MENYEMPURNAKAN FOTOREALISME MENGGUNAKAN DEPTH OF FIELD

dof

Meningkatkan realisme dalam rendering adalah sesuatu yang diperjuangkan oleh banyak pengguna KeyShot dan salah satu cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan menggunakan Depth of Field. Depth of Field (DOF) adalah aspek fotografi yang sangat penting dalam rendering Anda.

Menerapkan Depth of Field di KeyShot

Depth of Field adalah efek yang Anda lihat di antara item dalam fokus dan item di luar fokus. Terkadang item di latar depan berada dalam fokus dan terkadang item di latar belakang berada dalam fokus. Anda akan melihatnya digunakan dalam foto dan film, untuk memfokuskan perhatian Anda pada satu area gambar atau animasi. Terkadang bisa sangat halus dan terkadang bisa sangat ekstrim. Jadi, mari pelajari cara menangkapnya di KeyShot.

Aktifkan Depth of Field

Depth of field ditemukan di tab Camera di Project window Anda. Ini bekerja paling baik untuk menyiapkan kamera Anda terlebih dahulu, lalu aktifkan Depth of Field. Klik kotak centang Depth of Field di bagian paling bawah.

  • Atur Jarak Fokus Anda

Tentukan Depth of Field yang menunjukkan seberapa banyak dan bagian mana dari pemandangan yang menjadi fokus. Untuk menerapkan Depth of Field, pertama-tama pilih ikon crosshair untuk mengatur titik fokus Anda dalam Tampilan Real-time.

  1. Sesuaikan F-stop

Menyesuaikan F-stop menambah softness pada pemandangan Anda di luar titik fokus. Tanpa Depth of Field yang diaktifkan, Anda bisa merasakan ada sesuatu yang hilang. Dengan F-stop default 1, gambar memiliki Depth of Field yang sangat dangkal. Dengan F-stop 30, Anda mendapatkan Depth of Field yang lebar, tetapi fokus bisa hilang pada level ini. Di antara 1 dan 10 adalah titik awal yang baik tetapi juga tergantung pada kebutuhan atau preferensi Anda.

  • Menggunakan Tampilan Geometri untuk Menyesuaikan Kedalaman Bidang

Saat Anda menyesuaikan Jarak Fokus dan F-stop, ini membantu untuk membuka Tampilan Geometri. Di sini, Anda mendapatkan representasi visual yang lebih baik tentang di mana tepatnya fokus dan kelembutan akan terjadi. Ingat, jika Anda menyesuaikan kamera, titik fokus akan berubah. Untuk mencegah hal ini, cukup kunci kamera Anda ketika pengaturan Depth of Field sudah ditetapkan

Menggunakan Depth of Field dapat dengan cepat dan mudah mengambil pemandangan biasa dan mengubahnya menjadi gambar yang menarik. Ini mungkin salah satu hal termudah yang dapat dimanfaatkan dalam KeyShot saat mencoba meningkatkan fotorealisme. Jadi, saat Anda ingin membawa gambar itu ke level berikutnya, jangan lupa untuk mencoba Depth of Field.

            Demikian sharing terkait dengan pentingnya penggunaan Depth of Field pada proses rendering, untuk menghasilkan fotorealisme yang lebih bagus dan lebih real. Semoga sharing kali ini dapat bermanfaat untuk aktifitas desain anda.

Terimkasih,

source: Enhanced Photorealism Using KeyShot Depth of Field

Share

Mengapa CAD Software Bukan Sekedar Alat Gambar – Part 2

solidworks photo rendering

CAD Software, seperti SOLIDWORKS mempunyai beberapa fitur yg dapat digunakan untuk melakukan fungsi penjualan. Apa saja fitur tersebut?

  1. Original License = Kredibilitas Perusahaan

Hampir semua perusahaan besar yang memproduksi barang-barang disekitar kehidupan kita melibatkan CAD Software (SOLIDWORKS) dalam proses desain dan produksinya. Hal ini berarti jika perusahaan sobat menggunakan software CAD yang original seperti SOLIDWORKS, maka besar kemungkinan perusahaan sobat untuk dapat ikut memasok ke perusahaan OEM: Toyota, Honda, Panasonic, dsb. karena perusahaan tersebut pastilah mensyaratkan untuk menggunakan software original.

Baca juga artikel sebelumnya : Mengapa CAD Software Bukan Sekedar Alat Gambar – part1

  1. Video Animation

Software gambar 3D design dapat membantu sobat untuk membuat video animasi yang dapat digunakan untuk presentasi ke calon customer. lihat vidio di bawah ini untuk melihat contoh animasinya.

  1. Membuat Tampilan Photo (Rendering)

Pada masa lalu, untuk membuat gambar dengan kualitas foto studio harus membuat prototype atau bahkan menunggu barang aslinya jadi, baru kemudian juru foto melakukan sesi foto studio. Kini hal ini tidak perlu (bisa ditunda) karena dengan CAD Software umumnya sudah disertai dengan fitur rendering. Di bawah ini adalah beberapa hasil render menggunakan SOLIDWORKS

Untuk konsultasi, support, training dan permintaan harga solidworks bisa langsung menghubungi kami : PT Arisma Data Setia

Share

Metal Forming Simulation – 3DEXPERIENCE Works

3dexperience-works

Structural Simulation merupakan salah satu apps yang ada pada 3DEXPERINCE Works
yang berfungsi sebagai solusi untuk menganalisa kekuatan dari struktur dengan menggunakan Abaqus Solver. Structural Simulation menjembatani SOLIDWROKS Users agar dapat menggunakan teknologi Abaqus untuk mengatasi berbagai permasalahan kekuatan struktur dimana SOLIDWORKS Simulation tidak mampu melakukan komputasi secara cepat dan kasus Finite Element Analysis (FEA) yang hanya bisa diselesaikan menggunakan Abaqus Solver. Abaqus Solver memiliki dua macam jenis analisa yaitu
Implicit Solver dan Explicit Solver yang bergantung kepada tingkat kompleksitas masalah yang dianalisa.

Roles yang Ditawarkan di 3DEXPERIENCE Works

3DEXPERIENCE Works memiliki beberapa roles yang titawarkan kepada pengguna
berdasarkan tingkat kompleksitas masalah yang dihadapi diantaranya Designer, Engineer dan Expert. Semakin tinggi tingkatan rolenya maka kapabilitas simulasi yang dapat digunakan semakin banyak dan sebaliknya semakin rendah rolenya kapabiltas simulasi semakin sedikit. Dalam hal ini role tertinggi adalah Expert dan terendah Designer. Pada Role Designer, simulasi yang bisa digunakan hanya pada statik (Static Analysis) baik untuk part/assembly.

Pada Role Engineering sudah bisa melakukan simulasi
dinamik sebatas linier (Linear Dynamic). Sedangkan Role Expert sudah mencakup material Complex (karet, busa, gasket dan nonlinier material) hingga Impact dan Crash analisis seperti diagram berikut

Metal Forming on 3DEXPERIENCE Works


Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa role-role memiliki kapabilitas yang berbedabeda satu dengan yang lainya mengikuti jenis analisa yang ditawarkan. Namun pada kasus ini role apakah yang digunakan untuk melakukan analisa Metal Forming seperti berikut.

Untuk kasus ini kita pilih Expert Role karena pada role sebelumnya tidak dapat melakukan analisa nonlinier dengan speed yang sangat cepat. Expert Role terbagi menjadi dua macam kecepatan gerak untuk speed yang lambat menggunakan Implicit Solver dan speed yang sangat cepat menggunakan Explicit Solver.

Pada kasus ini proses pembentukan produk mennggunakan waktu yang sangat singkat (cepat) sehingga membutuhkan Explicit Solver. Implicit Solver berada dalam Structural Performance Engineer (SPE) Role sedangakan Explicit Solver berada pada Structural Mechanics Engineer (SME) Role.

Beberapa contoh proses Metal Forming seperti Stamping, Punch Stretching, Forging,
drawing dapat diselesaikan menggunakan 3DEXPERIENCE Works dengan Role Structural Mechanics Engineer (SME) seperti proses berikut.

Plot Von Mises pada Sheet Metal Part


Ketika melakukan analisa Metal Forming kita sering menemukan kesulitan karena
permasalahan seperti bentuk geometri, material dan kontak nonliner yang membutuhkan waktu simulasi yang panjang dan kerumitan yang kompleks yang berakibat terhadap biaya (cost).

Dengan menggunakan Finite Element Analysis (FEA) 3DEXPERIENCE Works mampu menghemat biaya (cost) dan mempercepat design process dengan melihat bagian potensial yang perlu diperbaiki.

Plot Plastic Strain pada Deep Drawing Process


Ketika melakukan analisa Metal Forming kita bisa melihat beberapa potensi kecacatan
yang ada pada komponen yang disimulasikan seperti wrinkling (keriput) dan thinning (penipisan).

Komparasi Proses Tradisional dan Finite Element Analysis (FEA)
Sebelumnya ketika membuat suatu produk dari hasil Metal Forming kita merancang
Tools yang dapat membantu untuk proses pembuatan Metal Forming seperti Jig, Dies dan Mold. Kemudian kita buat Produk tersebut dengan Tools yang sudah dibuat untuk memvalidasi hasil apakah sudah baik atau masih menimbulkan kecacatan produk.

Dapat dilihat pada skema berikut terdapat dua
proses yaitu Tradisional dan Finite Element Analysis (FEA). Pada proses Tradsional dimulai dari Part Development produk dirancang sedemikian rupa, kemudian dilanjutkan dengan proses Tool Development untuk membuat beberapa rancangan Tools untuk membuat Produk.

Selanjutnya dilanjutkan dengan Tool Making untuk mewujudkan Tools yang sudah dirancang. Selanjutnya dilakukan proses Prototyping semua Tools dirakit menjadi satu kesatuan. Terakhir dilakukan proses Testing untuk menguji apakah Tools dapat membuat Produk secara sempurna atau tidak

Selanjutnya untuk proses dengan menggunakan Finite Element Analysis (FEA) dimana
akan menghilangkan beberapa proses seperti Tool Making, Testing yang menyisakan diantaranya Part Development, Tool Development dan Prototyping seperti pada gambar diatas dengan menggunakan komputer tanpa harus membuat model nyata (Real Prototype). Dari keseluruhan proses, Finite Element Analysis (FEA) dapat mempersingkat waktu (time consuming) dan biaya (cost) untuk mengurangi material dan proses pembuatan prototype.

Share

Fitur interference detection pada SOLIDWORKS 2021

Pada tutorial solidworks kali ini akan sharing tentang improvement apa yang baru dari SOLIDWORKS 2021 yaitu fitur interference detection.

jadi fitur ini berfungsi untuk mengetahui bodies yang bertabrakan di part dan di assembly pada fitur solidworks 2021 memiliki pembaharuan kemampuan untuk mengeksport hasil dari interference detection kedalam bentuk spreed sheet,

Pada video dibawah ini akan dicontohkan fitur terbaru interference detection yang ada pada SOLIDWORKS 2021 :

jangan lupa untuk subscribe chanel youtube kita untuk mengetahui informasi terbaru seputar SOLIDWORKS

Share

SOLIDWORKS 2021 Component Pattern Synchronize Options

Yang baru di SOLIDWORKS 2021 adalah opsi Sinkronisasi untuk konfigurasi pola komponen, misalnya jika kita membutuhkan komponen dengan konfigurasi yang sama

Yang barudi SOLIDWORKS 2021. User dapat memblokir variasi apapun. Pengaturan tersebut ditemukan dibagian Opsi dari manajer properti pola.

Mencentang kotak itu juga menonaktifkan kontrol konfigurasi yang direferensikan dibawah Properti Komponen.

dan hasilnya

Share

SOLIDWORKS Untuk Peralatan Medis

solidworks untuk medis

Industri manufaktur peralatan medis saat ini telah tumbuh dan berkembang, untuk bisa memenuhi permintaan yang meningkat sangat pesat. Perancang atau desainer produk perangkat medis tidak hanya harus menciptakan produk medis yang inovatif tetapi juga harus memenuhi regulasi dan sesuai peraturan yang ada saat ini.

Untuk mengelola risiko pengembangan produk, banyak produsen perangkat medis beralih dari solusi untuk desain mekanis dan elektrik, simulasi, Manajemen Data Produk (PDM), dan komunikasi teknis, menuju platform pengembangan produk yang terintegrasi yang dapat menangani semua fungsi ini.

Segera daftarkan diri anda sekarang!! gratis!! untuk mempelajari bagaimana solusi SOLIDWORKS® memungkinkan Anda merancang terobosan medis yang sesuai dengan peraturan untuk mempercepat proses inovasi perangkat medis Anda, Mengurangi biaya teknik sambil mempertahankan kepatuhan dan persyaratan peraturan untuk peralatan medis Anda Dari simulasi virtual dan manajemen data regulasi hingga kemampuan desain industri yang fleksibel,

webinar solidworks ini akan diadakan pada tgl 3 maret 2021 pukul 09 s/d 10 wib

Registrasi disini http://bit.ly/solidworkswebinar3

Share

WEBINAR – Memahami ROI dari Solusi ERP

Memahami Proposisi Nilai Penting Perangkat Lunak ERP untuk Manufacture Dari kutipan penjualan hingga produksi, pengiriman, dan penerimaan kas, sistem ERP dapat secara signifikan mempengaruhi proses, produktivitas, dan keuntungan bagi perusahaan manufaktur.

Ikuti webinar ini untuk mengetahui bagaimana sistem ERP memberikan wawasan penting yang Anda butuhkan untuk mengevaluasi kinerja bisnis termasuk pandangan 360 derajat dari operasi Anda untuk:

  • Meningkatkan profitabilitas operasi manufaktur secara material
  • Membuat pengurangan substansial dalam inventaris, tenaga kerja, dan biaya keuangan
  • Memastikan akurasi pengiriman tepat waktu dan bisnis yang berulang
  • Mengaktifkan program kualitas berulang ke dalam operasi sehari-hari

Dengan mengikuti webinar ini anda akan memperoleh visibilitas yang lebih besar dari shop floor ke top floor tentang bagaimana biaya, margin, harga, dan efisiensi produksi berkontribusi pada kinerja keuangan yang lebih kuat.

Pelajari bagaimana solusi ERP dapat memberikan nilai dan meningkatkan profitabilitas operasi manufaktur Anda sekarang.. !!!

Waktu : 27 January 2021 | 09.00 – 10.00 WIB

REGISTRASI DISINI GRATIS

webinar delmiaworks
Share

MENGGUNAKAN ARC CONDITION UNTUK DIMENSI ANTAR LINGKARAN

Pernahkan rekan-rekan menemui atau mendapati sebuah gambar Sketsa, mungkin bisa dari Vendor atau dari Perusahaan rekanan, yaitu dimana Jarak dimensi yang digunakan antar 2 buah lingkaran, atau sebuah lingkaran dengan sebuah garis, namun pada dimensi tersebut mengambil ukuran titik terluar dari lingkaran atau titik terdalam-nya. Sehingga kita akan sedikit bingung dalam membuat Part tersebut di SOLIDWORKS

Mungkin bagi rekan-rekan yang belum mengetahui Arc Condition biasanya menambahkan sebuah Point pada titik terluar atau terdalam dari sketsa lingkaran. Atau menghitung ulang jarak ke titik tengah lingkaran-nya. Hal itu tidak perlu dilakukan apabila rekan-rekan melakukan setting pada Arc Condition dimensi-nya.

Arc Condition bisa digunakan hanya Ketika membuat / memberikan Dimensi dengan memilih langsung pada garis Lingkaran-nya, jadi bukan pada titik tengah lingkaran. Ketika pemilihan sudah sesuai, maka pada settingan “Leaders” dari Dimension yang muncul di sebelah kiri panel akan ada pilihan Arc Condition pada titik Minimal, Center, atau Maximal dari Sketsa Lingkaran tersebut. Sehingga kita dapat menyesuaikan pengukuran dimensi pada sketsa lingkaran-nya.

Untuk lebih jelasnya lagi silahkan simak video berikut ini :

Share