Analisa Statik SolidWorks Simulation

Mendeteksi Singularity pada Analisa Statik SolidWorks Simulation Menggunakan Stress Hot Spot Diagnostics.

Pernahakah ketika kita melakukan anlisa struktur khususnya anlalisa statik menjumpai adanya kejanggalan terhadap hasil yang kita simulasikan. Kejanggalan tersebut berupa singularity, pada saat kita melakukan simulasi semakin kecil ukuran mesh nilai maksimum stress (von mises) semakin tinggi dan nilai tersebut berujung infinity (singular) sehingga konvergensi hasil tidak tercapai yang menyebabkan hasil simulasi menjadi tidak valid. singularity bisa terjadi akibat adanya keruncingan pada sudut tertentu seperti terlihat pada gambar dibawah ini.

Analisa Statik1

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas Stress Hot Spot Diagnostics, fitur ini merupakan fitur terbaru di SolidWorks Simulation 2019 dimana untuk mengetahui apakah terdapat adanya singularity pada saat melakukan analisa statik.

Jalankan analisa statik
Pada kasus dibawah ini ujung L-bracket dijepit dengan tumpuan fixed geometry dan diberi beban sebesar 900 N ke arah vertikal.

Mesh
Mesh yang digunakan pada analisa statik ini yaitu coarse dan medium yang dapat dilihat pada gambar berikut
mesh coarse
meshmedium
Result Stress (Von Mises)
Bisa dilihat hasil stress (von mises) terdapat perbedaan yang signifikan nilai maksimum stress antara mesh kasar (52 MPa) dan mesh medium (65 MPa) hal tersebut dikarenakan adanya singularity dibagian corner L-Bracketnya, semakin kita kecilkan lagi ukuran meshnya maka nilai maksimum stressnya semakin naik. Untuk mengetahui adanya singularity dapat didiagnosis dengan menggunakan Stress Hot Spot Diagnostics.
mesh coarse result
meshmedium result
Stress Hot Spot Diagnostics
Stress Hot Spot Diagnostics memudahkan kita untuk menemukan adanya singularity sehingga kita dapat memperbaiki geometri yang ditemukan adanya singularity, untuk menampilkan Stress Hot Spot Diagnostics yaitu:
klik kanan pada results  Klik Stress Hot Spot Diagnostics  masukkan nilai sensitivitas (semakin besar nilainya semakin detail)  Klik Run Stress Hot Spot Diagnostics.
hotspot
Jika ditemukan adanya kejanggalan (singularity) maka akan muncul notifikasi seperti berikut.
simulation
Lokasi singularity dapat dilihat pada gambar berikut dimana warna abu-abu menunjukkan lokasi elemen yang menunjukkan singularity
singularity
Modifikasi
Untuk memperbaiki singularity dapat dilakukan pemberian fillet untuk mengurangi ketajaman siku pada L-Bracket dan kemudian kita lakukan Stress Hot Spot Diagnostics dan diperoleh tidak adanya singularity.
fillet

Share

Mengoptimalkan desain menggunakan Optimization Study di SolidWorks

solidworks simulation

Pengoptimalan desain merupakan salah satu metode cost reduction untuk mengurangi biaya material, sehingga produk yang dibuat dapat lebih kompetitif dipasar.

Dengan menggunakan optimization study di solidworks simulation, Anda dapat membuat skenario untuk menentukan desain yang optimal.

Ikutilah webinar SOLIDWORKS Simulation ini yang akan diadakan pada:

Kamis, 1 November 2018, pukul 16.00-16.40 WIB

Webinar ini gratis!!! REGISTRASI Sekarang!!! Tempat Terbatas!!!

klik disini untuk Bagaimana Cara mengikuti webinar
Klik Disini untuk Registrasi

Untuk informasi teknis bisa langsung menghubungi technical support kami :
tlpn: 021-25681188 (riandro)
email: riandro@arismadata.com

solidworks simulation

Share

Analisa statik pada part dengan solidworks simulation – part 1

solidworks simulationKali ini kita akan membahas bagaimana melakukan analisa static pada sebuah part dengan menggunakan SolidWorks Simulation.

Ohh ya untuk sobat solidworks yang menginginkan informasi teknis dan file dari part yang digunakan pada video tutorial di akhir artikel ini, caranya, sobat solidworks hanya perlu mengisikan data diri pada link berikut ini : https://goo.gl/forms/jmb5xJWuHQTsle1C2

Pada Solidworks Simulation,.. part terbagi menjadi 3 element yaitu solid element, shell element dan beam element
Pada video tutorial ini, kita akan melakukan analisa static pada sebuah bracket dengan menggunakan solid element. Solid element digunakan untuk part yang memiliki bentuk dan ketebalan yang berbeda-beda….

Pada case ini, material yang akan digunakan adalah material alloy steel.

Pertanyaannya adalah :
– Apakah bracket mampu menahan beban yang diberikan?
– Berapa defleksi yang terjadi pada bracket akibat beban yang diberikan?
– Berapa factor of safety atau faktor kemanan dari bracket?

Untuk menggunakan solidworks simulation, hal pertama kali yang harus dilakukan adalah mengaktifkan addin simulation.

Klik icon option, kemudian pilih add in.
Pada jendela add in, Checklist add in solidworks simulation lalu klik OK

Setelah addin diaktifkan maka akan muncul command manager untuk SolidWorks Simulation
Pada command manager tab, klik new study dan pilih static study kemudian klik OK dan secara otomatis anda akan masuk kedalam jendela solidworks simulation

Langkah pertama agar dapat melakukan analisa, kita harus menentukan material yang digunakan. Caranya adalah klik kanan pada area berikut ini, kemudian pilih apply/edit material….. Kemudian Pilih alloy steel sebagai material yang digunakan lalu klik Apply dan close.

Langkah kedua adalah mendefinisikan connection. Connection digunakan untuk mendefinisikan koneksi antara part satu dengan part lainnya. Untuk analisa part, dikarenakan hanya ada 1 part maka connection tidak didefinisikan.

Langkah ketiga adalah mendefinisikan fixture. Klik kanan fixtures kemudian pilih fixed geometri. Pilih lokasi fixture pada part bracket kemudian klik OK

Langkah keempat adalah mendefinisikan beban. Klik kanan external load kemudian pilih force. Pilih lokasi pada part bracket kemudian pilih select direction dan pilih plane sebagai referensi arah beban.

Untuk unit kita bisa mengganti unit beban dari Si menjadi matric. Kemudian pilih normal to plane agar arah beban tegak lurus terhadap plane yang dipilih sebagai referensi arah beban. Masukkan 500 kgf. Jika arah gaya terbalik kita bisa membaliknya dengan melakukan checklist reverse direction. Kemudian kita klik Ok

Langkah kelima adalah melakukan meshing. Klik kanan mesh kemudian pilih create mesh. Checklist mesh parameter dan pilih curvature based mesh. Kemduian klik OK

Langkah terakhir adalah menjalankan analisa. Klik kanan static study kemudian pilih Run

Selanjutnya kita hanya perlu melihat hasil analisanya

Hasil analisa yang didpatkan dari analisa static yaitu
Stress atau von misses. Dari hasil analisa nilai maksimum von mises adalah 328MPa dan lokasinya diarea berikut ini. Nilai ini masih lebih kecil dari yield strength sehingga part masih berada pada area elastis atau tidak mengalami deformasi plastis.

Selanjutnya, hasil analisa yang dapat dilihat pada analisa static adalah Displacement. Dengan displacement, maksmum defleksi yang terjadi dapat kita ketahui. Dari hasil analisa ini maksimum defleksi yang terjadi pada bracket adalah 0.4 mm dan lokasinya di area berikut ini.

Kemudian, hasil analisa yang dapat dilihat pada analisa static adalah factor of safety. Desain dikatakan aman jika memiliki factor of safety lebih dari satu. Dari hasil analisa, minimum factor of safety pada bracket adalah 1.9
Sekian tutorial kali ini dan untuk lebih jelasnya bisa menonton video tutorial dibawah ini,

untuk tutorial analisa static pada part yang menggunakan shell element, sobat solidworsk dapat melihatnya pada tutorial analisa part dengan menggunakan solidworks simulation (bagian 2)
Dan jangan lupa like dan subscribe chanel yotube kami.

untuk file dari part yang digunakan pada video tutorial solidworks ini, caranya, sobat solidworks hanya perlu mengisikan data diri pada link berikut  : https://goo.gl/forms/jmb5xJWuHQTsle1C2

Share

Free Surface SOLIDWORKS Flow Simulation

Apakah anda sudah mengetahui fitur terbaru Flow Simulation di SOLIDWORKS 2019?

SOLIDWORKS Flow Simulation 2019 telah merilis fitur baru untuk add-in CFD nya (computational fluid dynamics), yaitu analisis free surface. Free surface adalah sebuah analisis dinamika fluida dimana terdapat dua fase fluida dalam satu studi. Contoh nya analisis untuk interaksi antara fluida fase gas dan cair (air-udara).

Dimana implementasi nya untuk proses seperti mixing bahan-bahan kimia, sloshing (goncangan air) pada truk tangki serta analisis hambatan total kapal.

solidworks flow simulation 1

solidworks flow simulation

solidworks flow simulation 3

Kita bisa menggunakan wizard untuk memudahkan dalam pengaturan Initial Condition (parameter). Serta kita bisa menambahkan fitur gravitasi agar fluida yang jatuh analisis nya lebih nyata.

solidworks flow simulation 4

Hanya menambahkan dua fase fluida kita akan bisa mengetahui dinamika fluida menggunakan free surface.

solidworks flow simulation 5

Serta, komposisi besaran fluida dapat diatur pada parameter dependency.
Analisis dinamika fluida menggunakan Computational Fluid Dynamics dapat memudahkan pekerjaan anda. Dimana SOLIDWORKS Flow Simulation sudah terintegrasi dengan SOLIDWORKS 3D. Proses desain, revisi dan perhitungan akan cepat terselesaikan.

 

Share

Webinar SOLIDWORKS Simulation

Bagaimana anda mengetahui factor of safety dari desain yang anda buat pada SolidWorks Simulation ?

Banyak desain didesain harus mampu menahan beban yang diberikan. Untuk melihat kuat apa tidaknya sebuah desain dapat menahan beban yang diberikan adalah dengan melihat factor of safety dari desain tersebut. Sehingga Factor of safety atau faktor keamanan dari sebuah desain merupakan hal yang sangat penting yang harus diketahui oleh seorang desainer karena dengan mengetahui faktor keamanan, berarti seorang desainer dapat mengetahui apakah desain yang dibuat dapat menahan beban apa tidak. Bagaimana mengetahui faktor keamanan di SOLIDWORKS Simulation?

Ikutilah webinar SOLIDWORKS Simulation Fatique ini yang akan diadakan pada:

Rabu, 12 September 2018, pukul 16.00-16.40 WIB

Webinar ini gratis!!! REGISTRASI Sekarang!!!

klik disini untuk Bagaimana Cara mengikuti webinar
Klik Disini untuk Registrasi

Untuk informasi teknis bisa langsung menghubungi technical support kami :
tlpn: 021-25681188 (riandro)
email: riandro@arismadata.com
solidworks simulation 2018 copy

Share

Cara Memvalidasi Desain Katup Anda dengan SOLIDWORKS Flow

Didalam video webinar kali ini anda akan ditunjukan bagaimana cara memvalidasi menggunakan analisis CFD secara virtual untuk menguji katup Anda dan memastikan katup anda mempunyai kinerja yang optimal.

sekilas tentang SOLIDWORKS® Flow Simulation, merupakan program analisa panas (thermal) dan simulasi aliran fluida pertama dan termudah yang sudah disertakan pada software SOLIDWORKS. SOLIDWORKS Flow Simulation menghilangkan kebutuhan untuk memodifikasi desain Anda untuk aplikasi computational fluid dynamics (CFD) lainnya sehingga menghemat waktu dan biaya.

Dengan kemampuan analisis CFD yang sudah terintegrasi, Anda bisa mensimulasikan aliran cairan dan gas seperti dalam kondisi di dunia nyata, menjalankan scenario “what if” dan menganalisa dengan cepat efek dari aliran fluida, perpindahan panas, dan dorongan / paksaan terkait pada komponen yang diredam atau komponen disekitarnya. Analisis fluida yang menarik untuk dilakukan antara lain terdiri dari udara, air, cairan kimia,gas, jus, es krim, madu, lelehan plastic, pasta gigi, darah, dan lainnya.

Didalam video webinar yang telah kami rekam ini ahli CFD Joe Galliera akan menjelaskan bagaimana Anda dapat belajar menggunakan SOLIDWORKS Flow Simulation untuk :

– Menguji desain katup secara virtual untuk menghitung penurunan tekanan dan koefisien aliran
– Memanfaatkan Studi Parametrik dan membandingkan alat untuk menjalankan bukaan katup secara massal dan mengevaluasi hasil dalam format grafik atau spreadsheet
– Menguji desain Anda sendiri dengan template lengkap tes virtual hanya dengan menekan tombol run

Klik disini untuk mendownload video

solidworks flow

Share

SOLIDWORKS FLow Simulation – Overheating

solidworks flow simulationBayangkan ketika kita sedang menikmati hari libur, duduk di sofa dan menikmati indahnya malam sambil menonton acara TV kesayangan anda tetapi kemudian tiba-tiba layar TV Anda menjadi gelap dan itu merusak semuanya, seperti mimpi buruk yang muncul dari desain yang sangat buruk.

tidak bisa dipungkiri alat-alat elektronik saat ini telah mengatur hidup kita dari senja hingga fajar. tetapi, kita sepertinya hanya menyadari fakta ini pada saat peralatan elektronik yang kita pakai rusak, Penyebab kerusakan itupun bermacam-macam seperti terbakar karena terlalu panas ini adalah salah satu penyebab umum dari kegagalan produk. Untungnya, saat ini dengan Simulasi Arus yang ada pada SOLIDWORKS Flow Simulation, overheating pada peralatan elektronik dapat teratasi.

SOLIDWORKS Flow Simulation menggunakan analisa CFD (computational fluid dynamics) untuk memprediksi dan menganalisa aliran udara, suhu, perpindahan panas pada komponen, dan papan pcb, dengan SOLIDWORKS Flow Simulation secara efektif mencegah terjadinya skenario overheating.

Sekilas, apa itu SOLIDWORKS Flow Simulation ?

SOLIDWORKS Flow Simulation merupakan software add-in analisa CFD pada SOLIDWORKS. Dengan menggunakan SOLIDWORKS Flow Simulation, user dapat mensimulasikan bentuk aliran yang terjadi pada suatu model, baik itu aliran yang terjadi di dalam model (internal flow) misalnya aliran fluida didalam pipa.

TONTON VIDEO dengan mengklik tautan berikut ini untuk pelajari bagaimana Anda dapat melakukan analisis termal dan dengan cepat juga mudah menguji perubahan selama desain dan sebelum prototipe fisik desain dibangun.

Share

SOLIDWORKS Simulation 2018

solidworks simulatiuonSolidworks simulation – Dalam tren  industri  sekarang  ini, meningkatkan  produktifitas pada saat proses  atau  alur produksi pastinya merupakan hal yang sangat dibutukan dan bahkan sudah menjadi tuntutan utama, supaya  proses  produksi  menjadi  lebih  cepat&  tepat,  sehingga  delivery  ke  customer  pun menjadi lebih cepat dari sebelumnya. Salah  satu  metode  untuk meningkatkan  produktifitas pada  alur produksi adalah  dengan menerapkan automation pada alur produksi tersebut. Salah  satu  hal  tersulit  dalam  pembuatan  design automation  adalah  kita  harus  dapat memastikan  pergerakan  dari  sistem  satu  dengan yang  lainnya  saling  terhubungdan kita harus dapat menentukan berapa ukuran motor atau aktuator yang akan digunakan.

Kemudian  anda  pasti  ditanya  berapa  cycle  time  dari  designautomation  yang  anda  buat. Bagaimana anda melakukan time study dari desain sistem automation anda? Apakah    berdasarkan    pengalaman,    ataukah    melakukan    perhitungan    secara    manual menggunakan MS Excel?

yang   jelas, anda membutuhkan   waktu   yang   cukup   lama   jika   melakukan   time   study menggunakan MSExcel. Dengan  Event  Based  Motion  pada solidworks simulationtersebut,akan  dapat  membantuanda dalam  menenetukan  ukuran  atau  tipemotor,  memastikan  sinkronisasi  pergerakan antar sistem, dan mendapatkan
cycle time dari keseluruhan pergerakan sistem automation yang anda buat. Dengan  melakukan  analisa  sinkronisasi  pergerakan  padadesain sistem  automation  yang anda  buat  tersebut, akan dapat mengurangi
waktu dan  biayayang  anda  keluarkan dalam melakukan trial error, sehingga  sistem automation  yang  anda  buat  dapat  segera  digunakanoleh  bagian  produksi untuk meningkatkan produktifitas
pada alur produksi.

Pada  Video berikut  ini, akan kita lihat  bagaimana SOLIDWOKS  Simulation  dapat  membantu anda dalam
: membuat design automation, menentukan ukuran atau tipe motor, melakukan sinkronisasi pergerakan dan menghitung cycle tie dari sistem auomation yang Anda buat.


Untuk  mendapatkan  informasi  lebih  lengkapdan  detail  mengenai  SolidworksEvent  Based Motion, anda dapat menghubungi tim Arismadata Dan  Jangan  lupa  like  dan  subscribe  chanel youtube arisma data setia,
agar  anda terus mendapatkan update technology terbaru dari solidworks.

 

Share