Fitur pada SolidWorks Simulation Standard

Solidworks simulation standard, Nah apakah anda ingin melakukan analisa tetapi SolidWorks yang Anda miliki hanya versi SolidWorks Standard???? SolidWorks Standard sudah dibekali dengan feature analisa tetapi hanya single bodies atau single part. Sehingga ketika ingin analisa tidak bisa maksimal. Nah maka ditahun 2015 ini, SolidWorks mengeluarkan paket terbaru untuk add on module Simulation yaitu Simulation Standard. Nah apa kapabilatas dari SolidWorks Simulation Standard, berikut ini penjelasannya :

Static : Analisa static dengan sistem assembly dan part multi bodies.
Fatigue : Menghitung tingkat kelelahan dari sebuah design dalam bentuk assembly ataupun part.
Motion Studies : Untuk proses pergerakan mesin ataupun produk assembly dengan memperhitungkan massa, material, dll.
Trend Tracker : Membantu Anda dalam mebandingkaan hasil anailsa static berdasarkan base analisa yang ditentukan.

Jadi boleh diartikan paket ini sudah sangat membantu dalam proses analisa dan tentunya tetap ekonomis. Tetapi untuk segi feature ataupun fungsinya sama seperti yang dulunya ada di Simulation Professional. Jadi SolidWorks Simulation Standard ini paket terbaru yang ditawarkan oleh SolidWorks untuk membantu Anda dalam analisa yang cukup sampai di 4 bagian diatas.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, apabila ada hal yang ingin ditanyakan mengenai paket terbaru ini, silakan hubungi marketing (reseller solidworks indonesia) kami di 021 2568 1188 dengan bro Hary 😛

 

Share

Solidworks 2015 – Assembly Envelopes

Hallo apakabar sobat solidworks indonesia,.. Tahun baru semangat baru!!..  tutorial solidworks pertama nih di tahun 2015.. Tentu kita tidak asing dengan kata amplop, dan dalam SolidWorks pun juga terdapat istilah tersebut, yaitu assembly envelopes, yang merupakan salah satu special komponen di dalam assembly.

Envelope ini diabaikan ketika kita menghitung berat, Center Of Gravity dan juga dalam perhitungan di Bill Of Materials. Apabila kita menggunakan perintah copy, mirror dan juga pattern, hasilnya akan berupa part envelope juga.

Fungsi dari envelope ada 2 macam, yaitu sebagai reference components dan sebagai selection tools.

1. Penggunaan Envelope sebagai Reference Components

Kita dapat menggunan envelope sebagai komponen yang hanya berfungsi sebagai referensi dari design assembly kita, yaitu misalnya untuk membayangkan kondisi assembly kita berdasarkan posisi dan ukuran terhadap komponen envelope tersebut.

Misalnya dalam design bantalan rel berikut ini, yang akan dibuat yaitu hanya bantalan relnya saja. Namun supaya memudahkan dalam design bantalannya, kita perlu menampilkan relnya juga. Namun rel tersebut tidak ikut muncul dalam perhitungan berat, Centre of Gravity, dan juga Bill Of Material.

Cara menampilkan atau membuat rel menjadi sebagai envelope adalah seperti ini :

2Penggunaan Envelope sebagai selection tools

Dengan envelope memungkinkan kita untuk select, show, or hide components berdasarkan posisi mereka terhadap volume envelope (di dalam, di luar, atau dalam posisi crossing). Kita juga dapat menggunakan bidang envelope tersebut untuk mengubah visibility dari komponent assembly, atau memilih parts / komponen untuk dilanjutkan dengan perintah suppress, copy atau delete.

Dalam gambar di bawah ini, contoh part dalam bentuk envelope untuk menunjukkan area kerja dari operator.

Kita bisa gunakan envelope tersebut sebagai selection tool atau kita bisa gunakan untuk show / hide komponen seperti gambar di bawah ini.

Dengan menggunakan assembly envelope tersebut, memudahkan kita dalam mengolah parts yang kita buat dalam Assembly yang berisi cukup banyak komponen. Selamat Mencoba.

Warm Regards,

Team Technical Support SolidWorks Arismadata.

Share

SolidWorks Simulation – The Beer Can BBQ Conundrum

Lihat bagaimana SolidWorks Simulation dapat memecahkan masalah desain dengan mudah,

Memahami pengaruh faktor dinamis seperti suhu, sumber panas dan aliran udara sangat penting untuk desain produk Anda. SolidWorks Simulasi memberikan wawasan berharga bahkan desain yang paling kompleks. dapat mengintegrasikan simulasi, pengujian dan analisis dalam desain, dan antarmuka intuitif yang mudah dan cepat.

Disini kami menerapkan SolidWorks Simulasi untuk masalah yang sangat umum di dunia: berapa lama minuman Anda akan tetap dingin pada sore hari dan dalam proses mengungkap masalah desain yang potensial. Lihat video, kemudian memanggil untuk demo tentang bagaimana SolidWorks Simulasi dapat meningkatkan proses desain Anda.

lihat videonya dan temukan bagaimana SolidWorks Simulasi dapat meningkatkan proses desain Anda

Share

SolidWorks – Fillet Techniques

Dalam pembuatan product dengan solidworks, terutama pembuatan product design atau cunsomer product, kita pasti tak luput dari pembuatan fillet atau radius pada setiap sudut dari product tersebut. Berikut ini adalah beberapa teknik dalam pembuatan fillet.

  1. 1.     Constant Fillets

Merupakan pembuatan fillet paling basic. Kita bisa pilih edge atau face untuk memberikan bidang radiusnya. Dan juga kita bisa buat beberapa ukuran sekaligus, untuk setiap edge/face yang berbeda.

2. Variable Fillets

Pada dasarnya hampir sama dengan constant fillets, namun pada variable fillets kita bisa membuat variasi ukuran dari setiap edge yang kita pilih. Sebagai contoh di bawah ini, dari 1 edge, terdapat 3 ukuran fillets, yaitu 12 mm pada ujung atas, 6mm pada bagian tengah, dan 4 mm pada ujung bawah.

3. Full-round Fillets

Adalah cara pembuatan fillets secara otomatis dari pemilihan 3 face yang secara berurutan dari suatu product dengan ketebalan, contohnya seperti gambar di bawah ini.

4. Face Fillets

Kita bisa gunakan face fillets untuk mebuat bidang radius dengan bidang face yang terpisah / tidak menyatu, seperti di bawah ini. Dalam face fillets ini perlu diperhatikan besarnya radius yang memungkinkan dari pertemuan face tersebut.

5. Profile Radius

Untuk mendapatkan profil radius yang lebih ergonomis, kita bisa gunakan radius dengan pilihan beberapa profile seperti di bawah ini.

6. Asymmetric Fillets

Selain bentukan fillets dengan pilihan profile, kita bisa gunakan juga bentukan asymmetric, dimana ukuran fillet berbeda dari ujung 1 dan ujung lainnya.

Demikian, Selamat Mencoba, semoga bermanfaat bagi anda solidworks user indonesia.

Warm Regards,

Team Technical Support SolidWorks Arismadata.

 

Share

Surface Modelling pada solidworks

Surface Modelling pada solidworks, Surface adalah bagian dari solid bodies itu sendiri, karena setiap solid bodies pasti memiliki beberapa face sekaligus, misalnya sebuah balok, balok memiliki 6 buah face yang tergabung menjadi 1. Namun surface berbeda dengan solid bodies, karena surface tidak memiliki ketebalan dan juga volume.

Berikut ini adalah beberapa contoh penggunaan fitur dalam surface modelling :

Fitur Extrude Surface dan Revolved Surface ini hampir sama dengan fitur pada Extrude Boss / Base, namun yang dihasilkan disini masih dalam bentuk surface, tidak ada ketebalan.

Planar Surface digunakan untuk menutup bidang surface yang berlubang, namun bidang tersebut harus berbentuk datar, tidak berupa bidang melengkung.

Pada fitur Surface Swept ini, selain kita bisa pilih Path dan Profile, kita bisa gunakan guide curves untuk mendapatkan profil surface yang kompleks.

Boundary Surface ini mirip dengan Lofted Surface, yaitu kita bisa pilih 2 edge sebagai profile, dan juga edge ketiga sebagai guide curve’nya.

Untuk menggantikan permukaan yang kurang beraturan seperti di atas, kita bisa gunakan Filled Surface, dimana hasil dari fill surface tersebut nantinya juga akan menyatu dengan surface di sekelilingnya secara smooth.

Kita bisa gunakan fitur Freeform seperti di atas, untuk mendapatkan permukaan surface yang seperti gelombang, dengan cara menarik dari point yang kita berikan pada kurva yang membagi permukaan surface.

Pada saat kita menggunakan surface modelling, hasilnya masih berupa bidang yang saling bertabrakan satu dengan yang lainnya, kemudian kita bisa gunakan trim surface untuk memotong dari surface tersebut, dan kita bisa pilih bagian yang ingin kita pertahankan ataupun kita bisa pilih bagian yang akan kita delete / remove.

Offset surface adalah fitur untuk membuat copian surface dengan jarak tertentu, namun apabila kita isikan nominal 0, surface akan ter-copy di posisi yang sama.

Pada SolidWorks 2015, terdapat fitur terbaru, yaitu Surface Flatten (di SolidWorks Premium), dimana dengan fitur tersebut, kita bisa melihat bentangan dari profile surface.

Demikian beberapa penjelasan mengenai Surface Modelling pada SolidWorks. Dimana dengan fitur-fitur di atas kita bisa membuat product yang bentuknya unik, ergonomis, dan dengan estetika yang bagus untuk digunakan oleh konsumen. Namun selain itu, kita bisa juga gunakan Surface Modelling di atas untuk memodifikasi dari mold atau dies sesuai dengan keinginan kita.

 

Selamat Mencoba.

Warm Regards,

Team Technical Support SolidWorks Arismadata
(reseller solidworks sejak 1996)

Share

solidworks 2015 launching – indonesia

Hai apa kabar? Semoga sehat selalu ya.. masih dalam rangkaian SolidWorks Innovation Day 2015 kami mengadakan roadshow di The Hills Hotel Batam dan Miyana Hotel Medan pada tanggal 09 dan 11 Desember 2014 yang disponsori oleh Dell dan Panasonic Toughbook.

Acara dihadiri oleh Engineer, IT, Design Engineer dan lain-lain. Tidak hanya seminar dan launching SolidWorks 2015 namun kami juga mengadakan semi workshop. Semi workshop mengusung tema “Let’s Go Design” yang terdiri dari beberapa kelompok dan lomba desain menggunakan SolidWorks. Dengan hadiah voucher belanja dan doorprize 1 smartphone.

Terlihat kekompakan dari kelompok yang menggambar menggunakan SolidWorks. Walaupun ada beberapa peserta yang belum pernah menggunakan SolidWorks, namun hal ini tidak begitu menjadi masalah dikarenakan  SolidWorks sangat mudah digunakan.

Dari beberapa kelompok yang sudah menyelesaikan menggambar, kami juga memberikan hadiah menarik!

Jangan lewatkan seminar kami berikutnya dan tunggu kami di kota Anda. Untuk update komunitas kami, silakan gabung di : Komunitas SolidWorks Indonesia, Bogor SolidWorks User Group, Tangerang City SolidWorks User Group, Bekasi Area SolidWorks User Group, twitter dan lainnya..

Untuk informasi mengenai SolidWorks,
bisa menghubungi kami di 021 25681199 atau
email info@solidworks.com

Share

Sketching – solidworks 2015

Sebelum kita membuat geometry atau 3D model pada SolidWorks, hal pertama yang kita lakukan yaitu membuat suatu Sketch pada plane yang kita tentukan. Nah, berikut ini ada beberapa hal mengenai pembuatan sketch pada SolidWorks :

1. Shortcut Sketch

Untuk mempercepat pemilihan fitur pada Sketch, kita bisa membuat shortcut, dimana ada 2 pilihan shortcut yang kita bisa pakai :

–          Dengan tekan tombol “s” pada keyboard

–          Menggunakan mouse gestures, tekan klik kanan dan geser mouse ke arah kanan.

Untuk set up shortcut di atas, kita bisa lakukan di dalam Customize, yaitu dari toolbar tools à Customize.

2. Pemberian Dimensi langsung

Ketika membuat entities / garis pada sketch, terdapat pilihan apakah kita akan memberikan dimensi’nya secara sekaligus atau nanti setelah kita selesai membuat entities tersebut. Yaitu dengan kita ceklist pada pilihan di Option, Enable on screen numeric input.

Hasilnya adalah seperti ini :

3. Fully Define Sketch

Kita bisa menggunakan pilihan fully define sketch, yaitu untuk memberikan dimensi secara langsung untuk semua sketch yang sudah kita buat.

4. Selection

Kita bisa menggunakan Box selection atau Lasso Selection, untuk memilih beberapa sketch sekaligus.

5. Mid Line Sketch

Untuk mempercepat dalam pembuatan sketch, pada SolidWorks 2015 sudah ditambahkan fitur terbaru yaitu Mid Line Sketch dan Mid point rectangle.

6. Style Spline

Untuk membuat spline yang lebih smooth, kita bisa menggunakan Style Spline seperti gambar di bawah ini.

7. Dimensi Ujung Radius

Untuk membuat dimensi seperti di bawah ini, kita bisa memberikan dimensi pada radius dengan menekan tombol shift pada keyboard.

8. Select Contour

Kita bisa buat beberapa contour sketch sekaligus, dan pada pilihan Extrude kita bisa pilih bagian contour mana yang akan kita buat extrude tersebut.

9. 3D Sketch

Untuk pembuatan sketch yang cukup kompleks, kita bisa menggunakan 3D sketch. Dimana arah dari sketch yang kita buat berdasarkan Triad, yaitu XY, YZ, ZX. Untuk mengubah arah sketch tersebut kita bisa tekan tab pada keyboard.

10. Copy Paste Sketch

Untuk membuat sketch yang sama, dari satu plane ke plane yang lain, kita bisa gunakan perintah copy paste, yaitu kita pilih sketch awal dan tekan ctrl + c , kemudian pilih plane yang akan kita buatb sketch yang sama, kemudian tekan ctrl + v .

Selamat Mencoba.

Warm Regards,

Team Technical Support SolidWorks Arismadata.

(Reseller SolidWorks Since 1996)

Share

Linear Pattern – SolidWorks 2015

SolidWorks 2015, Linear pattern adalah cara yang biasa kita gunakan untuk meng-copy beberapa fitur ke bagian yang lain dengan mengikuti alur berupa edge (sebagai arah pattern), dimana arah pattern tersebut bisa kita buat dalam 1 atau 2 arah.

Dalam SolidWorks 2015, fitur Linear Pattern tersebut sudah ditingkatkan lagi, sehingga pattern tersebut bisa lebih fleksible, jumlah pattern bisa menyesuaikan dengan panjang / pendeknya rail yang kita buat.

Misalnya Rail di bawah ini. Apabila kita tambahkan panjang dari Rail di bawah ini, ataupun kita jadikan lebih pendek, jumlah pattern dari lubang counterbor pasti akan menjadi rancu, dan fitur pattern pun jadi error.

Untuk mengatasi error tersebut, kita bisa gunakan cara di bawah ini :

–          Kita klik pada pilihan Up to reference

–          Kemudian kita pilih face dari ujung rail untuk referensi panjang dari rail tersebut.

–          Dan pada ukuran Offset Distance, kita isi dengan link, yaitu kita ketik tanda sama dengan (=) dan kita pilih ukuran 25 dari ujung pertama rail tersebut.

Kita bisa langsung coba dengan membuat rail tersebut menjadi lebih pendek, yaitu dengan klik face pada ujung rail, sehingga muncul anak panah, dan bisa kita drag anak panah tersebut untuk membuat rail tersebut menjadi lebih panjang atau pendek. Dan Pattern pun mengikuti panjang rail tersebut.

Hasil dari Pattern di atas adalah, jarak antar lubang tetap sama, namun jumlah lubang hasil pattern akan berbeda, yaitu mengikuti panjang / pendek Rail.

Apabila kita ingin membuat jumlah lubang tetap sama, namujn jarak lubang yang berbeda, kita bisa gunakan pilihan Set Number of Instances, seperti di bawah ini.

Demikian, selamat mencoba.

Warm Regards,

Team Technical Support Arismadata.
(Reseller SolidWorks Since 1996)

 

Share