{"id":4880,"date":"2017-01-10T09:11:27","date_gmt":"2017-01-10T02:11:27","guid":{"rendered":"http:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/?p=4880"},"modified":"2018-07-24T10:46:00","modified_gmt":"2018-07-24T03:46:00","slug":"solidworks-injection-plastic","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/2017\/01\/solidworks-injection-plastic\/","title":{"rendered":"SOLIDWORKS &#8211; Injection Plastic"},"content":{"rendered":"<p>SOLIDWORKS Plastics &#8211; Injection plastic adalah system penyuntikan material plastik cair kedalam suatu cetakan untuk mendapatkan suatu product yang telah di design sebelumnya. Injection plastic ini banyak diterapkan di product \u2013 product berbahan plastic seperti casing HP , gelas plastic , kotak sabun , casing \u2013 casing electronic yang dari plastic dll.<\/p>\n<p>Di zaman dulu membuat cetakan plastic menggunakan perhitungan yang sangat rumit ,terus dicoba berkali \u2013 kali untuk mendapatkan cetakan yang paling bagus , cetakan yang gagal dibuang dan pengeluaran semakin banyak.<\/p>\n<p>Nah sekarang tidak perlu ribet \u2013 ribet seperti itu, sekarang ada software Simulasinya. Jadi tidak perlu menggunakan perhitungan yang sangat rumit yang membuat kita tidak bisa tidur dan buang- buang cetakan yang gagal.<\/p>\n<p>Cukup dengan software simulasi ini akan mengurangi jumlah trial yang biasanya sampai 5 kali dengan <a href=\"http:\/\/arismadata.com\/solidworks\/products-plastics.php\" target=\"_blank\">SOLIDWORKS\u00a0Plastic<\/a> hanya 2x saja , jadi mengurangi biaya dan bisa tidur nyenyak.<\/p>\n<p>Berikut ini contoh jenis NG \/ Defect ( cacat ) yang dapat kita simulasikan dengan Software SOLIDWORKS\u00a0Plastic.<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Short Shot<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Short Shot adalah suatu kondisi dimana, plastik leleh yang akan diinjeksikan kedalam cavity tidak mencapai kapasitas yang ideal atau sesuai settingan mesin. Sehingga plastik yang diinjeksikan kedalam cavity mengeraster lebih dahulu sebelum memenuhi cavity.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/solidworks-plastic.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-4881\" src=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/solidworks-plastic.jpg\" alt=\"solidworks plastic\" width=\"742\" height=\"269\" srcset=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/solidworks-plastic.jpg 742w, https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/solidworks-plastic-300x109.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 742px) 100vw, 742px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Penyebab Short Shot :<\/p>\n<ul>\n<li>Karak teristik viskositas dan fluiditas daripada plastik.<\/li>\n<li>Design cetakan (mis: desain gate, desain keberadaan venting udara, konstruksi bushing &amp; bosh etc).<\/li>\n<li>Kondisi molding.<\/li>\n<li>Performa molding dan mesin itu sendiri.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pemecahan masalah :<\/p>\n<ul>\n<li>Supply material harus selalu berkelanjutan jangan sampai ada jeda.<\/li>\n<li>Meningkatkan kecepatan injeksi material.<\/li>\n<li>Meningkatkan suhu material sesuai dengan batasannya.<\/li>\n<li>Mengganti fluiditas material dengan yang lebih baik.<\/li>\n<li>Menstandarisasi ketebalan dinding padatiap-tiap cavity\n<p><strong>2. Sink Mark (shrink mark)<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Sink mark merupakan cekungan atau lengkungan yang terjadi pada permukaan luar pada komponen yang dibentuk. Terjadinya perbedaan ketebalan pada permukaan benda juga dapat disebut sebagai sink mark. Sink bisa juga bukan termauk deffect. Tetapi lain lagi \u00a0bila pengaruh pada penampilan, sink mark dapat diberlakukan pada produk yang memperhatikan kualitas penampilan. Fenomena ini sering menjadi masalah sebagai cacat tetapi masih tergantung pada kualitas produk. Fenomena sink mark tergantung daripa dashringkage daripada plastik sendiri, dalam hal tertentu fenomena ini terjadi selama masa transisi dari kondisi cair pada injector dengan kondisi yang solid pada saat pendinginan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/solidworks-plastic-2.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-4882\" src=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/solidworks-plastic-2.jpg\" alt=\"solidworks plastic 2\" width=\"603\" height=\"378\" srcset=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/solidworks-plastic-2.jpg 603w, https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/solidworks-plastic-2-300x188.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 603px) 100vw, 603px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Penyebab :<\/p>\n<ul>\n<li>Perbedaan ketebalan produk tetapi bukan dari desain produknya.<\/li>\n<li>Perbedaan temperature core dan cavity.<\/li>\n<li>Loading time material terlalu cepat.<\/li>\n<li>Temperature resin, temperature die, injection speed terlalu tinggi atau rendah.<\/li>\n<li>Kurangnya kemampuan pendinginan dari die itu sendiri.<\/li>\n<li>Peningkatan suhu karena putaran screw terlalu cepat.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pemecahan masalah :<\/p>\n<ul>\n<li>Menstandarisasi ketebalan material.<\/li>\n<li>Mensetting ulang temperature antara core dengan cavity.<\/li>\n<li>Mengurangi loading time material sesuai dengan viskositas material yang digunakan.<\/li>\n<li>Mereduksi temperature die, temperature resin, dan injection speed.<\/li>\n<li>Menggunakan die dengan kondukt tivitas panas yang lebih baik.<\/li>\n<li>Mengurangi putaran screw agar suhunya tidak terlalu tinggi.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>\u00a03.\u00a0Air Trap<\/strong><\/p>\n<p>Air Trap \/ biasanya di sebut gelembung udara yang yang terperangkap dalam produk. Biasanya terjadi pada saat proses injeksi material kedalam cavity. Udara tidak sempat keluar melalui airvent pada saat material plastik memasuki cavity. Bisa juga oleh gas yang tercampur dengan material cair dalam cylinder.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/solidworks-plastic-3.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-4883\" src=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/solidworks-plastic-3.jpg\" alt=\"solidworks plastic 3\" width=\"511\" height=\"329\" srcset=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/solidworks-plastic-3.jpg 511w, https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/solidworks-plastic-3-300x193.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 511px) 100vw, 511px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Penyebab :<\/p>\n<ul>\n<li>Gas yang masih terperangkap didalam cylinder.<\/li>\n<li>Udara yang masih terjebak didalam cavity yang belum sempat keluar melalui air vent.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pemecahanmasalah :<\/p>\n<ul>\n<li>Pastikan material sudah melalui proses pengeringan yang benar.<\/li>\n<li>Naikkan screw back pressure selama proses plasticizing untuk memaksa gas keluar dari cylinder.<\/li>\n<li>Perbaiki sistem ventilasi gas pada mold agar gas tidak terjebak didalam produk.<\/li>\n<li>Turunkan speed injection untuk memberi waktu agar gas keluar melalui sistem ventilasi\n<p><strong>4. Weld line<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Weld line dikatakan ketika dua atau lebih aliran lelehan depan material yang digambarkan dengan garis \u201cV\u201d sempit yang bertemu pada kedua ujung aliran lelehan material. Fenomena ini biasanya terjadi pada saat menggunakan sisipan, atau multi-point gate. Secara teori tidak dapat dihilangkan, oleh karenanya hanya dapat diminimalisir atau dipindahkan. Untuk mata yang kurang terjadi fenomena ini mungkin terlihat sebagai crack, kehadiran weld line ini di\u00a0daerah konsentrasi tegangan dapat menyebabkan masalah kekuatan. Karena itu penanggulangannya harus dilaksakan sesegera mungkin.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/solidworks-plastic-5.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-4884\" src=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/solidworks-plastic-5.jpg\" alt=\"solidworks plastic 5\" width=\"559\" height=\"341\" srcset=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/solidworks-plastic-5.jpg 559w, https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/solidworks-plastic-5-300x183.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 559px) 100vw, 559px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Penyebab :<\/p>\n<ul>\n<li>Mold atau material temperature yang diatur terlalu rendah, bahan yang dingin ketika \u00a0bertemu tidak akan menyatu dengan sempurna.<\/li>\n<li>Titik antara injeksi dan transfer terlalu dini.<\/li>\n<li>Waktu pendinginan yang terlalu singkat sedangkan suhu material cukup tinggi.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pemecahan masalah :<\/p>\n<ul>\n<li>Tingkatkan suhu cylinder dan mold.<\/li>\n<li>Tambah injection speed dan injection pressure.<\/li>\n<li>Sprue bushing dan runner jangan terlalu kecil.<\/li>\n<li>Airvent harus memadai dan jangan tersumbat.<\/li>\n<li>Cycle time jangan terlalu cepat dan jangan terlalu banyak saluran masuk.<\/li>\n<li>Tingkatkan back pressure.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Untuk lebih jelasnya mengenai <a href=\"http:\/\/arismadata.com\/solidworks\/products-plastics.php\" target=\"_blank\">SOLIDWORKS\u00a0Plastic<\/a> silahkan hub kami :<\/p>\n<p>PT Arisma Data Setia<br \/>\n<a href=\"http:\/\/arismadata.com\/solidworks\/\" target=\"_blank\">Reseller Resmi SOLIDWORKS<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;     <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SOLIDWORKS Plastics &#8211; Injection plastic adalah system penyuntikan material plastik cair kedalam suatu cetakan untuk mendapatkan suatu product yang telah di design sebelumnya. Injection plastic ini banyak diterapkan di product \u2013 product berbahan plastic seperti casing HP , gelas plastic , kotak sabun , casing \u2013 casing electronic yang dari plastic dll. Di zaman dulu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,592,604,578,606,23,569,653,22,454,11,1],"tags":[527,654,38,5,563,651,74,280],"class_list":["post-4880","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel-solidworks","category-autocad","category-belajar-solidworks","category-design-3d","category-software-3d-cad-terbaik","category-solidworks-2","category-solidworks-2016","category-solidworks-2017","category-solidworks-add-on-modules","category-solidworks-plastic","category-tutorial-solidworks","category-uncategorized","tag-injection-molding","tag-plastic-injection","tag-reseller-solidworks","tag-solidworks","tag-solidworks-2016","tag-solidworks-2017","tag-solidworks-indonesia","tag-solidworks-plastics"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4880","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4880"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4880\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4880"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4880"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4880"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}