Pembuatan program CAMWorks dari file 2D DXF/DWG pada SOLIDWORKS

bagaimana Pembuatan program CAMWorks dari file 2D DXF/DWG pada SOLIDWORKS ? Apakah di CAMWorks hanya dapat membuat program dari file 3D? Bagaimana kalau kita hanya memiliki file dalam bentuk 2D dan akan kita buat program CAM’nya.

Di CAMWorks kita dapat membuat program dari file DXF/DWG, dengan begitu kita tidak perlu susah2 membuat 3D’nya terlebih dulu kemudian membuat program CAM’nya. Dari layer yang di hasilkan file DXF/DWG bisa langsung dipilih bagian yang akan kita buat program, baik itu facing,lubang,countur dsb.

CAMWorks adalah feature-based CAM software yang cukup intuitif, sehingga dapat membantu anda meningkatkan produktifitas proses machining dengan menggunakan teknologi yang terbaik dikelasnya dan juga menggunakan alat otomatisasi yang dapat disesuaikan guna untuk memaksimalkan efesiensi dari mesin CNC yang anda miliki. solusi cam software pertama dengan CERTIFIED GOLD PRODUCT yang dirancang khusus untuk beroperasi di SOLIDWORKS. dan juga bisa beroperasi berdiri sendiri (standalone)

untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada video dibawah ini :

Share

Automatic Feature Recognition (AFR) pada SOLIDWORKS CAM

Pada SOLIDWORKS CAM sudah dilengkapi dengan Automatic Feature Recognition atau bisa disingkat AFR, feature inilah yang pada kebanyakan software CAM tidak memilikinya. Apakah itu AFR pasti sobat sekalian penasaran dengan feature ini kenapa digadang-gadang dapat mempersingkat waktu pembuatan program CAM. AFR adalah feature yang mampu menganalisa bentuk geometri dari part (pengganti dari chain), dan kemudian akan diteruskan menentukan operation dan toolpath yang sesuai dari bentuk / geometri tersebut. Sehingga AFR dapat menghemat waktu yang cukup besar pada saat user membuat program CAM.
Bagaimana cara penggunaan AFR ?

1. Kita setting terlebih dahulu parameterDefine Machine, Stock Manager, Coordinate System, Setup.

a.) Define Machine,  dari define machine kita tentukan mesin yang akan kita gunakan (Machine), daftar Tool yang akan kita gunakan untuk membuat program tersebut (Tool Crib), beserta Post Prosessor yang dimiliki mesin kita.

b.) Stock Manager , kita masukkan dimensi raw material beserta jenis materialnya apa.

c.) Coordinat System : kita tentukan koordinat settingan zero X,Y dan Z programnya ada dimana

d.) Mill Setup : setelah kita tentukan coordinat system, kita masuk pada setup benda kerja tersebut akan di proses dari sisi mana, setup disini juga bisa disebut sebagai Operation Prosess ke-x (OP ke-x) karena setiap benda kerja tentunya akan berbeda-beda jumlah OP’nya bisa satu,dua atau lebih dari itu.

2. Pada penggunaan fiturnya AFR, kita bisa klik pada Extract Machinable Features.

AFR atau setelah kita klik Extract Machinable Feature secara otomatis akan mendeteksi dari bentukan-bentukan feature CAD atau biasanya user mengenal sebagai bidang yang diproses (Chain),bentukannya antara lain bisa liahat gambar dibawah ini :

Setelah dipilih Extract Machinable Feature di maka Feature akan otomatis memilih sendiri,

3. Setelah itu baru bisa kita Generate Operation Plan

4. Terakhir kita Generate Toolpath untuk merubah operation menjadi toolpath.

5. Terakhir bisa kita simulasikan program yang sudah kita buat menggunakan AFR tadi.

Kita juga bisa memilih bagian mana saja yang prosesnya akan muncul di AFR, jadi tidak semua proses kita buat secara otomatis. Berikut cara setting AFR’nya :

Selain bisa kita pilih featur apa saja yang dapat di otomatiskan kita juga dapat mengedit parameter-parameter operation, dan toolpath. Jadi kita juga bisa control sesuai dengan style parameter yang biasa di perusahaan kita pakai.

Dengan menggunakan AFR kita bisa mengefisienkan pembuatan program kita, dan bisa meningkatkan produktivitas kita. AFR dapat digunakan untuk pembuatan program Lathe dan Milling 2.5 axis, selebihnya dari axis tersebut kita harus membuat program secara manual atau biasa disebut sebagai Interactive Feature Recognition (IFR).

Demikian pembahasan kita mengenai feature Automatic Feature Recognition (AFR) pada SOLIDWORKS CAM ,masih banyak fitur-fitur lainnya pada SOLIDWORKS CAM. Demikian ulasan fitur SOLIDWORKS CAM. Dan apabila ada petanyaan mengenai SOLIDWORKS CAM bisa langsung melalui alamat email Arisma Data Setia info.solidworks@arismadata.com atau bisa langsung menghubungi nomor telpon Arisma Data Setia di (62)21 – 2961 9225.

Share

CAMWorks – TOLERANCE BASED MACHINING

Taukah anda feature-feature canggih apa saja yang dimiliki CAMWorks? Tentunya sangat banyak feature CAM dengan pengembangan teknologi terkini. Kali ini saya akan mengenalkan salah satu feature CAMWorks yang tentunya sangat membantu sobat programmer dalam pembuatan CAM yaitu Tolerance Based Machining atau biasa disingkat TBM. Dengan diperkenalkannya Tolerance Based Machining oleh CAMWorks, pembuatan secara manual yang terkait dengan menyiapkan bagian dengan toleransi asymetris, surface finishing, dan keterangan gambar lainnya untuk pembuatan toolpath sekarang sudah tidak dipakai lagi karena sekarang bisa dengan otomatis menggunakan Tolerance Based Machining (TBM) pada CAMWorks.
camworks tbm

CAMWorks tidak hanya secara otomatis mengidentifikasi feature dan pembuatan toolpath, CAMWorks juga akan
mengenali tolerance dan surface finished yang terkait dengan feature untuk memilih tools yang sesuai, kecepatan,
feed, dll … untuk menghasilkan toolpath terbaik. Selain itu, TBM (Tolerance Based Machining) secara otomatis menyesuaikan toolpath ke mesin dan menentukan nilai rata-rata toleransi dalam informasi MBD/Dim Xpert.
Tolerance Based Machining dikombinasikan dengan CAMWorks manufakture akan dapat menghemat 70% hingga 90% dari waktu yang biasanya diperlukan untuk memprogram secara tradisional CAM.

Berikut yang bisa kita dapatkan menggunakan feature Tolerance Based Machining :
1. Mengenali feature MBD/Dim Xpert Dimension pada SOLIDWORKS
2. Secara otomatis memilih machining strategy dan menyesuaikan dengan range tolerance yang kita berikan.
3. Mengenali nilai rata-rata dari nominal toleransi yang kita berikan.
4. Secara otomatis memilih machining strategy dan menyesuaikan dengan keterangan finishing surface yang kita berikan.
5. Memilih Tools, RPM dan Feed berdasarkan informasi MBD/PMI.
Dengan Tolerance Based Machining (TBM) tentunya akan membuat kita sebagai programmer CAM akan lebih efisien dan kita juga dapat mminimalisir kesalahan (Human Eror) apabila kita memanfaatkan feature dari CAMWorks yang satu ini.

Demikian perkenalan salah satu feature dari CAMWorks, semoga dapat bermanfaat. Dan apabila ada petanyaan mengenai CAMWorks bisa langsung melalui alamat email info.solidworks@arismadata.com atau bisa langsung menghubungi nomor telpon di (62)21 – 2961 9225.

Share

CAMWorks ShopFloor untuk Industry 4.0

Taukah anda bahwa CAMWorks ShopFloor dari HCL Technologies sudah dirilis dan bertujuan untuk menyediakan alat bagi perusahaan untuk melampaui gambar 2D atau file digital statis untuk memenuhi inisiatif Smart Manufacturing perusahaan kerena tujuan CAMWorks ShopFloor adalah industry 4.0

camworks shopfloorCAMWorks ShopFloor berjalan secara independen dari perangkat lunak CAD apa saja, menghilangkan kebutuhan untuk memiliki lisensi perangkat lunak CAD / CAM penuh pada shop floor telah dihilangkan, dan membiarkan semua orang menggunakan model digital 3D dengan data yang luas dari file desain part sehingga teknisi dapat menghasilkan part dengan lebih sedikit miskomunikasi dengan sesama teknisi.

Rilis terbaru ini mencakup pemeriksaan file secara otomatis untuk mendeteksi perubahan pada file CAD atau CAM dan memperingatkan pengguna, untuk menghindari pengerjaan revisi yang salah pada part.

Termasuk viewer CAD didalamnya, CAMWorks ShopFloor memungkinkan operator mesin / teknisi untuk menampilkan model desain asli dengan informasi dimensi GD&T dan anotasi model part 3D.

Operator mesin / teknisi dapat memutar, memperbesar, menggeser dan melihat model part, dan juga melakukan pengukuran linier, radial, sudut, dan luas. Data MBD dan PMI dapat dilihat, dicari dan juga dapat difilter.

Editor CNC, dengan kapabilitas penggambaran belakang, juga tersedia untuk memungkinkan teknisi meninjau dan membuat perubahan akhir, membiarkannya melihat dan mengedit G code, melihat dampak dari pengeditan yang dilakukan, dan kemudian mengirim program ke Mesin CNC.

Lembar pengaturan digital dan tool list juga dihasilkan dan dapat dikirim bersama dengan model bagian 3D dan program CNC.

Share

Fitur Avoid Area dan Contain Area pada CAMWorks

CAMWorks memiliki fitur-fitur yang sangat banyak, sudahkah anda mengetahui macam-macam fitur yang terdapat pada CAMWorks? Pada pembahasaan ini saya akan membahas 2 fungsi dari fitur yang terdapat pada CAMWorks, yaitu ; Avoid Area dan Contain Area, dengan adanya fitur tersebut tentunya akan jauh lebih memudahkan Programmer Machining Center dalam pembuatan programnya. Avoid Area dan Contain Area adalah fitur yang sama-sama digunakan untuk membuat Boundary, berikut penjelasaan masing-masing dari kedua fitur tersebut :
avoid area camworks
1. Avoid Area
Avoid Area berfungsi untuk menghidari proses dari program machining center yang sudah ada, dengan memanfaatkan pembuatan boundary dengan memilih bidang surface yang sudah ada ataupun dengan kita membuat sketch sebagai area bidang yang di hindari. Berikut langkah-langkah pembuatan Avoid Area dengan memanfaatkan bidang yang sudah ada :
a. Dimulai dari program yang sudah jadi dan belum terdapat Avoid Area’nya.
avoid area camworks 2
b. Setelah itu kita klik kanan pada Operation yang akan kita buat Avoid Areanya kemudian pilih New Avoid Area.
avoid area camworks 3
c. Selanjutnya pilih bidang yang akan dihindari prosesnya. Apabila sudah kita centang (V) kemudian kita regenerate opration dan toolpath’nya
d. Kemudian kita coba simulasikan dan kita lihat perbedaan dari sebelum di berikan Avoid Area.
avoid area camworks 4
2. Contain Area
avoid area camworks 5
Contain Area digunakan untuk memilih bidang yang dikerjakan dari program machining center yang sudah ada, dengan memanfaatkan pembuatan boundary dengan memilih bidang surface yang sudah ada ataupun bisa dengan kita membuat sketch sebagai area yang dikerjakan. Jadi selain bidang yang di pilih bidang tersebut tidak akan dikerjakan. Berikut langkah-langkah pembuatan Contain Area dengan memanfaatkan bidang yang sudah ada :
a. Dimulai dari program yang sudah jadi dan belum terdapat Contain Area’nya.
avoid area camworks 6
b. Berikutnya kita klik kanan pada Operation yang akan kita buat Avoid Areanya kemudian pilih New Contain Area.
avoid area camworks 8
c. Kemudian pilih bidang yang mana yang akan diproses. Apabila sudah kita centang (V) kemudian kita regenerate opration dan toolpath’nya
avoid area camworks 9
d. Kemudian kita coba simulasikan dan kita lihat perbedaan dari sebelum di berikan Contain Area.
avoid area camworks 10
Dengan menggunakan Avoid Area dan Contain Area kita (Sebagai Programmer mesin cnc) akan lebih cepat dan memudahkan dalam membuat boundary pada pemrograman machining .Dua fitur tersebut adalah fitur yang dimiliki CAMWorks, masih banyak fitur-fitur lainnya pada CAMWorks. Demikian ulasan fitur CAMWorks. Dan apabila ada petanyaan mengenai CAMWorks bisa langsung melalui alamat email Arisma Data Setia info.solidworks@arismadata.com atau bisa langsung menghubungi nomor telpon Arisma Data Setia
di (62)21 – 2961 9225.

Share

Cara menentukan Stock Manager Pada CAMWorks

Tahukah anda pada Software CAMWorks kita bisa menentukan Stock Manager untuk proses pembuatan program CAM’nya ? Dengan adanya feature Stock Manager akan sangat membantu programer dalam pembuatan programnya ,antara lain :
camworks

1. Programmer bisa memasukan jenis material apa yang akan di proses di situ secara otomatis nantinya akan berpengaruh terhadap federate serta RPM pada program karena di dalam default CAMWorks sudah dilengkapi dengan daftar library dari material yang sering di gunakan pada dunia manufacturing.

2. Programmer bisa memasukan besaran dimensi raw material benda kerja yang akan di proses sehingga membantu programmer menentukan parameter lead in/out pada programnya dan bisa di analisa melalui simulasi toolpath

Pada CAMWorks terdapat 4 cara untuk menentukan Stock Manager antara lain :

1. Bounding Box

Menentukan Stock Material dengan Bounding Box, pada CAMWorks akan secara otomatis membentuk sebuah stock segi 4 (kubus/balok) dengan mendeteksi bagian terluar dari sumbu X, sumbu Y, dan sumbu Z. Serta bisa juga kita berikan allowance dari ketiga sumbu tersebut dengan cara menginput besaran dimensinya serta dapat kita set sebagai default . Serta pada bagian bawah sudah ada kalkulasi dari sumbu X, sumbu Y, maupun sumbu Z dari settingan kebutuhan materialnya.
camworks
2. Extruded Sketch

Dengan cara membuat sketch pada gambar CAD bisa langsung kita gunakan untuk membuat Stock Manager dari program CAM. Sketch yang sudah kita buat pada CAD tadi bisa langsung kita Extruded pada menu Stock Manager pada type Extruded Sketch dan kita bisa memilih type extruded yang akan kita gunakan (antara lain; Blind, Offset Face, Offset Vertex, Ref Plane). Sama seperti type bounding box, Extruded Sketch sudah terdapat kalkulasi dari sumbu X, sumbu Y, maupun sumbu Z dari settingan kebutuhan materialnya.
camworks 3
3. STL File

Pada kasus tertentu dalam import dari gambar CAD ke pembuatan program CAM kita sering mendapati kasus 3D CAD masih dalam format file STL. Salah satu type yang terdapat pada Setting Stock Manager pada CAMWorks bisa langsung import file dari STL. Kita bisa browse dimana file STL itu di simpan untuk kita jadikan Stock Material dalam pembuatan program CAM.
camworks 4
4. Part File

Terintegrasinya SOLIDWORKS dengan CAMWorks dalam satu interface tentunya menjadikan nilai tambah tersendiri. Salah satunya yaitu pada options type Stock Manger kita bisa imprort file part yang sudah kita buat untuk kita jadikan sebagai settingan stock material dalam pembuatan program CAM.
camworks 5
Demikian cara-cara untuk menentukan Stock Manager pada CAMWorks, semoga dapat bermanfaat.
Dan apabila ada petanyaan mengenai CAMWorks bisa langsung melalui alamat email Arisma Data Setia info.solidworks@arismadata.com atau bisa langsung menghubungi nomor telpon Arisma Data Setia
di (62)21 – 2961 9225.

Share

Kuis CAMWorks 2019 (Edisi 2)

kuis camworksWaktunya kita Kuis CAMWorks 2019 (Edisi 2) iseng-iseng berhadiah untuk menambah pengetahuan anda mengenai Software CAMWorks..

Mau dapatkan souvenir keren ? ikutan jawab aja pertanyaan yang sangat mudah dibawah ini.. (Clue) untuk jawabannya bisa anda cari di blog kita.. https://arismadata.com/solidworks/blog/
—————————————————-

PERTANYAAN

“Apa itu CamWorks ?”

—————————————————

SYARAT & KETENTUAN

1.JAWAB PERTANYAAN dan isi data diri pada Form yang sudah kita sediakan DISINI
2.FOLLOW AKUN IG kami : @solidworks.info https://www.instagram.com/solidworks.info
3.MENTION minimal satu teman kamu dan gunakan HASHTAG #Camworksindonesia #ptarisma di kolom komentar pada postingan kuis di akun instagram kami @solidworks.info

—————————————————–

HADIAH PEMENANG
1. Sweater Hoodie Camworks
2. Mug Solidworks

Pemenang akan dipilih dari jawaban yang benar dan terbaik juga sudah mematuhi syarat dan ketentuan yang berlaku, Selamat menjawab dan semoga beruntung, keputusan juri tidak bisa diganggu gugatt ya gaeeess.. 😛

=================================


Lihat postingan ini di Instagram

Waktunya kita Kuis CAMWorks 2019 (Edisi 2) iseng-iseng berhadiah untuk menambah pengetahuan anda mengenai Software CAMWorks.. . . Mau dapatkan souvenir keren ? ikutan jawab aja pertanyaan yang sangat mudah dibawah ini.. (Clue) untuk jawabannya bisa anda cari di blog kita. . —————————————————- . PERTANYAAN “Apa itu CamWorks ?” . ————————————————— . SYARAT & KETENTUAN . JAWAB PERTANYAAN dan isi data diri pada Form yang sudah kita sediakan DISINI http://bit.ly/jawab-kuisFOLLOW AKUN IG kami : @solidworks.info https://www.instagram.com/solidworks.infoMENTION minimal satu teman kamu dan menggunakan HASHTAG ( #ptarisma #camworksindonesia ) di kolom komentar pada postingan kuis di akun instagram kami @solidworks.info . —————————————————– . HADIAH PEMENANG 1. Sweater Hoodie Camworks 2. Mug Solidworks . Kuis ini akan berakhir pada 05 April 2019. . Pemenang akan dipilih dari jawaban yang benar dan terbaik juga sudah mematuhi syarat dan ketentuan yang berlaku, Selamat menjawab dan semoga beruntung, keputusan juri tidak bisa diganggu gugatt ya gaeeess.. 😛 . http://bit.ly/kuis-camworks2019 . . #camworks #softwarecnc #kuisgratis

Sebuah kiriman dibagikan oleh SOLIDWORKS ID – PT ADS (@solidworks.info) pada

Share

Persamaan dan perbedaan antara SolidWorks CAM dan CAMWORKS

Seperti yang sudah kita ketahui bersama, pada peluncuran SolidWorks 2018 pada 2 tahun yang lalu, kemampuan SolidWorks sudah meningkat, yaitu terdapat fitur atau bisa disebut aplikasi untuk pembuatan toolpath machining, yang dikenal dengan nama SolidWorks CAM. Dengan SolidWorks CAM tersebut, membuat seorang engineer bisa membuat design cad model, sekaligus memprosesnya dengan mesin cnc milling dari G-Code yang dihasilkan oleh SolidWorks CAM.

SolidWorks CAM sendiri sebenarnya adalah porsi kecil dari CAMWorks, yaitu sebuah feature-based CAM software yang cukup intuitif, sehingga dapat membantu Anda meningkatkan produktifitas proses machining dengan menggunakan teknologi yang terbaik di kelasnya dan juga menggunakan alat otomatisasi yang dapat disesuaikan guna untuk memaksimalkan efisiensi dari mesin cnc yang Anda miliki.
Pada artikel ini, kami akan menunjukkan beberapa persamaan dan perbedaan antara SolidWorks CAM dan CAMWorks. Dan berikut adalah diantaranya :
1. Integrasi dengan SolidWorks
SolidWorks CAM dan CAMWorks sama-sama menggunakan User Interface yang sama dari SolidWorks, sehingga lebih memudahkan kita dalam mempelajari SolidWorks CAM dan CAMWorks, karena tampilan interface sudah tidak asing lagi bagi user SolidWorks. Untuk yang belum terbiasa dengan interface SolidWorks, tentunya akan lebih mudah juga dalam mempelajarinya.

SolidWorks CAM

2.Memiliki fitur Automatic Feature Recognition

Automatic Feature Recognition (AFR)  adalah yang menjadi andalan dalam SolidWorks CAM dan CAMWorks, dengan AFR tersebut, software mampu menganalisa bentuk geometri dari part, dan kemudian secara otomatis juga mampu menentukan operation dan toolpath yang sesuai dari bentuk / geometri tersebut. Sehingga AFR dapat menghemat waktu yang cukup besar pada saat user membuat program CAM. Pada penggunaan fiturnya, kita bisa klik pada Extract Machinable Features.

camworks2

 3. Auto update antara CAD dan CAM model
Dengan adanya integrasi dengan SolidWorks, sehingga CAD model dan CAM toolpath itu pun juga terintegrasi. Apabila terdapat perubahan pada CAD model, misalnya dimensi jarak, dimensi lubang yang diganti, pada operation dan toolpath-nya pun juga akan ikut update.

camworks3

4. Bisa menampilkan setup sheet.
Untuk proses machining dengan milling cnc, seorang programmer akan membuat setup sheet sebagai referensi operator mesin dalam mengerjakan benda kerja di mesin milling cnc tersebut. Setup sheet ini bisa dikeluarkan secara otomatis dari SolidWorks CAM dan juga CAMWorks. Contoh setup sheet-nya adalah seperti berikut ini, dan tampilan atau kolom-kolom yang muncul dalam setup sheet tersebut juga masih bisa kita customize sesuai dengan standard yang kita pakai.
camworks4

Selain dari beberapa persamaan di atas, SolidWorks CAM dan CAMWorks juga memiliki perbedaan, dan perbedaan ini cukup signifikan, karena terkait dengan kelengkapan dan kemampuan fitur dalam hal machining strategy. Dan berikut ini adalah kemampuan CAMWorks yang tidak ada pada SolidWorks CAM, diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Kemampuan machining strategi 3 axis

Salah satu kemampuan yang membedakan antara SolidWorks dan CAMWorks adalah machining strategi yang terdapat di dalamnya. Yaitu untuk SolidWorks CAM hanya memiliki machining strategi untuk 2 ½ axis milling, misalnya untuk pembuatan base plate mold, base plate dies atau punch, dll.

Dan untuk CAMWorks, memiliki machining strategi untuk 3 axis milling dan juga hingga undercutting. Sehingga untuk membuat mold core atau cavity juga sudah cukup memadai. Karena CAMWorks juga memiliki machining strategi finishing yang tidak kalah dengan software CAM yang lainnya.
camworks5

2. Fitur Volumill

Volumill adalah fitur machining strategi pada proses roughing yang sangat membantu untuk mempercepat waktu pemakanan material pada benda kerja. Karena pada volumill tersebut, kita bisa memaksimalkan penggunakan kedalaman (depth of cut) solid endmill carbide untuk proses roughing yang cepat dan efisien. Selain itu, dengan volumill tersebut bisa membuat masa pakai dari endmill lebih tahan lama dan awet.

camworks6

3. Pembuatan toolpath bubut (turning)
pada CAMWorks juga terdapat machining strategi untuk toolpath proses turning, sehingga bisa lebih cepat dan memudahkan dalam pembuatan G-Code untuk mesin turning.

camworks7
4. Assembly Machining
Untuk lebih menghemat waktu proses machining, pengerjaan benda kerja pada mesin milling juga biasanya langsung untuk pengerjaan beberapa benda kerja sekaligus. Nah, untuk proses benda kerja yang sama, ataupun untuk benda kerja yang prosesnya berurutan tetapi dibuat dalam 1 proses machining assembly, CAMWorks juga bisa untuk membuat operation dan toolpath machining dari beberapa benda kerja sekaligus.

Pada machining assembly tersebut, kita juga bisa menampilkan clamp atau ragum sekaligus, sehingga munculnya tabrakan antara endmill atau holder dengan clamp dan ragum bisa kita ketahui lebih awal, dan kita bisa atur operation dan toolpath-nya untuk menghindari tabrakan tersebut.

camworks8

Demikian mengenai perbedaan dan persamaan antara SolidWorks CAM dan CAMWorks, dan sebenarnya masih ada beberapa yang lainnya lagi. Untuk lebih detailnya mengenai fitur2 pada SolidWorks CAM atau CAMWorks, silakan menghubungi tim kami untuk memberikan presentasi dan penjelasannya lebih lanjut.

Share