SolidWorks Explode View

Tampilan Explode View suatu assembly pada solidworks adalah gambar pecahan parts yang  menyebar ke segala penjuru untuk menunjukkan bagaimana parts-parts tersebut bisa dirakit bersamaan secara berurutan. Kita dapat membuat explode view tersebut dengan cara memilih parts sejumlah 1 atau lebih, kemudian kita drag berdasarkan arah sumbu yang kita inginkan.

Tampilan explode view tersebut bisa kita pakai juga untuk menunjukkan detail parts dengan penunjukkan berupa baloon di dalam SolidWorks Drawing.

Dalam explode view kita bisa membuat beberapa jenis :

1. Tampilan linear Explode view

2. Radially explode components

3. Explode view pada multibody part

4. Menambahkan explode line

Dengan tampilan explode view di atas, Anda bisa dengan mudah menunjukkan cara perakitan parts dalam suatu assembly, sehingga memudahkan bagian produksi atau bagian perakitan dalam memasangkan antar komponen dalam suatu produk design.

Demikian, selamat mencoba.

Warm Regards,

Team Technical Support Arismadata.
(Reseller Solidworks Since 1996)

 

 

Share

Tutorial SolidWorks – Membuat arsir berwarna pada model drawing

Tutorial SolidWorks – Kembali lagi weekly tips mengenai penggunaan SolidWorks menyambangi anda semua hari ini. pada kali ini weekly tips akan membahas mengenai pembuatan arsir pada Drawing SolidWorks, dimana pada arsir yang akan dibuat kali ini akan diberikan warna untuk membedakan antara arsir pada satu bodi satu dengan yang lainnya.

Fungsi dari pemberian warna pada arsir ini adalah untuk memberikan kemudahan pembacaan informasi kepada user untuk membedakan antara arsir pada area satu dengan yang lainnya. Untuk lebih jelasnya dalam penggunaan arsir ini silahkan bisa dilihat pada animasi berikut ini.


Terlampir pula video penggunaan
 tersebut, atau bisa Download Disini, monggo….

Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua, apabila ada hal yang ingin ditanyakan silakan hubungi kami melalui email ke solidworks-support@arismadata.com

Regards,

Tim Technical Support SolidWorks  PT. Arisma Data Setia

Share

Menghitung Volume Internal Fluida

Menghitung Volume Internal Fluida

Dalam membuat design product dengan SolidWorks, terkadang kita di hadapkan dengan penentuan volume dari part / product yang kita design tersebut. Nah, dalam kesempatan kali ini kami akan share mengenai penghitungan volume dari sebuah product dengan menggunakan salah satu fitur terbaru pada SolidWorks 2013 yaitu Intersect Tool.

Fitur intersect ini pada dasarnya dapat kita gunakan yaitu untuk menyederhanakan beberapa proses sekaligus pada saat kita menggunakan beberapa fitur surface modelling, diantaranya yaitu Trim, Knit, dan Thicken, dimana kita dapat menghasilkan solid bodies dari sebuah ruang negatif, atau mungkin beberapa orang menyebutnya dengan nambah daging pada bidang solid.

Berikut ini adalah contoh sebuah teko yang akan kita hitung berapa volume air di dalamnya, dengan ketinggian air yang kita tentukan.

Kita lanjutkan dengan membuat plane, dengan referensi permukaan paling bawah dari teko tersebut.

Kemudian kita gunakan fitur intersect tool, untuk membuat sebuah bidang solid dari bawah permukaan plane yang sudah kita buat tadi.

Pada fitur intersect ini, kita pilih bodies yang terbentuk antara plane dan body teko, yaitu dengan ceklist pada pilihan region to exclude untuk bodies yang lain (selain body volume dalam teko).

Setelah mendapatkan bodies yang terbentuk dengan intersect tool, yaitu bagian dalam bidang kaca dengan batasan atas berupa plane, kita bisa menampilkan hanya solid bodies tersebut yang terlihat yaitu dengan fitur isolate. Kemudian kita bisa menggunakan mass properties untuk menghitung volume / isi dari solid bodies tersebut.

Untuk selanjutnya Anda bisa membuat tanda batasan untuk menentukan posisi volume isi dari teko tersebut. Atau Anda ingin menghitung volume untuk yang lebih banyak atau lebih sedikit, Anda tinggal mengedit posisi plane yang sudah dibuat sebelumnya. Selamat mencoba.

Regards,

Tim Technical Support SolidWorks  PT. Arisma Data Setia
Reseller Resmi Solidworks Indonesia

Share

Pemenang Kuis SolidWorks edisi 2 – 2013

Pemenang Kuis SolidWorks edisi 2 – 2013 yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar dan telah mengikuti ketentuan dan persyaratan yg berlaku jatuh kepada…

Nama : Aziz Arifudin
Perusahaan : PT. CNC
No Telpn : 0815 6686xxx


Selamat untuk pemenang,… anda layak mendapatkan Tas Keren Dari SolidWorks, penilaian berdasarkan pengacakan secara random dan telah mengikuti syarat dan ketentuan yg berlaku.. (keputusan Juri tidak bisa Diganggu Gugat) untuk yg belum beruntung, ikutan kuis  Solidwork edisi berikutnya  aja..  😛

Pemenang akan kami Hubungi, dan Biaya Pengiriman Hadiah ditanggung oleh kami
(PT Arisma Data Setia | Reseller Solidworks since 1996)..

 

Share

Arisma Data Solidworks Tips/Trick Indonesia : “Trim Bodies pada Window Assembly Solidworks”

Halo Solidworks User Indonesia!!! Biasanya jika kita ingin melakukan “trim” pada suatu part yang akan di assembly, kita harus melakukannya dengan mengeditnya pada window “Part” nya. Bagaimana jika kita ingin melakukan “trim ” langsung pada window Assembly? Nah, kali ini kita akan mebahas mengenai cara melakukan “trim” pada window Assembly.

Sebagai contoh kasusnya, disini saya mempunyai dua buah silinder dimana silinder yang berukuran kecil akan dipasangkan ke dalam silinder yang besar. Diameter dalam dari silinder besarnya adalah 20 cm dan diameter luar dari silinder kecilnya adalah 22 cm. Dengan ukuran tersebut silinder kecil tidak mungkin bisa masuk ke dalam silinder besar. Untuk memperbaikinya tanpa perlu masuk ke window Part, bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut:

Opsi Pertama

1. Klik kanan pada part yang ingin Anda rubah dan klik “Edit Part”.

Gambar 01

2. Dengan begini Anda akan bisa mengedit part saat berada di dalam window Assembly (membuat part lain yang tidak ingin diedit menjadi transparan)

gambar 02

3. Pilih sisi muka yang paling cocok, dab buat sketsa di atasnya

gambar 03

4. Pilih “Convert Entities” dari “ribbon” atau Tools>Sketch Tools dari “Menu Bar”. Kemudian pilih diameter bagian dalam dari silinder hijau, dan klik centang hijau.

gambar 04

5. Hal itu akan memproyeksikan lingkaran ke sisi permukaan yang Anda pilih pada part tersebut, klik Ok.

gambar 05

6. Lakukan “Extrude Cut” dan pilih daerah diantara lingkarang yang baru dibuat dan diameter luar dari silinder ungu. Pilih “Through All” bukan “Blind” dan klik “Accept”

gambar 06

7.Kembali ke Assembly Anda dan diameter luar silinder ungu sekarang terpasang dengan sesuai dengan diameter dalam dari silinder hijau.

gambar 07

Opsi Ke-dua

1. Klik kanan pada bagian yang ingin Anda rubah dan klik “Edit Sketch”.

gambar 08

2. Rubah nilai ke ukuran yang diinginkan. (pada kasus ini nilainya 1,625-1,500 )

gambar 09

3. Klik Ok, keluar dari “Sketch” dan kembali ke Assembly.

Gambar 10

Demikian Tutorial Solidworks dan Tips & Trick kali ini, semoga bermanfaat.

Warm Regards,

Tim Technical Support SolidWorks  PT. Arisma Data Setia

Share