{"id":8900,"date":"2020-04-06T10:00:46","date_gmt":"2020-04-06T03:00:46","guid":{"rendered":"http:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/?p=8900"},"modified":"2020-04-04T22:12:38","modified_gmt":"2020-04-04T15:12:38","slug":"removing-interference-dalam-multi-body-part-dan-dalam-pembuatan-assembly","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/2020\/04\/removing-interference-dalam-multi-body-part-dan-dalam-pembuatan-assembly\/","title":{"rendered":"REMOVING INTERFERENCE DALAM MULTI-BODY PART  DAN DALAM PEMBUATAN ASSEMBLY"},"content":{"rendered":"<p>Salam untuk seluruh user SOLIDWORKS dimanapun berada. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai tips pada SOLIDWORKS, khususnya yaitu Tips untuk menggunakaan fitur Combine dalam menghilangkan interferensi dalam sebuah multi-body part ataupun dalam pembuatan assembly.<\/p>\n<p>Dalam kebanyakan kasus, user SOLIDWORKS terkadang masih bingung saat menggunakan fitur combine, terutama dalam pemilihan opsi yang tersedia didalam fitur Combine. Biasanya user akan mencoba satu per satu opsi, untuk melihat hasil part-nya, apakah sesuai dengan tujuan akhir atau tidak. Dan juga didalam assembly, saat melakukan perakitan, atau pembuatan part langsung didalam assembly, sering kali ada bagian yang mengalami interference satu sama lain. Salah satu opsi untuk memperbaiki kasus tersebut adalah bisa dengan menggunakan fitur combine pada edit part yang interference tersebut.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/multi-body-part-1.png\" alt=\"\" width=\"661\" height=\"422\" \/><\/p>\n<p>Identifikasi terlebih dahulu, apakah kasus interferensi ada dalam kategori seperti diatas.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/multi-body-part-2.png\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"405\" \/><\/p>\n<p>Pada dasarnya, ada 3 pilihan dalam menggunakan fitur Combine, yaitu : Add, Substract, Common.<\/p>\n<p><strong>Combine \u201cAdd\u201d<\/strong><\/p>\n<p>Dalam kasus terjadi interferensi antar 2 part Multibody atau dalam Assembly, rekan-rekan bisa mengedit salah satu part, lalu gunakan fitur Combine \u201cAdd\u201d untuk menyatukan kedua part tersebut.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/multi-body-part-3.png\" alt=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/multi-body-part-1.png\" width=\"661\" height=\"422\" \/><\/p>\n<p><strong>Combine \u201cSubstract\u201d<\/strong><\/p>\n<p>Dalam kasus terjadi interferensi, apabila hasil akhir diinginkan ada potongan pada salah satu part, jadi tidak keduanya menyatu, maka bisa gunakan opsi \u201cSubstract\u201d.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/multi-body-part-4.png\" alt=\"\" width=\"348\" height=\"254\" \/><\/p>\n<p><strong>Combine \u201cCommon\u201d<\/strong><\/p>\n<p>Dalam kasus terjadi interferensi, apabila target hasil desain akhir adalah ingin mengambil bagian yang mengalami interferensi dari ke-2 part, maka rekan-rekan bisa gunakan opsi \u201cCommon\u201d.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/multi-body-part-5.png\" alt=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/multi-body-part-1.png\" width=\"661\" height=\"422\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salam untuk seluruh user SOLIDWORKS dimanapun berada. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai tips pada SOLIDWORKS, khususnya yaitu Tips untuk menggunakaan fitur Combine dalam menghilangkan interferensi dalam sebuah multi-body part ataupun dalam pembuatan assembly. Dalam kebanyakan kasus, user SOLIDWORKS terkadang masih bingung saat menggunakan fitur combine, terutama dalam pemilihan opsi yang tersedia didalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-8900","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8900","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8900"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8900\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8900"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8900"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8900"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}