Xpress Products – SimulationXpress

Tips and Tricks singkat kali ini akan membahas mengenai penggunaan Xpress Product yang bernama SimulationXpress. Fitur ini berfungsi untuk melakukan analisis kekuatan dari produk yang dirancang apakah mampu menahan beban statis atau tidak. SimulationXpress memiliki beberapa tipe pembebanan diantaranya Force (N),Tekanan (Pa) dan untuk tumpuan memilki satu jenis yaitu Fixed Geometry. Pada kesempatan ini kita akan melakukan analisis sebuah batang dengan beban tekan sebesar 110000 N (11 Ton) dan dibagian lain dijepit dengan tumpuan Fixed. SolidWorks SimulationXpress hanya bisa digunakan pada single body. Untuk menjalankan “Static Analysis Single Part” ikuti langkah dibawah ini:

1. Buatlah sebuah part dengan dimensi seperti diatas

2. Aktifkan Xpress Product – SimulationXpress Klik Menu Tools → Pilih Xpress Products → Pilih SimulationXpress → Pilih Next untuk memulai a a Static Analysis Single

3. Menambahkan Tumpuan (Fixtures) Klik Add Fixtures → Pilih Face yang akan dijadikan tumpuan → Klik OK

4. Menambahkan Beban Klik Next → Pilih Add Force → Pilih Face, Referensi Top Plane, 110000 N (Reverse) → Klik OK

5. Menambahkan Material Klik Next untuk melanjutkan → Pilih Choose Material → Pilih Plain Carbon Steel → Pilih Apply → Klik Close

6. Menjalankan Running Klik Next untuk melanjutkan → Klik Run Simulation

7. Postprocessing Tegangan Klik Stop Animation untuk menghentikan animasi → Klik kanan pada Stress (-vonMises-) dan pilih Show untuk menampilkan teggangan Dari hasil simulasi part yang disimulasikan memiliki nilai tegangan maksimum 1,015e+04 MPa melebihi nilai Yield Strength sebesar 2,206e+02 Mpa yang dapat dikatakan tidak aman (not safe)

8. Postprocessing Deformasi Klik Kanan pada Displacement (-Res disp-) dan pilih Show a b, Dapat dilihat nilai deformasi maksimum sebesar 3,38e+02 mm (338 mm) pada ujung tip part

 

Share

Cara manual Backup Solidworks PDM Database

Saat memecahkan masalah SOLIDWORKS PDM, atau saat melakukan Software Upgrade, anda mungkin perlu membackup secara manual Database SOLIDWORKS PDM di luar Schdule maintenance yang biasanya dijadwalkan.

Cara backup ini dapat dijalankan sebagai task di Microsoft SQL Server Management Studio.
Langkah 1: Pada SQL Server Management Studio, klik kanan pada database PDM yang ingin di backup, kemudian klik pada flyout Tasks dan pilih “Backup

Langkah 2: Di kotak dialog Backup, di General Page, pastikan bahwa tipe Backup diatur ke Full dan Backup Component diatur ke Database. Di Destination area, periksa kembali bahwa opsi Backup diatur ke Disk. Anda mungkin perlu memilih existing destination yang ada dan kli Remove“, lalu klik “add“.

Backup the SOLIDWORKS PDM Database

Langkah 3: Dalam dialog Select Backup Destination, klik “…” dan pilih folder tempat file backup yang sudah dibuat. Masukkan nama termasuk ekstensi “bak”. Klik Ok pada dialog Select Backup Destination  untuk kembali ke Layar General pada backup dialog.

Select Backup Destination

Langkah 4: Pada Media Options di jendela dialog Backup, atur Overwrite media option ke Overwrite all existing backup sets, lalu centang opsi di bawah Reliability ke Verify backup when finished.

Overwrite media option

Compress backup

Langkah 5 (Opsional): Ukuran file backup tergantung pada ukuran vault. File ini bisa sangat besar, mungkin beberapa gigabytes. Namun ketika dikompresi ukuran file akan berkurang secara dramatis. Jika ukuran file akan sangat besar, pada halaman Opsi backup dari jendela dialog backup, Anda mungkin ingin mengatur tindakan Kompresi ke compress backup. Atau, file .bak dapat dikompres menggunakan kompresi Windows atau program pihak ketiga.

Share

Import File DWG pada SOLIDWORKS Elctrical

Kali ini kita akan membahas tentang caranya melakukan Import DWG file pada SOLIDWORKS Electrical. Pada Ribbon menu SOLIDWORKS Electrical, terdapat menu Import/Export. Pada bagian tersebut terdapat feature Import DWG files untuk bagian Import. Pada feature Import DWG files ini, kita dapat mengubah atau mengimport file dari project SOLIDWORKS Electrical kedalam file DWG. Berikut untuk cara mengimport file project SOLIDWORKS Electrical ke dalam file DWG.

Pertama, pilih feature Import DWF files pada Ribbon menu Import/Export.

Kedua, pilih folder asal dari file DWG pada bagian “Folder of files to import”, kemudian pilih book sesuai dengan posisi book yang ingin ditambahkan file DWG pada project SWE, pada kolom “Destinantion book”. Detelah selesai, pilih “Next”.

Ketiga, bila dalam satu folder terdapat beberapa file, anda dapat memilih file yang akan diimport dan sisanya bisa anda delete.

Apabila file yang akan diimport ke dalam project electrical sudah pilih, anda dapat mengklik next untuk tahap selanjutnya.

Keempat, apabila ada symbol, block, ataupun title block dari file DWG yang akan dihapus, anda dapat mencheck list. Anda juga dapat mereplace atau mengganti object dengan object dari file DWG lain. Namun, apabila tidak ada yang direplace maupun didelete, maka anda dapat langsung mengklik “Next” untuk ke tahap selanjutnya

Kelima, kita dapat menentukan posisi dari hasil import DWG file. Dan pada bagian ini kita juga bisa menambahakan jarak dari bagian tengah dengan menggunakan offset

Keenam, apabila dalam file DWG configuration, anda dapat memilih Save import configuration. Namun kalau tidak ada, anda dapat memilih Do not save. Configuration di sini maksudnya adalah configuration untuk description dari files

Setelah semua proses atau tahapan import dilakukan, maka anda dapat melihat file DWG yang anda import ke dalam project pada Side Panel kiri SOLIDWORKS Electrical. Biasanya untuk penomoran dari dari lembar project akan langsung mengikuti urutan sebelumnya.

Hasil Import DWG file langsung masuk ke project yang sedang dibuka

Demikian pembahasan untuk feature Termination type atau skun. Semoga info ini menambah pengetahuan kita tentang SOLIDWORKS Electrical

Share

Mengkonvert Modo Appearance dari PhotoView 360 ke solidworks Visualize

Salam hangat untuk para user solidworks Indonesia, Pada kesempatan ini saya mau membahas mengenai cara mengkonvert Modo Appearance dari  PhotoView 360 ke solidworks Visualize.
Convert mode appearance ini di maksudkan agar  bisa di gunakan di solidwoks visualize karena di solidwoks visualize hanya bisa mengunakan format  ‘.svap’.

Berikut cara convertnya:
1. Buka SOLIDWORKS, Pilih bagian Modo appearance yang diinginkan.
SOLIDWORKS Visualize – Converting Modo Appearances for Use in Visualize - Figure 1 - SOLIDWORKS - Appearances Tab
Gambar 1 – SOLIDWORKS – Appearances Tab

2. Gunakan atau aktifkan SOLIDWORKS Visualize pada Add-in, dan pilih Export Simple pada tab fitur SOLIDWORKS Visualize.
SOLIDWORKS Visualize – Converting Modo Appearances for Use in Visualize - Figure 2 - SOLIDWORKS - Visualize Add-In Export Simple
Gambar 2 – SOLIDWORKS – Visualize Add-In Export Simple

3. Lalu buka Solidworks Visualized,dan pilih dan klik appearance pada tab Appearances  (beri nama pada appearance).
SOLIDWORKS Visualize – Converting Modo Appearances for Use in Visualize - Figure 3 - VISUALIZE - Appearance Tab
Figure 3 – VISUALIZE – Appearance Tab

4. pilih appearance , dan klik  Export
SOLIDWORKS Visualize – Converting Modo Appearances for Use in Visualize - Figure 4 - VISUALIZE - Export Appearance
Gambar 4 – VISUALIZE – Export Appearance

5. beri nama dan klik Save. File akan ter simpan dengan format SOLIDWORKS Appearance File (.svap). kita dapat membuat folder pada library dan menyimpan file appearance pada folder tersebut.
SOLIDWORKS Visualize – Converting Modo Appearances for Use in Visualize - Figure 5 - VISUALIZE - Save As .svap
Gambar  5 – VISUALIZE – Save As .svap

6. Dan sekarang Modo appearance pada local library files.
SOLIDWORKS Visualize – Converting Modo Appearances for Use in Visualize - Figure 6 - VISUALIZE - Local Appearances Library
Gambar 6 – VISUALIZE – Local Appearances Library

 

Share

Mate Pop-up Toolbar

Salam hangat untuk seluruh user SOLIDWORKS di Indonesia. Bagaimana aktivitas desain anda menggunakan SOLIDWORKS? Pastinya sudah makin jago menggunakannya

Tips & Tricks solidworks kali ini membicarakan terkait dengan Mate, pastinya sering menemui fitur tersebut untuk merakit sebuah assembly product.
Sering merakit komponen dalam assembly SOLIDWORKS? Dengan menggunakan toolbar pop-up mate SOLIDWORKS dapat menghemat banyak waktu dan mousing!
Mate pop-up toolbar memang tidak secerdas mate manager yang biasa kita gunakan. Seperti contoh; Mate manager dapat memprediksi langsung kapan dia memilih parallel, coincident, ataupun juga mate yang lain. Tetapi dengan Mate pop-up toolbar yang memang tidak secerdas Mate manager, dapat membantu anda secara waktu dan efisiensi dalam pemilihan mate.

Bagaimana cara menggunakan Mate pop-up toolbar?

  1. Pilih entities (face, edge, point, dll) yang ingin anda mate antara lebih dari 2 komponen (pemilihan sambil menekan tahan ctrl)
  2. Setelah memilih beberapa entities tersebut, maka Mate pop-up toolbar akan muncul, tetapi yang perlu diperhatikan yaitu usahakan mouse pointer anda masih berada di area yang tidak jauh dari pemilihan terakhir. Karena jika mouse pointer anda digerakan terlalu jauh dari pemilihan terakhir, maka Mate pop-pu toolbar akan hilang.

  3. Lalu pilihlah mate yang sesuai dengan entities yang anda pilih.

Seperti contoh juga, jika kita ingin menggunakan Width Mate, anda tinggal hanya memilih 4 face (sambal menekan tombol ctrl) kemudian Width Mate akan muncul pada Mate pop-up toolbar.


Kita dapat membandingkan kecepatan dan kemudahan Mate Pop-up Toolbar melawan Mate Manager yang lebih cerdas tetapi juga lebih rumit untuk digunakan. Cobalah menggunakan Width Mate dengan face yang sama menggunakan Mate Manager dan menjadi jelas betapa lebih banyak pemilihan yang dipilih.

 

Demikian tips & tricks mengenai penggunaan Mate Pop-up Toolbar pada proses assembly. Semoga dapat bermanfaat untuk aktivitas desain Anda dan meningkatkan performa dalam pengerjaan desain terlebih pada saat proses melakukan assembly.

Share

Setingan performa terbaik SOLIDWORKS Composer

solidworks composer explodePada tutorial solidworks singkat kali ini, kita akan membahas terkait dengan SOLIDWORKS Composer. SOLIDWORKS Composer bekerja sama dengan SOLIDWORKS CAD dengan mengonversi file part dan assembly menjadi model yang bisa dikerjakan untuk dokumentasi seperti assembly instruction atau manual book.

Akan tetapi terkadang saat menggunakan SOLIDWORKS Composer kita mengalami kurang maksimalnya performance pada saat menggunakannya, seperti contoh :
• Saat mengarahkan kursor ke bagian dalam assembly composer, tujuannya ingin menyorot satu bagian, composer memulai semacam pergerakan dan menyorot seluruh bagian.
• Waktu yang dibutuhkan lebih lama untuk mengimpor file SOLIDWORKS ke Composer
• Pada saat melalukan rotate atau zoom in/out model, tampilan pada model tersendat atau patah – patah.
Semua masalah di atas dan masalah terkait lainnya adalah karena masalah Grafik dan dapat diselesaikan dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini :

Application Preferences – Quality :
Pastikan dalam SOLIDWORKS Composer profile sudah disetting ke High Quality.
solidworks composer
Untuk melakukan settingan tersebut yaitu dengan cara buka File > Preferences > kemudian terbuka Application Preferences window > General > Profile > Pilih High Quality > Klik Apply dan OK. Di SOLIDWORKS 2019 profile sudah tersetting High Quality by default.

Graphic Card settings :
Tambahkan juga SOLIDWORKS Composer kedalam daftar program NVIDIA Control untuk memastikan menggunakan graphic card sudah terpasang, bukan menggunakan graphic card bawaan dari intel machine.
Untuk melakukannya, bisa dengan cara klik kanan pada area kosong di desktop > NVIDIA Control Panel > Manage 3D settings > Program settings > Add > search Dassault Systemes Composer > klik Apply dan OK.
solidworks composer 2
Demikian kira – kira tips & tricks mengenai apa yang dilakukan jika anda ingin memaksimalkan penggunaan SOLIDWORKS Composer. Semoga dapat bermanfaat untuk aktivitas desain Anda dan meningkatkan performa dan mempercepat proses dalam pengerjaan desain anda dengan SOLIDWORKS Composer.

Share

Grouping Mates pada SOLIDWORKS 2019

Group Mates pada solidworks 2019 yaitu sebuah fitur baru di SOLIDWORKS 2019, latar belakang dikembangkannya fitur ini dikarenakan cukup sulit dan jenuhnya mencari mates bila terjadi error pada salah satu atau beberapa mates apalagi jumlah mates pada assembly kita sudah mencapai ratusan mates, jadi seperti apa prosesnya akan kami bahas lebih lengkap.

Pernah kah anda mengalami error pada mates ketika anda tidak sengaja melakukan suatu hal pada SOLIDWORKS anda? Jika iya pasti anda akan kesal karena untuk menyelesaikan problem ini anda harus mencari mates yang error pada struktur mates apalagi jika jumlah mates sudah mencapai puluhan, ratusan atau mungkin ribuan..

Tapi tenang saja pada rilis versi 2019 SOLIDWORKS sudah semakin menyempurnakan fitur – fiturnya terkusus untuk kasus ini adalah mates, dimana kita bisa melakukan metode yang dinamakan Group Mates, yang mana fitur atau fungsi ini sangat membantu kita karena dengan fitur ini SOLIDWORKS akan secara otomatis melakukan “Grouping” atau pengelompokan pada Mates yang kita punya secara otomatis,
grouping solidworks
Hanya dengan Klik Kanan pada Mates anda kemudian pilih Group Mates maka aka nada dua pilihan yaitu By Status dan by Separate Fasteners untuk kasus kali ini kita pilih By Status
grouping solidworks 2

Setelah kita pilih, maka pada List mates kita akan muncul folder – folder “Grouping” sesuai dengan kondisi mates yang terjadi pada assembly kita dan untuk kasus kali ini terbuat secara otomatis 5 folder yaitu :
1. Solved : Mates tidak ada masalah
2. Errors : Terjadi error misalnya hilang referensi
3. Over Defined : Terjadi Over Defined pada mates
4. Suppressed (Missing) : Komponen di Suppress
5. Inactive (Fixed) : Mates yang berjenis Fixed
grouping solidworks 3

Jadi dengan adanya fitur ini kita tidak perlu lagi mencari satu persatu mates mana yang rusak atau Over Defined ataupun yang lainnya, karena hal ini sudah di “group” secara otomatis oleh SOLIDWORKS sehingga untuk proses “troubleshooting” akan jauh lebih mudah tanpa harus mencari – cari mates yang rusak.

Demikian tutorial solidworks kali ini, semoga bisa bermanfaat bagi proses design anda menggunakan SOLIDWORKS.

Share

MATERIAL DATABASE SOLIDWORKS PLASTICS TERSEDIA DI 3D CONTENT CENTRAL

Salah satu tantangan terbesar dalam mengisi dan menjaga basis data bahan plastik untuk simulasi injeksi mold adalah kenyataan bahwa pemasok bahan plastik terus mengembangkan dan mengkomersialkan bahan baru. Dan dalam posting blog ini, kami akan menunjukkan kepada Anda bagaimana Dassault Systèmes SOLIDWORKS bekerja sama dengan pemasok bahan plastik terbesar di dunia untuk memastikan bahwa pelanggan bersama kami memiliki akses ke data bahan plastik paling mutakhir dan akurat.

Mekanisme pembaruannya sederhana – ketika nilai material baru tersedia, pemasok material langsung mengunggah data ke 3D CONTENTCENTRAL, yang kemudian memungkinkan pelanggan SOLIDWORKS Plastics mengunduh, mengimpor dan menggunakan data tersebut dalam analisis SOLIDWORKS Plastics – tanpa perlu menunggu paket layanan berikutnya atau rilis utama. Dan untuk memastikan bahwa pelanggan kami tidak pernah melewatkan pembaruan materi plastik, semua materi baru yang diunggah ke 3D CONTENTCENTRAL oleh pemasok material akan disertakan dalam paket layanan berikutnya atau rilis utama SOLIDWORKS Plastik.

Cara termudah untuk menemukan katalog lengkap bahan plastik yang tersedia untuk diunduh dari 3D CONTENTCENTRAL adalah dengan menavigasi ke beranda (3D CONTENTCENTRAL) dan di sudut kiri atas arahkan kursor ke menu dropdown “Find” dan pilih “INJECTION MOLDING MATERIALS”.
3d content central
Anda kemudian akan melihat katalog lengkap material plastic dengan setiap daftar individu termasuk pemasok bahan, material family, nama dagang, kelas dan deskripsi singkat (jika tersedia).
3d contentcentral 2
Anda dapat dengan cepat mengunduh file data materi individual dengan mengeklik tautan Unduh data material SOLIDWORKS Plastics yang terdapat di sebelah kiri dari setiap daftar material. File yang diunduh adalah file compressed binary (* .bin) yang dapat Anda ekstrak ke folder lokal pilihan Anda.
3d contentcentral 3
Setelah diunduh dan diekstraksi, Anda dapat menambahkan materi ke dalam SOLIDWORKS Plastics yang ditentukan oleh Database Pengguna dengan menavigasi ke Plastics Manager di SOLIDWORKS dan di bawah Material / Polymer, klik kanan Open Database dan kemudian klik User-defined Database. Selanjutnya, pilih Impor Bahan Plastik, lalu pilih File. Telusuri ke lokasi file data * .bin data material yang Anda unduh / diekstraksi, pilih dan klik Buka. Anda sekarang dapat memilih bahan yang diimpor untuk digunakan dalam analisis SOLIDWORKS Plastics *.
3d contentcentral 4
Hari ini Anda dapat menemukan lebih dari 30 bahan plastik baru pada 3D CONTENTCENTRAL dari pemasok termasuk Chevron Phillips Chemical, RadiciGroup High Performance Polymers, Autotech SirmaxIndia Pvt. Ltd. dan Indore Composite Pvt. Ltd. dengan keluarga material yang mencakup nilon, polietilena, dan polipropilena. Pastikan untuk sering memeriksa kembali untuk pemasok bahan baru dan data bahan plastik terbaru dan terbaik mereka.
Terima kasih atas waktu dan pertimbangan Anda dan kami harap Anda menemukan nilai dalam upaya kami untuk meningkatkan basis data Material SOLIDWORKS Plastics.
* Catatan Dukungan Teknis
Dalam upaya berkelanjutan kami untuk meningkatkan dan memperbaiki keakuratan SOLIDWORKS Plastics Solvers, kami telah menambahkan dukungan untuk data material multi-point spesifik panas (C) dan konduktivitas termal (k), karena sifat-sifat ini (C & k) bervariasi sebagai fungsi dari suhu.

Memasukkan data ini bergantung pada Dassault Systèmes SOLIDWORKS yang mengumpulkan data multi-point K&K dari pemasok material, menambahkan data ke dalam basis data SOLIDWORKS Plastics dan membuat perubahan pada teknologi solver dan meshing yang mendasarinya.

Dengan demikian, dukungan untuk multi-point spesifik panas dan konduktivitas termal adalah sebagai berikut:
Dukungan Solid mesh untuk konduktivitas panas & termal spesifik variabel didukung dalam SOLIDWORKS Plastics 2019 SP0 dan yang lebih baru.
Dukungan shell mesh untuk konduktivitas panas & termal spesifik variabel akan didukung pada SOLIDWORKS Plastics 2019 SP3 dan yang lebih baru.
Selain itu, dengan asumsi data multi-point, variabel spesifik panas dan konduktivitas termal, semua bahan baru diunggah ke 3D CONTENTCENTRAL dan ditambahkan ke versi berikutnya dari basis data material SOLIDWORKS Plastics akan mendukung kemampuan baru ini.

Share