Memasukan dan Menghapus komponen berdasarkan kriteria yang telah ditentukan

Halo sobat Solidworks, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang salah satu feature/keunggulan di SOLIDWORKS 2019 yg sebelumnya tidak ada di Solidworks sebelumnya
Sekarang di SOLIDWORKS 2019, Kita dapat memasukkan atau menghapus komponen berdasarkan kriteria yang ditentukan oleh pengguna!

Sekarang kita dapat mendifinisikan:
• The visibility of the component from the outside model
• The size of the component
• If the component is a toolbox component
Kita dapat memilih apakah akan memasukkan komponen dalam kotak dialog Under ” Save assembly as part ”

Save assembly as part
Untuk menentukan komponen yang akan disimpan, Kita dapat mengindikasikannya di component properties pada assembly level.
Save assembly as part 2
Untuk menentukan Rakitan yang disimpan sebagai Opsi Ekspor, go to tools -> options -> system options->Export then choose “SLDPRT from assembly” untuk beralih ke pilihan kita.
Save assembly as part 3
Save assembly as part 4

Share

CAMWorks – TOLERANCE BASED MACHINING

Taukah anda feature-feature canggih apa saja yang dimiliki CAMWorks? Tentunya sangat banyak feature CAM dengan pengembangan teknologi terkini. Kali ini saya akan mengenalkan salah satu feature CAMWorks yang tentunya sangat membantu sobat programmer dalam pembuatan CAM yaitu Tolerance Based Machining atau biasa disingkat TBM. Dengan diperkenalkannya Tolerance Based Machining oleh CAMWorks, pembuatan secara manual yang terkait dengan menyiapkan bagian dengan toleransi asymetris, surface finishing, dan keterangan gambar lainnya untuk pembuatan toolpath sekarang sudah tidak dipakai lagi karena sekarang bisa dengan otomatis menggunakan Tolerance Based Machining (TBM) pada CAMWorks.
camworks tbm

CAMWorks tidak hanya secara otomatis mengidentifikasi feature dan pembuatan toolpath, CAMWorks juga akan
mengenali tolerance dan surface finished yang terkait dengan feature untuk memilih tools yang sesuai, kecepatan,
feed, dll … untuk menghasilkan toolpath terbaik. Selain itu, TBM (Tolerance Based Machining) secara otomatis menyesuaikan toolpath ke mesin dan menentukan nilai rata-rata toleransi dalam informasi MBD/Dim Xpert.
Tolerance Based Machining dikombinasikan dengan CAMWorks manufakture akan dapat menghemat 70% hingga 90% dari waktu yang biasanya diperlukan untuk memprogram secara tradisional CAM.

Berikut yang bisa kita dapatkan menggunakan feature Tolerance Based Machining :
1. Mengenali feature MBD/Dim Xpert Dimension pada SOLIDWORKS
2. Secara otomatis memilih machining strategy dan menyesuaikan dengan range tolerance yang kita berikan.
3. Mengenali nilai rata-rata dari nominal toleransi yang kita berikan.
4. Secara otomatis memilih machining strategy dan menyesuaikan dengan keterangan finishing surface yang kita berikan.
5. Memilih Tools, RPM dan Feed berdasarkan informasi MBD/PMI.
Dengan Tolerance Based Machining (TBM) tentunya akan membuat kita sebagai programmer CAM akan lebih efisien dan kita juga dapat mminimalisir kesalahan (Human Eror) apabila kita memanfaatkan feature dari CAMWorks yang satu ini.

Demikian perkenalan salah satu feature dari CAMWorks, semoga dapat bermanfaat. Dan apabila ada petanyaan mengenai CAMWorks bisa langsung melalui alamat email info.solidworks@arismadata.com atau bisa langsung menghubungi nomor telpon di (62)21 – 2961 9225.

Share

Membuat virtual sharps di Sketch

Virtual Sharps di sketch
Terkadang Anda ingin titik dalam sketsa yang mewakili lokasi 2 garis yang bersilangan, meskipun mereka tidak benar-benar sebagai titik. Poin-poin ini dapat dibuat dan disebut virtual sharps di SOLIDWORKS.

Skenario Fillet Sketch
Satu skenario terjadi ketika menggunakan perintah Sketch Fillet. Poin yang sudah dibatasi dapat disimpan sebagai Virtual Sharps jika “Keep Constrained Corners” aktif di PropertyManager dari sketch filles tool, seperti yang terlihat dalam Visual 1 di bawah ini.

virtual sharps

Skenario Alternatif
Bagaimana dengan virtual sharps di mana Anda tidak menggunakan Sketch Fillet? Solusinya mudah: cukup pilih 2 garis yang berpotongan dengan menekan tombol control , lalu klik perintah Point pada tab Sketsa dari CommandManager sementara garis-garis tersebut masih dipilih. Maka Virtual sharps telah dibuat. Ini ditunjukkan dalam Visual 3 di bawah ini.

virtual sharps 2

Kami harap tips ini bermanfaat bagi Anda. Jangan ragu untuk berbagi dengan pengguna SOLIDWORKS lainnya. Setiap peningkatan kecil membantu dalam hal membuat sketsa lebih cepat.

 

Share

SOLIDWORKS Manage – Creative, Innovative, and Fully Customizable Dashboard

Pernahkah Anda membayangkan ada software yang dapat kita kelola secara bebas dengan tampilan yang kita bisa ubah sesuai kebutuhan kita?

SOLIDWORKS Manage, adalah salah satu software project management yang dapat menjawab pertanyaan di atas.
Dengan fitur Dashboard di SOLIDWORKS Manage, kita bisa melihat perkembangan perusahaan dari berbagai aspek. Fully Customizable Dashboard di SWM sangat membantu kita untuk menjadikan SWM sebagai project management software yang bersifat “User Friendly”.

solidworks manage
Kita bisa membuat berbagai dashboard sesuai dengan yang kita mau. Mengganti dashboard pun sangat mudah dilakukan, hanya dengan memilih dashboard yang disediakan oleh Administrator, kita bisa memilih dan menggunakan dashboard sesuka hati.
solidworks manage 2
Pembuatan Dashboard pun cukup mudah. Melalui Administration Options yang dapat diakses oleh Administrator, kita bisa membuat dashboard dari template baru ataupun copy desain yang sudah ada untuk dimodifikasi.
solidworks manage 3
Masih banyak fitur yang akan sangat membantu Anda mengolah project menjadi lebih mudah dan tersistem dengan SOLIDWORKS Manage. Do More with SOLIDWORKS!!!

Share

Part Reviewer Pada Menu Tools SOLIDWORKS Application

Halo, sobat SOLIDWORKS. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang salah satu feature di menu Tools SOLIDWORKS Application, yakni Part Reviewer. Apa itu “Part Reviewer”? apa fungsi dari Part Reviewer? dan bagaimana cara menggunakannya?

Feature Part Reviewer digunakan dalam menu part pada SOLIDWORKS yang berfungsi untuk mempermudah pembelajaran dalam pembuatan sebuah part. Dari feature ini kita dapat melihat langkah-langkah pembuatan sebuah part dengan menggunakan feature-feature penting (misal : extrude boss, loft surface, flang lange, dan lainnya) yang ada di SOLIDWORKS. Selain itu, kita juga dapat melihat sketch-sketch dalam pembuatan part lengkap dengan ukuran atau dimesinya. Feature ini pastinya akan membantu anda menjelaskan pembuatan part yang telah anda design, terutama kepada para user atau pengguna yang baru atau sedang mempelajari SOLIDWORKS.
Untuk lebih jelasnya, kita dapat melihat caranya seperti dibawah ini ;

Cara untuk mengaktifkan feature Part Reviewer
Part Reviewer
Pilih menu Tools pada Pull Down Menu pada SOLIDWORKS. Arahkan kursor pada SOLIDWORKS Application. Kemudian pilih Part Reviewer.
Part Reviewer 2
Setelah Part Reviewer pada Tools Toolbar diklik, maka Part Reviewer akan muncul pada Task Pane. Dari file part yang telah anda buka maupun anda ingin membuka file part baru, anda dapat menggunakan Part Reviewer yang telah aktif pada Task Pane. Jangan lupa untuk mengklik icon Auto Show pada bagian pojok kanan atas dari Task Pane, agar menu Task Pane tetap terbuka.
Part Reviewer 3
Gunakan bagian pengontrol seperti pada gambar di atas, untuk melihat tiap proses atau tiap feature yang digunakan pada saat pembuatan part. Pada icon paling kiri dari bagian kontrol (jump to Begining) berfungsi untuk menampilkan step paling awal dai pembuatan part, sementara bagian paling kanan dari bagian kontrol (jump to End) berfungsi untuk menampilkan step paling akhir. Pada bagian tengah, ada icon Step Beck dan Step Forward, yang masing-masing berfungsi untuk melihat step sebelum dan sesudahnya.
Part Reviewer 4
Kemudian, juga terdapat menu detail Show Detail Sketch, yang dapat menampilakan bentuk sketch secara detail lengkap dengan ukuran yang diberikan pada sketch.
Part Reviewer 5
Selain itu, anda juga dapat memberikan comments dari tiap step yang dilakukan. Ini dapat berfungsi sebagai catatan intuk rekan design anda, maupun juga untuk rekan tim lainnya. Untuk dapat membuat comment ataupun mengedit command, anada cukup mengklik icon pensil, maka kolom comment akan langsung aktif.
Demikian pembahasan untuk feature Make Independent. Semoga info ini menambah pengetahuan kita tentang proses Assembly pada SOLIDWORKS.

Share

CAMWorks ShopFloor untuk Industry 4.0

Taukah anda bahwa CAMWorks ShopFloor dari HCL Technologies sudah dirilis dan bertujuan untuk menyediakan alat bagi perusahaan untuk melampaui gambar 2D atau file digital statis untuk memenuhi inisiatif Smart Manufacturing perusahaan kerena tujuan CAMWorks ShopFloor adalah industry 4.0

camworks shopfloorCAMWorks ShopFloor berjalan secara independen dari perangkat lunak CAD apa saja, menghilangkan kebutuhan untuk memiliki lisensi perangkat lunak CAD / CAM penuh pada shop floor telah dihilangkan, dan membiarkan semua orang menggunakan model digital 3D dengan data yang luas dari file desain part sehingga teknisi dapat menghasilkan part dengan lebih sedikit miskomunikasi dengan sesama teknisi.

Rilis terbaru ini mencakup pemeriksaan file secara otomatis untuk mendeteksi perubahan pada file CAD atau CAM dan memperingatkan pengguna, untuk menghindari pengerjaan revisi yang salah pada part.

Termasuk viewer CAD didalamnya, CAMWorks ShopFloor memungkinkan operator mesin / teknisi untuk menampilkan model desain asli dengan informasi dimensi GD&T dan anotasi model part 3D.

Operator mesin / teknisi dapat memutar, memperbesar, menggeser dan melihat model part, dan juga melakukan pengukuran linier, radial, sudut, dan luas. Data MBD dan PMI dapat dilihat, dicari dan juga dapat difilter.

Editor CNC, dengan kapabilitas penggambaran belakang, juga tersedia untuk memungkinkan teknisi meninjau dan membuat perubahan akhir, membiarkannya melihat dan mengedit G code, melihat dampak dari pengeditan yang dilakukan, dan kemudian mengirim program ke Mesin CNC.

Lembar pengaturan digital dan tool list juga dihasilkan dan dapat dikirim bersama dengan model bagian 3D dan program CNC.

Share

DUPLIKASI PROJECT ASSEMBLY PADA SOLIDWORKS

Salam untuk seluruh user SOLIDWORKS di Indonesia dan dimanapun berada. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tips and trick pada SolidWorks, khususnya yaitu cara-cara untuk duplikasi suatu project assembly keseluruhan dengan lebih mudah dan cepat.

Sesuatu yang diinginkan oleh semua desainer dan engineer adalah membuat suatu proyek baru yang didasarkan, seringkali, pada iterasi desain yang sebelumnya. Jika anda sudah menggunakan SOLIDWORKS, anda akan menyadari bahwa ada referensi hubungan antara keseluruhan assembly dan komponennya. Jadi jika kita hanya men-copy satu set file komponen di windows explorer lalu merubah nama file komponennya akan menjadi masalah pada keseluruhan assembly-nya.

Jadi, metode apa yang bisa digunakan untuk menyalin, mengganti nama, dan memindahkan keseluruhan assembly? Mari kita bahas!

Save As
Jika anda bekerja hanya dengan satu file, anda dapat menggunakan opsi “save-as copy and continue” dan “save-as copy and open” untuk menggandakan file.
assembly solidworks
‘Save as Copy and Continue’ menyimpan file dengan nama baru tetapi meninggalkan yang lama tetap terbuka di layer.
‘Save as Copy and Open’ menyimpan file yang saat ini terbuka ke nama baru (menutup file lama) namun ini juga akan memperbarui semua referensi ke file baru. Jadi harus berhati-hati!
Dengan melakukan 2 opsi diatas, metode penyalinan akan tetap bisa dilakukan, tapi akan meninggalkan referensi yang merujuk ke file asli nya. Untuk mengatasinya, kita bisa mengaktifkan opsi “include all referenced components”.
assembly solidworks 2
Ini akan menyimpan semua bagian sub-part dari keseluruhan assembly pada waktu yang bersamaan. Dalam dialog “save-as” anda akan mendapatkan beberapa pengaturan penggantian nama atau anda bisa meng-klik ‘Advance’ jika anda membutuhkan pengaturan lebih lanjut atau jika file baru itu memerlukan untuk disimpan di lokasi yang berbeda.

assembly solidworks 3

Pack and Go
Jika anda tidak ingin repot-repot membuka aplikasi SOLIDWORKS dengan tujuan untuk menduplikasi file part. Anda bisa menggunakan fitur ”Pack and Go”. Fitur ini tersedia pada windows Explorer, dengan cara melakukan klik kanan mouse, dengan tempat kursor di file part yang ingin kita duplikasi.
assembly solidworks 4
Atau jika file tersebut sudah terbuka di SOLIDWORKS di list File menu.
“Pack and Go” terlihat seperti “save-as Advance” menu. Anda bisa menambahkan awalan atau akhiran ke semua file dan memilih kemana anda ingin menyimpan file tersebut.

assembly solidworks 5
Namun, anda juga dapat memilih untuk menyimpan file kedalam ZIP dan anda dapat mengklik dua kali pada ‘save to name’ atau pada ‘save to folder’ dan sesuaikan nama baru/lokasi baru.
assembly solidworks 6
Jika anda mengingikan project baru terhubung langsung dengan file aslinya, anda bisa men-uncheck file nya di list file, dan duplikasi project anda akan tetap terhubung dengan file aslinya, ini sangat berguna apabila part anda adalah part standar yang biasa digunakan.
assembly solidworks 7
Copy Tree
Jika anda memiliki SOLIDWORKS PDM standard atau Professional, anda bisa menggunakan fitur bawaan yang bernama ‘Copy Tree’.

assembly solidworks 8
Fitur ini bekerja dengan cara yang sama seperti ‘Pack and Go’ namun dengan peningkatan di interface tatap muka, yang memungkinkan visibilitas lebih baik dari apa yang telah anda konfigurasikan, dan juga membuat lebih mudah dalam perubahan ke sub-file dengan menggunakan ‘filter Display’.
assembly solidworks 9
Ada keuntungan lebih, dalam pengaturan untuk menduplikasikan part yang direferensikan atau versi terakhir dari part tersebut. Dan secara otomatis memberikan penamaan gambar setelah model nya.
Jika anda memiliki PDM Professional, anda juga dapat menggunakan fitur tambahan yaitu “Rename with serial number”. Jadi, hanya dengan meng-klik pada sebuah tombol, anda dapat membuat penomoran serial number ulang pada seluruh komponen assembly sehingga lebih cepat.
assembly solidworks 10
Sekian 3 metode yang bisa digunakan, unuk membuat duplikasi project pada SOLIDWORKS. Semoga informasi ini bermanfaat, dan dapat mempercepat waktu dalam pembuatan project-project baru.

Share

Fitur Avoid Area dan Contain Area pada CAMWorks

CAMWorks memiliki fitur-fitur yang sangat banyak, sudahkah anda mengetahui macam-macam fitur yang terdapat pada CAMWorks? Pada pembahasaan ini saya akan membahas 2 fungsi dari fitur yang terdapat pada CAMWorks, yaitu ; Avoid Area dan Contain Area, dengan adanya fitur tersebut tentunya akan jauh lebih memudahkan Programmer Machining Center dalam pembuatan programnya. Avoid Area dan Contain Area adalah fitur yang sama-sama digunakan untuk membuat Boundary, berikut penjelasaan masing-masing dari kedua fitur tersebut :
avoid area camworks
1. Avoid Area
Avoid Area berfungsi untuk menghidari proses dari program machining center yang sudah ada, dengan memanfaatkan pembuatan boundary dengan memilih bidang surface yang sudah ada ataupun dengan kita membuat sketch sebagai area bidang yang di hindari. Berikut langkah-langkah pembuatan Avoid Area dengan memanfaatkan bidang yang sudah ada :
a. Dimulai dari program yang sudah jadi dan belum terdapat Avoid Area’nya.
avoid area camworks 2
b. Setelah itu kita klik kanan pada Operation yang akan kita buat Avoid Areanya kemudian pilih New Avoid Area.
avoid area camworks 3
c. Selanjutnya pilih bidang yang akan dihindari prosesnya. Apabila sudah kita centang (V) kemudian kita regenerate opration dan toolpath’nya
d. Kemudian kita coba simulasikan dan kita lihat perbedaan dari sebelum di berikan Avoid Area.
avoid area camworks 4
2. Contain Area
avoid area camworks 5
Contain Area digunakan untuk memilih bidang yang dikerjakan dari program machining center yang sudah ada, dengan memanfaatkan pembuatan boundary dengan memilih bidang surface yang sudah ada ataupun bisa dengan kita membuat sketch sebagai area yang dikerjakan. Jadi selain bidang yang di pilih bidang tersebut tidak akan dikerjakan. Berikut langkah-langkah pembuatan Contain Area dengan memanfaatkan bidang yang sudah ada :
a. Dimulai dari program yang sudah jadi dan belum terdapat Contain Area’nya.
avoid area camworks 6
b. Berikutnya kita klik kanan pada Operation yang akan kita buat Avoid Areanya kemudian pilih New Contain Area.
avoid area camworks 8
c. Kemudian pilih bidang yang mana yang akan diproses. Apabila sudah kita centang (V) kemudian kita regenerate opration dan toolpath’nya
avoid area camworks 9
d. Kemudian kita coba simulasikan dan kita lihat perbedaan dari sebelum di berikan Contain Area.
avoid area camworks 10
Dengan menggunakan Avoid Area dan Contain Area kita (Sebagai Programmer mesin cnc) akan lebih cepat dan memudahkan dalam membuat boundary pada pemrograman machining .Dua fitur tersebut adalah fitur yang dimiliki CAMWorks, masih banyak fitur-fitur lainnya pada CAMWorks. Demikian ulasan fitur CAMWorks. Dan apabila ada petanyaan mengenai CAMWorks bisa langsung melalui alamat email Arisma Data Setia info.solidworks@arismadata.com atau bisa langsung menghubungi nomor telpon Arisma Data Setia
di (62)21 – 2961 9225.

Share