{"id":8431,"date":"2019-05-02T13:27:06","date_gmt":"2019-05-02T06:27:06","guid":{"rendered":"http:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/?p=8431"},"modified":"2019-05-02T13:27:06","modified_gmt":"2019-05-02T06:27:06","slug":"mengelola-akses-ke-file-dengan-opsi-read-only","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/2019\/05\/mengelola-akses-ke-file-dengan-opsi-read-only\/","title":{"rendered":"MENGELOLA AKSES KE FILE DENGAN OPSI \u201cREAD-ONLY\u201d"},"content":{"rendered":"<p>Taukah anda? dasar-dasar penggunaan opsi &#8220;Read Only\u201d dalam mengakses sebuah <a href=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/2018\/02\/mengelola-daftar-file-solidworks-pdm-dengan-lebih-efektif\/\" target=\"_blank\">file Solidworks<\/a><br \/>\nKita semua pasti pernah mendapati suatu kondisi, dimana kita sudah membuat part yang susah yang memakan waktu sangat lama, kita ambil contoh kita membuat sebuah part dengan memakan waktu selama 8 Jam. Cukup Lama Bukan? Namun dalam beberapa waktu saja, kita mendapati kalau part yang sudah kita buat dengan kerja keras tersebut, berubah tidak seperti terakhir saat kita tinggalkan atau bahkan parahnya hilang.<\/p>\n<p>Siapapun yang mengalami ini pasti akan merasakan perasaan jengkel, kesal, sedih, dan semacamnya yang membuat kita ingin menangis rasanya. Nah, penggunaan opsi Read-Only yang tepat dapat mengurangi sedikit masalah yang dapat terjadi. Kalau mau yang mengurangi banyak masalah ya gunakan Solidworks PDM.<\/p>\n<p>Oke langsung saja kita masuk ke pembahasan. Bagi yang belum tahu, opsi Read-Only digunakan untuk mencegah file tidak diubah atau ditimpa. Bisa dilakukan pada saat membuka file Solidworks dengan menggunakan dropdown menu pada opsi Open, dan gunakan Open Read-Only.<br \/>\n<a href=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/read-only-1.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-8432\" src=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/read-only-1.png\" alt=\"read only 1\" width=\"421\" height=\"394\" srcset=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/read-only-1.png 421w, https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/read-only-1-300x281.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 421px) 100vw, 421px\" \/><\/a><br \/>\nPenting untuk diketahui bahwa membuka file SolidWorks dengan metode ini tidak akan mencegah dalam pembuatan perubahan atau penimpaan file. Hanya akan memunculkan pesan dialog saat anda memilih untuk menyimpan file, dimana pesan tersebut memberi peringatan tentang dokumen file yang berstatus Read-Only.<br \/>\n<a href=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/read-only-2.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-8433\" src=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/read-only-2.jpg\" alt=\"read only 2\" width=\"366\" height=\"199\" srcset=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/read-only-2.jpg 366w, https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/read-only-2-300x163.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 366px) 100vw, 366px\" \/><\/a><br \/>\nMengklik OK pada pesan dialog ini akan memunculkan window penyimpanan file seperti biasa, dan memungkinkan untuk menyimpan file seperti biasanya. Ini masih berbahaya, terutama jika pengguna lain telah melakukan perubahan desain dan menyimpan file seperti biasa. Jika ragu saat membuka file kita bisa menggunakan perintah File \u2013 Reload. Untuk memeriksa apakah pengguna lain memiliki akses atas file tersebut dan perintah ini akan memberitahu jika ada versi file yang lebih baru. Ini akan menunjukkan bahwa file tersebut sudah diperbarui oleh seseorang sejak terakhir kali anda membukanya, dan menyimpan perubahan atau menimpa perubahan yang dilakukan oleh pengguna lainnya.<br \/>\n<a href=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/read-only-3.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-8434\" src=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/read-only-3.jpg\" alt=\"read only 3\" width=\"458\" height=\"293\" srcset=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/read-only-3.jpg 458w, https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/read-only-3-300x192.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 458px) 100vw, 458px\" \/><\/a><br \/>\nJika anda adalah seseorang yang pelupa, termasuk saya juga. Pertimbangkan untuk mengaktifkan pengaturan pada system agar secara otomatis memeriksa dokumen Read-Only yang sudah kadaluarsa\/usang. Bisa dilakukan pengaturan pada System options \u2013 Collaboration, lalu aktifkan \u201cEnable multi-user environment\u201d lalu aktifkan juga \u201cAdd shortcut menu items for multi-user environment\u201d dan \u201cCheck if files opened read-only have been modified by other users\u201d dan pilih interval waktu pengecekan file yang sesuai. Jika system mendeteksi perubahan ke Read-Only dokumen, akan muncul window permberitahuan dan dialog window terbuka kembali untuk memperbarui file yang dipermasalahkan. Atau anda juga bisa menggunakan perintah \u201cCheck Read-Only File\u201d untuk memeriksa secara manual.<br \/>\n<a href=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/read-only-4.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-8435\" src=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/read-only-4.jpg\" alt=\"read only 4\" width=\"546\" height=\"434\" srcset=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/read-only-4.jpg 546w, https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/read-only-4-300x238.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 546px) 100vw, 546px\" \/><\/a><br \/>\nPenting juga untuk dipahami bahwa ketika membuka dokumen induk \u201cRead-Only\u201d seperti file Assembly atau Drawing, komponen anaknya tidak akan terbuka \u201cRead-Only\u201d secara default. Untuk secara otomatis membuka komponen anak dapat dilakukan setting pada Sytem Options \u2013 External Reference lalu aktifkan \u201cOpen referenced documents with read-only access\u201d. Selain itu, juga pertimbangkan untuk mengaktifkan opsi \u201cDon\u2019t prompt to save read-only referenced documents (discard changes)\u201d untuk menghindari penyimpanan file yang berlebihan.<br \/>\n<a href=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/read-only-5.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-8436\" src=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/read-only-5.jpg\" alt=\"read only 5\" width=\"495\" height=\"397\" srcset=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/read-only-5.jpg 495w, https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/read-only-5-300x241.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 495px) 100vw, 495px\" \/><\/a><br \/>\nDisamping dari semua opsi \u201cRead-Only\u201d yang dijelaskan diatas, kita semua tahu bahwa pasti ada saja seorang yang akan mengabaikan peringatan dan tetap menimpa file \u201cRead-Only\u201d. Harus diingat kembali, bahwa mengaktifkan opsi-opsi \u201cRead-Only\u201d diatas tidak akan mencegah sepenuhnya penimpaan atau perubahan file yang dilakukan oleh pengguna lain. Untuk dapat memastikan kembali file tidak ditimpa, kita bisa mengaktifkan opsi \u201cRead-Only\u201d pada Windows explorer. Cukup klik kanan pada file, lalu pilih Properties dan aktifkan opsi \u201cRead-Only\u201d.<br \/>\n<a href=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/read-only-6.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-8437\" src=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/read-only-6.jpg\" alt=\"read only 6\" width=\"222\" height=\"302\" srcset=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/read-only-6.jpg 222w, https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/read-only-6-221x300.jpg 221w\" sizes=\"auto, (max-width: 222px) 100vw, 222px\" \/><\/a><br \/>\nKetika pengguna mencoba untuk menimpa file yang sudah kita buat, mereka akan diperingati dengan munculnya dialog ini, mencegah mereka untuk mengubah file asli yang sudah kita buat.<br \/>\n<a href=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/read-only-7.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-8438\" src=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/read-only-7.jpg\" alt=\"read only 7\" width=\"368\" height=\"151\" srcset=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/read-only-7.jpg 368w, https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/read-only-7-300x123.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 368px) 100vw, 368px\" \/><\/a><br \/>\nJika semua cara-cara ini terlihat seperti banyak sekali yang harus dilakukan, ya kamipun setuju. Jenis manajemen file kolaboratif seperti ini dapat disederhanakan secara siginifikan dengan penggunaan <a href=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/2019\/03\/menangani-duplikasi-file-di-solidworks-pdm\/\" target=\"_blank\">SolidWorks PDM<\/a> di perusahaan anda. Alur kerja dan praktik manajemen file dapat dikustomisasi dan di standarisasi sesuai dengan perusahaan anda, memastikan bahwa data-data desain dan teknik anda tetap aman dan terlindungi.<br \/>\nSekian <a href=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/category\/tutorial-solidworks\/\" target=\"_blank\">tutorial solidworks<\/a> kali ini, semoga bermanfaat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Taukah anda? dasar-dasar penggunaan opsi &#8220;Read Only\u201d dalam mengakses sebuah file Solidworks Kita semua pasti pernah mendapati suatu kondisi, dimana kita sudah membuat part yang susah yang memakan waktu sangat lama, kita ambil contoh kita membuat sebuah part dengan memakan waktu selama 8 Jam. Cukup Lama Bukan? Namun dalam beberapa waktu saja, kita mendapati kalau [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,23,569,653,702,816,546,11,1,672],"tags":[1049,1050,1048,5,629],"class_list":["post-8431","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel-solidworks","category-solidworks-2","category-solidworks-2016","category-solidworks-2017","category-solidworks-2018","category-solidworks-2019","category-solidworks-epdm","category-tutorial-solidworks","category-uncategorized","category-whats-new-solidworks","tag-edm","tag-manage","tag-read-only","tag-solidworks","tag-solidworks-pdm"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8431","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8431"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8431\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8431"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8431"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8431"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}