Static Pertubation Analysis pada SIMULIAWORKS

Ketika mendesain sebuah product sering menjumpai kegagalan atau kerusakan akibat beban yang diberikan kepada produk tersebut. Hal tersebut dapat kita analisa dengan menggunakan Structural Simulation yang ada pada SIMULIAWORKS. Jenis analisa yang ditawarkan beragam mulai dari Structural, Thermal dan Thermal-Structural. Pada kasus ketika struktur akan dianalisa berdasarkan beban tanpa melibatkan perpindahan panas (Thermal) maka analisa yang digunakan menggunakan jenis Structural. Pada kasus analisa Structural terbagi menjadi dua macam diantaranya Static Analysis dan Dynamic Analysis. Untuk kondisi dimana beban bersifat Konstan maka yang digunakan adalah Static Analysis sedangkan jika beban yang digunakan berubah-ubah (TidakKonstan) maka yang digunakan adalah Dynamic Analysis. Adapun skema kapabilitas dari SIMULIAWORKS dapat dilihat pada bagan berikut.

Pada jenis analisa Static terbagi menjadi dua macam yaitu Static Pertubation dan General Static dimana keduanya menggunakan Implicit Solver. Pada analisa ini kita akan dibahas secara mendalam mengenai Static Pertubation.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya Static Analaysis dibagi menjadi dua macam yaitu Static Pertubation dan General Static. Pada Static Pertubation atau bisa disebut Linear Static merupakan jenis analisa kegagalan akibat beban yang Konstan tanpa melibatkan adanya fenomena Nonlinieritas baik dari Non linieritas Material, Nonlinieritas Geometri dan Nonliniearitas Kontak. Fenomena Nonliniearitas akan mempengaruhi matriks kekakuan yang berubah-ubah sedangkan Static Pertubation melibatkan matriks kekuatan yang konstan. Fenomena Nonlinearitas akan dibahas pada analisa GeneralStatic. Fenomena Kegagalan Struktur Fenomena Kegagalan Struktur merupakan yang tidak bisa dihindari apabila struktur tidak mampu menahan yang diberikan. Terdapat beberapa istilah yang sering dipahami untuk menunjukan apakah struktur itu aman atau tidak terhadap beban statis diantaranya sebagai berikut:

a. Tegangan (VonMisesStress) Von Mises merupakan salah satu penemu teori kegagalan (FailureTheory) yang popular digunakan saat ini dimana kegagalan akan terjadi jikaTegangan VonMises melebihi dari nilai Kekuatan Luluh (YieldStrength) material dan sebaliknya. Jika VonMises Stress kurang dari Yield Strength maka produk tersebut masih berada dizona elastis material (ElasticZone) tidak mengalami deformasi permanen dan sebaliknya jika melebihi maka berada dizona plastis (PlasicZone).

Zona plastis (Plastic Zone) tersebut terjadi jika deformasi permanen ketika beban dilepaskan. Sebagai contoh suatu produk menghasilkan deformasi 1 mm dengan pembebanan 50 N, ketika beban dilepaskan menyisakan deformasi sebesar 0,5 mm yang disebut deformasi permanen yang akan merusak struktur. Jika deformasi kembali ke kondisi awal 0 mm maka produk tersebut berada dizona elastis (Elastic Zone) dan dikatakan Aman (safe).

b. Deformasi (Displacement)
Deformasi merupakan fenomena dimana struktur akan mengalami perubahan bentuk akibat beban yang diberikan. Besarnya penyimpangan bentuk yang dialami struktur dalam satuan panjang disebut Deformasi (Displacement). Tidak ada informasi mengenai struktur aman atau tidak melalui parameter ini.

c. Faktor Keamanan (Factor of Safety/FOS)
Faktor Keamanan/FOS merupakan representasi dari keamanan suatu produk berdasarkan faktor Von Mises Terhadap besarnya Yield Strength material seperti rumus berikut.

Maximum Von Mises Stress suatu produk akan menentukan apakah struktur tersebut aman atau tidak. Jika Max Von Mises melebihi besarnya Yield Strength maka FOS akan bernilai kecil sehingga produk tersebut akan Gagal (Fail) dan sebaliknya jika Max Von Mises berada jauh dibawah Yield Strength maka nilai FOS semakin tinggi dan produk akan Aman (Safe) seperti pada tabel berikut

Pada kasus ini kita akan melakukan analisa Static Pertubation untuk produk Bracket yang terbuat dari material AISI 304 yang memiliki Yield Strength Material sebesar 215 MPa. Bracket tersebut dijepit dikedua hole kanan dan kirinya. Beban diberikan sebesar 1000 N pada bagian tengah (Panah Hijau) seperti berikut. Kita akan mengetahui apakah produk ini aman atau tidak dengan menggunakan SIMULIAWORKS.

Adapun langkah-Langkah analisa Static Pertubation seperti berikut:

  1. Pendefinisian Material AISI 304 pada komponen Bracket dengan menggunakan tipe elment Solid (Solid Section)
  1. Selanjutnya adalah tahap Meshing untuk mememecah komponen menjadi elemen Solid dimana Mesh Type menggunakan Tetrahedron Mesh dengan besar ukuran elemen 2 mm.

3. Selanjutnya adalah pembuatan tipe analisa Static Pertubation pada Ribbon Procedures

4 Selanjutnya adalah pendefinisian tumpuan dengan menggunakan Tipe Clamp pada kedua ujung Hole

  1. Selanjutnya adalah pendefinisian beban pada bagian tengah Bracket dengan menggunakan Force sebesar 1000 N arah sumbu-Z

6. Setelah proses pendefinisian selesai maka tahap selanjutnya adalah proses Running dengan menggunakan Resource dari PC bukan dari Cloud

  1. Selanjutnya kita akan melihat result diantaranya Von Mises Stress, Displacement dan Faktor Keamanan/FOS seperti berikut
    Von Mises Stress
    Dapat kita lihat besarnya tegangan maksimum (Maximum Von Mises Stress) yang dialami oleh struktur sebesar 8,15e+7 N/m2 atau 81,15 MPa dimana nilai maksimum tersebut jauh dibawah Yield Strength Material sebesar 215 MPa sehingga dapat dikatakan

Aman (Safe).

Deformasi (Displacement)
Dapat kita lihat besarnya deformasi/penyimpangan maksimum struktur (Maximum
Displacement) sebesar 0,0493 mm yang berada di ujung kepala Bracket.

Fakor Keamanan (Factor of Safety/FOS)
Dapat kita lihat besarnya faktor keamanan terendah (Minimum FOS) yang dialami struktur sebesar 2,54 dan faktor keamanan tertinggi (Maximum FOS) yang dialami struktur sebesar 3150 yang dapat disimpulkan Aman (Safe) karena FOS > 1.

Share

Apa itu SOLIDWORKS xShape ?

SOLIDWORKS xShape adalah aplikasi yang berjalan di platform 3DEXPERIENCE. Ini adalah thin client, jadi selama Anda memiliki koneksi Internet, Anda dapat menjalankannya. Ini bermanfaat karena berbagai alasan, terutama sumber daya perangkat keras dan penerapan aplikasi. Ini juga bagus untuk dijalankan di perangkat MAC.

Selama bertahun-tahun, kami telah mencoba-coba banyak editor surface. untuk membuat bentukan wajah, manusia, mobil, dan geometri kompleks lainnya menghabiskan terlalu banyak waktu.

Mungkin, Anda tahu dari pengalaman, kelambanan dalam menciptakan sesuatu dengan surface yang tampak bagus dalam CAD, hanya untuk meraba-raba dalam bentuk yang solid sehingga bisa dicetak 3D. Dimulai dengan sketch, untuk membangun berbagai jenis surface atau hal-hal seperti network surface, edge surface, bondaries, knitting, triming, dan pengulangan. SOLIDWORKS xShape ada di depan kita, dan kemampuan untuk membuat bentuk yang kompleks dan non-prismatik dengan cepat dan intuitif.

Pilar social collaboration adalah cara baru yang menarik untuk berbagi, mendesain, dan berinteraksi dengan pengguna lain. Sebagai tes pertama dari aplikasi baru yang menarik ini, saya menggunakan sendok plastik sederhana sebagai patokan. Ini akan menjadi bentuk yang cukup sulit untuk diproduksi dengan cepat di lingkungan pemodelan design 3D CAD biasa.

Mengembangkan Bentuk

Dimulai dari xShape, kita mulai dengan pembuatan primitif design. Ini adalah perubahan paradigma dalam cara kami membuat bentuk kompleks. Primitif ini pada dasarnya adalah sepotong tanah liat yang dapat kita dorong dan tarik geometri dengan cepat dan mudah. Kami memiliki kontrol eksplisit atas bentuk kami menggunakan alat intuitif seperti menyeret pada tiga serangkai sehubungan dengan edge, face, sudut dan juga dapat dengan mudah beralih antara lengkungan dan bentukan tajam. Tidak perlu berjam-jam lagi untuk membuat perpaduan terbaik, menghapus permukaan, dan merekonstruksi permukaan untuk mendorong hal-hal seperti kontinuitas C1 atau C2.

saya masukkan dulu kotak primitif. Seperti yang Anda lihat pada grafik, ada berbagai bentuk yang bisa kita gunakan untuk memulai desain kita.
Setelah dimasukkan, pengguna dapat mengontrol jumlah elemen dalam tiga arah. Pikirkan spline 3D. Jika kami mencoba membuat kurva yang tepat seperti yang kami inginkan, kami memasukkan titik spline sehingga kami dapat memanipulasi besar dan arah titik kontrol tersebut pada spline. Ini mirip dengan apa yang kami kerjakan di sini. Dalam ruang 3D, mesh atau bagian face terbagi memungkinkan kontrol terpisah di area tertentu dari kotak

Setelah kami memasukkan kotaknya, maka kami dapat dengan mudah bekerja dengan quick view manipulation tool di kanan atas aplikasi. Ini membantu dalam mengontrol bentuk dari berbagai perspektif geometri kita.

Saya telah mengedit satu sisi kotak, menggunakan sketch quick align tool. Ini memungkinkan saya untuk menghasilkan tepi konseptual dengan cepat. Saya dapat membuat sketch dalam perintah untuk menggeser face ke lokasi yang saya inginkan. Saya dapat terus mengedit bentuk itu sampai saya mendapatkan kontur yang saya inginkan

Pengeditan lebih lanjut, dalam hal ini, dari tampilan sisi kanan memungkinkan saya untuk meninggikan sedikit sehingga saya bisa menghilangkan beberapa ketebalan untuk mencapai cekungan untuk sendok.

Inilah bentuk akhirnya. Seperti yang Anda lihat, ini hanyalah beberapa langkah untuk mendapatkan bentukan yang kompleks yang dapat saya print cetak 3D.

Membuat bentukan ini mudah dan natural. Setelah primitif dimasukkan, kami memiliki awal yang sangat baik. Pemodelan sub bagian memungkinkan kami untuk mengekstrak pergerakan face dan edge yang tepat dengan cara yang tidak membutuhkan lebih dari satu ide.

Sekarang, kita dapat membuat bentuk yang keren dan kompleks dengan cepat dan dalam hitungan menit, bukan hari atau minggu. Insinyur, desainer, dan pencipta sekarang dapat membuat produk unik mereka sendiri tanpa latar belakang yang melelahkan dalam desain industri. xShape telah menghilangkan kecanggungan dalam membuat produk yang menyenangkan.

Share

Solusi Mirror Body untuk xShape dalam 3DEXPERIENCE

Saat ini aplikasi pemodelan Sub-Divisional xShape pada Platform 3DEXPERIENCE tidak memiliki perintah ke Mirror Body. Ini adalah item yang sangat diminta, dan mudah-mudahan ada pembaruan yang akan datang tahun ini. Namun, sampai saat itu, Anda masih bisa mendapatkan hasil yang sama dengan menggunakan solusi ini untuk melakukan mirror pada body.

  1. Buat terlebih dahulu body yang akan yang ingin Anda mirror

2. Buat Insert ordered Geometrical Set

3. Copy dan pastekan  subdivisional body ke dalam Ordered Geometrical Set

4. Hide sub divisional surface yang asli sehingga Anda dapat mengerjakan “salinan” dalam ordered GeomtericalSet. Cara termudah untuk melakukannya adalah dengan meng hide  pada feature Knit Surfce  pada tree manager.

5. Edit hasil COPY dari bentuk Sub D (ordered geometrical set) dan Extrude facenya.

6. Translate  permukaan extrude sampai  melewati mirror plane

7. Aktifkan opsi Symmetry untuk mendapatkan bentuk mirror

8. Nonaktifkan opsi Symmetry  Jika tidak, anda tidak dapat melakukan langkah berikutnya.

9. Aktifkan filter  dan pilih  “face” kemudian  pilih semua face aslinya yang sudah disalin  dan “bridge”, lalu Hapus.

10. Beralih kembali ke filter “all entities”. Pilih  edge lubang yang terbuka dan pergunakan feature fill edges dari menu pop up untuk menutup bagian lubang. Anda dapat menggunakan filter “edge” jika Anda kesulitan mengambil bagian tepi.

11. knit semua face pada body yang sudah di mirror  menjadi satu untuk membentuk Solid.

12. Munculkan Kembali  Body aslinya dengan melakukan show pada  Knit Surface dari tree manager.

Semoga solusi ini bermanfaat bagi Anda di Platform 3DEXPERIENCE.

Share

Cara Custome Wire Pada Feature Draw Multiple Wire

Pada artikel kali ini kita akan membahas cara mengcustome Multiple Wire pada schematic SOLIDWORKS Electrical. Untuk caranya sebagai berikut :

  1. Pilih feature Draw Multiple Wire pada Ribbon Menu Schematic

2. Pada bagian Side Panel kiri untuk Command akan muncul Electrical wires. Pada bagian ini pilih titik-titik (bagian sebeleh kanan kolom name).

3. Pilih Manager… pada Wire style selector

4.Kemudian, akan muncul window Wire style manager. Kemudian pilih Add a numbering group.

5.Setelah mengklik Add a numbering group, akan muncul Pop up New numbering group, yang mana ini merupakan urutan nomor dari group numbering yang sudah ada sebelumnya. Kemudian klik, OK.

6.Kemudian, akan muncul Group : 3 dengan satu wire control. Kemudian klik Group :3, selanjutnya klik Multiple add.

7.Kemudian, akan muncul Multiple wire baru dengan nama F33. Untuk Multi wire baru memiliki 5 standard wire yakni Netral Wire, Phase 1 ( R), Phase 2 ( S ), Phase ( T ), dan Ground.

8.Dari wire yang ada pada group, kita dapat mengubah properties wire sesuai dengan standard yang berlaku pada perusahaan. Untuk masuk ke properties dari wire, klik wire dari group multiple. Kemudian pilih properties.

Kemudian, misalnya untuk merubah warna wire, kita dapat mengkllik titik-titik (…) pada bagian kanan dari kolom Line color. Pilih warna yang diinginkan kemudian klik OK.

Selain itu, anada juga dapat merubah jenis line sesuai dengan standard yang ada pada perusahaan. Klik pada bagian kolom Line type, kemudian pilih tipe line yang diinginkan. Bila semua properties sudah disesuaikan, klik OK.

9.Selain dapat merubah property dari wire, kita juga dapat merubah urutan wire. Caranya, klik wire yang akan kita rubah urutannya, kemudian klik Up ataupun Down (sesuai posisi yang dinginkan).

10. Untuk merubah nama Multiple wire, klik multiple wire kemudian klik Properties.

11.Ketik nama yang diingkan pada kolom Name. Kemudian klik OK.

Hasilnya, pada bagian name pada tiap wire dari Multiple wire akan berubah mengikuti nama yang sudah diberikan. Kemudian klik close.

12.Pada window Wire style selector, klik Multiple wire yang sebelumnya sudah dibuat. Kemudian klikSelect.

13.Pilih wire yang mana yang akan diinput kedalam schematic dengan cara mencentang kolom pada wire. Kemudian arahkan pada schematic. Klik kiri, kemudian wire yang sudah dicustome akan muncul.

Share

MENAMPILKAN CENTER OF MASS DIDALAM SOLIDWORKS

Sebagai seorang desainer / drafter, tentu dalam membuat sebuah desain 3D Part keakuratan menjadi salah satu fokus utama. Menentukan dimensi, membentuk kontur surface, dan semacam lainnya menjadi point-point penting, sehingga hasil dari part tersebut bisa sangat memuaskan. Salah satunya adalah dengan menentukan titik Center Of Mass dari desain yang dibuat. Biasanya kita melakukan perhitungan secara manual untuk dapat mengetahui titik center dari part yang dibuat.

Namun, didalam SOLIDWORKS kita dapat dengan langsung melihat Center Of Mass desain kita, yaitu dengan cara menghidupkan fitur Center Of Mass, bisa dilakukan pencarian pada Search Box dikanan atas. Setelah diaktifkan maka akan muncul logo-nya, dan bisa dilakukan pengecekan Angka titik koodinat Center Of Mass dari Fitur “Mass Properties”. Sehingga detail-nya dapat terlihat.

Untuk lebih jelasnya silahkan lihat video berikut ini : 

Share

MENGGUNAKAN FITUR DIMXPERT UNTUK MEMUNCULKAN DIMENSI PART

Pernahkan rekan-rekan diminta oleh atasan, oleh rekan kerja, atau oleh Client saat melakukan Presentasi terkait produk desain yang sudah dibuat, langsung dengan membuka file 3D. Dan mereka meminta untuk ditampilkan ukuran-ukuran dimensi-nya. Tentu kita akan kesulitan karena harus melakukan klik satu per satu, pada tiap sketch yang dibuat atau pada permukaan yang ingin dilihat, supaya dimensi-nya dapat muncul. Tenang, ada solusinya yaitu menggunakan fitur DimXpert, mari simak sampai habis artikel ini.

Fitur DimXpert dapat langsung digunakan dengan mengakses dari Tab Feature Manager di sebelah kiri, untuk letak tepatnya DimXpert ada disebelah kanan Tab Konfigurasi. Langsung pilih Icon “Auto Dimension Scheme” dan lakukan setting pada Part Type, Tolerance Type, Pattern Dimensioning sesuai dengan yang kita inginkan. Lalu pilih Primary, Secondary, dan Tertiary Datum sebagai lokasi Face untuk memunculkan Dimensi-nya.
Setelah semua tersetting, maka akan langsung otomatis muncul Dimensi keseluruhan Part-nya. Dan dari DimXpert ini kita tidak perlu mengklik pada sebuah Face, karena Dimensi DimXpert ini akan muncul terus, walaupun kita Rotate Part-nya. Dan saat masuk ke proses 2D Drawing, kita dapat langsung memunculkan dimensi dari DimXpert-nya. Sehingga tidak perlu lagi menggunakan fitur Model Items.

Silahkan lihat pada video di link berikut ini untuk cara penggunaannya :

Share

MEMBUAT WELDMENT PROFILE LIBRARY MENJADI LEBIH LENGKAP

Fitur SOLIDWORKS Weldment digunakan untuk membuat sebuah Structure Part dengan Profil tertentu. Tetapi, kendalanya adalah Profil-profil bawaan Solidworks Weldment itu cukup sedikit. Sehingga biasanya user akan melakukan Custom Profile, supaya dapat sesuai dengan keinginan-nya. Dengan cara Custom Profile maka akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk dapat menggunakan Profil-profil sesuai standard user tersebut.
Solusinya adalah kita dapat melakukan Download Profile Library dari tempat yang sudah disediakan oleh SOLIDWORKS. Letaknya dapat diakses pada “Design Library” lalu pilih folder “SOLIDWORKS Content”. Pilih sesuai standard yang ingin digunakan, namun jangan lupa sambil menekan tombol CTRL pada keyboard. Lakukan save pada lokasi yang sesuai.
Setelah didownload, copy isi file tersebut kedalam lokasi File Weldment Profile bawaan SOLIDWORKS, atau opsi lainnya ialah melakukan setting “File Location” untuk menambahkan lokasi Weldment Profile yang baru.
Silahkan Dicoba cara tersebut, dan bisa disimak step by step nya pada video disini :

Share

MEMBUAT VARIASI PART YANG SERUPA PADA ASSEMBLY

Terkadang dalam proses pembuatan sebuah desain kita ingin membuat didalam 1 File memiliki beberapa Variasi model, bentuk, ukuran, dan lainnya. Untuk memenuhi hal tersebut SOLIDWORKS memiliki beberapa opsi yang dapat dilakukan untuk membuat Part yang Serupa namun tidak sama didalam sebuah Assembly.

Pertama, tentunya ialah menggunakan fitur “Add Configuration” sama seperti didalam Part fitur ini berfungsi untuk membuat variasi bentuk atau tipe dari Part didalam Assembly. Kedua, menggunakan fitur “Make Independent” untuk membuat file yang dipilih memiliki atau menjadi nama baru sehingga Link nya akan terputus dengan part Asli-nya dan kita bisa memodifikasi untuk menjadikannya Variasi. Ketiga, masih dengan fitur “Make Independent” namun file yang digunakan ialah dari Toolbox Library sehingga dapat membuat variasi walaupun Part tersebut adalah Part dari Toolbox.
Untuk lebih detailnya dapat dilihat pada video berikut ini :

Share