin dipotong. Lebih jelasnya bisa anda lihat dibawah ini.



    5. Setelah jadi bentuk rata dibagian kedua ujung. Silakan anda save terlebih dahulu.  Lalu anda buat 1 part lagi seperti di bawah ini.  Fungsi dari part ini adalah sebagai pendorong/penarik untuk spring nya. Sebut saja part ini adalah Block.
    6. Setelah anda membuat part seperti gambar diatas, buatlah 1 Assembly seperti gambar di bawah ini.  Assembly tersebut adalah rakitan dari Spring dan 2Block.
    7. Setelah dibuat Assembly seperti gambar diatas, langkah selanjutnya adalah edit panjang spring.  Panjang spring ini di setting point nya coincident dengan salah satu edge pada Block.  Langkah – langkah lebih detail nya dapat anda lihat dibawah ini.




    8.  Setelah diatur coincident antara point dan edge.  Selanjutnya bisa anda Exit Edit Component

    9.  lalu anda masuk ke motion study, untuk membuat animasi spring-nya. Pertama, anda klik Motion Study pada bagian kiri bawah layar.  Kemudian tarik time bar menuju durasi waktu yang diinginkan seperti pada gambar no.2 dan no.3.



    10. Kemudian langkah selanjutnya adalah menggeser Block bagian atas ke arah bawah ( gambar no.1 ).  Lalu pada time line akan muncul seperti gambar no.2 yang diberi tanda melingkar, kemudian anda geser lagi time bar menuju durasi waktu selanjutnya. Setelah itu anda geser kembali Block bagian atas ke arah atas ( gambar no.3 ).  Anda bisa lakukan hal tersebut secara berulang kali jika ingin memiliki durasi waktu yang lebih lama.

    11. Jika anda sudah melakukan langkah2 diatas, untuk melihat hasil akhir nya bila anda play animation.

    Apabila anda ingin dalam bentuk file video, silakan email ke yohanes@arismadata.com

    Semoga tutorial solidworks  ini dapat berguna bagi kita semua, apabila ada hal ingin ditanyakan silakan hubungi kami.

     

    Salam
    Yohames

    Tim Technical Support SolidWorks  PT. Arisma Data Setia

     

Share

10 Tips mengatur User Interface untuk meningkatkan performa SolidWorks

Dalam menggunakan SolidWorks sehari-hari untuk proses design dalam perusahaan Anda, pastinya ada kebiasaan yang sering Anda lakukan dalam menggunakan fitur-fitur di SolidWorks. Berikut ini adalah 10 fitur sederhana dengan sedikit set up yang dapat Anda gunakan untuk mempercepat proses design yang Anda lakukan sehari-hari.

1. Tekan tombol “S” pada keyboard

Dalam menggunakan fitur-fitur di SolidWorks, mungkin saat ini Anda masih menggunakan tampilan icon fitur yang ada pada Command Manager, sehingga Anda mesti mengarahkan cursor mouse ke bagian atas. Nah, selain cara tersebut, Anda bisa menggunakan tombol “S” pada keyboard untuk menampilkan fitur SolidWorks sesuai dengan environment SolidWorks yang aktif, yaitu bisa pada Sketch, Part, Assembly, dan juga Drawing.

Selain itu, ketika Anda tekan tombol “S”, Anda juga bisa menggunakan fitur pencarian pada SolidWorks yang berada pada kanan atas, dan Anda bisa ketikkan kata kunci dari fitur yang akan Anda gunakan.

2. SolidWorks Customize

Secara umum ketika awal mula menggunakan SolidWorks dengan User Interface semula, Anda tidak banyak menemukan kendala. Namun dari User Interface awal tersebut, ternyata bisa Anda set up untuk dapat meningkatkan efektifitas proses design Anda, yaitu dengan SolidWorks Customize.

Di dalam fitur Customize, Anda dapat mengatur keyboard shortcut, mouse gestures, tampilan fitur toolbar “S”, dan juga untuk menambahkan toolbar tambahan di sekitar Graphic area.

3. Mouse Gestures

Anda mungkin telah mengalami dan memperhatikan, terkadang ketika Anda tanpa sengaja menggeser sekaligus meng-klik kanan tombol mouse Anda, muncul suatu roda melingkar yang terbagi menjadi 4 atau 8 segment. Hal tersebut adalah yang disebut mouse gestures.

Mouse gestures tersebut akan menyesuaikan tampilan pada area yang sedang Anda buka, yaitu bisa pada area Sketch, Part, Drawing ataupun Assembly. Dan menu apa saja yang bisa ditampilkan bisa Anda atur pada SolidWorks Customize pada point 2 di atas.

4. SolidWorks Recent Document

Ketika Anda akan memulai bekerja dan membuka SolidWorks, kemudian Anda mulai dengan mencari file yang Anda terakhir kali kerjakan, disini Anda bisa menekan tombol “R” pada keyboard untuk menampilkan Recent Document dari file SolidWorks yang terakhir Anda atau rekan Anda buka. Hal ini tentunya bisa menghemat waktu daripada Anda membuka file dengan menu Open file.

Dalam Recent Document ini, Anda bisa menampilkan folder dari file yang Anda pilih, dimana hal ini memungkinkan Anda untuk membuka file yang lain pada folder yang sama dengan lebih cepat. Selain itu Anda bisa gunakan pilihan “pin” untuk tetap menampilkan file SolidWorks yang sering Anda buka setiap saat, sehingga file tersebut akan tetap tersedia di Recent Document meskipun Anda atau rekan Anda membuka banyak sekali file SolidWorks.

5. Instant 3D

Dalam command manager Features, Anda mungkin telah memperhatikan terdapat fitur Instant 3D, yaitu suatu fitur untuk editing part secara langsung pada SolidWorks. Ketika fitur tersebut dalam kondisi aktif, Anda dapat membuat perubahan / editing secara cepat pada part tanpa harus mengedit dari sketch atau fitur pada Design Tree.

Cara penggunaan fitur tersebut yaitu setiap kali Anda pilih geometry dari part, akan muncul panah yang disertai dengan munculnya dimensi, kemudian Anda tinggal menarik panah tersebut ke depan atau ke belakang, ataupun juga bisa dengan menarik akhir dimensi (point) ke arah yang Anda inginkan.

Selain itu, ketika Anda berada dalam area sketch, setelah proses membuat sketch selesai, Anda bisa gunakan cara klik 2x pada Graphic Area untuk keluar dari area sketch. Cara ini akan lebih cepat dibandingkan dengan Anda meng-klik icon Exit Sketch dibagian kanan atas.

6. SolidWorks Shortcut

Ada beberapa SolidWorks Shortcut yang saat ini mungkin belum Anda gunakan, dan mulai saat ini Anda bisa membiasakan menggunakan Shortcut tersebut untuk menghemat waktu proses design Anda.

Tekan “Enter” untuk mengulangi proses penggunaan fitur yang digunakan sebelumnya, tanpa Anda harus memilih icon fitur tersebut.

Tekan “Ctrl + A” (terlihat seperti dalam MS Word) untuk memilih semua secara sekaligus, bisa berupa face / permukaan dari part, atau semua komponen part utama dalam Assembly.

Tekan “G” untuk menampilkan magnifying glass, yaitu semacam kaca pembesar yang dapat membantu untuk memilih bagian yang kecil dari design Anda.

Tekan “spacebar” akan menampilkan Orientation Toolbar, untuk melihat proyeksi atau tampilan view lain dari design Anda.

“Ctrl + Tab” untuk beralih dari windows  document yang sedang Anda buka dari SolidWorks.

“Alt” untuk assembly mate dengan cepat.

7. Customize Menu

 

Mungkin Anda sering menemui saat memilih fitur dari toolbar yang berada di deretan atas, atau pun pada saat Anda klik kanan di Graphic Area, Anda mendapati suatu dropdown menu yang sangat panjang. Hal tersebut dapat Anda kurangi yaitu dengan menampilkan beberapa fitur saja yang tampil, dengan cara memilih Customize Menu yang berada di dropdown paling bawah, kemudian Anda atur dengan ceklist untuk fitur yang akan hanya tampil beberapa saja nantinya

8. Search at System Option

Pengaturan kinerja SolidWorks ataupun set up penggunaan SolidWorks terdapat pada SolidWorks System Option. Dalam System Option tersebut terdapat ratusan set up yang bisa Anda lakukan untuk merubah settingan penggunaan SolidWorks. Nah, untuk versi terbaru SolidWorks, Anda bisa menggunakan alat pencarian yang terletak di kanan atas. Dengan hanya mengetikkan kata kunci untuk settingan yang akan Anda ubah, nanti akan muncul beberapa option yang mungkin akan Anda ganti.

9. Tiling Windows in Displays

Jika Anda membuka lebih dari 1 file SolidWorks, misal beberapa file part dan atau file Assembly, dan Anda sering beralih dari setiap file tersebut, mungkin Anda akan kerepotan setiap pindah dari file satu ke file yang lainnya. Dengan menggunakan 2 monitor mungkin akan menjadi solusi untuk hal tersebut, karena sudah banyak perusahaan yang menerapkan standart 2 monitor untuk aktivitas design.

Dalam pojok kanan atas Graphic Area SolidWorks Anda akan mendapati 2 icon tambahan yaitu yang memungkinkan Anda untuk menempatkan tampilan file SolidWorks yang bisa Anda geser ke monitor di sebelahnya. Dan Anda pun pastinya dapat menjangkau file SolidWorks ke kanan atau ke kiri dengan menggeser mouse Anda.

10. Unit Systems

Terkadang dalam membuat design di SolidWorks Anda perlu untuk mengubah Unit System yang Anda gunakan, misalnya dari mm ke inchi. Dalam SolidWors saat ini, Anda bisa melakukan hal tersebut dengan mudah dan cepat, karena untuk pergantian Unit System berada pada pilihan kanan bawah.

Setelah melihat dari 10 pilihan terbaik User Interface pada SolidWorks di atas, kini saatnya Anda menerapkan dan membiasakan penggunaan User Interface tersebut untuk meningkatkan proses design Anda. Apabila Anda menggunaan cara-cara tersebut di atas dikombinasikan dengan skill modelling yang efektif, pastinya Anda akan bisa menjadi SolidWorks Engineer yang sukses. Selamat Mencoba.

Salam

Tim Technical Support SolidWorks  PT. Arisma Data Setia

Share

Pembuatan Spring Persegi pada SolidWorks

Dalam tutorial SolidWorks kali ini akan ditunjukan bagaimana untuk membuat model spring persegi dengan SolidWorks Tutorial inia dalah kelanjutan dari tutorial pembuatan spring yang sebelumnya pernah juga kami bahas, untuk melihatnya bisa dicek pada link berikut ini : Model Pegas Spiral

jadi simak baik-baik cara-caranya dibawah ini masbro

  1. Buat bentukan persegi mengikuti ukuran luar dari spring yg dikehendaki
  2. Buat sketch helix dengan menggunakan feature Helix and Spiral

untuk parameter spiralnya bisa custom sesuai hasil dari spring yg diinginkan

3. Buatlah sebuah sketch yg menempel di helix yg barus aja dibuat, untuk nantinya di konversi kebentuk surface

4.  Aktifkan 3Dsketch

kemudian silahkan diaktifkan Intersection Curve

Setelah aktif maka yg perlu dilakukan selanjutnya adalah silahkan dipilih permukaan yg nantinya akan dikonversi ke sketch seperti pada gambar

5. Setelah selesai proses intersection hide body yg tidak diperlukan, maka kurang lebih akan menghasilkan seperti pada gambar.

Sketch ini nantinya akan menjadi patch dari profile spring yg akan dibuat

6.  Step terakhir buat sketch lingkaran untuk profil dari sping lalu gunakanlah feature Swept Bose/Base untuk membuat sketch yang kita buat tersebutmenjadi part 3D

Semoga tutorial solidworks kali ini dapat bermanfaat

-Nugroho-

 

Share