Bagaimana cara menggunakan perintah 2D to 3D?

Aloohhaa..Salam hangat untuk User SolidWorks Indonesia. Pada tutorial SolidWorks kali ini, akan membahas bagaimana cara membuat suatu sketch 2D yang diimport dari file .dwg atau .dxf menjadi bentuk 3D di SolidWorks.

Salah satu perintah yang akan dibahas kali ini dapat mempermudah dalam menghadapi kasus tersebut, yaitu perintah 2D to 3D. Mau tahu cara menggunakannya? Oke… Ikuti langkah – langkahnya dibawah ini.

  1. Open file .dwg atau dxf, yang akan dibuat bentuk 3D-nya. Sehingga akan muncul tampilan seperti dibawah ini. Lalu Setting seperti 3 gambar dibawah ini.


2. Setelah selesai mengikuti langkah – langkah pada 3 gambar diatas, selanjutnya adalah mengaktifkan perintah 2D to 3D pada solidworks. Langkah – langkahnya bisa anda ikuti pada gambar dibawah ini.

3. Kemudian kita akan menggolongkan 3 pandangan pada gambar dibawah menurut plane dari 3 pandangan tersebut.

Untuk mengaturnya, silakan ikuti langkah – langkahnya pada gambar dibawah ini.


4. Selanjutnya bisa anda buat pandangan yang lain dengan menggunakan cara yang sama untuk kontur sketch yang lain. Sehingga hasilnya seperti gambar dibawah ini.


5. Lalu setelah ketiga kontur sketch tersebut menjadi 3 pandangan yang berbeda, yaitu mengatur posisi dari 3 sketch tersebut menjadi sejajar. Contoh gambar bisa anda lihat dibawah ini.

Untuk mengaturnya, silakan ikuti langkah – langkahnya pada gambar dibawah ini.


6. Untuk selanjutnya lakukan cara yang sama pada Right View.

7.Setelah 3 Sketch tersebut saling sejajar, kemudian kita bisa buat bentuk 3D menggunakan fitur – fitur di SolidWorks.

Untuk lebih jelasnya, bisa anda lihat video tutorialnya dibawah ini.

So..Dengan menggunakan perintah 2D to 3D, dapat mempermudah anda dalam membuat bentuk 3D dari import file .dwg atau .dxf.

Demikian untuk Tutorial SolidWorks kali ini.Semoga tutorial ini bermanfaat bagi User SolidWorks Indonesia semua.

baca juga : keuntungan beralih dari 2d ke 3d

 

Regards,

Tim Technical Support SolidWorks  PT. Arisma Data Setia
Reseller SolidWorks Jakarta – Indonesia

Share

Parameter Simbol Pada SolidWorks

Salam hangat untuk User SolidWorks Indonesia, kali ini kita akan membahas mengenai beberapa simbol pada area design tree atau yang biasa kita sebut dengan histori. Seringkali kita dibuat pusing dengan simbol – simbol yang lengkap dengan warna kuning/ merah.Hmmm .. ibarat SolidWorks yang Bapak miliki bisa bicara mungkin seperti berikut :

Problem ini sering dialami ketika kita ingin membuka atau mengedit desain dengan menggunakan sistem External Referencesdimana referensi komponen yang Anda buat menggunakan referensi terhadap komponen lain. Biasanya sering kita temui pada suatu komponen yang di- InsertdalamPart tersebut ATAU saat proses pembuatan part baru dalam assembly.

Sebagai perkenalan awal, kami akan sharing apa maksud dari simbol tersebut.

Check it out .. !!!!

1. References Present      ->

Referensi yang dimiliki lengkap dan up-to-date, dimana model file master tersebut memiliki keterkaitan yang telah dibuka sebelumnya.

2. Out of context           ->?

Referensi yang disebabkan karena model file master belum dibuka atau referensi tersebut hilang.

  3. Locked            ->*

Referensi dalam kondisi terkunci, hal ini secara otomatis akan berubah guna mencegah  perubahan parameter yang keterkaitan terhadap parameter yang lain.

4. Broken            ->x

Referensi yang dimiliki rusak dan dampaknya referensi dengan tipe ini tidak dapat diubah kembali

5. Over – defined [+]

Jika Anda melihat pada Status Bar (Sisi kanan pojok bawah), parameter ini menandakan bahwa Relationsatau Dimensiberlebihan.

6. Under – defined [-]

Parameter ini menandakan bahwa Relationsatau Dimensiterdapat kekurangan.

7. Not – Solved [?]

Parameter yang dimiliki berlebihan, biasanya terdapat pada proses penggabungan komponen (mate) dalam assembly.

8.  Fixed [f]

Parameter ini menjelaskan bahwa komponen yang terdapat dalam assembly tidak dapat digerakkan ataupun digeser. Biasanya ditemui saat insert component pertama kali (sebagai pondasi). Sebaliknya, Anda dapat Klik kanan pada komponen lalu pilih  Float.

9.  Mate

Simbol dari mate yang aktif

10. Mate suppressed

Simbol dari mate yang non-aktif, untuk mengaktifkan pilih unsupressed.

11.  Mate Dangling

Simbol dari mate yang aktif memiliki parameter mate yang double/ berlebihan.

12.  Lightweight

Parameter yang memiliki simbol  biasa kita jumpai pada histori komponen assembly yang cukup banyak dan besar. (Tergantung pada setting limit komponen). Apabila dibandingkan dengan assembly yang sama terhadap Resolved (kebalikan Lightweight), Loading dari file tersebut lebih ringan. So, jangan heran apabila desain assembly Anda terdapat simbol  karena sebenarnya membantu dari kinerja loading desain Anda.

13.  Out-of-date Lightweight

Parameter dimana lightweight ini sudah terlewat lampau, biasa ditemui dari desain file lama yang Anda miliki. 

14. Flexible Sub – Assembly

Simbol ini dimaksudkan bahwa Sub-assembly yang terdapat dalam assembly Anda dapat digerakkan sesuai dengan settingan mate yang dimiliki.

Jadi manfaatnya adalah ANDA akan dipermudah dalam mempersingkat waktu desain ANDA menjadi lebih OPTIMAL dan MAKSIMAL.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua, apabila ada hal yang ingin ditanyakan silakan hubungi kami melalui email ke grevel@arismadata.com.

Regards,

Tim Technical Support SolidWorks  PT. Arisma Data Setia
Reseller SolidWorks Jakarta – Indonesia

Share

Tutorial SolidWorks – Membuat arsir berwarna pada model drawing

Tutorial SolidWorks – Kembali lagi weekly tips mengenai penggunaan SolidWorks menyambangi anda semua hari ini. pada kali ini weekly tips akan membahas mengenai pembuatan arsir pada Drawing SolidWorks, dimana pada arsir yang akan dibuat kali ini akan diberikan warna untuk membedakan antara arsir pada satu bodi satu dengan yang lainnya.

Fungsi dari pemberian warna pada arsir ini adalah untuk memberikan kemudahan pembacaan informasi kepada user untuk membedakan antara arsir pada area satu dengan yang lainnya. Untuk lebih jelasnya dalam penggunaan arsir ini silahkan bisa dilihat pada animasi berikut ini.


Terlampir pula video penggunaan
 tersebut, atau bisa Download Disini, monggo….

Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua, apabila ada hal yang ingin ditanyakan silakan hubungi kami melalui email ke solidworks-support@arismadata.com

Regards,

Tim Technical Support SolidWorks  PT. Arisma Data Setia

Share

SOLIDWORKS 2015 Mengatasi masalah desain anda

SOLIDWORKS 2015 memberikan kemampuan teknis terbaru yang mendukung beragam industri dan pasar. Solusi ini disesuaikan dan dapat membantu Anda untuk mengatasi rekayasa industri yang spesifik dan tantangan desain yang dihadapi perusahaan Anda setiap hari.

Yang baru pada SolidWorks 2015

Pakaian, alas kaki, pelapis, Pembangunan Kapal dan Meningkatkan manufakturabilitas produk dengan senyawa kelengkungan


Secara otomatis dapat meratakan Model 3D untuk mengidentifikasi bahan dan masalah manufaktur.

  • Membuat profil tata letak yang lebih akurat dan mengurangi masalah fit perakitan
  • Menerima feedback pada deformasi yang dibutuhkan relatif terhadap bentuk yang dimaksudkan
  • Mudah untuk mengeksport profil untuk produksi

Consumer, Kedokteran, High-Tech – Meningkatkan estetika produk dan fungsi, Membuat fillet asimetris untuk suku cadang, perakitan, dan permukaan.

Meningkatan fleksibilitas permukaan untuk model desain yang lebih ergonomis dan stylist

  • Pengaturan rendering lebih cepat
  • Dapat Beralih antara simetris / asimetris fillet setiap saat
  • Menjaga kontrol tepi bentuk / Bias yang lebih tepat sesuai maksud desain Anda

AEC, Building Infrastructure – Mengintegrasikan komponen untuk ulasan dan pengambilan keputusan

Desain HVAC dan layout kabel tray untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur pendukung.

  • Menciptakan routing assemblies dengan segmen persegi panjang, didukung sepenuhnya dalam BOMs dan gambar
  • Menghasilkan dan mengelola model digital untuk Building Information Modelling (BIM) dengan file yang dapat ditukar atau
  • jaringan untuk mendukung ulasan kolaboratif dan pengambilan keputusan
  • Mengembangkan perpustakaan kustom sesuai dengan produk / kebutuhan proyek

Konstruksi Mesin, Peralatan Mesin – secara akurat mensimulasikan komponen mesin untuk membantu memastikan operasi dan kegunaan

Mengembangkan mesin konstruksi dan peralatan mesin akurat dengan rantai roller otomatis.

  • Secara otomatis mengembangkan sistem rantai / linkage untuk terbuka atau jalur tertutup untuk mensimulasikan roller rantai, rantai energi, dan komponen transmisi listrik
  • Melihat gerakan dinamis untuk animasi dan gangguan pemeriksaan
  • Secara otomatis update dengan perubahan

Untuk trial & demo bisa menghubungi kami
PT Arisma Data Setia
Reseller Resmi SolidWorks sejak tahun 1996

Share

Replace Entity pada SolidWorks

Dalam pembuatan design product, kita pasti akan sangat memperhatikan estetika atau tampilan visual dari product yang kita design tersebut. Pergantian bentuk pun terkadang tidak dapat kita hindari. Misal dari product yang sudah kita buat, kemudian ada geometry yang akan kita ganti, kita edit sketch, delete dan kita ganti dengan sketch yang baru. Hal tersebut akan sangat beresiko, karena akan membutuhkan proses rebuild yang terkadang akan membuat error sketch atau fitur yang kita gunakan.

Untuk mengatasi hal tersebut, kita bisa menggunakan replace Entity, yang merupakan salah satu fitur terbaru pada SolidWorks Indonesia 2014. Cara penggunaan fitur ini cukup mudah, yaitu sebagai berikut:

1. Edit Sketch dan buat sketch yang baru


2. Klik pada entities yang akan diganti


3. Pilih entities pengganti pada Property Manager Replace Entity

Dan mari kita lihat hasilnya di bawah ini :

Jadi, dengan fitur Replace Entity yang bisa kita gunakan tersebut, kita bisa terhindar dari warning atau error message yang disebabkan oleh sketch yang rusak karena kita delete sketch lama dan kita ganti sketch yang baru. Atau bisa kita gunakan kedua entities tersebut untuk menunjukkan hasil geometry product yang berbeda.

Selamat Mencoba.

 

Regards,

Tim Technical Support SolidWorks  PT. Arisma Data Setia

Reseller resmi SolidWorks Sejak 1996

Share

Title Block di SolidWorks Electrical

Cara memasukan logo perusahaan pada Title Block di SolidWorks Electrical.

SolidWorks Electrical adalah salah satu add on module dari SolidWorks yang membantu ANDA dalam membuat electrical diagram dan layout 3D wiring.

Dimana kali ini akan membahas bagaimana cara memasukan logo perusahaan pada Titile Block sesuai dengan kebutuhan perusahaan ANDA. Nah untuk lebih jelasnya silakan lihat video yang ada di bawah ini dengan cara :

Semoga tips diatas bermanfaat bagi anda yang selama ini bingung cara untukmemasukan logo perusahaan pada Title Block SolidWorks Electrical anda.

 

Semoga informasi ini dapat berguna bagi kita semua, apabila ada hal ingin ditanyakan silakan hubungi kami.

Salam

Tim Technical Support SolidWorks 

PT. Arisma Data Setia
Reseller Resmi SolidWorks Sejak 1996

Share

Menghitung Volume Internal Fluida

Menghitung Volume Internal Fluida

Dalam membuat design product dengan SolidWorks, terkadang kita di hadapkan dengan penentuan volume dari part / product yang kita design tersebut. Nah, dalam kesempatan kali ini kami akan share mengenai penghitungan volume dari sebuah product dengan menggunakan salah satu fitur terbaru pada SolidWorks 2013 yaitu Intersect Tool.

Fitur intersect ini pada dasarnya dapat kita gunakan yaitu untuk menyederhanakan beberapa proses sekaligus pada saat kita menggunakan beberapa fitur surface modelling, diantaranya yaitu Trim, Knit, dan Thicken, dimana kita dapat menghasilkan solid bodies dari sebuah ruang negatif, atau mungkin beberapa orang menyebutnya dengan nambah daging pada bidang solid.

Berikut ini adalah contoh sebuah teko yang akan kita hitung berapa volume air di dalamnya, dengan ketinggian air yang kita tentukan.

Kita lanjutkan dengan membuat plane, dengan referensi permukaan paling bawah dari teko tersebut.

Kemudian kita gunakan fitur intersect tool, untuk membuat sebuah bidang solid dari bawah permukaan plane yang sudah kita buat tadi.

Pada fitur intersect ini, kita pilih bodies yang terbentuk antara plane dan body teko, yaitu dengan ceklist pada pilihan region to exclude untuk bodies yang lain (selain body volume dalam teko).

Setelah mendapatkan bodies yang terbentuk dengan intersect tool, yaitu bagian dalam bidang kaca dengan batasan atas berupa plane, kita bisa menampilkan hanya solid bodies tersebut yang terlihat yaitu dengan fitur isolate. Kemudian kita bisa menggunakan mass properties untuk menghitung volume / isi dari solid bodies tersebut.

Untuk selanjutnya Anda bisa membuat tanda batasan untuk menentukan posisi volume isi dari teko tersebut. Atau Anda ingin menghitung volume untuk yang lebih banyak atau lebih sedikit, Anda tinggal mengedit posisi plane yang sudah dibuat sebelumnya. Selamat mencoba.

Regards,

Tim Technical Support SolidWorks  PT. Arisma Data Setia
Reseller Resmi Solidworks Indonesia

Share

Cara membuat animasi spring dengan SolidWorks

Haii semua User SolidWorks Indonesia, Apa kabarnya nihh??Pastinya baik-baik saja bukan??

Pada kesempatan ini di Tutorial SolidWorks, saya ingin membagikan cara membuat animasi spring. Beberapa User SolidWorks ada yang bertanya – tanya seperti ini, “Bagaimana cara membuat animasi spring yang bisa bergerak seperti ditekan atau ditarik pak??” dan juga ada pertanyaan seperti ini, “Apakah perlu menggunakan SolidWorks yang tingkat nya lebih tinggi untuk membuat animasi tersebut?”

Nahh jangan khawatir sobat. . .hanya dengan SolidWorks Standard saja kita sudah bisa membuat animasi spring seperti pertanyaan diatas. Ingin tau cara membuatnya?penasaran? Yukk. . .ikuti langkah – langkahnya dibawah ini.

  1. Kita akan membuat Spring terlebih dahulu dengan menggunakan Swept( Twist along Path ) Silakan anda buat 2 buah sketch, yaitu sketch sebuah garis lurus dan sketch lingkaran seperti gambar dibawah ini.

    2. jika sudah selesai membuat 2 sketch nya, silakan anda pilih feature Swept lalu setting Options seperti pada gambar dibawah ini.


    3. Setelah jadi bentuk spring yang dibuat.  Pada bagian kedua ujung nya kita potong menjadi rata.  Sebelum dipotong, kita buat terlebih dahulu plane untuk bagian ujung atas. Cara nya bisa anda lihat dibawah ini.

    4. Setelah jadi plane untuk bagian ujung atas spring. Langkah yang selanjutnya adalah memotong kedua ujung spring menggunakan Cut with Surface. Untuk pemotong kedua ujung spring, menggunakan top plane dan plane 1( plane baru ). Arah pemotongan disesuaikan dengan bagian yang ingin dipotong. Lebih jelasnya bisa anda lihat dibawah ini.



    5. Setelah jadi bentuk rata dibagian kedua ujung. Silakan anda save terlebih dahulu.  Lalu anda buat 1 part lagi seperti di bawah ini.  Fungsi dari part ini adalah sebagai pendorong/penarik untuk spring nya. Sebut saja part ini adalah Block.
    6. Setelah anda membuat part seperti gambar diatas, buatlah 1 Assembly seperti gambar di bawah ini.  Assembly tersebut adalah rakitan dari Spring dan 2Block.
    7. Setelah dibuat Assembly seperti gambar diatas, langkah selanjutnya adalah edit panjang spring.  Panjang spring ini di setting point nya coincident dengan salah satu edge pada Block.  Langkah – langkah lebih detail nya dapat anda lihat dibawah ini.




    8.  Setelah diatur coincident antara point dan edge.  Selanjutnya bisa anda Exit Edit Component

    9.  lalu anda masuk ke motion study, untuk membuat animasi spring-nya. Pertama, anda klik Motion Study pada bagian kiri bawah layar.  Kemudian tarik time bar menuju durasi waktu yang diinginkan seperti pada gambar no.2 dan no.3.



    10. Kemudian langkah selanjutnya adalah menggeser Block bagian atas ke arah bawah ( gambar no.1 ).  Lalu pada time line akan muncul seperti gambar no.2 yang diberi tanda melingkar, kemudian anda geser lagi time bar menuju durasi waktu selanjutnya. Setelah itu anda geser kembali Block bagian atas ke arah atas ( gambar no.3 ).  Anda bisa lakukan hal tersebut secara berulang kali jika ingin memiliki durasi waktu yang lebih lama.

    11. Jika anda sudah melakukan langkah2 diatas, untuk melihat hasil akhir nya bila anda play animation.

    Apabila anda ingin dalam bentuk file video, silakan email ke yohanes@arismadata.com

    Semoga tutorial solidworks  ini dapat berguna bagi kita semua, apabila ada hal ingin ditanyakan silakan hubungi kami.

     

    Salam
    Yohames

    Tim Technical Support SolidWorks  PT. Arisma Data Setia

     

Share