10 Tips mengatur User Interface untuk meningkatkan performa SolidWorks

Dalam menggunakan SolidWorks sehari-hari untuk proses design dalam perusahaan Anda, pastinya ada kebiasaan yang sering Anda lakukan dalam menggunakan fitur-fitur di SolidWorks. Berikut ini adalah 10 fitur sederhana dengan sedikit set up yang dapat Anda gunakan untuk mempercepat proses design yang Anda lakukan sehari-hari.

1. Tekan tombol “S” pada keyboard

Dalam menggunakan fitur-fitur di SolidWorks, mungkin saat ini Anda masih menggunakan tampilan icon fitur yang ada pada Command Manager, sehingga Anda mesti mengarahkan cursor mouse ke bagian atas. Nah, selain cara tersebut, Anda bisa menggunakan tombol “S” pada keyboard untuk menampilkan fitur SolidWorks sesuai dengan environment SolidWorks yang aktif, yaitu bisa pada Sketch, Part, Assembly, dan juga Drawing.

Selain itu, ketika Anda tekan tombol “S”, Anda juga bisa menggunakan fitur pencarian pada SolidWorks yang berada pada kanan atas, dan Anda bisa ketikkan kata kunci dari fitur yang akan Anda gunakan.

2. SolidWorks Customize

Secara umum ketika awal mula menggunakan SolidWorks dengan User Interface semula, Anda tidak banyak menemukan kendala. Namun dari User Interface awal tersebut, ternyata bisa Anda set up untuk dapat meningkatkan efektifitas proses design Anda, yaitu dengan SolidWorks Customize.

Di dalam fitur Customize, Anda dapat mengatur keyboard shortcut, mouse gestures, tampilan fitur toolbar “S”, dan juga untuk menambahkan toolbar tambahan di sekitar Graphic area.

3. Mouse Gestures

Anda mungkin telah mengalami dan memperhatikan, terkadang ketika Anda tanpa sengaja menggeser sekaligus meng-klik kanan tombol mouse Anda, muncul suatu roda melingkar yang terbagi menjadi 4 atau 8 segment. Hal tersebut adalah yang disebut mouse gestures.

Mouse gestures tersebut akan menyesuaikan tampilan pada area yang sedang Anda buka, yaitu bisa pada area Sketch, Part, Drawing ataupun Assembly. Dan menu apa saja yang bisa ditampilkan bisa Anda atur pada SolidWorks Customize pada point 2 di atas.

4. SolidWorks Recent Document

Ketika Anda akan memulai bekerja dan membuka SolidWorks, kemudian Anda mulai dengan mencari file yang Anda terakhir kali kerjakan, disini Anda bisa menekan tombol “R” pada keyboard untuk menampilkan Recent Document dari file SolidWorks yang terakhir Anda atau rekan Anda buka. Hal ini tentunya bisa menghemat waktu daripada Anda membuka file dengan menu Open file.

Dalam Recent Document ini, Anda bisa menampilkan folder dari file yang Anda pilih, dimana hal ini memungkinkan Anda untuk membuka file yang lain pada folder yang sama dengan lebih cepat. Selain itu Anda bisa gunakan pilihan “pin” untuk tetap menampilkan file SolidWorks yang sering Anda buka setiap saat, sehingga file tersebut akan tetap tersedia di Recent Document meskipun Anda atau rekan Anda membuka banyak sekali file SolidWorks.

5. Instant 3D

Dalam command manager Features, Anda mungkin telah memperhatikan terdapat fitur Instant 3D, yaitu suatu fitur untuk editing part secara langsung pada SolidWorks. Ketika fitur tersebut dalam kondisi aktif, Anda dapat membuat perubahan / editing secara cepat pada part tanpa harus mengedit dari sketch atau fitur pada Design Tree.

Cara penggunaan fitur tersebut yaitu setiap kali Anda pilih geometry dari part, akan muncul panah yang disertai dengan munculnya dimensi, kemudian Anda tinggal menarik panah tersebut ke depan atau ke belakang, ataupun juga bisa dengan menarik akhir dimensi (point) ke arah yang Anda inginkan.

Selain itu, ketika Anda berada dalam area sketch, setelah proses membuat sketch selesai, Anda bisa gunakan cara klik 2x pada Graphic Area untuk keluar dari area sketch. Cara ini akan lebih cepat dibandingkan dengan Anda meng-klik icon Exit Sketch dibagian kanan atas.

6. SolidWorks Shortcut

Ada beberapa SolidWorks Shortcut yang saat ini mungkin belum Anda gunakan, dan mulai saat ini Anda bisa membiasakan menggunakan Shortcut tersebut untuk menghemat waktu proses design Anda.

Tekan “Enter” untuk mengulangi proses penggunaan fitur yang digunakan sebelumnya, tanpa Anda harus memilih icon fitur tersebut.

Tekan “Ctrl + A” (terlihat seperti dalam MS Word) untuk memilih semua secara sekaligus, bisa berupa face / permukaan dari part, atau semua komponen part utama dalam Assembly.

Tekan “G” untuk menampilkan magnifying glass, yaitu semacam kaca pembesar yang dapat membantu untuk memilih bagian yang kecil dari design Anda.

Tekan “spacebar” akan menampilkan Orientation Toolbar, untuk melihat proyeksi atau tampilan view lain dari design Anda.

“Ctrl + Tab” untuk beralih dari windows  document yang sedang Anda buka dari SolidWorks.

“Alt” untuk assembly mate dengan cepat.

7. Customize Menu

 

Mungkin Anda sering menemui saat memilih fitur dari toolbar yang berada di deretan atas, atau pun pada saat Anda klik kanan di Graphic Area, Anda mendapati suatu dropdown menu yang sangat panjang. Hal tersebut dapat Anda kurangi yaitu dengan menampilkan beberapa fitur saja yang tampil, dengan cara memilih Customize Menu yang berada di dropdown paling bawah, kemudian Anda atur dengan ceklist untuk fitur yang akan hanya tampil beberapa saja nantinya

8. Search at System Option

Pengaturan kinerja SolidWorks ataupun set up penggunaan SolidWorks terdapat pada SolidWorks System Option. Dalam System Option tersebut terdapat ratusan set up yang bisa Anda lakukan untuk merubah settingan penggunaan SolidWorks. Nah, untuk versi terbaru SolidWorks, Anda bisa menggunakan alat pencarian yang terletak di kanan atas. Dengan hanya mengetikkan kata kunci untuk settingan yang akan Anda ubah, nanti akan muncul beberapa option yang mungkin akan Anda ganti.

9. Tiling Windows in Displays

Jika Anda membuka lebih dari 1 file SolidWorks, misal beberapa file part dan atau file Assembly, dan Anda sering beralih dari setiap file tersebut, mungkin Anda akan kerepotan setiap pindah dari file satu ke file yang lainnya. Dengan menggunakan 2 monitor mungkin akan menjadi solusi untuk hal tersebut, karena sudah banyak perusahaan yang menerapkan standart 2 monitor untuk aktivitas design.

Dalam pojok kanan atas Graphic Area SolidWorks Anda akan mendapati 2 icon tambahan yaitu yang memungkinkan Anda untuk menempatkan tampilan file SolidWorks yang bisa Anda geser ke monitor di sebelahnya. Dan Anda pun pastinya dapat menjangkau file SolidWorks ke kanan atau ke kiri dengan menggeser mouse Anda.

10. Unit Systems

Terkadang dalam membuat design di SolidWorks Anda perlu untuk mengubah Unit System yang Anda gunakan, misalnya dari mm ke inchi. Dalam SolidWors saat ini, Anda bisa melakukan hal tersebut dengan mudah dan cepat, karena untuk pergantian Unit System berada pada pilihan kanan bawah.

Setelah melihat dari 10 pilihan terbaik User Interface pada SolidWorks di atas, kini saatnya Anda menerapkan dan membiasakan penggunaan User Interface tersebut untuk meningkatkan proses design Anda. Apabila Anda menggunaan cara-cara tersebut di atas dikombinasikan dengan skill modelling yang efektif, pastinya Anda akan bisa menjadi SolidWorks Engineer yang sukses. Selamat Mencoba.

Salam

Tim Technical Support SolidWorks  PT. Arisma Data Setia

Share

Pembuatan Spring Persegi pada SolidWorks

Dalam tutorial SolidWorks kali ini akan ditunjukan bagaimana untuk membuat model spring persegi dengan SolidWorks Tutorial inia dalah kelanjutan dari tutorial pembuatan spring yang sebelumnya pernah juga kami bahas, untuk melihatnya bisa dicek pada link berikut ini : Model Pegas Spiral

jadi simak baik-baik cara-caranya dibawah ini masbro

  1. Buat bentukan persegi mengikuti ukuran luar dari spring yg dikehendaki
  2. Buat sketch helix dengan menggunakan feature Helix and Spiral

untuk parameter spiralnya bisa custom sesuai hasil dari spring yg diinginkan

3. Buatlah sebuah sketch yg menempel di helix yg barus aja dibuat, untuk nantinya di konversi kebentuk surface

4.  Aktifkan 3Dsketch

kemudian silahkan diaktifkan Intersection Curve

Setelah aktif maka yg perlu dilakukan selanjutnya adalah silahkan dipilih permukaan yg nantinya akan dikonversi ke sketch seperti pada gambar

5. Setelah selesai proses intersection hide body yg tidak diperlukan, maka kurang lebih akan menghasilkan seperti pada gambar.

Sketch ini nantinya akan menjadi patch dari profile spring yg akan dibuat

6.  Step terakhir buat sketch lingkaran untuk profil dari sping lalu gunakanlah feature Swept Bose/Base untuk membuat sketch yang kita buat tersebutmenjadi part 3D

Semoga tutorial solidworks kali ini dapat bermanfaat

-Nugroho-

 

Share

Penggabungan beberapa feature menjadi satu di Design Library

Tutorial SolidWorks kali ini akan membahas tentang “Penggabungan beberapa feature menjadi satu di Design Library”.

Yang dimaksud dengan penggabungan feature menjadi satu adalah feature – feature yang sering kita gunakan seperti Extruded Boss, Extruded Cut, Chamfer, Hole Wizard,dll bisa dijadikan satu kedalam sistem library. Jadi apabila kita membutuhkan bentuk tersebut kita hanya cukup drag and drop. Jadi sangat – sangat menyingkat waktu untuk bentuk – bentuk profile yang sering dipergunakan. Untuk ukuran, Anda masih bisa customize sesuai dengan keinginan.

Nah untuk lebih jelasnya silakan lihat animasi gif yang ada di bawah ini

Apabila anda ingin dalam bentuk file WMV, silakan email ke dony@arismadata.com
Untuk info terbaru, Newsletter, weekly tips&tricks lainnya bisa request disini > http://solidworks.arismadata.com/reg-weeklytips.php

Semoga informasi ini dapat berguna bagi kita semua, apabila ada hal ingin ditanyakan silakan hubungi kami.

 

Salam

Tim Technical Support SolidWorks  PT. Arisma Data Setia

Share

Tutorial Model pegas spiral dengan SolidWorks

Dalam tutorial SolidWorks kali ini akan ditunjukan bagaimana untuk membuat model pegas spiral dengan SolidWorks dan Dalam tutorial ini Anda akan belajar bagaimana menggunakan fungsi-fungsi berikut:

Sketsa 2D, membuat Lingkaran 2D, membuat Helix / Spiral, membuat Swept Boss/Base jadi simak baik-baik cara-caranya dibawah ini masbro..

pilih File > New > Part

Membuat 2D sketch

Pilih Top Plane pada fiture tree (menu di sisi kiri) dan buatlah sketsa dengan mengklik ikon Sketch 2D

Membuat circle

pilih Tools > Sketch Entities > Circle atau klik pada Circle icon

buat sketsa yang dimulai dari Origin

rubahlah diameter circle menjadi Ø80 mm dengan cara mengklik tombol dimension

klik kanan pada mouse > Select untuk menyelesaikan circle

Create a Helix / Spiral

Pilih menu Insert > Curve > Helix/Spiral atau klik pada ikon Helix/Spiral

Pilih Constant Pitch option

Atur panjang pitch sampai 20 mm

Atur jumlah Revolutions menjadi 8

Atur angle Start menjadi 18 derajat

Pilih opsi Clockwise

klik OK

Create a 2D sketch

pilih Right Plane dan create sketsa dengan mengklik pada ikon sketsa 2D

Create another circle

Pilih Tools > Sketch Entities > Circle atau klik pada ikon Circle bagaimana cara membuat Model Spiral pada SolidWorks?

buat circle dimana saja pada Right Plane seperti yang ditunjukan pada gambar

Connect the Circle sketch with the Spiral Sketch

pilih midpoint dari circle, tahan tombol Control dan pilih Spiral sketch

pilih Pierce

circle sekarang terhubung dengan sketsa Spiral

ubah diameter circle menjadi Ø10 mm dengan cara mengklik pada tobol dimension

Klik kanan pada Mouse > Select

Klik pada tombol sketsa pada sudut kanan untuk menutup sketsa 2D

Create a Swept Boss/Base

pilih : Insert > Boss/Base > Sweep atau klik pada ikon Sweep

Profile : pilih blue Sketch2

Path :  pilih pink Helix/ Spiral1

klik OK

Selamat anda telah berhasil membuat spiral anda sendiri

semoga tutorial solidworks ini dapat berguna dan bermanfaat.. jangan malu2 untuk meninggalkan komentar dibawah ya..

Share

SolidWorks Tips and Tricks menggunakan Surface

Halo sobat SolidWorks User Indonesia. . .Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga baik – baik saja, Tutorial SolidWorks kali ini akan memberikan tips n tricks untuk membuat bentukan surface seperti gambar dibawah.

Bagaimana menurut anda?? menarikkan. . .

Mau tau cara membuatnya??? yuukk ikuti langkah –langkah dibawah ini

  1. Buat 2 Plane barudenganmenggunakan Front Plane sebagaiReferensiUtama, misalsayamembuat Plane 1 denganjarak 130 mm dan Plane 2 denganjarak 15 mm.

2.  Setelah itu buat Sketch seperti pada gambar dibawah dengan Sketch Plane yaitu Top Plane, Sketch ini akan menjadi jalurnya.

3. Buat Sketch Profile 1 pada Plane 1 menggunakan 3 Point Arc, contoh seperti pada gambar dibawah. Ada satu point yang diberi add relation ( Pierce ) terhubung dengan jalur yang telah dibuat sebelumnya.

4. Buat Sketch Profile 2 pada Plane 2, contoh seperti pada gambar dibawah menggunakan 3 Point Arc. Dengan cara yang sama, ada satu point yang diberi add relation ( Pierce ) terhubung dengan jalur yang telah dibuat sebelumnya.

5. Buat bentuk lengkukannya dengan menggunakan fitur Lofted Surface, dengan memilih kedua profile yang telah dibuat. Contoh sebagai berikut.

6. Buat Sketch Profile seperti pada gambar dibawah, setelah itu gunakan Extruded Surface dengan pengaturan seperti pada gambar dibawah. Nantinyabentukantersebut akan memotong lengkukan yang telah dibuat,  sehingga bagian ujung-ujungnya membentuk lingkaran.

7. Setelah dibuat bentukan extruded, lalu gunakan Trim Surface untuk memotong bagian dari bentuk lengkukan yang sudah dibuat. Face yang berwarna ungu yaitu face yang tidakdihilangkan.

8. Setelah itu gunakan Circular Pattern untuk memperbanyak bentuk lengkukan tersebut sehingga menjadi seperti gambar dibawah.

9. Lalu Hide bentuk extruded lingkaran yang sebelumnya digunakan sebagai pemotong surface.

10. Setelah itu gunakan Knit Surface untuk menyatukan beberapa surface yang telah jadi.

11. Buat ketebalannya dengan menggunakan Thicken.

Maka hasilnya seperti gambar dibawah ini.

Bagaimana sobat SolidWorks User Indonesia? mudahkan cara membuatnya. . .

Demikian Tips n Tricks kali ini, semoga bermanfaat untuk pengguna SolidWorks semua.

Selamat mencoba. . .God Bless,

 

Technical Support

Yohanes

 

 

 

Share

Cara Menggunakan Kode VBA dengan SolidWorks

Cara tercepat dan termudah untuk memulai pemrograman dengan SolidWorks API untuk merekam SolidWorks makro, yang berisi panggilan SolidWorks API yang sesuai dengan tindakan yang dilakukan dalam antarmuka pengguna. Anda dapat memodifikasi makro di Microsoft Visual Basic for Applications (VBA) atau Microsoft Visual Studio Tools for Applications (VSTA) sesuai dengan kebutuhan tempat kerja Anda.

Microsoft VBA adalah sebuah toolset berbasis Microsoft Visual Basic for Applications (VBA) dan tertanam dalam perangkat lunak SolidWorks. Microsoft VBA memungkinkan Anda merekam, menjalankan, dan mengedit Microsoft VBA macro dalam perangkat lunak SolidWorks. Macro direkam akan disimpan sebagai file. Swp.

Jika Anda menemukan macro online, kadang-kadang orang akan mempublikasikan kode sumber daripada men-download sebuah file, Dalam solidworks tutorial kali ini akan menunjukkan cara untuk mengambil kode tersebut, membuat tombol makro dan bahkan menetapkan hotkey untuk itu, so.. mari kita simak beberapa contoh kode dibawah ini.

Pertama mari kita mulai dengan beberapa contoh kode:

Sub main()
Dim swApp As SldWorks.SldWorks
Dim swModel As SldWorks.ModelDoc2
Dim swExportPDFData As SldWorks.ExportPdfData
Dim strFilename As String

Set swApp = Application.SldWorks
Set swModel = swApp.ActiveDoc

‘Save
swModel.Save3 0, 0, 0

‘Export to PDF if it is a drawing
If swModel.GetType = swDocDRAWING Then
strFilename = swModel.GetPathName
strFilename = Left(strFilename, Len(strFilename) – 6) & “pdf”
Set swExportPDFData = swApp.GetExportFileData(1)
swModel.Extension.SaveAs strFilename, 0, 0, swExportPDFData, 0, 0
End If

End Sub

kita akan mengganti fungsi save default sehingga jika menyimpan gambar juga akan mem-publish file PDF dari gambar itu (menggunakan system settings). Untuk melakukan hal ini klik Tools, Macro, New… Tombol ini akan menampilkan dialog save. Jika Anda ingin berbagi makro ini dengan orang lain, maka simpanlah di jaringan. Tapi berhati-hatilah, jika mereka memiliki versi SolidWorks yang berbeda, atau jika mereka memiliki direktori instalasi yang berbeda, mereka mungkin mengalami kesalahan referensi atau error. Setelah Anda memilih lokasi dan menyimpannya, studio visual untuk aplikasi akan terbuka. Jika Anda menjalankan versi sebelumnya dari SolidWorks 2013 pada Windows 7, lihatlah pada taskbar, karena itu tidak akan muncul di depan secara otomatis.

Ini akan memiliki modul terbuka dengan kode berikut:

Dim swApp As Object
Sub main()

Set swApp = Application.SldWorks
End Sub

Anda dapat mengganti semua itu dengan kode yang ditunjukkan di atas.

Klik Save.

Selamat! Anda baru saja membuat sebuah makro yang dapat digunakan dari kode sumber. Sekarang untuk menggunakannya secara efisien Anda perlu untuk menyesuaikan SolidWorks anda. Langkah pertama adalah membuat tombol makro kustom. Untuk membuat tombol makro kustom, Anda harus memiliki dokumen yang terbuka. Klik New, Drawing (menggunakan template yang tersedia). Sekarang klik kanan pada title bar, pilih ustomize, commands, macro, drag ikon untuk tombol makro ke lokasi yang cocok. Selain Makro: klik tombol browse, pilih makro. Jika ada lebih dari satu metode pilih metode yang sesuai dari list. Klik OK.

Tombol makro baru anda sekarang dapat digunakan, Tetapi bagaimana jika Anda ingin melangkah lebih jauh dan mengganti keyboard shortcut? Pilih tab Keyboard, scroll semua jalan ke bawah, klik pada shortcut cell untuk tombol makro dan tekan kombinasi tombol yang ingin Anda gunakan (seperti Ctrl + S) dan klik Yes untuk menggantinya, kemudian klik OK. Sekarang Ctrl+S akan menyimpan PDF jika gambar terbuka.

 

PT Arisma Data Setia, Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1434 H bagi yang menjalankannya..

 

Share

Solidwork Assembly Visualization untuk mempercepat kinerja Grafis

Menggunakan Assembly Visualization pada solidwork untuk membantu anda menemukan komponen dalam perakitan yang sangat besar yang berlebihan dan mempengaruhi kinerja grafis,.. pernahkah anda bekerja dalam perakitan yang sangat besar, kinerja grafis bisa saja tidak diperlukan jika model mengandung komponen dengan detail yang berlebihan yang tidak diperlukan dalam model (contohnya seperti fully modelled fasteners, embossed text, grills dan meshes), Seperti beberapa kasus yang terjadi seperti:

  • Pada saat seorang engineer telah menambahkan detail model untuk keperluan lain, misalnya rendering produk dari komponen itu sendiri yang tidak diperlukan untuk perakitan tingkat atas.
  • Mengimport Model dari pemasok atau customer, di mana semua rincian dari komponen ikut juga disertakan. Misalnya, model motor diperoleh dari pemasok mungkin berisi sejumlah besar detail, tetapi hanya representasi yang sederhana saja yang dibutuhkan.

Solidwork Assembly Visualization tool dapat digunakan untuk mempercepat mengidentifikasi komponen yang mengalami dampak yang paling signifikan pada kinerja grafis, sehingga mereka dapat disederhanakan jika sesuai.

contoh :

Model tata letak pabrik ini tampaknya memiliki kinerja grafis yang bisa dikatakan kurang baik, panning, zooming dan rotating tidak halus namun engineer tidak tahu mana komponen yang bertanggung jawab atas kinerja grafis yg kurang baik ini.

Untuk menyelidikinya lebih lanjut, engineer menjalankan Assembly Visualization.
Hal ini jelas bahwa komponen yang disebut ‘MFG – Exitation Thyristor Cubicle’ memiliki jumlah segitiga yang sangat tinggi, dan ada enam kasus komponen ini, yang mempunyai masalah (total 761257 grafis segitiga). Keenam komponen memiliki dampak yang besar pada kinerja grafis keseluruhan dari perakitan tingkat atas.


engineer membuka part MFG – Exitation Thyristor Cubicle.SLDPRT dan menemukan bahwa lubang fine mesh sudah tidak perlu lagi dimodelkan dalam part. Setelah menekan fitur ini perakitan tingkat atas ini memiliki kinerja yang jauh lebih baik, dan ukuran file yang disimpan jauh lebih kecil.


Instruksi

  1. Klik Assembly Visualization (Tools toolbar atau Evaluate tab pada CommandManager) atau Tools > Assembly Visualization.
  2. Pada panel Assembly Visualization, klik tanda panah di sebelah kanan kolom header kemudian More.
  3. Pada kotak dialog Kolom Kustom, untuk Properties, pilih Graphics Segitiga.
  4. Klik OK. Sebuah kolom Graphics Triangels akan muncul di panel Assembly Visualization.
  5. Klik kolom header untuk mengurutkan.

 

 

Share

Arisma Data Solidworks Tips/Trick Indonesia : “Pemotongan Permukaan Lengkung pada Botol”

logo

Halo Solidworks User Indonesia!!! Kali ini kita akan membahas mengenai bagaimana membuat “Curve Surface Cut” saat membuat botol.

 

gambar botol

Untuk cara pengerjaannya adalah sebagai berikut:

1. Buat sebuah desain botol polos atau mungkin Anda bisa membuka desain yang pernah Anda buat sebelumnya.

Gambar 01

2. Tambahkan Sketsa ke Plane kanan atau depan.

Gambar 02

3. Gambar sebuah persegi panjang. Persegi panjang tersebut harus vertikal dengan sumbu rotasi. Untuk menghasilkan garis bergelombang yang sama pada Base Body nya, persegi panjang harus di buat dengan persamaan e=√2 * l, dimana e adalah dimensi sudut dari suatu persegi imajiner dan diameter kita.

Soal ke l —> l = d / √ 2.
Dalam kasus ini l = 60mm / √ 2 = 42,43 mm

gambar 03

4. Tambahkan “Wavelines”

gambar 04

5. Sekarang Anda harus menggunakan metode “Project Sketch”. Cukup memilih “Wave Sketch” nya dan “Face of Rotation”

gambar 05

6. Jika Anda menyelesaikannya dengan benar, Anda harus menambahkan plane di ujung/startpoint dari garis proyeksi dan garis itu sendiri.

gambar 06

7. Buat “Cutting Geometrie” Anda. Ingat untuk memasang geometri pada garis yang diproyeksikan dan tepi bagian luar.

gambar 07

8. Potong geometri sepanjang garis yang diproyeksikan. Pada titik ini seharusnya terlihat seperti gambar.

gambar 08

9. Karena potongannya hanya melalui seperempat dari permukaan, itu harus diatur secara rasional.

gambar 09

10. Hasil akhirnya akan seperti gambar berikut:

gambar 10

Demikian Solidworks tutorial dan Tips & Trick kali ini, semoga bermanfaat. baca juga stacked ballon pada solidworks

Warm Regards,

Tim Technical Support SolidWorks  PT. Arisma Data Setia

Share