ANALISA HEAT EXCHANGER PADA SOLIDWORKS FLOW SIMULATION

Pada tutorial solidwoks simulation kali ini kita akan mencoba menganalisa perpindahan panas pada Heat Exchanger dimana suatu sumber panas (Heat Source) dipindahkan melalui fluida yang bergerak dalam saluran (Refrigerant-R123) dan perpindahan konveksi pada permukaan luar (udara) Heat Exchanger. Adapun skematik dan properti dari fluida dapat dilihat pada gambar berikut:

HEAT EXCHANGER

Jalankan Flow Simulasi

Pembuatan wizzard setup
• Project Name : Heat Exchanger Analysis
• Unit System : SI (MKS)
• Analysis Type : Internal
Include > Heat Conduction in Solid
Gravity (Y = -9.81 m/s2)
• Default Fluid > Air (gass) sebagai domain utama
Refrigerant-R123 (subdomain)
• Default Solid > Aluminum
• Wall Condition > Default
• Initial Condition > Default

HEAT EXCHANGER 2
HEAT EXCHANGER 3

Subdomain Fluida
Untuk mendefinisikan domain fluida yang berbeda (Refrigerant-123) pada region tertentu diperlukan subdomain condition.
Pilih Face domain kemudian pilih Fluid Type > Refrigerant R-123
HEAT EXCHANGER 4
Boundary Condition
Untuk mendefinisikan fluida yang bergerak diperlukan kondisis batas dimana harus memiliki minimal 1 inlet dan 1 outlet. Pada kasus ini fluida sub domain bergerak dengan kecepatan 0,001 kg/s.

HEAT EXCHANGER 5
HEAT EXCHANGER 6

Heat Source
Sumber panas (Heat Source) merupakan sumber termal yang akan dipindahkan ke fluida baik yang diam (udara) atau yang bergerak (Refrigerant-R123). Sumber panas (Heat Source) sebesar 200W pada permukaan Heat Exchanger seperti berikut:

HEAT EXCHANGER 7
HEAT EXCHANGER 8
HEAT EXCHANGER 9
Klik Run untuk proses kalkulasi dan untuk mencapai konvergensi
HEAT EXCHANGER 10
Note : Grafik Konvergensi untuk Global Goal (Temperatur fluida dan Temperatur solid)

Result
Setelah proses running kita dapat melihat hasil flow simulasi. Berikut ini beberapa parameter result flow simulasi.
• Velocity Flow Result
Kecepatan subdomain fluida Refrigerant-R123

HEAT EXCHANGER 11
• Cut Plot Temperature Result
Pada cut plot dibawah ini dapat dilihat distribusi temperatur untuk region fluida dan solid dapat dilihat untuk temperatur solid berada pada 100 oC dan temperatur udara lingkungan berada pada settingan 25 oC.
HEAT EXCHANGER 12
• Flux Plot
Klik kanan Flux Plot  Insert  pilih semua komponen
Dapat dilihat laju perpindahan dari heat source menuju fluida udara dan R123.

HEAT EXCHANGER 13

Share

Setingan performa terbaik SOLIDWORKS Composer

solidworks composer explodePada tutorial solidworks singkat kali ini, kita akan membahas terkait dengan SOLIDWORKS Composer. SOLIDWORKS Composer bekerja sama dengan SOLIDWORKS CAD dengan mengonversi file part dan assembly menjadi model yang bisa dikerjakan untuk dokumentasi seperti assembly instruction atau manual book.

Akan tetapi terkadang saat menggunakan SOLIDWORKS Composer kita mengalami kurang maksimalnya performance pada saat menggunakannya, seperti contoh :
• Saat mengarahkan kursor ke bagian dalam assembly composer, tujuannya ingin menyorot satu bagian, composer memulai semacam pergerakan dan menyorot seluruh bagian.
• Waktu yang dibutuhkan lebih lama untuk mengimpor file SOLIDWORKS ke Composer
• Pada saat melalukan rotate atau zoom in/out model, tampilan pada model tersendat atau patah – patah.
Semua masalah di atas dan masalah terkait lainnya adalah karena masalah Grafik dan dapat diselesaikan dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini :

Application Preferences – Quality :
Pastikan dalam SOLIDWORKS Composer profile sudah disetting ke High Quality.
solidworks composer
Untuk melakukan settingan tersebut yaitu dengan cara buka File > Preferences > kemudian terbuka Application Preferences window > General > Profile > Pilih High Quality > Klik Apply dan OK. Di SOLIDWORKS 2019 profile sudah tersetting High Quality by default.

Graphic Card settings :
Tambahkan juga SOLIDWORKS Composer kedalam daftar program NVIDIA Control untuk memastikan menggunakan graphic card sudah terpasang, bukan menggunakan graphic card bawaan dari intel machine.
Untuk melakukannya, bisa dengan cara klik kanan pada area kosong di desktop > NVIDIA Control Panel > Manage 3D settings > Program settings > Add > search Dassault Systemes Composer > klik Apply dan OK.
solidworks composer 2
Demikian kira – kira tips & tricks mengenai apa yang dilakukan jika anda ingin memaksimalkan penggunaan SOLIDWORKS Composer. Semoga dapat bermanfaat untuk aktivitas desain Anda dan meningkatkan performa dan mempercepat proses dalam pengerjaan desain anda dengan SOLIDWORKS Composer.

Share

Grouping Mates pada SOLIDWORKS 2019

Group Mates pada solidworks 2019 yaitu sebuah fitur baru di SOLIDWORKS 2019, latar belakang dikembangkannya fitur ini dikarenakan cukup sulit dan jenuhnya mencari mates bila terjadi error pada salah satu atau beberapa mates apalagi jumlah mates pada assembly kita sudah mencapai ratusan mates, jadi seperti apa prosesnya akan kami bahas lebih lengkap.

Pernah kah anda mengalami error pada mates ketika anda tidak sengaja melakukan suatu hal pada SOLIDWORKS anda? Jika iya pasti anda akan kesal karena untuk menyelesaikan problem ini anda harus mencari mates yang error pada struktur mates apalagi jika jumlah mates sudah mencapai puluhan, ratusan atau mungkin ribuan..

Tapi tenang saja pada rilis versi 2019 SOLIDWORKS sudah semakin menyempurnakan fitur – fiturnya terkusus untuk kasus ini adalah mates, dimana kita bisa melakukan metode yang dinamakan Group Mates, yang mana fitur atau fungsi ini sangat membantu kita karena dengan fitur ini SOLIDWORKS akan secara otomatis melakukan “Grouping” atau pengelompokan pada Mates yang kita punya secara otomatis,
grouping solidworks
Hanya dengan Klik Kanan pada Mates anda kemudian pilih Group Mates maka aka nada dua pilihan yaitu By Status dan by Separate Fasteners untuk kasus kali ini kita pilih By Status
grouping solidworks 2

Setelah kita pilih, maka pada List mates kita akan muncul folder – folder “Grouping” sesuai dengan kondisi mates yang terjadi pada assembly kita dan untuk kasus kali ini terbuat secara otomatis 5 folder yaitu :
1. Solved : Mates tidak ada masalah
2. Errors : Terjadi error misalnya hilang referensi
3. Over Defined : Terjadi Over Defined pada mates
4. Suppressed (Missing) : Komponen di Suppress
5. Inactive (Fixed) : Mates yang berjenis Fixed
grouping solidworks 3

Jadi dengan adanya fitur ini kita tidak perlu lagi mencari satu persatu mates mana yang rusak atau Over Defined ataupun yang lainnya, karena hal ini sudah di “group” secara otomatis oleh SOLIDWORKS sehingga untuk proses “troubleshooting” akan jauh lebih mudah tanpa harus mencari – cari mates yang rusak.

Demikian tutorial solidworks kali ini, semoga bisa bermanfaat bagi proses design anda menggunakan SOLIDWORKS.

Share

MATERIAL DATABASE SOLIDWORKS PLASTICS TERSEDIA DI 3D CONTENT CENTRAL

Salah satu tantangan terbesar dalam mengisi dan menjaga basis data bahan plastik untuk simulasi injeksi mold adalah kenyataan bahwa pemasok bahan plastik terus mengembangkan dan mengkomersialkan bahan baru. Dan dalam posting blog ini, kami akan menunjukkan kepada Anda bagaimana Dassault Systèmes SOLIDWORKS bekerja sama dengan pemasok bahan plastik terbesar di dunia untuk memastikan bahwa pelanggan bersama kami memiliki akses ke data bahan plastik paling mutakhir dan akurat.

Mekanisme pembaruannya sederhana – ketika nilai material baru tersedia, pemasok material langsung mengunggah data ke 3D CONTENTCENTRAL, yang kemudian memungkinkan pelanggan SOLIDWORKS Plastics mengunduh, mengimpor dan menggunakan data tersebut dalam analisis SOLIDWORKS Plastics – tanpa perlu menunggu paket layanan berikutnya atau rilis utama. Dan untuk memastikan bahwa pelanggan kami tidak pernah melewatkan pembaruan materi plastik, semua materi baru yang diunggah ke 3D CONTENTCENTRAL oleh pemasok material akan disertakan dalam paket layanan berikutnya atau rilis utama SOLIDWORKS Plastik.

Cara termudah untuk menemukan katalog lengkap bahan plastik yang tersedia untuk diunduh dari 3D CONTENTCENTRAL adalah dengan menavigasi ke beranda (3D CONTENTCENTRAL) dan di sudut kiri atas arahkan kursor ke menu dropdown “Find” dan pilih “INJECTION MOLDING MATERIALS”.
3d content central
Anda kemudian akan melihat katalog lengkap material plastic dengan setiap daftar individu termasuk pemasok bahan, material family, nama dagang, kelas dan deskripsi singkat (jika tersedia).
3d contentcentral 2
Anda dapat dengan cepat mengunduh file data materi individual dengan mengeklik tautan Unduh data material SOLIDWORKS Plastics yang terdapat di sebelah kiri dari setiap daftar material. File yang diunduh adalah file compressed binary (* .bin) yang dapat Anda ekstrak ke folder lokal pilihan Anda.
3d contentcentral 3
Setelah diunduh dan diekstraksi, Anda dapat menambahkan materi ke dalam SOLIDWORKS Plastics yang ditentukan oleh Database Pengguna dengan menavigasi ke Plastics Manager di SOLIDWORKS dan di bawah Material / Polymer, klik kanan Open Database dan kemudian klik User-defined Database. Selanjutnya, pilih Impor Bahan Plastik, lalu pilih File. Telusuri ke lokasi file data * .bin data material yang Anda unduh / diekstraksi, pilih dan klik Buka. Anda sekarang dapat memilih bahan yang diimpor untuk digunakan dalam analisis SOLIDWORKS Plastics *.
3d contentcentral 4
Hari ini Anda dapat menemukan lebih dari 30 bahan plastik baru pada 3D CONTENTCENTRAL dari pemasok termasuk Chevron Phillips Chemical, RadiciGroup High Performance Polymers, Autotech SirmaxIndia Pvt. Ltd. dan Indore Composite Pvt. Ltd. dengan keluarga material yang mencakup nilon, polietilena, dan polipropilena. Pastikan untuk sering memeriksa kembali untuk pemasok bahan baru dan data bahan plastik terbaru dan terbaik mereka.
Terima kasih atas waktu dan pertimbangan Anda dan kami harap Anda menemukan nilai dalam upaya kami untuk meningkatkan basis data Material SOLIDWORKS Plastics.
* Catatan Dukungan Teknis
Dalam upaya berkelanjutan kami untuk meningkatkan dan memperbaiki keakuratan SOLIDWORKS Plastics Solvers, kami telah menambahkan dukungan untuk data material multi-point spesifik panas (C) dan konduktivitas termal (k), karena sifat-sifat ini (C & k) bervariasi sebagai fungsi dari suhu.

Memasukkan data ini bergantung pada Dassault Systèmes SOLIDWORKS yang mengumpulkan data multi-point K&K dari pemasok material, menambahkan data ke dalam basis data SOLIDWORKS Plastics dan membuat perubahan pada teknologi solver dan meshing yang mendasarinya.

Dengan demikian, dukungan untuk multi-point spesifik panas dan konduktivitas termal adalah sebagai berikut:
Dukungan Solid mesh untuk konduktivitas panas & termal spesifik variabel didukung dalam SOLIDWORKS Plastics 2019 SP0 dan yang lebih baru.
Dukungan shell mesh untuk konduktivitas panas & termal spesifik variabel akan didukung pada SOLIDWORKS Plastics 2019 SP3 dan yang lebih baru.
Selain itu, dengan asumsi data multi-point, variabel spesifik panas dan konduktivitas termal, semua bahan baru diunggah ke 3D CONTENTCENTRAL dan ditambahkan ke versi berikutnya dari basis data material SOLIDWORKS Plastics akan mendukung kemampuan baru ini.

Share

Perbedaan antara PhotoView 360 dan SOLIDWORKS Visualize?

Salam hangat untuk semua user SOLIDWORKS di seluruh Indonesia, bagaimana kabarnya? Semoga selalu sehat dan tentunya aktifitas desain anda lebih menyenangkan dengan menggunakan SOLIDWORKS. Kali ini kami akan membahas perbedaan PhotoView 360 dan SOLIDWORKS Visualize

SOLIDWORKS visualize bukan pengganti untuk PhotoView 360, tetapi alat pelengkap yang memberikan lebih dari apa yang diminta komunitas SOLIDWORKS dalam visualisasi.
photo view 360
PhotoView 360 terbaik untuk desain yang terus mengalami perubahan.
Tautan langsung dan pembaruan dua arah mengoptimalkan rendering pekerjaan yang masih berlangsung. Pengguna dapat membuat model CAD dan tetap berada dalam SOLIDWORKS untuk visualisasi dasar,
SOLIDWORKS visualize berdiri sendiri dari solidworks untuk 3D CAD sedangkan PhotoView 360 berada dalam solidworks 3D CAD (add in) sehingga dalam penggunaan rendering SOLIDWORKS visualize tidak menggangu proses pengambaran atau design.
Selain itu, SOLIDWORKS Visualize tidak mengikat lisensi SOLIDWORKS, memungkinkan visualisasi fotorealistik diselesaikan oleh orang lain di dalam organisasi, memberikan alur kerja desain dinamis yang mulus dan lingkungan kolaboratif.
Dalam contoh di bawah ini, pengguna baru membuat gambar akhir dari dataset yang sama persis pada mesin yang sama di PhotoView 360 dan SOLIDWORKS visualize
photo view 360 2
SOLIDWORKS Visualize tersedia dalam dua versi — SOLIDWORKS Visualize Professional, yang dijual ke pasar melalui Professional Channel, dan SOLIDWORKS Visualize Standard, yang termasuk (include) dalam setiap pembelian SOLIDWORKS Professional dan SOLIDWORKS Premium 2016 atau lebih baru.

Share

Understanding PDM Workflows – Bagian Pertama

pdm workflow
SOLIDWORKS PDM adalah solusi yang tepat untuk Anda yang tengah mempertimbangkan solusi file management ataupun electronic approval management untuk perusahaan Anda.
SOLIDWORKS PDM Workflow merupakan alur kerja internal yang diimplementasikan di perusahaan Anda. Workflow dapat mengontrol siklus dari dokumen, project, atau proses dengan menentukan permission untuk setiap pengguna atau grup berdasarkan folder, state, step, hingga condition.
Sebagai contoh, workflow dapat menentukan bahwa tim Engineering memiliki akses penuh ke dokumen engineering pada tahap Design, sedangkan tim QA hanya memiliki akses read-only setelah dokumen memiliki status “Released”. Selain pada status “Released” tersebut, tim QA tidak dapat melihat dokumen sama sekali.
Workflow dapat digunakan untuk mengotomasikan tugas-tugas seperti:
• Memperbarui informasi data card saat dokumen memiliki status tertentu
• Memberitahu pengguna dan grup saat dokumen telah melewati sebuah step pada history
• Menetapkan nomor revisi ke dokumen yang disetujui
Dengan menggabungkan alur kerja dengan tools tambahan yang ada pada SOLIDWORKS PDM Dispatch atau lainnya, Anda dapat mengotomatiskan penerbitan dokumen dan data tiap dokumen. Misalnya, membuat file PDF atau mendistribusikan informasi ke server intranet ketika dokumen bergerak melewati bagian dari workflow.
Anda disarankan untuk menentukan seluruh alur kerja sebelum menambahkan file yang terkait ke vault/penyimpanan. Namun, Anda juga dapat merevisi alur kerja yang aktif dan akan terupdate secara otomatis untuk setiap client.
Saat Anda membuat vault baru, SOLIDWORKS PDM membuat workflow default untuk Anda bernama Default Workflow. Anda dapat memodifikasi workflow ini atau membuat yang baru untuk mencocokkan proses yang digunakan di perusahaan Anda.
Anda dapat menentukan workflow sesuai dengan kebutuhan perusahaan seperti gambar di atas, workflow yang cukup kompleks seperti contoh di bawah, ataupun membuat lebih dari satu workflow yang saling terintegrasi.
pdm workflow 2
Workflow Permission
Anda dapat menentukan hak akses setiap user ataupun setiap grup melalui workflow, ataupun User/Group Permission. Anda disarankan melakukan konfigurasi tersebut pada workflow jika Anda baru saja membuat workflow dengan bagan yang sederhana.
pdm workflow 3
Selain itu Anda dapat juga menggunakan metode if clause untuk menentukan sebuah dokumen apakah bisa melalui sebuah transisi atau tidak seperti contoh berikut:
pdm workflow 4
Masih banyak fitur-fitur pada Workflow yang bisa kita gunakan untuk menyempurnakan alur kerja di perusahaan yang akan kita bahas pada artikel-artikel selanjutnya.

Share

fitur Termination Type pada SOLIDWORKS Electrical Schematic

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang salah satu feature di SOLIDWORKS Electrical Schematic, namanya adalah Termination Type. Feature ini merupakan salah satu feature terbaru di tahun 2019 ini. Termination Type berfungsi untuk menambahkan termination atau yang biasa kita sering sebut “skun”. Biasanya dalam project electrical, skun tidak memiliki symbol. Skun akan ditambahkan ketika proses perakitan secara langsung. Beberapa perusahaan, biasanya membuat report untuk penghitung berapa skun yang akan digunakan dalam satu project electrical. Penghitungan skun biasanya dikelompokkan ke dalam jenis skun dan warna skun. Karena skun tidak pernah dibuat dalam symbol, biasanya penghitungannya sangat sulit dan biasanya dilakukan secara manual. Lantas bagaimana cara SOLIDWORKS Electrical Schematic menghitung jumlah skun dan jenisnya, sementara symbol skun tidak pernah ada dalam project electrical (schematic dan singel line) ? Mari kita bahas satu persatu.
1. Pastikankan SOLIDWORKS Electrical Schematic sudah pada versi 2019, sehingga feature “Termination type manager” pada menu Library sudah muncul. Pada Termination types manager, anda dapat menambahkan jenis skun baru. Skun baru yang anda tambahkan dapat langsung digunakan pada bagian project schematic.
Termination Type
2. Pada bagian Termination type manager, terdapat icon, yang mana ini berfungsi untuk menambahkan termination/skun dengan type baru.
Termination Type 2
3. Setelah mengklik icon “New“ pada Termination type manager, akan terlampir seperti di bawah ini. Kita dapat mengklik icon search pada kolom symbol. Icon search ini akan terhubung dengan Symbol pada “Symbol Manager“, kita dapat langsung memilih bagian mana yang akan kita jadikan symbol untuk jenis skun baru yang akan kita buat dan pilih “Select“. Jangan lupa untuk menambahkan Name dan Description pada tiapa kolom yang tersedia. Kedudian jika sudah selesai, kita dapat mengklik “OK” pada Termination type properties. Maka symbol skun baru anda bisa digunakan.
4. Untuk penggunaan dalam schematic dan agar dapat dihitung dalam report skun, maka caranya seperti ini
Termination Type 3
a. Klik kanan pada symbol yang akan diberikan skun. Kemudian pilih “Edit symbol terminal…”
Termination Type 4
b. Kemudian muncul pop up window dari “Edit terminal”. Klik pada kolom Termination tipe, kemudian akan muncul pop up window.
Termination Type 5
c. Kita dapat memilih jenis skun atau termination yang akan kita gunakan, kemudian kita bisa klik select.
Termination Type 6
d. Maka hasilnya akan terlihat seperti pada gambar di bawah. Pada termination type langsung terlihat type yang sudah dipilih. Kemudian, bisa lakukan cara yang sama apabila akan menambahkan lagi termination type atau skun dengan jenis yang berbeda, bisa lakukan cara yang sama seperti yang sebelumnya.
Termination Type 7
Apabila semua jenis dan warna skunnya sama, anda dapat memblok seluruh kolom termination type. Kemudian langsung pilih symbol skun yang diinginkan.
5. Untuk menampilkan bagian report dari Termination type atau tipe skunnya, kita dapat menggunakan feature “Report“ yang ada pada bagian menu Process.
Termination Type 8
Kemudian akan muncul pop up window “Report Manager”. Pada bagian ini biasanya dari beberapa daftar report, report untuk Termination type atau tipe skun, belum masuk dalam list report. Maka, kita dapat menambahkan dengan cara mengklik “Add“
Termination Type 9
Kemudian akan muncul pop up window “Report Configuration selector”. Pada kolom “Description”, kita dapat mengetik Termination, maka report Termination type akan langsung muncul. Pada bagian paling ujung dari report termination, kita dapat mengklik centang bagian kotak sebelah kiri, kemudian klik OK.
Termination Type 10
Maka, report termination type akan muncul pada list report (seperti pada gambar di bawah ini). Bagian kolom kanan adalah report hasil dari List Termination type. Dari report ini kita dapat melihat jenis dari skun dan jumlahnya. Kita juga dapat melakukan generate report ke dalam project dengan menggunakan feature “Generate drawing“. Anda juga dapat mengexport report ke dalam bentuk excel.
Termination Type 11
Demikian pembahasan untuk feature Termination type atau skun. Semoga info ini menambah pengetahuan kita tentang SOLIDWORKS Electrical. 

Share

Cara membuat Custom Default Machine pada CAMWorks

Taukah anda?? Pada bawaan instalasi dari CAMWorks sudah disediakan beberapa default machine, dengan default standard tersebut kita sudah dapat melakukan pembuatan program NC secara normal.

custom camworks
Akan tetapi disini kita tidak bisa menyesuaikan ketika mesin yang kita punya tidak masuk spesifikasinya dengan default mesin bawaan dari CAMWorks karena pilihannya default mesin masih terbatas, sehingga akan terjadi kendala karena adanya ketidak sinkronan spesifikasi mesin yang kita miliki dengan spesifikasi mesin dari default machine bawaan program CAMWorks akan terlihat ketika akan menjalankan program CAM dimesin.
custom camworks
Apa sajakah faktor yang mempengaruhi :
1. Machine Duty : Faktor ini mengkategorikan mesin dari pembebanan pekerjaan permesinan yang dilakukan, termasuk di kategori manakah mesin yang kita miliki. (Light,Medium,Heavy)
2. Number Of Axis : Setiap mesin bisa digolongkan kedalam mesin yang memiliki berapa jumlah axis dilihat dari kebutuhan benda kerja yang di kerjakan pada mesin tersebut. Hal ini juga yang harus kita sesuaikan spesifikasi jumlah axis mesin yang kita punya pada pembuatan program CAM.
3. Max Feedrate : Masing-masing mesin dibuat sudah ditentukan berapa batas maksimal feederate yang bisa dijalankan oleh mesin dengan memperhitungkan safety faktornya. Maka dari itu hal ini akan berpengaruh diawal kita menetukan spesifikasi pada program CAM yang kita buat.
4. Max Spindle Speed : Selain feedrate ,faktor lain yang mempengaruhi ialah Spindle Speed (RPM). Disatu mesin sudah ditentukan dengan memasukan safety factornya berapa Max Spindle Speed yang mampu dijalankan. Tentunya faktor ini yang harus kita perhatikan juga ketika kita membuat program pada CAM.
Apabila salah satu dari faktor-faktor tersebut tidak masuk dalam spesifikasi antara mesin yang kita miliki dengan Default Machine bawaan dari CAMWorks maka kita wajib membuat Custom Default Machine baru.
Bagaimana cara membuat Custom Default Machine dalam CAMWorks, berikut step-step yang harus diikuti untuk membuat Custom Default Machine :
1. Masuk ke Technology Database pada CAMWorks
custom camworks 3
2. Berikut tampilan dalam Technology Database pada CAMWorks kita pilih yang mesin Mill.
custom camworks 4
3. Kemudian kita COPY salah satu dari default yang sudah ada.
custom camworks 5

4. Selanjutnya kita isikan masing-masing spesifikasi menyesuaikan dengan mesin yang kita miliki.
Contoh MAZAK VERTICLE NEXUS 430A
mesin cnc mazak
spesifikasi
spesifikasi 2
5. Apabila semua spesifikasi sudah kita lengkapi kemudian kita SAVE spesifikasi yang sudah kita tentukan. Maka pada daftar akan nada penambahan default yang sudah kita buat.
camworks spesifikasi
6. Selanjutnya kita cek pada settingan Define Machine pada CAMWorks, apabila Custom Default yang kita buat success maka pada daftar mesin akan tertampil penambahan Custom Default yang baru kita buat.
camworks spesifikasi 3

Pembuatan Custom Default Machine sudah selesai dan sudah dapat digunakan. Apabila nanti kita pilih Machine – Mazak maka nanti kita tidak perlu setting pada Tool Cribe,Post Prosessor,Posting,Setup,Rotary Axis,Tilt Axis yang ada di dalam settingan Define Machine, dengan demikian kita dapat menghemat beberapa step pada pembuatan program pada CAMWorks.

Demikian cara pembuatan Custom Default pada CAMWorks, semoga materi ini dapat membantu teman-teman.
Dan apabila ada petanyaan mengenai CAMWorks bisa langsung melalui alamat email Arisma Data Setia info.solidworks@arismadata.com atau bisa langsung menghubungi nomor telpon PT Arisma Data Setia
di (62)21 – 2961 9225.

Share