STATIC ANALISIS DAN OPTIMALISASI DESAIN MENGGUNAKAN SOLIDWORKS SIMULATION PROFESSIONAL

Untuk tutorial solidworks kali ini kita akan membahas tentang kemampuan dalam produk SOLIDWORKS Simulation Professional yaitu optimasi desain secara otomatis. Ada dua step yang akan kita lalui disini, yaitu membuat Analisa Static model lalu mencari best desainya menggunakan design study.

  1. Menginput Material/bahan yang digunakan

Disini bahan yang digunakan adalah Carbon Steel Sheet. Dalam solidworks simulation sudah tersedia material properties dan standar yang digunakan dalam standar internasional. Adapun jika standar ini belum mencukupi, bisa menggunakan custom “user defined”.

solidworks simulation 1

2. Memilih bagian yang menjadi tumpuan

Pada bagian ini dipilih sisi atau entities yang diasumsikan tersambung dengan benda lain ataupun yang menempel dengan tanah dan menjadi sisi yang tidak bergerak selama proses simulasi dilakukan.

solidworks simulation 2

3. Memilih sisi atau entities yang mengalami gaya atau pembebanan eksternal

Disini bagian yang mengalami gaya adalah sisi ujung dari bucket, besar total gaya yang diinput adalah 2 Ton (2000 KgF). Ada berbagai jenis beban eksternal yang bisa diinput, beberapa diantaranya adalah Force, Pressure, Torque, dll.

solidworks simulation 3

4. Melakukan Meshing

Setelah penginputan batasan kondisi pada model sudah selesai, maka dilakukan meshing pada model. Analisa yang digunakan pada SolidWorks Simulation adalah menggunakan FEA (Finite Elemen Method). Pada proses ini elemen-elemen dibuat pada seluruh bagian model.

solidworks simulation 4

5. Run Simulation

Lalu setelah proses meshing selesai, proses analisa mulai dilakukan.

6. Post Process

Ada beberapa plot hasil analisa yang bisa dilihat, beberapa diantaranya adalah :

A. Von Mises Stress

Memperlihatkan distribusi tegangan Von Mises yang terjadi pada seluruh bagian model. Pada sisi bawah dari “legend” diperlihatkan batasan Yield Strength dari material yang diinput sehingga bisa dibandingkan apakah Von Mises Stress yang dialami model melebihi yield strength dari material atau tidak.

solidworks simulation 5

B. Displacement Plot

Pada Plot ini terlihat besar distribusi defleksi yang dialami model. Terlihat pada legend, besar defleksi tertinggi yang dialami model terjadi 2 sisi ujung depan bagian bawah dari bucket.

solidworks simulation 6

C. Plot FOS (Factor of Safety)

Pada plot ini terlihat safety factor yang dimiliki oleh model. Safety factor pada plot ini mengacu pada kekuatan material dari model menanggung tegangan yang dialami setelah beban diberikan. Dengan membandingkan Allowable Stress dan Von Mises Stress yang ada, maka didapat distribusi Safety Factor pada seluruh bagian model. Terlihat nilai safety factor minimal yang dimiliki model adalah 5.8.

solidworks simulation 7

7. Membuat Design Study

Setelah menggunakan static analysis, proses bisa dilanjutkan ke pembuatan design study. Design study adalah cara membuat skema analisa beruntun dengan memasukkan variable, batasan dan jika ingin membuat optimasi desain bisa ditambahkan Goal/Tujuan perubahan desain.

solidworks simulation 8

Pada gambar diatas terlihat 3 tabel yang dibuat. Untuk bagian bertanda panah merah merupakan variable. Dalam skema ini variable yang digunakan adalah ukuran/dimensi dari model. Dalam design study solidworks, variable bisa mengacu pada ukuran sisi-sisi model, material model, ataupun data hasil simulasi. Ada total 25 variable yang bisa dibuat untuk memberi user keluwesan dalam mengeksplorasi desainya.

Selanjutnya pada tabel bertanda panah kuning adalah batasan. Batasan digunakan untuk menjadi acuan perubahan yang diizinkan pada model setelah modifikasi dilakukan. Pada skema ini, batasan yang diinput adalah besar Von Mises Stress tertinggi yang dialami model harus diantara 400 kgf/cm^2 hingga 500 kgf/cm^2.

tabel bertanda panah biru tua merupakan goals dari optimization yang dilakukan. Goals/tujuan dari design study kali ini adalah mencari model dengan besar massa terendah (minimize mass).

Lalu klik run untuk memulai proses Optimasi desain.

8. Post Process

Lalu didapat hasil sebagai berikut.

solidworks simulation 9

Pada table yang berada di bagian bawah, kolom berwarna merah menandakan desain yang sudah melampaui batas yang sudah ditentukan, dan kolom berwarna normal adalah desain dengan variable yang masih bisa diterima karena tidak melampaui batasan.

Sementara untuk best design dengan massa terkecil diperlihatkan pada kolom berwarna hijau. Dengan mengklik kolom yang diinginkan maka dimensi dari design yang ada akan secara otomatis mengikuti variable yang terdaftar dalam kolom.

 

Setelah didapat Best Design dari skema design study yang sudah dibuat, kita bisa lihat pada mass properties dari model seperti gambar yang dibawah :

solidworks simulation 10

Dan kita bisa memastikan berapa tegangan von mises tertinggi yang terjadi pada model.

solidworks simulation 11

semoga bermanfaat.

Share

Manage Native CAD Files and MBD with SOLIDWORKS PDM 2017

SW_2017_Manage_Banner_961x250

Get Your Design Data under Control, Manage Native CAD Files and MBD with SOLIDWORKS PDM 2017

New approaches to documenting parts and assemblies, such as model-based definition (MBD), can streamline communication between supply chains, but can also create more data to be managed. SOLIDWORKS® PDM 2017 helps you get design data under control and ensure that everyone always has the right version.

New capabilities in SOLIDWORKS PDM 2017 can:

-Auto-generate 3D PDFs to support MBD
-Support native third-party CAD files imported through 3D Interconnect
-Add native CAD files in the check-in structure and track where they are used
-Minimize clutter in the SOLIDWORKS PDM Vault with an option to overwrite versions

WATCH THE VIDEO to see how you can better control any design data to improve the way your teams manage and collaborate on designs.

Share

Mensimulasikan pengikisan dinding menggunakan SOLIDWORKS Flow Simulation

Pada satu sistem pemipaan, salah satu pertimbangan yang perlu diperhitungkan adalah tingkat perawatan menanggulangi terjadinya kerusakan komponen-komponen saat digunakan. Seringkali terjadi, ketika adanya benda padat yang ikut bersama aliran udara/gas mengakibatkan terjadinya kerusakan-kerusakan pada elbow atau branch pipa. Pengikisan/erosi yang terjadi mengakibatkan penipisan pada dinding-dinding pipa sehingga pada satu waktu akan terjadi kebocoran pada beberapa bagian dari sistem perpipaan.

Fenomena ini bisa juga disimulasikan dengan menggunakan SOLIDWORKS Flow Simulation. SOLIDWORKS Flow Simulation merupakan software add-in analisa CFD pada SOLIDWORKS. Dengan menggunakan SOLIDWORKS Flow Simulation, user dapat mensimulasikan bentuk aliran yang terjadi pada suatu model, baik itu aliran yang terjadi di dalam model (internal flow) misalnya aliran fluida didalam pipa.

Ada banyak tipe fluida tersedia dalam database SOLIDWORKS Flow Simulation :

flow sim 1

Mendefinisikan batasan-batasan kondisi sistem yang terjadi :

flow sim 2

Lalu menggunakan fitur “particle study”, kita bisa menggambarkan batasan kondisi untuk benda solid/liquid yang ikut mengalir bersama dalam aliran :

flow sim 3

Lalu untuk hasilnya kita bisa lihat bagaimana partikel tersebut ikut dalam aliran :

flow sim 4

Juga berapa besar tingkat erosi yang terjadi pada dinding-dinding model, jika ingin mengukur efek erosi dari partikel terhadap dinding-dinding model yang dilalui aliran :

flow sim 5

Sekian artikel tentang SOLIDWORKS Flow Simulation untuk minggu ini.

Regards

Aufar (technical SOLIDWORKS Simulation)
PT Arisma Data Setia (Reseller SOLIDWORKS Indonesia)

Share

Feature Advance Hole Di SolidWorks 2017

Pada Weekly Tips kali ini saya akan sedikit membahas What’s New 2017 pada feature Advance Hole.

Para user SolidWorks sudah pada nyoba belum…… feature advance hole sangat membatu loh…. para user SolidWorks bisa dengan cepat dan tepat membuat beberapa type hole dalam satu tahapan saja loch….

Untuk lebih jelasnya langsung saja, yok kita liat di bawah ini :

  1. Yang pertama kita klick dulu Advane Hole pada kolom feature manager.

advance hole 1

2. Selanjutnya kita pilih face yang akan kita berikan hole, kemudian pada kolom Element Specification kita bisa memilih type hole yang diinginkan.

advance hole 2

Kemudian fungsi kolom Element Flayout yaitu untuk menambah type hole kearah atas maupun kearah bawah dan untuk memilih type hole yang diinginkan.

advance hole 3

 

3. Selanjutnya kita akan buat hole pada face di bagian yang lainnya.

Untuk membuat hole pada sisi lainnya kita check list Far Side terlebih dahulu, kemudian pada kolom Element Specification kita bisa memilih type hole yang diinginkan seperti pada langkah sebelumnya.

advance hole 4

4. Hasil menggunakan feature Advance Hole.

Cukup menggunakan satu feture kita bisa membuat beberapa type hole.

advance hole 5

Demikian Weekly Tips kali ini. Semoga feature Advance Hole dapat mempercepat pekerjaan user solidworks, apabila ada yang ditanyakan dapat disampaikan melalui emal berikut :

solidworks-support@arismadata.com

 

Salam,

Amin Nur Rizki  (Technical Support Batam)

PT Arisma Data Setia | Reseller SOLIDWORKS Indonesia

 

Share

Apa itu SOLIDWORKS Inspection

SOLIDWORKS Inspection adalah sebuah software yang dapat mengotomatisasi proses pembuatan cek poin pada gambar engineering

meminimalkan waktu yang dibutuhkan untuk membuat laporan inspeksi dan pembuatan laporan standard inspeksi perusahaan anda

Apa nilai tambah dari SOLIDWORKS Inspection

  • Menghemat waktu
  • Mengeliminasi kesalahan dan inkonsistensi
  • Pengembalian investasi yang cepat

Masih melakukan proses pembuatan cek poin (balloning) secara manual seperti gambar dibawah

solidworks inspection

Dengan SOLIDWORKS Inspection anda tidak perlu melakukan proses diatas karena anda diperbantukan dengan teknologi OCR (Optical Characteristic Recognize) yang dapat membantu anda dalam membuat cek poin sehingga anda bisa melakukan proses tersebut secara langsung di software ini sehingga nanti hasilnya akan seperti ini

solidworks inspection 2

Masih melakukan proses pembuatan report hasil Inspeksi secara manual seperti membuat table memasukan informasi tentang part yang diinspeksi secara manual dengan menggunakan excel, pasti akan memakan waktu yang lama bukan?

Mau hal tersebut dilakukan secara otomatis sehingga hasilnya seperti dibawah ini

solidworks inspection 3

Masih menyalin hasil pengukuran Mesin CMM kemudian dimasukan kembali datanya ke excel secara manual? Apakah bisa hal tersebut dilakukan secara otomatis serta langsung ketahuan apakah hasilnya Good atau Not Good melalui kode warna? Tentu saja dengan SOLIDWORKS Inspection

solidworks inspection 4

Penasaran bagaimana SOLIDWORKS Inspection dapat melakukan hal tersebut ??

Silahkan undang kami untuk mempresentasikan tentang SOLIDWORKS Inspection yang dapat membantu anda dalam membuat report hasil Inspeksi anda secara cepat..

Regards,

Friyadi Hasiholan

Application Engineer of SOLIDWORKS Indonesia

Share

Perbedaan Closed Sketch Contour

Perbedaan Closed Sketch Contour pada SOLIDWORKS 2016 & SOLIDWORKS 2017

Sudah pada coba SOLIDWORKS 2017 belum ??banyak feature kerennya lho..

Pada kesempatan kali ini saya mau share nih mengenai perbedaan Closed Sketch Contour pada SOLIDWORKS 2016 & SOLIDWORKS 2017 pada saat Sketching.., pada penasarankan??? kepoya??he..he..

pada Solidworks 2016 menyeleksi kontur tertutup dapat dilakukan saat keluar dari mode sketch dan masuk ke mode feature (dalam hal ini Extruded Cut).

Contoh dibawah ini adalah menyeleksi closed sketch contour pada SOLIDWORKS 2016

solidworks 2017 1

Sedangkan di SOLIDWORKS 2017 menyeleksi kontur tertutup dapat dilakukan pada saat masih berada di mode sketch dengan menekan tombol ALT untuk single selection atau CTRL + ALT  untuk multiple selection pada keyboard. Setelah menyeleksi lepas tombol CTRL + ALT, kemudian shortcut untuk menjalankan feature akan muncul tanpa harus keluar terlebih dahulu dari mode sketch atau tanpa memilih feature dari toolbar. Closed sketch contour juga bisa di drag dimana saja sesuai kebutuhan.

solidworks 2017 2

Semoga penjelasan saya cukup jelas, bermanfaat dan dapa tmempercepat pekerjaan, apabila ada yang ditanyakan dapat disampaikan melalui email berikut solidworks-support@arismadata.com

 

Salam,

Muhammad Nur Firdaus (Technical Support)
PT Arisma Data Setia | Reseller SOLIDWORKS Indonesia

 

Share

Mate Controller pada SOLIDWORKS

Bagaimana anda membuat presentasi yang bagus? Atau mungkin, bagaimana anda membuat audience tertarik dengan apa yang sedang anda jelaskan di depan? Dalam hal design, tentunya yang paling utama adalah gambar/animasi yang menarik.

Nah, bagaimana jika anda mempresentasikan sebuah assembly atau mungkin simulasi pergerakan? Di SOLIDWORKS sendiri, anda bisa menggunakan Motion Study yang ada di assembly anda. Untuk Motion Study ini, kita set parameter  menggunakan penambahan keyframe untuk setiap penambahan pergerakan. Lalu apa hubungannya Motion Study dengan Mate Controller ini?

Jika di Motion Study kita harus mengatur mate satu per satu untuk setiap pergerakannya dan menambahkan keyframe, di Mate Controller kita setting hanya di Property Manager sehingga waktu yang kita gunakan juga lebih efisien dan tentunya cara ini lebih praktis dan mudah. Berikut langkah-langkah untuk menggunakan Mate Controller di SolidWorks:

  • Pertama, sebagai contoh sederhana kita buat assembly sederhana seperti gambar berikut:

    mate controler solidworks1

    Gambar 1. Contoh Assembly

  • Dalam contoh ini, kita akan membuat Mate Controller dari Angle Mate. Mate Controller support untuk Angle, Distance, Limit Angle, Limit Distance, Slot, dan Width. Jadi, tambahkan mate untuk:
    • Lengan1 terhadap Base, dan
    • Lengan2 terhadap Lengan1

mate controler solidworks2

Gambar 2. Setting Mate

  • Buka Controller pada pulldown menu Insert > Mate Controller…
    • Klik Collect All Supported Mates pada PropertyManager. Collect All Supported Mates ini akan sangat memudahkan kita untuk memilih mate yang akan kita kontrol. Jika kita ingin memilih mate satu persatu, bisa pilih mate-nya manual pada FeatureManager Design Tree.

mate controler solidworks3

Gambar 3. PropertyManager fitur Mate Controller

  • Delete Position untuk menghapus “Position 1”. Kita akan mengganti nama untuk home position ini menjadi “Home”. Klik OK jika muncul konfirmasi penghapusan. Selanjutnya klik Add position untuk membuat posisi, dan beri nama “Home” untuk Position Name-nya.

mate controler solidworks-4

Gambar 4. Delete Position dan Add Position pada PropertyManager

  • Add Position lagi dan beri nama “Posisi 1”. Lalu setting parameter angle-nya, Angle 1 set ke 45, dan 45 juga untuk Angle2.

mate controler solidworks 5

Gambar 5. Setting parameter untuk Angle1 dan Angle2

  • Kita bebas menambahkan posisi sesuai yang kita butuhkan. Untuk posisi pertama pada kolom Position State digunakan untuk home position atau posisi awal. Selanjutnya pergerakan diatur pada posisi kedua dan seterusnya.

Bagaimana? Simple kan? Untuk mengecek animasinya anda bisa menggunakan deretan icon yang ada di bagian bawah PropertyManager fitur Mate Controller. Kita bisa menyimpan Mate Controller yang telah kita buat ke dalam bentuk video layaknya menggunakan fitur Motion Study. Kita juga bisa mengubah Mate Controller yang sudah kita buat ke dalam Motion Study dengan menggunakan Animation Wizard yang ada di Motion Study.

Itulah sedikit tips kecil pada SolidWorks untuk minggu ini. “Tips kecil”? Yaa, karena masih banyak tips yang akankamishare di minggu-minggu selanjutnya. Untuk lebih jelasnya, anda bisa hubungi kami di solidworks-support@arismadata.com.

Salam semangat dan terima kasih. J

Article by:

Panji Kusmanto | Technical Support| PT Arisma Data Setia

(Reseller SOLIDWORKS Indonesia)

Share

Kuis SOLIDWORKS Plastic – edisi 2 – 2017

quiz 2017 - 2Pasti para Engineering Khususnya Engineering di bidang Injection plastic / Mold maker pernah mendapatkan informasi ,membaca Blog , Sharing dengan customer atau mencari referensi Software analisa plastic salah satunya SolidWorks Plastic yang merupakan salah satu add-in dari SolidWorks.

Nah disini kami akan memberikan kuis mengenai SolidWorks Plastic… untuk menambah wawasan anda mengenai SOLIDWORKS Plastic

Sebutkan minimal 2 kemampuan SOLIDWORKS plastic ?

untuk satu orang beruntung akan mendapatkan sebuah POUCH keren dari SOLIDWORKS

Syarat & Ketentuan

bisa dilihat disini https://www.facebook.com/SolidWorksADS

NOTE:

  • Untuk 1 orang pemenang akan mendapatkan 1 bua POUCH solidworks.
  • Pemenang akan di random dan dipilih dari jawaban terbaik dan sudah mematuhi syarat dan ketentuan yang berlaku 😛
  • jawaban bisa anda jawab di kolom komentar FansPage FB kami disini : https://www.facebook.com/SolidWorksADS

Share