3 LANGKAH MEMBUAT SOLIDWORKS DRAWING LEBIH CEPAT

Dokumentasi Drawing selalu menjadi aset bagi perusahaan atau industri mana pun. Mendokumentasikan data yang benar akan memastikan tugas atau pekerjaan, apa pun yang dilakukan dan ditugaskan oleh atasan dalam suatu bidang industri. Apapun desain yang kita buat, pada akhirnya perusahaan akan membutuhkan gambar detail 2D. Gambar-gambar itu harus lebih handal dan mudah dimengerti bagi siapa pun yang bekerja dengan detail 2D yang kita buat.

Pada tips & trick kali ini, mari kita lihat bagaimana membuat Drawing di SOLIDWORKS lebih efisien secara detail dan mudah digunakan untuk para pengguna. Kita akan fokus pada 3 Tools yang cukup sederhana dan lumayan powerful di SOLIDWORKS Drawings. Yuk, simak tips berikut ini :

  1. Auto Arrange Dimension

Membuat Dimensi adalah tugas yang penting bagi para desainer sehingga komunikasi yang terjadi di antara produsen dapat tersampaikan dengan baik. Penempatan Dimensi harus rapih, tepat dan eye-catching untuk memastikan pabrikan tidak mengalami kesalahan.

Didalam SOLIDWORKS Drawing, ada Fitur / tools yang disebut Auto Arrange Dimension, yang memungkinkan pengguna untuk menempatkan dimensi dengan spasi, sejajar, rata tengah, dan disesuaikan dengan lokasi-nya jika perlu.

Hal ini dapat dilakukan dengan cara : pilih dimensi yang mau dirapihkan (lebih dari 1 dimensi) – Jeda mouse selama beberapa detik maka ada Icon yang muncul – Pilih yang pertama yaitu “Auto Arrange” – Maka Dimensi yang dipilih akan memiliki jarak yang sama.

Sebelum :

Sesudah:

2. Breaking Lines

Dalam Detail Drawing, kita akan menghadapi interferensi dimensi yang berpotongan satu sama lain. Ini berarti overlay dimension dapat menyebabkan kesulitan bagi pengguna untuk menempatkan dimensi pada posisi yang tepat sehingga tidak saling berpotongan. Di SOLIDWORKS, kita dapat menggunakn fitur / tools “Breaking Lines” yang memungkinkan pengguna untuk menghindari overlay dimensi saat sedang membuat detail drawing.
Pilih dimensi yang mengalami overlay – Buka PropertyManager – Leaders – Scroll Down to Bar – Breaking Lines – Enable it. Garis Dimensi Terpilih akan terputus dan bebas dari overlay.

sebelum:

Sesudah

3.Flag Note Bank

Dalam Drawing, kita biasanya membuat Notes untuk menyampaikan informasi terkait desain. Informasi dapat dirujuk sebagai warna atau pola yang disorot. Di SOLIDWORKS, ada fitur / tools yaitu “Flag Note Bank” yang dapat digunakan untuk mereferensikan informasi dengan metode yang mudah.

Pertama Cukup tambahkan Catatan di sudut lembar drawing – berikan Nomor untuk Catatan tersebut tiap point-nya untuk menambahkan Flag Note ke point tersebut – Klik dua kali Nomor-nya – PropertyManager – Pilih Jenis Flag Note – pilih Add to Flag – Enable Check Box – Flag has been added – Tools – Balloon – Tempatkan di mana Anda ingin mereferensikan Note-nya – Setelah Balon ditempatkan – Arahkan mouse ke Balon – maka Note akan ter-highlight.

Karenanya, tidak adanya warna khusus, pola khusus, atau batas khusus yang ditambahkan. Cukup menggunakan FLAG NOTE BANK untuk menyampaikan atau mereferensikan Informasi.

Pembuatan Detail Drawing yang efektif dan produktif, dapat membantu pabrikan untuk memahami gambar 2D dengan sangat cepat, mudah, dan memastikan informasi penting tidak terlewatkan yaitu dengan menggunakan Fitur Tools yang terdapat di SOLIDWORKS Drawings. Terima kasih atas waktu Anda yang berharga. Semoga Tutorial solidworks ini membantu meningkatkan produktivitas Anda, mengurangi waktu dan meningkatkan kualitas. Sampai jumpa. Terima kasih!

untuk harga solidworks, support, training dan konsultasi gratis bisa langsung menghubungi kami PT ARISMA DATA SETIA sebagai reseller resmi SOLIDWORKS di Indonesia

Share

FITUR SWEPT DI SOLIDWORKS

Hai Sobat SOLIDWORKS,
Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai tutorial SOLIDWORKS untuk fitur SWEPT. FITUR SWEPT DI SOLIDWORKS BISA BUAT APA AJA SIH?

Fitur SWEPT di SOLIDWORKS memungkinkan untuk dapat membuat suatu Part yang memiliki Profil tertentu dengan Jalur (Path) tertentu. Biasanya sobat SOLIDWORKS menggunakan fitur Swept ini untuk membuat Pipa yang di tekuk atau Fitting-fitting Pipa. Tapi, sebenernya fitur Swept ini bisa membuat Part selain dari itu loh. Simak Artikel berikut ini:

  1. Membuat Lubang pada Part.
    Untuk membuat lubang yang memiliki bentuk kontur pada suatu part dapat
    menggunakan fitur Swept, khususnya adalah fitur Swept Cut. Jangan yang extrude Yaa.

2. Membuat Pegas

Sobat SOLIDWORKS biasanya suka kebingungan saat akan membuat sebuah Pegas dengan tekukan-tekukan yang cukup banyak. Nah, dengan fitur Swept ini dapat lebih memudahkan untuk membuat sebuah Part Pegas.

3. membuat ujung ulir

Yap, untuk membuat Ulir dengan Profile tertentu, bisa dengan menggunakan fitur Swept juga.

4. membuat besi puntir

Untuk membuat sebuah Part yang memiliki lekukan seperti Dipuntir, fitur Swept ini merupakan jawabannya.

Untuk selanjutnya simak pada video berikut ini : 

Share

Perbedaan Delete / Keep Body dan Delete Face

Pada tutorial solidworks kali ini, kami akan membahas mengenai perbedaan fitur Delete/Keep Body dan Delete Face.

Fitur Delete/Keep Body kita pakai saat kita membuat banyak bodies dalam 1
part, atau sering kali disebut dengan Multi Body part. Multi body part ini biasanya kita buat
untuk membuat semua komponen dalam 1 part terlebih dahulu, sebelum nantinya tiap part
bisa kita simpan menjadi masing-masing file, dan kita buat assembly-nya.

Misal pada gambar di bawah ini, dalam 1 part, kita mempunyai 10 bodies. Kita bisa klik kanan pada folder Solid Bodies, dan kita pilih fitur Delete/Keep Body.

Pada fitur Delete/Keep Body terdapat 2 type yang bisa kita pilih. Delete bodies,
artinya kita pilih bodies-bodies yang akan kita hapus, bodies yang lainnya
akan tetap ada. Sedangkan apabila kita pilih Keep Bodies, yang kita pilih adalah bodies
yang akan tetap kita pertahankan (tidak dihapus), dan bodies yang lainnya akan
otomatis terhapus.

Lalu, bagaimana fungsi dari fitur Delete Face ??

Fitur Delete Face mempunyai 3 pilihan fungsi. Yang pertama yaitu Delete, fungsinya yaitu untuk menghapus bidang atau face yang kita pilih, dan kemudian akan mengubah part dari solid bodies menjadi surface bodies.

Kedua, yaitu pilihan Delete and Patch, fungsinya untuk menghapus face yang kita pilih, dan mengembalikan seperti semula. Misal kita pilih face pada lubang, maka lubang tersebut akan terhapus.

Ketiga yaitu Delete and Fill, fungsinya yaitu menghapus bidang surface yang kita pilih, kemudian akan di isi atau digantikan dengan surface baru. Untuk beberapa bidang
surface, bisa untuk menghilangkan garis / edge pada face tersebut, seperti pada gambar di atas.

Demikian tutorial solidworks kali ini dan selamat mencoba. Apabila ingin request
materi weekly tips and trik yang lainnya dan jika anda menemui kesulitan kami juga menyediakan jasa gambar 3d dan analisa simulasi, silakan email ke solidworks-support@arismadata.com

Share

Mendeteksi Tabrakan Antar Solid Body pada Part

Tutorial singkat kali ini akan membahas mengenai fungsi dari fitur “Interferance Detection”. Awalnya Interferance Detection hanya ada pada saat pembuatan assembly, namun pada tahun 2019 SOLIDWORKS merilis fitur baru, yakni Interference Detection pada multibody part.

Dengan fungsi yang sama seperti pada assembly, Interference Detection pada multibody part juga berfungsi untuk mendeteksi tabrakan pada multibody part. Bagaimana cara menggunakan Interference Detection pada SOLIDWORKS ? Berikut tahapan cara menggunakan Interferece Detection.

  1. Kita buat atau open file multibody part pada SOLIDWORKS.

Pada gambar di atas, terdapat dua solid bodies. Kemudian kita akan coba mendeksi tabrakan antara dua solid bodies tersebut dengan menggunakan Interference Detection.

  1. Klik Interference Detection pada Comman Manager Evaluate, seperti pada gambar di bawah ini,
  1. Setelah Interference Detection diaktifkan (diklik), maka akan muncul property manager interference detection di bagian kiri. Pada property manager, klik Calculate, seperti pada gambar di bawah ini,
  1. Setelah calculate diklik, maka akan muncul results untuk bagian yang mengalami tabrakan. Pada bagian multibody part juga ditampilkan area mana saja yang mengalami tabrakan, seperti pada gambar di bawah ini.

Demikian Tutorial singkat design 3d menggunakan solidworks kali ini, semoga membantu dan bermanfaat.

Share

BOUNDING BOX – Memberikan dimensi P x L x T di Bill of Material

Tutorial solidworks singkat kali ini akan membahas mengenai penggunaan Bounding Box yang di peruntukan membuat dimensi P x L x T di Bill of Material di Drawing.

Open Part / Edit Component di Assembly dan berikan Bounding Box

Buat Drawing nya, berikan Bill Of Material dan tambahkan kolom di BOM nya seperti di bawah ini

Klik di atas DIMENSI dan pilih Equation

Masukan Formula seperti ini dibawah ini atau Total Bounding Box Length ” “”x”” ” Total Bounding Box Width ” “”x”” ” Total Bounding Box Thickness

Hasil nya seperti di bawah ini

Bill Of Material bisa di save menjadi BOM Template untuk nantinya bisa digunakan secara otomatis untuk memunculkan dimensi P x L x T.

Jika anda mengalami kesulitan dalam desain 3d , kami PT Arisma Data Setia siap membantu anda

Share

Pengisian Sheet Format Otomatis Berdasarkan 3D Model Properties

Otomatisasi data pada SOLIDWORKS drawing adalah salah satu faktor besar dalam memprcepat proses desain. Manualnya kita melakukan pengisian di model properties pada drawing, seperti berat komponen, tidak hanya dilakukan manual namun juga riskan terjadi kesalahan. Informasi ini sudah ada di dalam 3D model part ataupun assembly, jadi kenapa tidak kita gunakan saja data yang sudah ada agar terisi otomatis?

SOLIDWORKS memberikan kemudahan pada pembuatan drawing sehingga Anda tidak perlu mengisi lagi secara manual data model pada drawing. Dalam contoh ini, kita akan melihat bagaimana menambahkan data “Weight” atau berat secara otomatis.
Anda bisa melakukannya dengan cara:


– Membuat contoh part file
– Input data ‘Weight’ pada file properties di 3D model
– Membuat drawing baru menggunakna contoh part yang telah dibuat
– Menambahkan note pada drawing yang akan dikoneksikan dengan ‘Weight’ pada
properties
– Menyimpan sheet format yang telah di-edit


Step 1) Buat part baru. Anda perlu menambahkan ‘Weight’ pada part properties. Untuk
melakukannya, akses ke ‘File > Properties’ dan klik pada ‘Custom’ tab. Gunakan drop down list dan pilih ‘Weight’, atau ketik manual pada kolom Property Name. Selanjutnya, klik dropdown ‘Value / Text Expression’ dan gunakan ‘Mass’ agar terkoneksi dengan mass properties part:

Setelah Anda selesai mengatur semua properties pada part, Anda bisa menyimpannya sebagai template dengan cara akses ke ‘File > Save As’ lalu ganti ‘Save as type’ ke ‘Part template’. Lokasi folder default ada pada C:\ProgramData\SOLIDWORKS\SOLIDWORKS 2020\templates.


Step 2) Buat contoh part dari template yang telah disimpan sebelumnya (sebagai contoh bisa buat box atau semacamnya), lalu simpan part tersebut.


Step 3) Buat drawing dari part contoh tadi, lalu masukan salah satu view dari contoh part. Edit sheet format ‘Edit > Sheet format’ lalu tambahkan note sesuai di tempat yang Anda inginkan‘Insert > Annotations > Note’


Step 4) Pada property manager fitur Note di tab kiri layar Anda, klik ikon yang menunjukan
symbol property dengan rantai yaitu ‘Link to Property’:

Step 5) Pada Link to Property dialog, ganti pilihannya ke ‘Model found here’. Klik dropdown
‘Property name’ untuk memilih ‘Weight’ property yang telah kita tambahkan pada contoh part sebelumnya:

Seharusnya Anda dapat melihat berat dari contoh part yang telah dibuat sebelumnya.
Step 6) Klik OK, lali exit sheet format melalui ikon pada sudut kanan atas graphic area:

Step 7) Simpan sheet format yang telah di-edit, ‘File > Save sheet format’ untuk menyimpan sheet format agar dapat digunakan pada lain waktu. Setelah tersimpan, tes template menggunakan drawing baru, dan pastikan Weight sudah ditambahkan pada part properties.

jika anda mengalami kesilita dalam desain 3d kami siap membantu anda

Share

Variasi Background bisa di lakukan di SOLIDWORKS

Tutorial solidworks singkat kali ini kita akan membahas mengenai Custome Background di SOLIDWORKS. Dimana yang sering kita di gunakan untuk background saat ini berupa warna-warna yang sudah di sediakan di SOLIDWORKS, tetapi sebenarnya bisa kita lakukan custome background sesuai keinginan kita. Contohnya background ruangan tempat kerja , atau pemadangan atau mungkin yang lain. Disini tampilan background biasanya di SOLIDWORKS.

Custome Background di Options – Colors – Image file (.jpg .png dll file gambar) pada solidworks

Maka setelah di custome background nya seperti di bawah ini.

Share

SOLIDWORKS Manage Working Days & Hours for Projects

Untuk membantu menentukan total waktu yang tersedia untuk menyelesaikan tahap proyek, Administrator dapat menentukan hari dan jam kerja default perusahaan. Seorang pengguna kemudian dapat memperbaiki jam-jam ini berdasarkan ketersediaannya. Dengan cara ini jumlah total jam yang tersedia untuk suatu proyek dapat ditentukan.
Jam default untuk hari kerja ditetapkan oleh Administrator SOLIDWORKS, dari Modul Struktur Opsi Administrasi.

Setelah Administrator mengedit atau membuat Project baru, Administrator dapat men-klik Next hingga
panel Working hours muncul, atau Panel Working hours dapat dipilih dari drop-down, di sudut kiri
bawah.

Administrator kemudian menentukan Hari Kerja, jumlah Jam sehari dan Waktu dan Tanggal Mulai.

User dapat menyesuaikan Jam untuk hari kerja, dengan memeriksa Project.

Kemudian pilih Perencanaan dan klik Options.

User kemudian akan disajikan dengan panel Working Hours, mirip dengan panel Administration Options.

Share