Dalam pengembangan produk, desain yang terlihat sempurna di layar komputer belum tentu dapat diproduksi dengan mudah, efisien, dan sesuai target biaya. Tantangan inilah yang sering dihadapi product designer, engineer, dan tim manufaktur. Sebuah desain dapat terlihat menarik secara visual, tetapi ketika masuk ke tahap produksi, muncul berbagai masalah: bentuk sulit dicetak, tidak memungkinkan untuk proses machining, membutuhkan proses manufaktur yang kompleks, atau menghasilkan biaya tooling yang terlalu tinggi.
SOLIDWORKS membantu menjembatani kesenjangan antara desain 3D dan kebutuhan manufaktur.
Sebagai platform desain dan rekayasa 3D, SOLIDWORKS membantu engineer dan designer membuat, mengevaluasi, serta mengoptimalkan desain sebelum masuk ke proses produksi. Dengan pendekatan Design-to-Manufacturing, keputusan terkait bentuk, material, proses produksi, dan biaya dapat dipertimbangkan lebih awal dalam siklus pengembangan produk.
Hasilnya, perusahaan dapat mengurangi potensi masalah manufaktur, meminimalkan revisi, dan mempercepat proses dari ide menjadi produk nyata.
Bagaimana SOLIDWORKS Membantu Mengubah Desain Menjadi Produk Siap Produksi?
SOLIDWORKS mendukung proses pengembangan produk mulai dari pembuatan model 3D hingga evaluasi desain dan persiapan manufaktur.
Berikut tiga aspek utama yang membantu memastikan desain lebih siap untuk diproduksi.
1. Mengevaluasi Kelayakan Desain dengan Design for Manufacturability (DFM)
Kesalahan desain yang ditemukan setelah pembuatan mold atau ketika produk sudah masuk ke lini produksi dapat menyebabkan biaya dan waktu tambahan. Karena itu, evaluasi Design for Manufacturability (DFM) sebaiknya dilakukan sedini mungkin.
SOLIDWORKS menyediakan berbagai tools untuk membantu engineer mengevaluasi desain berdasarkan kebutuhan proses manufaktur. Salah satunya adalah analisis seperti draft analysis, yang dapat membantu mengidentifikasi area pada model yang berpotensi menimbulkan masalah dalam proses molding.
Dengan melakukan evaluasi sejak tahap desain, engineer dapat melakukan perubahan geometri sebelum desain masuk ke tahap produksi.

Manfaatnya:
- Mengurangi risiko desain sulit diproduksi.
- Mengidentifikasi potensi masalah lebih awal.
- Mengurangi kebutuhan revisi setelah tooling dibuat.
- Membantu menghasilkan desain yang lebih sesuai dengan proses manufaktur.
Pendekatan ini penting terutama untuk produk yang akan diproses melalui injection molding, machining, sheet metal fabrication, dan berbagai proses manufaktur lainnya.
2. Menghubungkan Desain 3D dengan Proses Manufaktur
Setelah desain dinyatakan siap, tahap berikutnya adalah menerjemahkan model digital menjadi proses produksi. Di sinilah integrasi antara CAD dan CAM menjadi penting.
Data desain 3D dari SOLIDWORKS dapat digunakan dalam proses persiapan manufaktur, termasuk pembuatan toolpath untuk CNC machining melalui solusi CAM yang terintegrasi dengan ekosistem SOLIDWORKS.
Alur kerja yang lebih terintegrasi membantu mengurangi kebutuhan untuk menerjemahkan kembali data desain secara manual dari satu sistem ke sistem lainnya.
Hal ini dapat membantu:
- Mengurangi potensi kesalahan akibat transfer data.
- Mempercepat persiapan proses machining.
- Menjaga keterkaitan antara desain dan data manufaktur.
- Mempermudah perubahan desain ketika terjadi revisi engineering.
Dengan demikian, model 3D bukan hanya menjadi representasi visual produk, tetapi juga menjadi bagian penting dari proses menuju manufaktur.
3. Mempertimbangkan Biaya Produksi Sejak Tahap Desain
Desain yang dapat diproduksi belum tentu merupakan desain yang paling ekonomis. Bagi perusahaan manufaktur, keputusan mengenai material, geometri, proses produksi, dan jumlah komponen dapat memberikan dampak langsung terhadap biaya produksi.
SOLIDWORKS Costing membantu perusahaan melakukan estimasi biaya berdasarkan parameter manufaktur tertentu sehingga engineer dan designer dapat mempertimbangkan konsekuensi biaya ketika melakukan perubahan desain.
Pendekatan ini memungkinkan tim untuk membandingkan alternatif desain lebih awal, sebelum keputusan produksi ditetapkan. Dengan mempertimbangkan biaya sejak tahap desain, perusahaan dapat lebih mudah mencari keseimbangan antara:
Desain → Fungsi → Manufacturability → Biaya
Apa Manfaat SOLIDWORKS bagi Perusahaan Manufaktur?
Penerapan alur kerja Design-to-Manufacturing dengan SOLIDWORKS tidak hanya memberikan manfaat bagi designer dan engineer, tetapi juga dapat memberikan dampak terhadap proses bisnis perusahaan.
Mempercepat Time-to-Market
Masalah manufaktur yang ditemukan di tahap akhir pengembangan produk sering menyebabkan revisi desain, perubahan tooling, dan keterlambatan produksi. Dengan melakukan evaluasi desain lebih awal, potensi masalah dapat ditemukan sebelum produk masuk ke tahap produksi. Hal ini membantu perusahaan memperpendek siklus pengembangan dan mempercepat time-to-market.
Mengurangi Risiko Rework dan Biaya Tooling
Perubahan desain setelah mold atau tooling dibuat dapat membutuhkan biaya yang signifikan. Dengan melakukan evaluasi manufacturability sejak tahap desain, perusahaan memiliki kesempatan lebih besar untuk menemukan dan memperbaiki masalah sebelum biaya tooling dikeluarkan. Semakin awal masalah ditemukan, semakin rendah potensi biaya koreksinya.
Meningkatkan Kolaborasi antara Design dan Manufacturing
Dalam banyak perusahaan, designer, engineer, manufacturing engineer, dan production team memiliki kebutuhan serta sudut pandang yang berbeda. Platform dan data 3D yang terintegrasi membantu menciptakan referensi desain yang lebih konsisten sehingga komunikasi antar-tim menjadi lebih efektif. Hal ini sangat penting dalam proses product development dan digital manufacturing.
Mengoptimalkan Pengembangan Produk
SOLIDWORKS memungkinkan perusahaan mempertimbangkan berbagai aspek pengembangan produk dalam lingkungan kerja yang saling terhubung. Mulai dari desain 3D, evaluasi desain, simulasi, dokumentasi, hingga persiapan manufaktur dapat menjadi bagian dari workflow engineering yang lebih terstruktur.
Dengan pendekatan tersebut, perusahaan tidak hanya bertanya:
“Apakah desain ini terlihat bagus?”
Tetapi juga:
“Apakah desain ini dapat diproduksi dengan proses yang tepat, kualitas yang dibutuhkan, dan biaya yang sesuai?”
Dari Ide Kreatif Menjadi Produk yang Siap Diproduksi
Inovasi produk selalu dimulai dari sebuah ide. Namun, keberhasilan sebuah produk tidak hanya ditentukan oleh seberapa menarik desainnya. Produk tersebut juga harus dapat diproduksi, memenuhi kebutuhan fungsional, memiliki kualitas yang konsisten, dan memiliki biaya produksi yang sesuai dengan target bisnis.
SOLIDWORKS membantu menghubungkan kreativitas desain dengan kebutuhan engineering dan manufaktur. Dengan workflow yang lebih terintegrasi, perusahaan dapat mengambil keputusan desain berdasarkan lebih dari sekadar tampilan visual—tetapi juga mempertimbangkan manufacturability, proses produksi, dan biaya sejak tahap awal pengembangan.
Jadikan ide produk Anda lebih dekat dengan realitas manufaktur bersama SOLIDWORKS.
Siapa Official SOLIDWORKS Reseller di Indonesia?
PT Arisma Data Setia (Arisma Data) merupakan Official SOLIDWORKS Reseller di Indonesia yang telah melayani kebutuhan industri sejak 1996. Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di bidang engineering software dan digital manufacturing, Arisma Data membantu perusahaan memperoleh solusi SOLIDWORKS sekaligus layanan pendukung yang dibutuhkan untuk implementasi di lingkungan kerja.
Layanan yang tersedia mencakup:
- Lisensi SOLIDWORKS original.
- Implementasi solusi engineering.
- Official training.
- Technical support.
- Konsultasi kebutuhan CAD dan engineering.
- Pendampingan penggunaan SOLIDWORKS untuk product design dan engineering.
Arisma Data telah mendukung lebih dari 750 perusahaan dari berbagai sektor industri di Indonesia. Dengan dukungan Certified Application Engineer, Arisma Data membantu perusahaan memahami kebutuhan teknis dan memilih solusi SOLIDWORKS yang sesuai dengan workflow engineering dan manufaktur mereka.
Mengapa Memilih Arisma Data untuk SOLIDWORKS?
Memilih software CAD bukan hanya mengenai pembelian lisensi. Bagi perusahaan manufaktur, keberhasilan implementasi juga bergantung pada kemampuan tim dalam menggunakan software, memahami workflow, dan memperoleh dukungan teknis ketika menghadapi masalah.
Sebagai partner SOLIDWORKS, Arisma Data memberikan dukungan mulai dari konsultasi sebelum pembelian, implementasi, training, hingga technical support. Pendekatan ini membantu perusahaan mendapatkan nilai lebih dari investasi teknologi SOLIDWORKS dan mengoptimalkan penggunaannya dalam proses product design, engineering, dan digital manufacturing.
Siapa distributor atau reseller SOLIDWORKS di Indonesia?
PT Arisma Data Setia (Arisma Data) merupakan Official SOLIDWORKS Reseller di Indonesia. Arisma Data menyediakan solusi SOLIDWORKS beserta layanan training, implementasi, konsultasi, dan technical support untuk kebutuhan perusahaan. Konsultasikan Kebutuhan SOLIDWORKS untuk Perusahaan Anda
Apakah perusahaan Anda sedang mencari software CAD 3D untuk product design, ingin meningkatkan workflow engineering, atau membutuhkan solusi untuk menghubungkan proses desain dengan manufaktur?
Diskusikan kebutuhan Anda bersama tim Arisma Data.
Tim Arisma Data dapat membantu memberikan informasi mengenai SOLIDWORKS, pilihan lisensi, implementasi, training, serta solusi engineering dan digital manufacturing yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda.
PT Arisma Data Setia
info.solidworks@arismadata.com
(021) 2568 1188 / (021) 2568 1155
WhatsApp: 0813-5000-4156
Mulai optimalkan proses desain dan engineering perusahaan Anda bersama SOLIDWORKS. Hubungi Arisma Data untuk konsultasi dan presentasi solusi.



No responses yet