Membuat Electrical komponen pada SOLIDWORKS

Tutorial SOLIDWORKS kali ini membahas tentang Bagaimana membuat Electrical komponen pada SOLIDWORKS” jadi kita akan membahas hal tersebut, tapi tenang saja pada kesempatan kali ini saya tidak akan membahas secara mendetail tentang cara membuatnya, pada kesempatan kali ini hanya membahas tentang apa saja faktor yang bisa menjadikan 3D Part menjadi Electrical komponen versi lengkapnya akan saya sampaikan pada kesempatan – kesempatan selanjutnya. Oke tanpa berpanjang lebar langsung saja kita bahas Artiel kali ini..

baca juga : software 2d gratis dari solidworks

Gambar dibawah adalah “circuit breaker” atau kita sebut saja salah satu komponen kelistrikan, tapi ini hanya gambar 3D CAD pada SOLIDWORKS, bagi anda yang pernah melihat SOLIDWORKS Electrical pasti sudah tahu bahwa nanti akan ada kabel dan masuk pada terminal komponen tersebut bukan ?? (lihat gambar diatas)
Lalu apakah data 3D CAD tersebut bisa langsung digunakan sehingga kabelnya langsung bisa keluar – masuk??
electrical 3d solidworks circuit

Jawabannya tentu tidak bisa!!
Lalu proses apa lagi yang perlu kita lakukan supaya 3D CAD tersebut bisa dianggap sebagai “Electrical Component” pada SOLIDWORKS Electrical??
Sebenarnya anda hanya perlu melakukan satu step lagi yaitu menggunakan fitur “Electrical Component Wizard” pada SOLIDWORKS Electrical 3D

electrical component wizardDengan fitur ini kita bisa merubah 3D CAD menjadi Electrical Component sehingga ketika kita sudah membuat Schematics lalu kita sudah meletakan posisi komponen tersebut maka ketika kita routing akan secara otomatis kabel akan keluar dan masuk melalui terminal yang sudah kita tentukan sehingga kita bisa mendapatkan electrical desain seperti nyata tidak hanya berbasis 2D saja karena sekarang kita sudah berada di era 3D,

So, are you ready to create electrical 3D design ??

 

electrical 3d solidworks

Regard
PT Arisma Data Setia (Reseller Solidworks Indonesia)

Share

SOLIDWORKS PDM PRO pada SOLIDWORKS ELECTRICAL

Tahukah kalian SOLIDWORKS PDM PROFESSIONAL tidak hanya bisa berkalaborasi dengan SOLIDWORKS saja loh!!! Tapi bisa juga berkalaborasi dengan SOLIDWORKS ELECTRICAL.

Mau buktinya!!!

Berikut tampilan yang ada di SOLIDWORKS ELECTRICAL

solidworks pdm

Dan link PDM Professional dari SOLIDWORKS ELECTRICAL ini dapat di setting loh sesuai dengan kebutuhan kita,berikut tampilan settingannya:

solidworks pdm 2

Dengan Fitur Link To PDM  pada SOLIDWORKS Electrical,file-file SOLIDWORKS Electrical dapat termanage dengan baik

Demikian share dari saya mengenai SOLIDWORKS PDM professional pada SOLIDWORKS Electrical semoga bermanfaat,sekian dan terima kasih.

untuk info lebih lanjut tentang solidworks PDM bisa menghubungi kami, PT Arisma Data Setia, sebagai reseller resmi software solidworks di indonesia, khususnya jakarta, surabaya, batam, dan sekitarnya

Share

MENAMPILKAN/ MENYEMBUNYIKAN DIMENSI PADA PART SOLIDWORKS

Hello Solidworks user! Pada tutorial SOLIDWORKS kali ini akan membahas cara menampilkan/ menyembunyikan dimensi pada part solidworks secara permanen. Apakah solidworks user tahu bagaimana cara menampilkan/ menyembunyikan dimensi pada part secara permanen? Biasanya saat solidworks user telah membuat part lalu ingin melihat atau mengubah ukuran dari feature langkah yang biasa dilakukan solidwork user yaitu double klik pada feature/ part yang telah dibuat atau menggunakan feature measure atau klik pada garis lalu ukuran terlihat di status bar. Namun kali ini solidworks user bisa menampilkan dimensi secara permanen dengan cara berikut ini:

Langkah pertama. Pada feature manager tree klik kanan di folder annotation lalu centang pada Display Annotation dan Show Feature Dimensions.

part solidworks1

Langkah kedua. Klik Show All Dimensions pada feature di feature manager tree agar semua dimensi muncul di part.

part solidworks2

Langkah ketiga. untuk menampilkan dan menyembunyikan salah satu dimensi klik kanan di dimensi tersebut lalu pilih Hide.

part solidworks3

Langkah keempat. Setelah dimensi hilang untuk menampilkan kembali klik kanan pada feature part di feature manager tree klik Show All Dimensions.

part solidworks4part solidworks5

Selamat mencoba

Salam Hangat,
Soni Nurdin | PT Arisma Data Setia (Reseller SOLIDWORKS Indonesia)

Share

Fiture Sheet Metal Terbaru Di SOLIDWORKS 2017

kali ini saya akan membahas What’s New 2017 pada feature Sheet Metal.

Ayo….. sudah nyoba Solidworks 2017 belom?? Di Solidworks 2017 banyak fitur-fitur baru yang sangat membatu para engineer untuk bekerja dengan cepat dan tepat pada saat kita mendisign loh.

Contohnya pada fitur Sheet Metal, untuk lebih jelasnya langsung saja, kita liat di bawah ini :

  1. Pada Fiture Cut-Extrude, dibawah ini contoh perbedaan fiture Cut-Extrude dengan mengunakan normal cut pada solidworks 2017 dan versi sebelumnya.

sheet metal1

sheet metal 2

Pada gambar diatas kita dapat melihatkan hasil penggunaan fitur Cut-Extrude dengan menggunakan normal cut. Pada solidworks versi 2016 kita bisa melihat pada flatten hasil cut masih belum sempurna karena masih ada sisa material yang tidak diinginkan, sekarang di solidworks 2017 pada normal cut tersedia opsi baru yaitu “optimize geometry” kita hanya checklist optimize gemotry untuk mendapatkan hasit cut yang lebih benar dan tepat.

2. Pada Fitur Corner Relief.

Sekarang pada solidworks 2017 kita dapat membuat 3 bend corner relief.

Caranya kita hanya memilih fiture corner relief pada property manager.

metal sheet 3

* Kemudian kita pilih 3 bend corner relief

* Pilih collect all corner dan biarkan solidworks 2017 mengumpulkan sudut yang tepat.

sheet metal 4

* kemudian kita juga bisa memilih tipe rellief yang berbeda disetiap sudutnya

sheet metal 5

* Setelah semuanya sudah kita tentukan kita bisa klik ok untuk menyelesaikan design yang kita inginkan.

Demikian Weekly Tips kali ini. Semoga fitur-fitur terbaru yang ada di solidworks 2017 dapat mempercepat pekerjaan user solidworks, apabila ada yang ditanyakan dapat disampaikan melalui email berikut :

solidworks-support@arismadata.com

 

Salam,

Amin Nur Rizki  (Technical Support Batam)

PT Arisma Data Setia | Reseller SOLIDWORKS Indonesia

 

 

Share

SOLIDWORKS Visualize Add ins

Halo user SOLIDWORKS di seluruh Indonesia, bagaimana aktivitas design anda? Semoga semakin menarik dan penuh inovasi, tentunya dengan menggunakan SOLIDWORKS. Kali ini kami akan membahas mengenai salah satu fitur terbaru yang mulai muncul di tahun 2017 yaitu SOLIDWORKS Visualize.

Sedikit menjelaskan apa itu SOLIDWORKS Visualize yaitu salah satu fitur yang digunakan untuk membuat photorealistic dari sebuah product, sehingga product tersebut tampak seperti nyata dan dapat membantu dalam proses marketing atau penjualan. SOLIDWORKS Visualize memiliki 2 tipe yaitu SOLIDWORKS Visualize Standard & SOLIDWORKS Visualize Professional.

Tetapi tahukah anda bahwa SOLIDWORKS Visualize dapat terintegrasi dengan SOLIDWORKS ? Yak, mulai di tahun 2017 SOLIDWORKS Visualize  memunculkan sebuah kemampuan yaitu dapat terintegrasi dengan SOLIDWORKS dengan sistem Add ins. Add ins ini harus kita aktifkan pada SOLIDWORKS sehingga dapat kita gunakan untuk integrasi dengan SOLIDWORKS Visualize.

solidworks visualize 1

Fungsi utama dari kemampuan ini adalah jika kita sudah selesai melakukan design di SOLIDWORKS, kita dapat langsung export design tersebut menuju SOLIDWORKS Visualize.

solidworks visualize 2

Tidak hanya disitu saja, hasil export tersebut diikuti dengan Appearances, Motion Study (bila ada animasi pergerakan), dan lain – lain. Jadi pada SOLIDWORKS Visualize kita hanya perlu edit – edit sedikit beberapa settingan jika diperlukan, lalu melakukan rendering. Kemudian jika ada perubahan design pada SOLIDWORKS, kita bisa melakukan update untuk SOLIDWORKS Visualize.

Apa saja kemampuan yang dapat kita gunakan untuk integrasi antara SOLIDWORKS dengan SOLIDWORKS Visualize? Mari kita lihat dibawah.

solidworks visualize 3

Demikian kira – kira pengenalan tentang salah satu fitur terbaru pada SOLIDWORKS Visualize yang pastinya akan sangat membantu aktivitas design anda dan mempercepat proses dalam pembuatan photorealistic suatu product. Tentunya bagi proses penjualan atau marketing juga akan terbantu dengan visualisasi yang menarik menggunakan SOLIDWORKS Visualize.

 

Salam SolidWorks

Yohanes Christoporus M.
Application Engineer SolidWorks

Share

STATIC ANALISIS DAN OPTIMALISASI DESAIN MENGGUNAKAN SOLIDWORKS SIMULATION PROFESSIONAL

Untuk tutorial solidworks kali ini kita akan membahas tentang kemampuan dalam produk SOLIDWORKS Simulation Professional yaitu optimasi desain secara otomatis. Ada dua step yang akan kita lalui disini, yaitu membuat Analisa Static model lalu mencari best desainya menggunakan design study.

  1. Menginput Material/bahan yang digunakan

Disini bahan yang digunakan adalah Carbon Steel Sheet. Dalam solidworks simulation sudah tersedia material properties dan standar yang digunakan dalam standar internasional. Adapun jika standar ini belum mencukupi, bisa menggunakan custom “user defined”.

solidworks simulation 1

2. Memilih bagian yang menjadi tumpuan

Pada bagian ini dipilih sisi atau entities yang diasumsikan tersambung dengan benda lain ataupun yang menempel dengan tanah dan menjadi sisi yang tidak bergerak selama proses simulasi dilakukan.

solidworks simulation 2

3. Memilih sisi atau entities yang mengalami gaya atau pembebanan eksternal

Disini bagian yang mengalami gaya adalah sisi ujung dari bucket, besar total gaya yang diinput adalah 2 Ton (2000 KgF). Ada berbagai jenis beban eksternal yang bisa diinput, beberapa diantaranya adalah Force, Pressure, Torque, dll.

solidworks simulation 3

4. Melakukan Meshing

Setelah penginputan batasan kondisi pada model sudah selesai, maka dilakukan meshing pada model. Analisa yang digunakan pada SolidWorks Simulation adalah menggunakan FEA (Finite Elemen Method). Pada proses ini elemen-elemen dibuat pada seluruh bagian model.

solidworks simulation 4

5. Run Simulation

Lalu setelah proses meshing selesai, proses analisa mulai dilakukan.

6. Post Process

Ada beberapa plot hasil analisa yang bisa dilihat, beberapa diantaranya adalah :

A. Von Mises Stress

Memperlihatkan distribusi tegangan Von Mises yang terjadi pada seluruh bagian model. Pada sisi bawah dari “legend” diperlihatkan batasan Yield Strength dari material yang diinput sehingga bisa dibandingkan apakah Von Mises Stress yang dialami model melebihi yield strength dari material atau tidak.

solidworks simulation 5

B. Displacement Plot

Pada Plot ini terlihat besar distribusi defleksi yang dialami model. Terlihat pada legend, besar defleksi tertinggi yang dialami model terjadi 2 sisi ujung depan bagian bawah dari bucket.

solidworks simulation 6

C. Plot FOS (Factor of Safety)

Pada plot ini terlihat safety factor yang dimiliki oleh model. Safety factor pada plot ini mengacu pada kekuatan material dari model menanggung tegangan yang dialami setelah beban diberikan. Dengan membandingkan Allowable Stress dan Von Mises Stress yang ada, maka didapat distribusi Safety Factor pada seluruh bagian model. Terlihat nilai safety factor minimal yang dimiliki model adalah 5.8.

solidworks simulation 7

7. Membuat Design Study

Setelah menggunakan static analysis, proses bisa dilanjutkan ke pembuatan design study. Design study adalah cara membuat skema analisa beruntun dengan memasukkan variable, batasan dan jika ingin membuat optimasi desain bisa ditambahkan Goal/Tujuan perubahan desain.

solidworks simulation 8

Pada gambar diatas terlihat 3 tabel yang dibuat. Untuk bagian bertanda panah merah merupakan variable. Dalam skema ini variable yang digunakan adalah ukuran/dimensi dari model. Dalam design study solidworks, variable bisa mengacu pada ukuran sisi-sisi model, material model, ataupun data hasil simulasi. Ada total 25 variable yang bisa dibuat untuk memberi user keluwesan dalam mengeksplorasi desainya.

Selanjutnya pada tabel bertanda panah kuning adalah batasan. Batasan digunakan untuk menjadi acuan perubahan yang diizinkan pada model setelah modifikasi dilakukan. Pada skema ini, batasan yang diinput adalah besar Von Mises Stress tertinggi yang dialami model harus diantara 400 kgf/cm^2 hingga 500 kgf/cm^2.

tabel bertanda panah biru tua merupakan goals dari optimization yang dilakukan. Goals/tujuan dari design study kali ini adalah mencari model dengan besar massa terendah (minimize mass).

Lalu klik run untuk memulai proses Optimasi desain.

8. Post Process

Lalu didapat hasil sebagai berikut.

solidworks simulation 9

Pada table yang berada di bagian bawah, kolom berwarna merah menandakan desain yang sudah melampaui batas yang sudah ditentukan, dan kolom berwarna normal adalah desain dengan variable yang masih bisa diterima karena tidak melampaui batasan.

Sementara untuk best design dengan massa terkecil diperlihatkan pada kolom berwarna hijau. Dengan mengklik kolom yang diinginkan maka dimensi dari design yang ada akan secara otomatis mengikuti variable yang terdaftar dalam kolom.

 

Setelah didapat Best Design dari skema design study yang sudah dibuat, kita bisa lihat pada mass properties dari model seperti gambar yang dibawah :

solidworks simulation 10

Dan kita bisa memastikan berapa tegangan von mises tertinggi yang terjadi pada model.

solidworks simulation 11

semoga bermanfaat.

Share

Manage Native CAD Files and MBD with SOLIDWORKS PDM 2017

SW_2017_Manage_Banner_961x250

Get Your Design Data under Control, Manage Native CAD Files and MBD with SOLIDWORKS PDM 2017

New approaches to documenting parts and assemblies, such as model-based definition (MBD), can streamline communication between supply chains, but can also create more data to be managed. SOLIDWORKS® PDM 2017 helps you get design data under control and ensure that everyone always has the right version.

New capabilities in SOLIDWORKS PDM 2017 can:

-Auto-generate 3D PDFs to support MBD
-Support native third-party CAD files imported through 3D Interconnect
-Add native CAD files in the check-in structure and track where they are used
-Minimize clutter in the SOLIDWORKS PDM Vault with an option to overwrite versions

WATCH THE VIDEO to see how you can better control any design data to improve the way your teams manage and collaborate on designs.

Share

Magnetic Mates pada SOLIDWORKS 2017

Hallo user SOLIDWORKS, kembali lagi pada weekly tips kali ini.

Kali ini kita masih membahas mengenai fitur terbaru di SOLIDWORKS 2017 yaitu Magnetic Mates.

Dengan Magnetic Mates anda dapat menggunakan alat khusus dan alur kerja ketika anda bekerja dengan model yang sangat besar seperti layout pabrik.

Anda dapat menentuk antitik koneksi, permukaan tanah di sebuah Sub Assembly dan mempublikasikan model sebagai Asset. Ketika Anda memasukkan Asset tersebut tinggal arahkan point keposisi point Asset lainnya.

Untuk lebih detailnya bisa kita dilihat dibawah ini :

  1. Disini akan saya coba pembuatan Layout sebuah Conveyor.

magnetic mates solidworks

2. Dari Layout diatas saya akan tambakan bentukan lagi dari Sub Assembly dibawah ini.

magnetic mates solidworks2
3. Tapi sebelum memasukan bentukan diatas kita buat dulu untuk Magnetic Mates nya dengan menggunakan Featurenya yaitu “Asset Publisher

magnetic mates solidworks4

Contoh :

magnetic mates solidworks5

4. Selanjutnya bisa kita gunakan.

Insert Component lalu bisa langsung di arah kan point ke point.

magnetic mates solidworks6

Dengan mengarahkan Point berwarna pink ke point lainnya akan membuat mate sendiri, dan apabila akan di ubah dari layout tersebut tinggal kita klik tahan pindah ketempat yang diinginkan.

magnetic mates solidworks7

Semoga informasi ini dapa tbermanfaat bagi kita semua, apabila ada hal yang ingin ditanyakan silakan hubungi kami melalui email kesolidworks-support@arismadata.com

Best regards, Santoso

Tim Technical Support SOLIDWORKS  PT. Arisma Data Setia
Reseller Resmi SOLIDWORKS Indonesia

Share