SOLIDWORKS Large Design Review mode

SOLIDWORKS Anda “lag” saat buka file desain? Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan Large Design Review mode salah satu fitur yang jarang digunakan namun bisa menambah produktifitas Anda.

“Ingin mengukur satu part di assembly, lebih lama buka assembly-nya daripada ngukurnya.” Pernahkah Anda mengalami hal tersebut? Saat Anda membuka file assembly dan ingin melihat semua komponen dan mungkin melakukan pengukuran tanpa perlu membuka semua fitur yang ada di dalam part/assembly, kami menganjurkan Anda menggunakan Large Design Review Mode (LDR). Dirilis di SOLIDWORKS 2012 fitur ini hanya membuka sedikit data pada assembly Anda, namun tetap menyediakan fitur-fitur yang berguna.

Note: artikel ini menggunakan singkatan LDR untuk Large Design Review, bukan Long Distance Relationship. J

Cara mengakses Large Design Review Mode:

Untuk membuka assmebly dalam Large Design Review mode, klik Open (Standard toolbar) atau File > Open .

Pada dialog box, pilih file assembly yang akan Anda buka, lalu pada Mode, pilih Large Design Review. Selanjutnya klik Open.

gambar Large Design Review Mode Open Dialog

solidworks large design1

LDR mode membuka assembly Anda hanya dalam beberapa detik dan mengefesiensikan waktu Anda, dengan LDR mode Anda tetap bisa melakukan:

  • Mengakses FeatureManager design tree
  • Membuka Components
  • Melakukan pengukuran
  • Membuat Section View
  • Hide dan show components
  • Membuat, edit, dan mengecek walk-throughs
Gambar Large Design Review Features.

solidworks large design2

Saat LDR mode aktif akan ada toolbar khusus di CommandManager dan ikon mata di FeatureManager design tree pada setiap part dan sub-assembly sebagai penAndaan LDR mode:

Gambar Large Design Review Mode Active

solidworks large design 3

SOLIDWORKS Large Design Review membuat Anda lebih produktif dan mengefisiensikan waktu Anda dengan hanya menampilkan graphic dari data model yang Anda buka.

Jika Anda ingin keluar dari LDR Mode tanpa keluar dari assembly, klik kanan pada FeatureManager design tree dan pilih Set All to Resolved atau Set All to Lightweight.

solidworks large design4

Best Regards,

Panji Kusmanto | Technical Support
Arisma Data Setia | Authorized SolidWorks reseller since 1996

Share

Improve desain Technical Communication anda

Improve desain Technical Communication anda menggunakan SOLIDWORKS Composer

Salam hangat untuk seluruh user SolidWorks di Indonesia. Kali ini kami akan membahas masalah technical communication. Apakah anda pernah melihat sebuah assembly instruction pada sebuah buku kecil saat kita membeli suatu barang, contoh : lemari, meja, kulkas, dll?

SOLIDWORKS Composer hadir dengan fitur yang pastinya akan membantu dalam pembuatan assembly instruction yang begitu interaktif dan dapat menarik perhatian para pembacanya. Berikut ini adalah 3 dari berbagai macam fitur yang ada di SOLIDWORKS Composer :

1. Custom Render

solidworks composer 1

Type ini digunakan dengan melakukan beberapa style rendering. Dengan mengatur mode custom render, kita dapat memilih semua atau beberapa part yang akan diubah. Penggunaan Silhouette dan berbayang juga dapat menambahkan kontras yang menarik.

2. Ghosting Actors

solidworks composer 2

Digunakan untuk memperlihatkan komponen yang berada di bagian dalam suatu rakitan assembly yang besar. Cukup memilih part dan menggunakan alat-alat visibilitas . Hal yang sangat menarik mengenai tehnik ini adalah Anda mendapatkan akses ke mode rendering dan pengaturan yang dapat menambah realisasi ekstra untuk gambar anda (seperti pencahayaan per-pixel dan oklusi ambien).

3. Image Panels

solidworks composer 3

Lebih menekankan geometry detail, internals, atau assembly detail. Dapat membuat raster atau vector image panel menggunakan Workshops (High Resolution Image dan Tehcnical Illustration). Dimana kita dapat mengatur resolusi, shadows, color region untuk membuat menarik tampilannya.

Dari ketiga fitur yang dapat digunakan dalam SOLIDWORKS Composer kira – kira hasilnya dapat
dilihat pada gambar dibawah ini.

solidworks composer 4

Demikian kira – kira beberapa fitur dari SOLIDWORKS Composer yang dapat anda gunakan untuk
pembuatan sebuah assembly instruction. Tentunya akan sangat menguntungkan bagi para
pembaca sehingga dapat begitu jelas mengartikan sebuah assembly instruction.
Terimakasih atas perhatian anda

Salam SolidWorks
Yohanes Christoporus M.
Application Engineer
PT Arisma Data Setia (Reseller SOLIDWORKS Indonesia)

Share

Konfigurasi Dengan DriveWorksXpress

ApakahPernah Mengalami Mengambar Selalu Berulang?

Padahal Part Yang Didesign Sama Cuma Banyak Tipe ? Mager Banget Nggak !!!

Salam hangat untuk para user SOLIDWORKS Indonesia, oh ya masih di bulan puasa nih, tak lupa saya mengucapkan selamat berpuasa, bagi yang menjalankan. Para SOLIDWORKS user, pernah ngak ngalami part yang sama, namun memiliki banyak tipe. Karena ketidak tahuan akan fitur konfigurasi pada solidworks, jadinya selalu mengambar ulang deh part tersebut..he..he.. Mager (malas gerak) banget nggak kalau begitu.

Pada kesempatan kali ini, saya akan sharing mengenai konfigurasi pada SolidWorks, salah satunya mengenai DriveWorksXpress. Ada yang pernah coba???? kalau belum tentu bisa bikin kepo..he..he..

Konfigurasi dengan menggunakan DriveWorksXpress sangat cocok sekali jika mempunyai gambar Part atau assembly yang memiliki banyak variasi atau tipe yang berbeda. Hal ini tentunya sangat cocok digunakan di banyak industri dari trailer ke konveyor, furnitur, mesin, jendela, pintu dan lain-lain. Gokil banget kan DriveWorksXpress..he..he..

Kemampuan DriveWorksXpress apa aja sih??? dibawah gan penjelasannya..

  • Dapat menggunakan kembali Design yang sudah ada
  • Drive SOLIDWORKS geometry (Part and Assembly Dimensions, Features dan Custom Properties)
  • Dapat meng-create form input sesuai dengan kebutuhan
  • Dapat mengkonfigurasi Part yang sudah dengan mengunakan form
  • RUN – Generate new SOLIDWORKS Part, Assembly dan Drawing files

Dari kemampuan diatas tentunya DriveWorksXpress memiliki benefit,antara lain:

  • Save Time: karena tidak mengulang gambar
  • Reduce Costly Errors : meminimalkan kesalahan dan biaya kesalahan pengguna
  • Design yang dibuat jadi lebih cepat dan lebih spesifik

Mudah dalam meng-custom

Berikut adalah tampilan dari DriveWorksXpress, dan cara pengunaannya :

  1. Fitur DriveWorksXpress ada pada menu tools,lalu pilih Xpress Product

driveworks

Tampilan Lokasi dari Driveworksxpress

2. Kemudian jika sudah masuk ke menu DriveWorksXpress,kita tinggal menginputkan saja pada form DriveWorksXpress,sesuai dengan drawing yang ingin kita buat.

drivework2

Tampilan dari DriveWorksXpress

3. Berikut contoh tampilan yang telah di input,setelah di input lalu klik create.
driveworks3

Tampilan Dari Driveworksxpress Setelah Di Input

4. Setelah klik create, maka DriveWorksXpress akan membuat drawing secara otomatis sesuai dengan parameter yang di inputkan

driveworks4

Tampilan Dari Driveworksxpress Hasil Setelah Di Input

Gimana Bro…Gokil banget kan DriveWorksXpress, tentunya kalau bro smua pas gambar pasti GC (gerak cepat) banget.

Selamat mencoba ya…

Regards,

Andryansius

Technical Support – PT Arisma Data Setia – SOLIDWORKS

Share

11 Cara untuk Mengurangi Biaya Pengembangan Produk

Pertanyaan yang sering muncul untuk para engineer adalah “Bagaimana kita membuatnya agar lebih murah?” disaat engineer menghadapi tekanan untuk sebisa mungkin mengurangi biaya pengembangan produk itu sendiri untuk “menghemat biaya” disisi lain agar produk itu terlihat sempurna.  ini adalah strategi yang kontra-produktif  yang justru dapat menyebabkan peningkatan biaya dan project gagal.

Masalahnya, di pasar yang sangat kompetitif sekarang ini, tidak bisa dipungkiri dan pasti akan kita temuai tentang pertanyaan “biaya”.  Sebanyak 60 persen dari biaya project secara keseluruhan ditentukan selama tahap konsep, engineer harus mampu bagaimana melakukan langkah-langkah untuk penghematan biaya.

baca juga: membuat electrical componen pada solidworks

solidworks-reduce-cost

Berikut ini adalah 11 tips bagaimana cara untuk Mengurangi Biaya Pengembangan Produk

  1. selalu menyederhanakan
    Memang benar apa yang mereka katakan. Ada keindahan dalam setiap kesederhanaan.
    Beberapa tim pengembangan produk membuat  produk yang penuh sesak dengan fitur,  mungkin produk ini sangat mengesankan untuk sesama engineer, tetapi tidak dapat mengesankan konsumen yang mendambakan kesederhanaan. banyak perusahaan yang mungkin tidak mempertimbangkan faktor-faktor penting seperti nilai kepada pelanggan dan kemudahan dalam penggunaan.
  2. Berkonsentrasi dan berusaha dalam tahap perencanaan
    Ketika engineer terdesak oleh deadline yang ketat,  terkadang engineer tergoda untuk segera dan terburu-buru melalui tahap perencanaan dan mulai merancang secepat mungkin,  Mempercepat tahap perencanaan project anda agar cepat selesai itu bukanlah suatu ide yang baik,  malah akan menyebabkan project anda menjadi lebih mahal.
    Tetapi sebaliknya jika engineer menghabiskan banyak waktu dan energi yang cukup besar pada awal proyek untuk mengklarifikasi tugas dan memvisualisasikan masalah yang perlu dipecahkan atau brainstorming ide-ide tentang bagaimana mengatasi masalah-masalah tersebut pada akhirnya ini akan menguntungkan karena akan mengurangi kebutuhan yang rumit, iterasi yang mahal, revisi-revisi dan perbaikan dikemudian hari.tetapi………
  3. Jangan terpaku dengan rencana pengembangan
    Memiliki rencana pengembangan yang solid adalah penting!!!, tetapi selalu terpaku dan memperlakukannya sebagai cetak biru adalah sebuah kesalahan. wawasan dan ide-ide baru akan dihasilkan saat Anda bergerak melalui proyek Anda. keterbatasan baru akan muncul. Kondisi akan berubah. Ingatlah bahwa rencana Anda adalah hanya sebuah hipotesis awal.
  4. Menggunakan kembali desain lama
    Apakah Anda benar-benar perlu untuk merancang produk yang harus baru dari awal? Atau anda dapat menggunakan kembali bagian dari desain-desain sebelumnya? Dengan SOLIDWORKS Anda dapat membangun silo desain sebelumnya yang dapat Anda panggil dalam hitungan klik. Dalam beberapa kasus, SOLIDWORKS bahkan dapat mengotomatisasi bagian dari proses desain dengan memilih elemen yang tepat untuk Anda.
  5. Berkolaborasi
    Berkolaborasi dalam pengembangan produk dapat mempercepat project anda sampai selesai. Untuk produk skala kecil, Software 3D CAD memungkinkan Anda untuk memecahkan masalah dengan sesama engineer melalui file sharing. Dan untuk yang lebih besar pada project-project yang lebih kompleks di mana beberapa tim engineering bekerja secara paralel untuk mengerjakan project, memungkinkan Anda untuk berinteraksi dengan cepat dan seefisien mungkin.
  6. Memangkas biaya pemasaran Anda
    Biaya pemasaran tampaknya selalu berubah lebih tinggi dari yang perusahaan prediksikan. Dengan SOLIDWORKS Anda dapat menghasilkan foto-foto realistis dari desain Anda. Itu berarti tidak perlu menunggu sampai produk Anda telah tersedia atau diproduksi untuk mulai memasarkannya. Dan juga tidak perlu membayar untuk jasa fotografi yang mahal.
  7. Mengurangi prototipe
    Prototyping adalah penting untuk keberhasilan produk apapun,  dengan SOLIDWORKS simulasi memungkinkan Anda untuk mensimulasikan gangguan dan tabrakan antara part yang bergerak, Anda dapat melakukan segala macam simulasi,  linear dan nonlinear statis, getaran, kelelahan, termal, optimasi dan dinamika nonlinier. Anda dapat membandingkan kinerja dari bahan yang berbeda, dan Anda dapat secara otomatis menghitung gaya pada komponen-komponen penting  seperti springs and bearing.Menggunakan simulasi ini pada awal proses desain memungkinkan Anda untuk mengoptimalkan desain Anda, meningkatkan kualitas produk dan secara dramatis mengurangi beban biaya prototipe.
  8. Kecepatan proses untuk sign off
    software CAD 3D SOLIDWORKS membuatnya menjadi jauh lebih mudah untuk berbagi desain produk dengan pemangku kepentingan proyek. Tidak ada lagi postingan gambar 2D yang mengerutkan alis klien Anda. Anda dapat mengirim file CAD elektronik yang memungkinkan semua diinvestasikan pihak untuk memvisualisasikan produk dalam 3D.
  9. Manajemen proyek yang baik
    Tidak mungkin untuk memandang rendah pentingnya manajemen proyek yang baik,  Sebuah kesalahan terkadang kita temui pada saat banyak project yang akan dikerjakan  dan Menjadi sulit untuk memprioritaskan, proyek dapat memakan waktu lebih lama untuk diselesaikan.
    hal ini akan menciptakan tekanan untuk “mendapatkan mana yang tepat untuk pertama kalinya,” yang menghambat kreativitas dan menafikan inovasi. harus dikelola oleh seorang ahli yang bisa menjaga keseimbangan antara menjaga tim pengembangan yang sedang sibuk dan membebani mereka. Jangan mengambil terlalu banyak. Jangan mengutip terlalu rendah. Mengelola deadline akan menghasilkan fokus yang lebih tajam dan prioritas yang lebih jelas.
  10. Mendengarkan
    Tidak peduli seberapa kuat rencana pembangunan Anda, atau bagaimana kokohnya prototipe Anda, selalu ada ruang untuk produk yang akan dirampingkan. Dengarkan produsen dan orang-orang di lini produksi. Mungkin saja menghapus fungsi yang tidak perlu, atau mengubah material, bisa memangkas sejumlah besar biaya pengembangan dan pembuatan.
  11. Menuju kepada anda
    Bagaimana kita membuatnya lebih murah? Dengan memutar kembali ke jalan yang normal melakukan sesuatu. Berfokus terlalu keras untuk membangun efisiensi dalam proses pengembangan produk terlalu sering menyebabkan shortcut yang kontra-produktif.  yang pada akhirnya akan menambah biaya project, bukan menghasilkan penghematan yang dimaksudkan. karena tabungan nyata berasal dari inovasi dalam proses, bukan hanya inovasi dalam desain.

Pilihlah software 3D design terbaik untuk project-project yang anda kerjakan yang membantu anda menjadi lebih cepat dan lebih mudah

Share

Desain dan Proses Manufaktur yang terintegrasi

solidworks-adsEmpat Alasan untuk Menggunakan Desain dan Proses Manufaktur yang terintegrasi, Di pasar global yang kompetitif pada saat ini, perusahaan dihadapkan dengan tantangan untuk menciptakan produk-produk yang berkualitas tinggi dengan cara meningkatkan efisiensi dan profitabilitas. tantangan dalam produksi ini dapat dilakukan dengan alat/software yang tepat, Namun, mungkin sulit untuk menyampaikan betapa pentingnya proses yang efisien untuk perusahaan anda.

Empat alasan kenapa Anda harus mempertimbangkan desain dan proses manufaktur yang terintegrasi untuk meningkatkan efisiensi dan profitabilitas:

1. Tidak perlu mengimpor / ekspor / memperbaiki data model diantara proses

Dengan desain dan proses manufaktur yang terintegrasi, semua aset operasional berbicara bahasa yang sama dan mungkin ini tidak menjadi masalah besar, tetapi sebenarnya ini adalah hal yang sangat besar.

Dalam proses non-terintegrasi, alat ini tidak berkomunikasi dengan satu sama lain, Oleh karena itu, sebagai desainer dan produsen melakukan perubahan desain dan mengirimkannya kembali data yang diimpor dan diekspor melalui berbagai sistem dalam format yang berbeda, sehingga memungkinkan ruang kesalahan yang potensial dan butuh untuk memperbaiki geometri. Ini adalah kesalahan sistematis yang mahal dan butuh waktu lama untuk menyelesaikannya dan mengakibatkan hilangnya produktivitas dan miskomunikasi antara tim.

2. akurasi data dijamin aman

akurasi data tidak aman ketika menggunakan desain dan proses manufaktur non-terintegrasi. Hal ini dikarenakan selama perbaikan dan langkah terjemahan kesalahan dapat terjadi. tetapi, dengan desain terintegrasi dan proses manufaktur, ketika perubahan desain terjadi, platform mengotomatiskan update semua kiriman. Melalui proses otomatisasi ini dapat meminimalisir masalah penerjemahan data dan akurasi data dijamin aman.

3. desain secara bersamaan dan manufaktur dipromosikan

Ketika tim desain dan manufaktur Anda menggunakan alat yang terintegrasi untuk bekerja pada satu proyek, mereka memiliki kemampuan untuk bekerja secara bersamaan, memastikan komunikasi dan ketepatan waktu.

Menyediakan alat terintegrasi, bahkan jika tim Anda berada di lokasi geografis yang terpisah atau perusahaan yang berbeda, memungkinkan tim Anda untuk berbagi bahasa yang umum. Hal ini membantu tim menyelaraskan seluruh konsep desain, pengembangan terperinci, dan manufaktur.

4. Sedikit sistem berarti sedikit maintenance dan sedikit pelatihan

Proses desain melalui manufaktur non-terpadu memerlukan desain dan enginner manufaktur untuk bekerja terpisah dan menggunakan alat yang berbeda. Ini berarti bahwa Anda perlu untuk mentraining dua tim pada dua set alat yang berbeda, ini dapat menghabiskan waktu dan sumber daya untuk melakukannya.

Sebuah cara yang lebih cepat dan lebih hemat biaya untuk menciptakan output yang berkualitas adalah dengan menggunakan salah satu sistem yang terintegrasi. Anda harus mengembangkan dan melatih tim Anda pada satu proses dan satu alat yang bekerja di semua tim, terlepas dari lokasi geografis atau perusahaan, yang memungkinkan produk Anda untuk dipasarkan lebih cepat.

Kesimpulannya, ada keuntungan yang luar biasa dari mengintegrasikan proses desain dan manufaktur anda dan tim. Dalam melakukannya, Anda meningkatkan kualitas output, dapat menghemat waktu dan uang pada data terjemahan dan pelatihan personil, dan dapat mengizinkan tim Anda untuk bekerja secara bersamaan.

 

Share

Custom Berat Part Dari Supplier atau catalog

Halo pengguna SolidWorks , kali ini saya akan memberikan sedikit tips cara custom berat part sesuai
dengan catalog / part standard / dari Supplier bisanya untuk BOM atau berat keseluruhan pada Assy.
OK langsung saja!!!!

  1. Open file part standardnya

custom berat solidworks

2. Ganti material sesuaidengan di catalog / supplier

custom berat solidworks2

3. Jika untuk jenis materialnya ada dalam list material solidworks material tersebut di copy
dahulu kemudian ditemoatkan di dalm folder custom material

custom berat solidworks3

4. Jikasudah di copy dan di rename kemudian save material tersebutdan di apply.

custom berat solidworks4

5. Setelah di Apply sekarangliathasilberat / masa di Mass Properties

Evaluteà Mass Properties

custom berat solidworks5

6. Dari berattersebutkitabisa custom beratnyasesuaidenganberat supplier / catalog.

Pilih Override Mass properties

custom berat solidworks6

7. Ceklistpadakolom override mass dang anti berat mass tersebut

custom berat solidworks7

8. Setelahdigantiberat part tersebutkemudian di OK

9. Part tersebutsudahsesuaidengan catalog / supplier

custom berat solidworks8

Lihat videonya disini : https://youtu.be/asJDe-Ad5OQ

beli solidworks

Share

cara mudah melakukan mesh control pada solidwork

Greetings SolidWorks User Indonesia, Simulation is back! kali ini kita akan membahas tips maupun trik yang bisa digunakan untuk mengoptimalkan penggunaan SolidWorks Simulation. Dan tema yang akan kita bahas adalah cara mudah melakukan mesh control

solidworks-simulation-a

Tingkat akurasi dari hasil simulasi dipengaruhi oleh kualitas mesh yang dibuat. Namun, berbanding sejajar dengan kualitas mesh yang dibuat,waktu running simulasi yang akan dilakukan software pun ikut meningkat. Semakin keciluk uran elemen yang dibuat saat membuat mesh, semakin baik juga kualitas mesh yang akan dihasilkan. Saat mengatur ukuran mesh, ada slider yang berfungsi sebagai pengatur kerapatan elemen.

Slide kebagian kiri untuk membuat kerapatan mesh terendah (kasar).

solidworks-simulation-b

Mesh kasar biasanya digunakan untuk pengecekan. Melakukan running simulasi dengan waktu yang singkat memastikan apakah input yang telah dilakukan sudah sesuai dengan yang diinginkan atau belum, misalcontact set, connector, eksternal load, fixture, dll.

sehingga hal ini bisa diantisipasi jika terjadi kesalahan pengaturan tanpa harus melakukan running yang lama dengan tingkat ukuran elemen yang kecil.

Slide kebagian kanan untuk membuat kerapatan mesh tertinggi (smooth).

solidworks-simulation-c

Jika sudah sesuai maka kualitas mesh bisa ditingkatkan dan mengulang kembali proses simulasi untuk mendapatkan hasil dengan nilai akurasi tinggi.

SolidWorks Simulation pun memiliki fasilitas Mesh Control. Fitur yang dapat mengatur kerapatan mesh hanya pada bagian yang kita inginkan

solidworks-simulation-d

Biasanya, mesh control diinput sebelum mulai me”running” simulasi dengan mengaksesnya dari “Simulation Tree Manager > Mesh > Apply Mesh Control”.

solidworks-simulation-e

tapi ada cara lain yang lebih simple untuk menginput mesh control, yaitu dengan mengaksesnya melalui folder “part”. How? Check it out!

Caranyabisadilakukandalamduakondisi,

  1. Sebelum meshing dilakukan :
    solidworks-simulation-f
  2. AtauSetelah meshing dilakukan :
    solidworks-simulation-g
    Menggunakan cara ini, mesh control diaplikasikan pada seluruh face dari part yang dipilih. Jika ingin memilih face atau edge yang lebih spesifik bisa dengan memilih secara manual “entities”/ bagian yang diinginkan.

    Lalu barulah proses simulasi dilakukan :
    solidworks-simulation-h

 

Share

Integrasi SolidWorks EPDM ke ERP

Hai Sobat SolidWorks user Indonesia… apakah sudah pernah mendengar mengenai ERP??
Bagi yang belum tau apa itu ERP (Enterprise Resource Planning) ERP berfungsi mengintegrasikan proses-proses penciptaan produk atau jasa perusahaan, mulai dari pemesanan bahan-bahan mentah dan fasilitas produksi sampai dengan terciptanya produk jadi yang siap ditawarkan kepada pelanggan (Indrajit, Djokopranoto, 2002)
Intinya sih ERP system dibuat agar semua data semakin cepat otomatis,dan semua data yang didapat ter update karena ERP mengunakan system server

epdm1

Apakah Di perusahaan Para sobat smuanya sudah menggunakan ERP system??namun yang menjadi kendala Input Bill of materialnya(BOM) dari engineering masih manual!!! Kendala yang lain ERP tidak dapat memanage data cad secara langsung??sayang banget ya!!

Para Sobat SolidWorks tidak perlu khawatir…solusinya adalah dengan menggunakan SOLIDWORKS Enterprise Product Data Management (EPDM), SolidWorks EPDM adalah sebuah aplikasi untuk memanage data cad,jadi data-data cad para sobat yang tidak dapat di manage oleh ERP,dapat di manage oleh EPDM.

epdm2

Di Dalam SolidWorks EPDM terdapat feature yang dapat menampilkan Bill of material (BOM) dari data CAD.

Tampilan Feature Bill of material (BOM) pada SolidWorks EPDM

epdm3

Data dari Feature Bill of material (BOM) Inilah yang akan di pakai Ke system ERP,namun agar dapat berIntegrasi dengan ERP dibutuhkan Software Konektor. Software konektor ini dibuat untuk menghubungkan data Bill of material (BOM) dari Feature SolidWorks EPDM ke Sistem ERP,jadi bagian purchase nggak perlu input manual lagi deh ke ERP.

Tampilan SolidWorks Konektor ERP

epdm4

Demikian sharing saya mengenai Integrasi SolidWorks EPDM ke ERP, smoga bermanfaat.
Andryan
Technical Support
PT Arisma Data Setia (Reseller Resmi SolidWorks Indonesia)

Share