SOLIDWORKS Manage: Project Management

SOLIDWORKS Manage mampu menangani project Anda. Seorang project manager yang nantinya akan fokus dalam penanganan project, sangat membutuhkan fitur Project Management yang ada di SOLIDWORKS Manage. Mari kita lihat bagaimana SOLIDWORKS Manage memberikan solusi yang sangat tepat untuk project Anda.
solidworks manage
SOLIDWORKS Manage – Project Properties
Saat pertama kali membuka project di SWM, Anda akan disuguhkan dengan layar properties yang berisikan attribute dari project Anda. Pada layar ini Anda mampu mengenali dan memahami apa yang ada di dalam project dari list attribute yang bisa Anda customize sesuai dengan kebutuhan.

solidworks manage properties

SOLIDWORKS Manage – Project Planning

Hal yang terpenting dari sebuah project planning adalah stage, schedule, dan task. Planning pada SOLIDWORKS Manage memungkinkan kita untuk mengatur secara keseluruhan proses dari tiap stage/step, hingga task/job desk dari masing masing staff atau orang yang berperan di dalam project. SOLIDWORKS Manage menjawab kebutuhan Project Manager dalam penanganan planning dari sebuah project.

project planing

SOLIDWORKS Manage – Bill of Material

Termasuk di dalamnya adalah Bill of Material, sebuah solusi dari SWM yang memungkinkan kita membuat BOM se-fleksibel mungkin yang terintegrasi dengan file CAD Anda. Selain itu BOM dalam SWM mampu memungkinkan kita untuk membuat record atau item BOM dengan mengetik manual sehingga kita dapat leluasa menambahkan item-item yang tidak ada di dalam data CAD ke dalam BOM. Item yang bisa ditambahkan selain teks, juga bisa gambar, warna, dan item-item yang bisa Anda customize sesuai kebutuhan.

Beberapa fitur di atas hanya sebagian kecil dari fitur-fitur yang ada pada SWM – Project Management. Masih banyak fitur yang akan sangat membantu Anda mengolah project menjadi lebih mudah dan tersistem.

Konsultasi gratis bisa langsung hubungi kami
Jakarta : (021) 25681188
Cikarang : (021) 2961 9225
Surabaya : (031) 807 4179

Share

Menggunakan filter Excel pada BOM Excel dengan thumbnail / Gambar

SOLIDWORKS 2019 memperkenalkan opsi baru untuk menyertakan thumbnail / gambar dari setiap komponen saat Anda mengekspor Bill Of Material ke Microsoft Excel. Saya perhatikan bahwa banyak pelanggan SOLIDWORKS menggunakan BOM Excel ini untuk mengelompokkan komponen mereka dengan fungsionalitas filter di Excel. Sayangnya ini tidak berfungsi seperti yang diharapkan, karena thumbnail tidak bergerak seiring dengan tindakan filter – mereka memiliki posisi tetap. Di blog ini saya ingin memberi tahu Anda lebih banyak tentang solusi untuk menggunakan fungsionalitas filter bersama dengan opsi thumbnail.
bom excel 1
Pertama, buat BOM Excel with thumbnail :
bom excel 2
1. Klik kanan BOM di SOLIDWORKS dan klik Save As.
2. Di kotak dialog:

  • a. Untuk Simpan sebagai tipe, pilih salah satu dari yang berikut:
  • b. Pilih Format Excel 2007 (* .xlsx) / Excel (* .xls)
  • c. Pilih Thumbnail

3. Telusuri ke folder, masukkan nama file, dan klik Simpan.
Langkah selanjutnya adalah membuat filter di Microsoft Excel untuk mengelompokkan komponen berdasarkan nomor part. Dalam contoh ini ini akan meniru perbedaan antara pembelian part dan membuat part. Dan tentu saja saya ingin memastikan bahwa thumbnail bergerak bersama.

Ikuti langkah-langkah selanjutnya untuk mencapai hasil yang diinginkan:
1. Buka BOM Excel dengan Microsoft Excel.
2. Buka tab Review dan klik Unshare Workbook.
bom excel 3
Ini memungkinkan untuk mengedit thumbnail.
3. Tekan F5. Ini akan membuka kotak dialog Go To.
4. Pada dialog Go To Pilih Spesial
bom excel 4
5. Di kotak dialog Go To Special, pilih Objects dan klik OK
bom excel 5
Ini akan secara otomatis memilih semua thumbnail di BOM Excel.
6. Klik kanan salah satu thumbnail dan pilih size dan properties.
7. Menu Format Picture yang muncul. Buka Properti dan pilih Move but don’t size with cells.
bom excel 6
8. Ini memastikan bahwa thumbnail akan terhubung ke nomor part setelah menerapkan tindakan filter.
9. Pilih semua kolom BOM Excel (kolom A, B, C, D, dan E pada gambar pertama).
10. Buka tab Data dan pilih Filter.
11. Sekarang kolom Number dapat diurutkan dengan memilih Sort A hingga Z.
bom excel 7

12. bersama dengan tindakan sortir

bom excel 8

Kesimpulan

SOLIDWORKS 2019 memperkenalkan cara yang bagus untuk mengomunikasikan bill of material / BOM Anda dengan orang lain di dalam atau di luar perusahaan Anda. Visualisasi dengan thumbnail memperkenalkan lebih banyak kejelasan untuk semua orang. Tetapi di sisi lain banyak pengguna kesulitan dengan alat filter di Microsoft Excel untuk mengurutkan BOM  bersama dengan thumbnail. Saya harap blog ini menjelaskan alur kerja ini, sehingga output BOM Anda lebih baik dari sebelumnya.

Share

Auto Check-In di SOLIDWORKS PDM Pro menggunakan Dispatch

Pada saat menggunakan Solidworks PDM, kami hampir selalu menemukan user yang lupa memeriksa dokumen di Vault. Ini membuat dokumen-dokumen itu hanya tersedia untuk pengguna yang menempatkannya di Vault. Dengan menggunakan Dispatch, Admin PDM dapat memastikan bahwa dokumen-dokumen penting secara otomatis Check in ketika pengguna melakukan drag/drop atau Copy / Paste dokumen ke dalam Vault.

Mulai dengan mengakses Dispatch melalui menu Tools> Administrative Actions menu di dalam vault.
Dispatch

1. Tetapkan Action Name (tidak ada yang akan melihat ini tetapi itu membantu ketika mengelola skrip).
2. Berikan deskripsi (lihat di bawah).
3. Karena kami mencoba mencegah drag / drop, kami akan menggunakan opsi “During Add”.
4. Berikan Path dan ekstensi file yang ingin Anda capture. Saya hanya akan mengunakannya pada JPG yang di drag user ke folder ECs pada contoh di bawah ini.

Dispatch 2
Saat mendefinisikan tindakan “Check-in”, Anda hanya perlu memasang pada “Path ke file yang dipilih.”
Dispatch 3
Lengkapi Check In Syntax dengan comment sehingga history muncul secara otomatis pada saat check in.
Dispatch 4
Dispatch script komplitnya.

Share

Cara menentukan Stock Manager Pada CAMWorks

Tahukah anda pada Software CAMWorks kita bisa menentukan Stock Manager untuk proses pembuatan program CAM’nya ? Dengan adanya feature Stock Manager akan sangat membantu programer dalam pembuatan programnya ,antara lain :
camworks

1. Programmer bisa memasukan jenis material apa yang akan di proses di situ secara otomatis nantinya akan berpengaruh terhadap federate serta RPM pada program karena di dalam default CAMWorks sudah dilengkapi dengan daftar library dari material yang sering di gunakan pada dunia manufacturing.

2. Programmer bisa memasukan besaran dimensi raw material benda kerja yang akan di proses sehingga membantu programmer menentukan parameter lead in/out pada programnya dan bisa di analisa melalui simulasi toolpath

Pada CAMWorks terdapat 4 cara untuk menentukan Stock Manager antara lain :

1. Bounding Box

Menentukan Stock Material dengan Bounding Box, pada CAMWorks akan secara otomatis membentuk sebuah stock segi 4 (kubus/balok) dengan mendeteksi bagian terluar dari sumbu X, sumbu Y, dan sumbu Z. Serta bisa juga kita berikan allowance dari ketiga sumbu tersebut dengan cara menginput besaran dimensinya serta dapat kita set sebagai default . Serta pada bagian bawah sudah ada kalkulasi dari sumbu X, sumbu Y, maupun sumbu Z dari settingan kebutuhan materialnya.
camworks
2. Extruded Sketch

Dengan cara membuat sketch pada gambar CAD bisa langsung kita gunakan untuk membuat Stock Manager dari program CAM. Sketch yang sudah kita buat pada CAD tadi bisa langsung kita Extruded pada menu Stock Manager pada type Extruded Sketch dan kita bisa memilih type extruded yang akan kita gunakan (antara lain; Blind, Offset Face, Offset Vertex, Ref Plane). Sama seperti type bounding box, Extruded Sketch sudah terdapat kalkulasi dari sumbu X, sumbu Y, maupun sumbu Z dari settingan kebutuhan materialnya.
camworks 3
3. STL File

Pada kasus tertentu dalam import dari gambar CAD ke pembuatan program CAM kita sering mendapati kasus 3D CAD masih dalam format file STL. Salah satu type yang terdapat pada Setting Stock Manager pada CAMWorks bisa langsung import file dari STL. Kita bisa browse dimana file STL itu di simpan untuk kita jadikan Stock Material dalam pembuatan program CAM.
camworks 4
4. Part File

Terintegrasinya SOLIDWORKS dengan CAMWorks dalam satu interface tentunya menjadikan nilai tambah tersendiri. Salah satunya yaitu pada options type Stock Manger kita bisa imprort file part yang sudah kita buat untuk kita jadikan sebagai settingan stock material dalam pembuatan program CAM.
camworks 5
Demikian cara-cara untuk menentukan Stock Manager pada CAMWorks, semoga dapat bermanfaat.
Dan apabila ada petanyaan mengenai CAMWorks bisa langsung melalui alamat email Arisma Data Setia info.solidworks@arismadata.com atau bisa langsung menghubungi nomor telpon Arisma Data Setia
di (62)21 – 2961 9225.

Share

Make Independent pada Menu Asssembly

kali ini kita akan membahas tentang salah satu feature di SOLIDWORKS Assembly, yakni Make Independent. Apa itu “Make Indepent”? apa fungsinya dalam pembuatan assembly? dan bagaimana cara menggunakannya?

Make Independent adalah feature dari SOLIDWORKS pada Aseembly yang berfungsi untuk membuat satu part yang sebelumnya sudah menjadi komponen assembly, kemudian dijadikan part baru yang tidak terhubung dengan part sebelumnya.

Untuk lebih jelasnya, kita dapat melihat caranya seperti dibawah ini ;

SOLIDWORKS Assembly

Pada gambar di atas, Part Round Cover Plate <3> merupakan part hasil copy dari Part Round Cover Plate <1> yang sudah dalam kompenen assembly, yang mana bila salah satu part kita lakukan pengeditan, maka kedua part tersebut akan berubah, biarpun untuk nama part hasil duplicat atau copy sudah kita rubah. Contohnya dapat dilihat seperti pada gambar dibawah ini;

SOLIDWORKS Assembly 2

Saat suppres dari part hasil duplicate dirubah maka part asli (komponen assembly) juga akan ikut berubah

Lantas bagaimana caranya, bila kita ingin membuat hasil duplicat salah satu part yang sudah menjadi komponen assembly, kemudian komponen hasil duplicat tersebut kita lakukan proses editing tanpa merubah komponen yang asli ? Jawabannya adalah Make Independent pada part hasil duplikat.

SOLIDWORKS Assembly 3

Seperti pada gambar di atas, cara mengaplikasikan Make Independent sangat mudah. Pertama, klik kanan pada komponen atau part hasil dari duplicate, kemudian pilih “Make Independent”. Secara otomatis link dari part sebelumya (komponen assembly) akan terputus atau tidak terhubung kembali, sehingga bila ada proses edit pada hasil duplicate part, tidak akan membuat part asli berubah.

SOLIDWORKS Assembly 4

Demikian pembahasan untuk feature Make Independent. Semoga info ini menambah pengetahuan kita tentang proses Assembly pada SOLIDWORKS

Share

MENGELOLA AKSES KE FILE DENGAN OPSI “READ-ONLY”

Taukah anda? dasar-dasar penggunaan opsi “Read Only” dalam mengakses sebuah file Solidworks
Kita semua pasti pernah mendapati suatu kondisi, dimana kita sudah membuat part yang susah yang memakan waktu sangat lama, kita ambil contoh kita membuat sebuah part dengan memakan waktu selama 8 Jam. Cukup Lama Bukan? Namun dalam beberapa waktu saja, kita mendapati kalau part yang sudah kita buat dengan kerja keras tersebut, berubah tidak seperti terakhir saat kita tinggalkan atau bahkan parahnya hilang.

Siapapun yang mengalami ini pasti akan merasakan perasaan jengkel, kesal, sedih, dan semacamnya yang membuat kita ingin menangis rasanya. Nah, penggunaan opsi Read-Only yang tepat dapat mengurangi sedikit masalah yang dapat terjadi. Kalau mau yang mengurangi banyak masalah ya gunakan Solidworks PDM.

Oke langsung saja kita masuk ke pembahasan. Bagi yang belum tahu, opsi Read-Only digunakan untuk mencegah file tidak diubah atau ditimpa. Bisa dilakukan pada saat membuka file Solidworks dengan menggunakan dropdown menu pada opsi Open, dan gunakan Open Read-Only.
read only 1
Penting untuk diketahui bahwa membuka file SolidWorks dengan metode ini tidak akan mencegah dalam pembuatan perubahan atau penimpaan file. Hanya akan memunculkan pesan dialog saat anda memilih untuk menyimpan file, dimana pesan tersebut memberi peringatan tentang dokumen file yang berstatus Read-Only.
read only 2
Mengklik OK pada pesan dialog ini akan memunculkan window penyimpanan file seperti biasa, dan memungkinkan untuk menyimpan file seperti biasanya. Ini masih berbahaya, terutama jika pengguna lain telah melakukan perubahan desain dan menyimpan file seperti biasa. Jika ragu saat membuka file kita bisa menggunakan perintah File – Reload. Untuk memeriksa apakah pengguna lain memiliki akses atas file tersebut dan perintah ini akan memberitahu jika ada versi file yang lebih baru. Ini akan menunjukkan bahwa file tersebut sudah diperbarui oleh seseorang sejak terakhir kali anda membukanya, dan menyimpan perubahan atau menimpa perubahan yang dilakukan oleh pengguna lainnya.
read only 3
Jika anda adalah seseorang yang pelupa, termasuk saya juga. Pertimbangkan untuk mengaktifkan pengaturan pada system agar secara otomatis memeriksa dokumen Read-Only yang sudah kadaluarsa/usang. Bisa dilakukan pengaturan pada System options – Collaboration, lalu aktifkan “Enable multi-user environment” lalu aktifkan juga “Add shortcut menu items for multi-user environment” dan “Check if files opened read-only have been modified by other users” dan pilih interval waktu pengecekan file yang sesuai. Jika system mendeteksi perubahan ke Read-Only dokumen, akan muncul window permberitahuan dan dialog window terbuka kembali untuk memperbarui file yang dipermasalahkan. Atau anda juga bisa menggunakan perintah “Check Read-Only File” untuk memeriksa secara manual.
read only 4
Penting juga untuk dipahami bahwa ketika membuka dokumen induk “Read-Only” seperti file Assembly atau Drawing, komponen anaknya tidak akan terbuka “Read-Only” secara default. Untuk secara otomatis membuka komponen anak dapat dilakukan setting pada Sytem Options – External Reference lalu aktifkan “Open referenced documents with read-only access”. Selain itu, juga pertimbangkan untuk mengaktifkan opsi “Don’t prompt to save read-only referenced documents (discard changes)” untuk menghindari penyimpanan file yang berlebihan.
read only 5
Disamping dari semua opsi “Read-Only” yang dijelaskan diatas, kita semua tahu bahwa pasti ada saja seorang yang akan mengabaikan peringatan dan tetap menimpa file “Read-Only”. Harus diingat kembali, bahwa mengaktifkan opsi-opsi “Read-Only” diatas tidak akan mencegah sepenuhnya penimpaan atau perubahan file yang dilakukan oleh pengguna lain. Untuk dapat memastikan kembali file tidak ditimpa, kita bisa mengaktifkan opsi “Read-Only” pada Windows explorer. Cukup klik kanan pada file, lalu pilih Properties dan aktifkan opsi “Read-Only”.
read only 6
Ketika pengguna mencoba untuk menimpa file yang sudah kita buat, mereka akan diperingati dengan munculnya dialog ini, mencegah mereka untuk mengubah file asli yang sudah kita buat.
read only 7
Jika semua cara-cara ini terlihat seperti banyak sekali yang harus dilakukan, ya kamipun setuju. Jenis manajemen file kolaboratif seperti ini dapat disederhanakan secara siginifikan dengan penggunaan SolidWorks PDM di perusahaan anda. Alur kerja dan praktik manajemen file dapat dikustomisasi dan di standarisasi sesuai dengan perusahaan anda, memastikan bahwa data-data desain dan teknik anda tetap aman dan terlindungi.
Sekian tutorial solidworks kali ini, semoga bermanfaat.

Share