Membuat Extrude-Cut Pada Surface Melengkung

Terkadang Anda akan menemukan diri Anda dalam situasi dimana Anda
perlu membuat extrude-cut pada sebuah permukaan melengkung.

Bagi orang yang baru dalam menggunakan SOLIDWORKS pasti beberapa
dari mereka bingung dan panik karena mereka terbiasa membuat
lubang dari sketch pada plane atau permukaan datar, kemudian mereka
langsung berpikir kalau ini adalah hal yang sulit, padahal ini tidak sesulit
yang mereka pikirkan.

Pengen tahu caranya? cek di slide selanjutnya untuk solusi masalah
Anda

Hari ini kita akan membuat panduan proses langkah-demi-langkah
tentang cara membuat Extrude-cut pada permukaan melengkung, dan
juga ada beberapa tips cepat di beberapa bagian tutorial ini.

Mari kita gunakan Part berikut sebagai contoh:

Tidak ada satu Plane datar pada Part ini (selain 3 Plane utama) dimana
nanti akan kita gunakan untuk sketsa 2D untuk membuat Cut yang anda
inginkan.

Hari ini kita akan membuat panduan proses langkah-demi-langkah
tentang cara membuat Extrude-cut pada permukaan melengkung, dan
juga ada beberapa tips cepat di beberapa bagian tutorial ini.

Mari kita gunakan Part berikut sebagai contoh:

Pada tahap ini, ada pertanyaan yang perlu kita jawab sebelum
melanjutkan:

Arah dari potongan?

Apakah potongan harus tegak lurus terhadap salah satu plane Part?

Berapa kedalaman potong?

Apakah potongan diberi kemiringan / draft?

Apakah potongannya tembus?

Menjawab pertanyaan ini akan membantu membingkai teknik yang
tepat untuk digunakan.

Pertama mari kita dapatkan garis besar dari potongan dan mengukirnya
pada permukaan model.

Langkah pertama adalah menggunakan TOP Plane untuk membuat
sketsa menggunakan beberapa splines dan tangent arcs. Dibawah ini
adalah tampilan Samping dan Atas.

Selanjutnya gunakan perintah ‘projected curve’ untuk mendapatkan
bentuk slot 2D yang sesuai:

Selanjutnya kita akan menyalin Surface yang nantinya akan kita
jadikan bentukan potongan yaitu dengan menggunakan perintah
offset surface dengan memberikan offset value 0.

Secara dasar sebenarnya ini adalah
perintah ‘copy surface’. Hasilnya adalah
sebuah surface body yang berdiri sendiri
yang terlihat seperti bentuk original dari
solid model. Ini adalah cara yang bagus
untuk tetap menjaga originalalitas solid
model tetap terjaga ketika membuat
geometri baru.

Dari surface tersebut kita akan gunakan perintah ‘surface trim’.

Pilih sketsa curve awal yang sudah dibuat, dan suface yang dibuat dari
hasil offset surface dan kemudian gunakan ‘keep selections’. Maka
hasilnya akan seperti ini:

Kemudian jalankan perintah ‘offset surface’. Nilai dari offset akan
menjadi kedalaman lubang Anda.

Di sini kita melakukan offset 6mm yang menghasilkan 2 Surface Body:

Gunakan surface loft dari body atas turun ke body bawah, lalu knit
ketiga surface bodies secara bersamaan dan Anda sekarang akan
memiliki sebuah solid body yang terlihat seperti ini:

Terakhir, gunkan perintah ‘combine’ dengan opsi perintah sebagai
berikut:

 

Part final:

Ada banyak cara untuk membuat potongan seperti ini, ini hanyalah
salah satu contoh saja.

Bagi teman – teman yang tau cara lain untuk membuatnya jangan ragu
untuk berbagi dengan kami yaitu bisa dengan membalas tutorial ini
beserta Tutorial alternative lainnya, bila tepat maka akan kami posting
Tutorial dari Anda pengguna setia SOLIDWORKS dengan tentunya
menyebutkan nama anda pada postingan tersebut ☺

Semoga dapat membantu dan kami tunggu Alternative lain dari proses
pembuatan lubang diatas yah ☺ Salam SOLIDWORKS

Share

Pengunaan Fitur Autotrace

Salam hangat untuk para user SOLIDWORKS Indonesia, Pada kesempatan ini saya mau
membahas mengenai fitur Autotrace .Fitur Autotrace mampu membuat sketsa atau skect dari
image atau tampilan foto/gambar.Fitur ini dapat membaca suatu image dan menjadikan image
tersebut menjadi suatu sketsa garis.

Fitur Autotrace ini memungkinkan Anda untuk secara otomatis melacak gambar berdasarkan
area atau warna dan membuat data vector.
Untuk pengunaan fitur Autotrace nya sebagai berikut:

Langkah 1.

Dengan mengaktifkan add-in Autotrace. Untuk melakukan ini, cukup buka Tools> Add-Ins atau
buka akses menu Add-Ins dari drop-down pilihan seperti yang ditunjukkan di bawah ini.

Langkah 2 .

Di kotak dialog Add-in, pastikan bahwa kotak di sebelah kiri Autotrace dicentang. Jika ini adalah fungsi yang akan sering Anda gunakan, Anda juga dapat mencentang kotak di sebelah kanan untuk secara otomatis mengaktifkan add-in ini saat Anda memulai SOLIDWORKS.

Langkah 3 .

Buat bagian baru (atau buka bagian yang sudah ada) dan buat sketsa di plane atau bidang di mana Anda ingin melacak gambar,atau memilih plane dan meganktifkan Sebagai contoh dibawah ini saya memilih Top Plane.

Langkah 4 .

Masukkan Gambar Sketsa dari Tools > Sketch Tools > Sketch Picture ' dan ubah ukuran seperlunya dari manajer properti. Catatan: Fitur ini berfungsi paling baik dengan gambar kontras tinggi.

Langkah 5 .

Setelah mengubah ukuran image dengan manajer property lalu klik next

Langkah 6 .

Gunakan alat seleksi untuk menentukan geometri yang ingin Anda lacak, Untuk melacak logo ADS, gunakan select “use to select color” dan klik Begin trace.

Langkah 7 .

Ubah pengaturan pada Adjustments sampai Anda puas dengan pratinjau sketsa yang ditunjukkan di area grafis lalu klik “Apply” dan klik OK

Langkah 8 .

lalu tampilan sketsa garis pada image juga akan tampak,selanjut nya ,garis dapat kita emboss, extrude, dll.

Tampak hasil nya seperti dibawah ini setelah sketsa garis pada image di extrude

Demikian tips & tricks mengenai cara pengunaan fitur Autotrace pada SOLIDWORKS. Semoga dapat bermanfaat untuk aktivitas desain Anda.

Terimakasih

Share

SOLIDWORKS Composer – Toolbox Component

Salam hangat untuk seluruh user SOLIDWORKS di Indonesia. Bagaimana aktifitas desain anda?
Semoga semakin penuh inovasi dan kreatifitas dengan menggunakan SOLIDWORKS. Artikel kali
ini akan membahas salah satu software yaitu SOLIDWORKS Composer. Tentunya yang mungkin
sudah anda ketahui, SOLIDWORKS Composer hadir dengan fitur yang akan membantu anda
dalam pembuatan assembly instruction sehingga menjadi lebih interaktif dan dapat menarik
perhatian para pembacanya.

Pada SOLIDWORKS Composer tentunya ada beberapa bagian yang menunjang untuk
pembuatan sebuah assembly instruction menjadi lebih menarik lagi, salah satunya yaitu toolbox
component. Biasanya toolbox component ini adalah suatu hal yang tak lepas dari desain yang
anda buat, sebagai contoh mur, baut, bearing, ataupun juga tool lain seperti screwdriver, hammer,
adjustable spanner, dll.

Dengan adanya tambahan toolbox component ini maka akan semakin membuat assembly

instruction memiliki penjelasan yang mudah dimengerti, seperti contoh pada gambar dibawah ini
yang menjelaskan bawah baut tersebut dikencangkan menggunakan screwdriver.

Maka dari itu pada SOLIDWORKS Composer, telah menyediakan beberapa toolbox tersebut agar
dapat digunakan untuk pembuatan assembly instruction. Anda dapat mengakses file tersebut
pada local computer atau laptop masing – masing (Program Files > SOLIDWORKS Corp >
SOLIDWORKS Composer > Samples > 3d tools).

Kemudian jika anda ingin menggunakannya, caranya sangat mudah. Anda cukup memasukan toolbox component tersebut dari Open > checklist pilihan “Merge into the current document”.

Demikian kira – kira salah satu kemampuan dari SOLIDWORKS Composer yaitu penggunaan toolbox component yang dapat anda gunakan untuk membuat sebuah assembly instruction lebih menarik dan dapat mudah dimengerti bagi para pembaca mengartikan sebuah assembly instruction. Terimakasih atas perhatian anda Salam SOLIDWORKS

Share

Menggambar Garis di SOLIDWORKS: Click-Click vs Click-Drag

Dalam tips and tricks blog SOLIDWORKS singkat ini, kami akan melihatkan cara
menggambar garis, bentuk paling mendasar di SOLIDWORKS. Ada dua teknik untuk
menggambar garis: Click-Click dan Click-Drag. Kami akan menunjukkan kepada Anda perbedaan
antara kedua metode ini dan bagaimana mereka dapat menghemat waktu Anda, klik tambahan,
feature di design tree Anda, atau rambut di kepala Anda. Mari kita mulai.

The Click-Click method

Untuk menggunakan metode Klik-Klik, mulai garis Line Anda di lokasi yang diinginkan
dengan klik (tekan dan lepaskan tombol mouse kiri). Pindahkan kursor ke tempat Anda ingin
mengakhiri garis. Anda akan melihat pratinjau garis terbentang. Klik untuk menempatkan ujung
segmen garis. Anda dapat merentangkan segmen garis lain dan klik untuk menempatkan ujung
segmen garis. Melanjutkan metode ini akan membuat segmen garis tambahan. Tekan tombol
Escape untuk keluar dari Tool Line.
Metode Klik-Klik ini menghasilkan polyline, serangkaian segmen garis yang terhubung
ujung-ke-ujung.

The Click-Drag method

Untuk menggunakan metode Click-Drag, mulailah baris Anda di lokasi yang diinginkan
dengan menekan dan menahan tombol kiri mouse. Seret kursor ke tempat Anda ingin
mengakhiri garis, Anda akan melihat pratinjau untuk direntangkan. Lepaskan tombol kiri mouse
untuk menempatkan ujung garis. Tekan tombol Escape untuk keluar dari alat garis.
Metode Klik-Tarik menghasilkan segmen garis tunggal.

Tahukah Anda bahwa Anda dapat melakukan transisi secara otomatis dari garis ke busur
tanpa mengubah alat sketsa? Teknik transisi otomatis dimulai dengan membuat garis
menggunakan metode Klik-Klik.

Ada delapan kemungkinan busur yang dapat dibuat dari titik akhir suatu garis.
Garis singgung positif atau negatif meluas ke kedua sisi garis.
Busur positif atau negatif normal memanjang ke kedua sisi garis.

Go to System Options>Sketch and CLEAR the “Enable on screen numeric input on entity creation” option.

Saya harap Anda menemukan tips SOLIDWORKS ini bermanfaat

Share

Bagaimana Mengatur Port Firewall Untuk SOLIDWORKS

Pernah kah Anda mengalami masalah ketika membuka SOLIDWORKS
tetapi tidak mau terbuka? ternyata hal tersebut bisa jadi bukan karena
kendala di SOLIDWORKS Anda ataupun di Komputer atau Laptop Anda,
bisa jadi salah satu kendalanya terjadi karena Windows Firewall yang
ternyata memblokir SOLIDWORKS untuk bisa digunakan di Komputer
atau Laptop Anda.. Gimana kesel kan? Hehe

Disisi lain kita mesti mengaktifkan Windows Firewall untuk bisa
melindungi Perangkat kita dari virus COVID – 19 ehh virus computer
maksudnya hehe dan sejenisnya, tapi disisi lain kita mesti desain
menggunakan SOLIDWORKS, apa ada solusinya supaya kedua hal
tersebut bias berjalan dengan baik??

Oh tenang saja, kami selalu datang membawa solusi untuk masalah
anda, cek di slide selanjutnya untuk solusi masalah Anda

Membuka Ports:

Ketik Windows Defender Firewall with Advanced Security pada tombol
search windows Anda

Atau Buka Control Panel -> Pada jendela Adjust your computer’s
settings, Klik System and Security -> kemudian pilih Windows Defender
Firewall -> kemudian di jendela sebelah kiri, Klik Advanced settings.

Bila Anda mengikuti salah satu dari dua langkah diatas maka akan
muncul tampilan seperti ini

Membuat rule -> Pilih Inbound Rules:

Step 2

Pilih New Rules:

Step 3

Pilih Port radio button dan Klik Next:

Berikut adalah port – port yang anda bisa ingat apabila mengalami
masalah spesifik pada SOLIDWORKS

Step 4

Kita akan terapkan rule
untuk TCP Ports 3030,
1433, 1434, 25734,
25735. Setelah
memasukan port yang
dipisah dengan comma
selanjutnya pilih Next:

Step 5

Pilih Allow the connection dan pilih Next:

Step 6

Pilih Profile dimana rule akan digunakan dan pilih Next:

*Domain, Private, dan Public akan terpilih secara default. Bicarakan
dengan team IT Anda jika tidak yakin pilihan yang diperbolehkan
diperusahaan Anda.

Step 7

Beri Nama pada port
connections anda dan
pilih Finnish:

Step 8

We can now verify the rule was created, we should see a line in the
Inbound Rules with our new rule:

Sangat direkomendasikan untuk Anda membuka UDP ports yang
corresponding untuk memungkinkan server untuk mem-broadcast
secara otomatis pada jaringan.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, tetap jaga terus
kesehatan Anda di masa Pandemi virus COVID-19, tetap dirumah, jaga
jarak dan jaga kebersihan diri serta lingkungan.

ADS pun memberikan solusi bagi Anda yang ingin bekerja dari
rumah dengan memberikan lisensi COVID-19 bagi pengguna aktif
maintenance yang menggunakan lisensi Network

 

Share

Face Profile & Circural Profile

Tips and Tricks singkat kali ini akan membahas mengenai penggunaan SWEPT, yang dimana sudah
diketahui SWEPT sendiri untuk pembuatan geometri dari sebuah profile mengikuti path nya. Tetapi disini
kami tunjukan dari face yang sudah ada profile lingkaran secara langsung.

1. Menggunakan Profile dari face yang sudah ada. Hanya membutuhkan sebuah sketch sebagai
path dan pilih SWEPT seperti di bawah ini.

2. Membuat Profile lingkaran secara langsung tanpa membuat sketch profile lingkaran. Hanya
membutuhkan membuat sebuah sketch dan pilih SWEPT seperti di bawah ini.

Demikian tips & trick kali ini , semoga bisa membantu dan bermanfaat.

Share

3D PRINTING FACE MASK, KOLABORASI MAHASISWA KESEHATAN DENGAN ENGINEER

Sebuah tim dari fakultas dan mahasiswa Universitas Rowan – New Jersey U.S.
berlomba melawan pandemi untuk membuat masker wajah yang dicetak 3D untuk
mengatasi kekurangan alat pelindung diri yang diprediksi untuk pekerja perawatan
kesehatan dan responden darurat di wilayah South Jersey.

Desain sekarang tersedia untuk penggunaan umum di website rowan.edu/mask
Cerita dimulai Minggu pagi dini dengan email dari Ben Saracco, seorang peneliti
dan layanan digital pustakawan untuk Cooper Medical School di Rowan University,
meminta bantuan dari Dr. Shreekanth Mandayam, seorang profesor di Departemen Teknik
Listrik & Komputer Rowan, dan George Lecakes, gelar doktor mahasiswa teknik dan
direktur Pusat Realitas Virtual Rowan.

Secara kebetulan, Dave Johnson, wakil presiden di Inspira Health, mendekati
Jeanne Nevelos, direktur eksekutif South Jersey Technology Park di Rowan University,
dengan permintaan bantuan yang sama.
Sebuah tim dari fakultas dan mahasiswa Universitas Rowan – New Jersey U.S.
berlomba melawan pandemi untuk membuat masker wajah yang dicetak 3D untuk
mengatasi kekurangan alat pelindung diri yang diprediksi untuk pekerja perawatan
kesehatan dan responden darurat di wilayah South Jersey.

Penasaran dengan gagasan itu, Lecakes mulai bekerja dengan printer 3D.
Menggunakan model-model masker wajah yang tersedia secara online, ia mencetak
prototipe, dengan menambahkan selembar plastik datar yang dimaksudkan untuk
membengkokkan wajah pengguna. Dengan segera Dia bisa melihat kekurangan prototipe
pertamanya. Itu tidak menyegel dengan baik, dia tidak bisa berbicara saat memakainya,
dan bahannya tidak banyak tersedia secara umum.

Mereka membentuk sebuah Tim, dan mulai memilih desain berbeda yang dibagikansecara online oleh Yayasan Klinik Billings di Montana, kemudian memodifikasinya sesuai

dengan kebutuhan mereka, yaitu sebuah topeng berbentuk cangkir yang dicetak dari gulungan plastik yang tersedia secara umum, dilengkapi dengan filter yang dapat dilepas.

Meskipun bukan topeng N95 yang direkomendasikan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, topeng yang dicetak 3D dapat dicuci, didesinfeksi, dan digunakan

kembali beberapa kali, fitur yang sangat dibutuhkan dalam kondisi dimana masker sekali pakai tidak tersedia. Mereka juga bereksperimen dengan berbagai bahan, seperti benang

tembaga. “Seperti badai yang menerjang melilhat mahasiswa kedokteran dan Teknik bekerja sama untuk melakukan ini dengan benar,” kata Lecakes. Pada hari Rabu, model pertama

siap untuk diuji di lapangan. Menggunakan printer dari seluruh Universitas, dan bekerja dengan mitra masyarakat, Mereka berharap untuk menghasilkan hingga 100 masker per

hari. Masih terlalu dini untuk mengetahui apakah topeng 3D akan praktis di garis depan pertempuran pandemi, tetapi topeng plastik mungkin menawarkan perlindungan lebih dari

Baff atau masker bedah kertas, seperti yang sekarang disarankan untuk digunakan oleh Pusat Kesehatan jika topeng N95 sudah tidak tersedia “Menggunakan pemodelan 3D, kami dapat menguji berbagai prototipe dengan cepat,” kata Mandayam. “Tujuan kami adalah melakukan apa yang dapat kami lakukan dengan sangat cepat dan meneruskannya kepada dokter kami sehingga mereka dapat mengujinya untuk penggunaan darurat jika terjadi kekurangan.”

“Akhir minggu ini, penyedia perawatan kesehatan di Cooper University Health Care dan Inspira Health akan menguji prototipe di rumah sakit mereka dan memberi kami feedback, sehingga kami dapat memperbaiki produk,” tambah Mandayam. Peralatan pelindung pribadi seperti sarung tangan, gaun dan masker wajah selalu dibutuhkan dalam pengaturan perawatan kesehatan, baik untuk melindungi tenaga medis atau pasien, jelas Dr. Annette Reboli, dekan Cooper Medical School dari Rowan University. Meski begitu, COVID-19 telah menghadirkan “Sesuatu baru yang belum pernah dibuat untuk kita semua,” kata Reboli. “Ini adalah contoh sempurna dari kecerdikan manusia untuk menyelamatkan nyawa manusia lainnya, pada saat krisis,” kata Anthony Mazzarelli, MD, JD, MBE, CEO dan wakil presiden Cooper University Health Care. “Ini adalah pelatihan medis yang terbaik dan kami berharap untuk menguji hasilnya ini.”

 

Share

3D Sculptor: Reverse Engineering dan Sub-D Modeling

Anda dapat dengan mudah dan cepat membuat dan berbagi model 3D organik dan ergonomis dengan 3D Sculptor, tetapi
apakah Anda tahu bahwa aplikasi xShape 3D Sculptor juga dapat membantu Anda membuat pekerjaan cepat dari teknik terbalik,
termasuk mengubah geometri tessellated, seperti output geometri mesh dari optimasi topologi atau desain generatif, ke
permukaan yang halus?

Surface dari scanning
3D laser Scanning menjadi lebih populer karena ketersediaan dan keterjangkauan scanner 3D yang genggam. Namun, data mesh
yang dihasilkan dari 3D Scanning biasanya bukan kualitas yang diperlukan untuk desain akhir. Seringkali permukaan tidak rata
dan data mesh tessellated dan memiliki lubang di mana pada saat proses scan melewatkan geometri.

Selain itu, Anda biasanya scan objek untuk membuat versi baru, atau membuat pasangan atau pasangan yang cocok dengan objek
yang sedang scan. Dalam kasus ini Anda ingin dapat dengan cepat memodifikasi geometri untuk mendapatkan bentuk yang tepat yang Anda butuhkan.

Permukaan dari Optimasi

Demikian pula, output dari optimasi topologi dan desain generatif membuat geometri yang biasanya tidak dianggap

sebagai bentuk desain akhir: Permukaan yang dihasilkan terlihat seperti dipukul dengan ribuan palu.

Dalam kebanyakan kasus, designer dan engineer ingin memuluskan geometri tessellated untuk menciptakan desain yang dapat diproduksi atau lebih estetis. Anda membutuhkan cara untuk membuat permukaan halus dengan cepat. Di sinilah

aplikasi 3D Sculptor xShape. 3D Sculptor membuat pekerjaan cepat untuk menghaluskan permukaan, baik dari file 3D CAD atau data mesh yang dihasilkan dari teknologi yang disebutkan di atas.

Cukup gunakan bentuk yang Anda miliki, dalam kondisi apa pun, sebagai referensi di latar belakang. Permukaan smoothing dan blending sangat mudah, dan lengkungan terus menerus antara permukaan yang sudah terpasang.

Before 3D Creator Surfacing

After 3D Creator Surfacing

3D Sculptor vs. Parametric Surfacing

3D Sculptor sangat mirip dengan pemodelan tanah liat, tetapi di komputer. Sebagian besar desainer mulai dengan sketsa, gambar impor, atau model 3D aktual sebagai referensi di latar belakang

dan merancang bentuk di sekitar jenis panduan referensi tersebut.

Namun, beberapa desainer suka menggambar desain mereka sendiri, tanpa apa-apa sebagai referensi – apa pun yang muncul di kepala mereka. Seperti halnya reverse engineering dan

smoothing mesh tessellated dengan Scanning 3D dan optimisasi topologi, desainer mulai dengan model 3D sebagai referensi.

Pada dasarnya Anda memahat atau “menguliti” bentuk di sekitar jaring atau model untuk membuatnya halus dan kemudian memodifikasinya ketika konsep atau ide berkembang. Dalam 3D

Sculptor, Anda dapat dengan cepat mendorong, menarik, skala, lipatan, dan menekuk model untuk mendapatkan bentuk yang Anda inginkan.

Menggunakan pemodelan permukaan parametrik untuk mencapai hasil yang sama akan sangat sulit dan memakan waktu.

Satu permukaan mungkin perlu membuat lusinan kurva kontrol, sehingga membuat bahkan perubahan topologi kecil, seperti

menambahkan lipatan tajam atau meratakan suatu daerah, bisa sangat memakan waktu dan mungkin membutuhkan waktu untuk mulai dari awal.

Desain yang hanya membutuhkan beberapa menit untuk dibuat dengan 3D Sculptor sering memakan waktu berjam-jam untuk

dibuat dengan pemodelan permukaan parametrik tradisional, dan perubahan yang membutuhkan waktu beberapa detik, dalam

3D Sculptor digunakan untuk mengharuskan desainer memulai kembali dengan pemodel permukaan parametrik.

3D Sculptor sangat mudah dan perubahannya sangat cepat sehingga sulit untuk dibandingkan dengan pemodelan parametrik tradisional.

Mulai dalam waktu singkat!

Yang Anda butuhkan hanyalah koneksi internet dan browser web. Tidak diperlukan perangkat keras khusus.

Jika Anda melakukan reverse engineering, optimasi topologi, atau desain generatif, Anda sekarang memiliki cara cepat untuk menghaluskan permukaan. Ingat, perubahan dalam model yang dibuat dengan 3D Sculptor dapat diperbanyak melalui pembaruan di desktop SOLIDWORKS®.

Share