{"id":3991,"date":"2014-12-02T11:01:56","date_gmt":"2014-12-02T04:01:56","guid":{"rendered":"http:\/\/solidworks.arismadata.com\/blog\/?p=3991"},"modified":"2018-07-27T09:43:19","modified_gmt":"2018-07-27T02:43:19","slug":"solidworks-enterprise-pdm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/2014\/12\/solidworks-enterprise-pdm\/","title":{"rendered":"Apakah Team Anda Masih Membuka File SolidWorks dari Network Drive?"},"content":{"rendered":"<p><a title=\"solidworks epdm\" href=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/2014\/12\/02\/solidworks-enterprise-pdm\/\">Solidworks EPDM<\/a>,?Seiring berjalanya waktu Team Support kami sering mendapat laporan hal yang sama, lagi dan lagi. Masih banyak user SolidWorks yg masih bekerja dgn metode yg paling tidak efisien. Apa itu? \u00a0Bekerja langsung dengan file melalui network drive. Saya tidak akan berbicara terlampau detil mengenai sisi IT nya, namun akan berbicara mengenai alasan <strong>mengapa membuka file SolidWorks dari network drive tidak bagus.<\/strong><strong>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><\/p>\n<table border=\"0\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"0\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"270\">\u00a0<a href=\"http:\/\/solidworks.arismadata.com\/blog\/2014\/12\/02\/solidworks-enterprise-pdm\/epdm\/\" rel=\"attachment wp-att-3992\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-3992\" title=\"epdm\" src=\"http:\/\/solidworks.arismadata.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/epdm.jpg\" alt=\"\" width=\"275\" height=\"388\" srcset=\"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/epdm.jpg 275w, https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/epdm-212x300.jpg 212w\" sizes=\"auto, (max-width: 275px) 100vw, 275px\" \/><\/a><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"572\"><strong>Mari kita mulai dengan alasan mengapa banyak orang bekerja dari shared folder.<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Ini adalah hal yg paling cocok yg <span style=\"text-decoration: underline;\">memungkinkan beberapa user mengakses data yg mereka butuhkan<\/span>. Ketika project sudah selesai kita perlu menyimpan data tersebut di suatu lokasi dan ketika seseorang membutuhkan data tersebut, mereka dapat mengakses nya di shared folder itu.<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li><span style=\"text-decoration: underline;\">Gampang untuk mem-backup<\/span>. Tidak ada perusahaan yg membiarkan file data intelektual property nya tanpa melakukan backup berkala.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Sekarang mari kita bahas mengapa hal ini tidak bagus untuk user SolidWorks.<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li><strong>1.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Lambat<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Tak peduli seberapa cepat speed dari jaringan network, loading suatu file dari local hard drive tetap jauh lebih cepat. Jangan lupa bahwa saat membuka suatu file assembly pastinya juga perlu loading file komponen referensinya di saat yg bersamaan.<\/p>\n<ol>\n<li><strong>2.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Tidak stabil<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Ingat, di saat kita membuka file SolidWorks dari network drive paling tidak melibatkan dua hardware, yaitu computer kita dan server. Ada juga kemungkinan peralatan lain yg terlibat misalnya switch. Jika terjadi suatu bottlenecks atau kegagalan pada salah satu hardware tersebut saat kita sedang membuka atau menyimpan file besar kemungkinan file akan menjadi corrupt. Pada kondisi ini, SolidWorks Support dapat mencoba me-recover file tersebut. Namun jika tidak memungkinkan maka kita perlu mencari backup file nya atau terpaksa menggambar ulang.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Karena hal di atas, user harus menunggu lama sampai file assembly nya dapat terbuka, menunggu icon \u201cjam pasir\u201d hilang bisa membuat frustasi. Anda bisa mencoba sendiri mengcopy file dari server ke local hard drive dan pastinya akan mendapatkan speed yg lebih cepat dibanding dari server. Copy \u2013 Paste dapat dilakukan dgn fitur Pack&amp;Go di SolidWorks.<\/p>\n<p>Namun bekerja di local hard drive juga menimbulkan beberapa ketidaknyamanan yaitu: sulit untuk membackup data dari semua user, jika ada banyak perubahan design diperlukan copy-paste ke server yg terlampau sering, kesulitan untuk menentukan file yg ingin dicopy atau dihapus.<\/p>\n<p>Seharusnya ada cara yg lebih baik lagi, dan itu ada. Jawabanya adalah Product Data Management (PDM). PDM dapat mengatasi permasalahan tersebut dengan cara: Automatic copy file dari server ke local hard drive dan mengcopy balik perubahan yg terjadi ke server. Selain itu memastikan bahwa di waktu yg sama hanya boleh ada satu orang yg mengedit suatu file.<\/p>\n<p>Jika Anda pikir bahwa PDM dapat menjadi solusi, Anda dapat mulai menggunakan PDM system terbaik untuk SolidWorks yaitu <strong>SolidWorks Enterprise PDM<\/strong> (SW EPDM). <span style=\"text-decoration: underline;\">hubungi kami\u00a0 (<a title=\"reseller solidworks\" href=\"http:\/\/arismadata.com\/solidworks\" target=\"_blank\">reseller solidworks<\/a>) untuk <\/span>mengundang kami untuk mendemokan SW EPDM atau ingin mendapatkan Free CD Demo SW EPDM.     <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Solidworks EPDM,?Seiring berjalanya waktu Team Support kami sering mendapat laporan hal yang sama, lagi dan lagi. Masih banyak user SolidWorks yg masih bekerja dgn metode yg paling tidak efisien. Apa itu? \u00a0Bekerja langsung dengan file melalui network drive. Saya tidak akan berbicara terlampau detil mengenai sisi IT nya, namun akan berbicara mengenai alasan mengapa membuka [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,23,22,11,1],"tags":[355,31,38,5,558],"class_list":["post-3991","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel-solidworks","category-solidworks-2","category-solidworks-add-on-modules","category-tutorial-solidworks","category-uncategorized","tag-epdm","tag-jual-solidworks","tag-reseller-solidworks","tag-solidworks","tag-tutorial-solidworks"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3991","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3991"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3991\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3991"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3991"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/arismadata.com\/solidworks\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3991"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}